Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Pemerintah Terus Galakkan Pertanian Ramah Alam Dengan Agensia Hayati

Pemerintah Terus Galakkan Pertanian Ramah Alam Dengan Agensia Hayati

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
  • visibility 524
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASIL panen yang semakin menurun sebagai akibat dari menurunnya kesuburan tanah dan penggunaan bahan kimia/sintetis yang terus menerus menjadi masalah klasik di dunia pertanian dan itu memang sudah menjadi tradisi bagi petani.

Hal ini tidak terlepas dari kebiasaan para petani dalam penggunaan pupuk dan pestisida berbahan kimia dalam proses budidaya.

Alasan para petani selama ini adalah pupuk dan pestisida berbahan kimia mudah didapat, aplikasinya lebih praktis, hasilnya lebih cepat dilihat.

Dan ditambah lagi dengan rendahnya pengetahuan petani dalam memanfaatkan bahan yang berasal dari alam dan lingkungan sekitar yang bisa dimanfaatkan sebagai pupuk dan pestisida yang tepat dalam budidaya usaha tani.

Hermanto dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) DIY menegaskan bahwa untuk menjaga kesuburan tanah dan kelestarian lingkungan, saat ini petani dituntut untuk meningkatkan produktivitasnya dengan melaksanakan pertanian ramah lingkungan dan cara yang bersahabat dengan alam.

Upaya meningkatkan produktivitas usaha tani yang ramah lingkungan adalah dengan mengurangi polusi atau tercemarnya lingkungan akibat penggunaan bahan kimia yang secara terus menerus dalam waktu lama.

Solusinya adalah dengan memanfaatkan musuh alami dari OPT (organisme pengganggu tanaman) dan penggunaan bahan alam yang ada di sekitar kita dan sifatnya tidak merusak lingkungan.

“Diantaranya dengan membuat agensi hayati,” kata Hermanto saat memberi pengantar pada pelatihan Sosialisasi Agensi Hayati yang ditujukan kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan ) Donomakmur di Padukuhan Suruh, Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Kamis (2/6/2022).

Pemanfaatan agensi hayati ini adalah dengan cara memanfaatkan musuh alami dari organisme pengganggu tanaman (OPT) yang menyerang komoditas pertanian yang disebut dengan Agen Pengendali Hayati (APH).

“Disebut pangendali karena organisme tersebut memang harus ada untuk menjaga keseimbangan ekosistem, hanya saja jumlahnya dibatasi. Bukan memberantas yang sifatnya menghabiskan semua organisme yang ada di lingkungan tersebut,” kata Hermanto.

Pelatihan Pemberdayaan Petani dalam Pemasyarakatan Pengendalian Hama Tanaman ini dibagi ke dalam beberapa tahapan kegiatan diantaranya eksplorasi, isolasi, perbanyakan, aplikasi, dan evaluasi.

Eksplorasi adalah mencari, menemukan, dan mengumpulkan bahan yang diperoleh dari alam sekitar misalnya cendawan trikoderma untuk mencegah layu tanaman dan beauveria bassiana sebagai pengendali hama walang sangit.

Kemudian dari bahan tersebut diisolasi atau ditanam pada media PDA (Potato Dextrose Agar) selanjutnya dilakukan perbanyakan menggunakan media yang telah disediakan.

Tahapan berikutnya adalah pengaplikasian APH di lapangan yang kemudian dilakukan evaluasi terhadap efektifitas penggunaan APH tersebut.

Dari hasil perbanyakan tersebut selain bermanfaat untuk pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) di lingkungan pertanian setempat, juga bisa dipergunakan oleh petani di lain daerah.

Riski Pradana dari Balai Proteksi Tanaman Pertanian, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY sebagai pemateri juga menyampaikan bahwa selain Agensi Pengedali Hayati /APH nantinya akan dikenalkan.

Juga pembuatan Pestisida Nabati, PGPR (Plant Growth Promoting Rhizotobacteria), Bumbung Konservasi untuk mengembangkan parasitoid sebagai pengendali hama penggerek batang padi, dan pembuatan pupuk organik menggunakan MOL (Mikroorganisme Lokal).

Dengan pelatihan ini diharapakan Gapoktan Donomakmur menjadi pionir dalam penggunaan APH untuk budidaya pertanian.

“Dan mempunyai kesempatan memasarkan hasil pelatihan ini ke pihak lain yang masih terbuka lebar peluangnya karena pertanian organik saat ini sedang naik daun apalagi didukung oleh meningkatnya kesadaran para petani dalam upaya pelestarian lingkungan.” jelas Riski.
InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkominfo : PPKM Level 3 Saat Nataru Tidak Permanen

    Menkominfo : PPKM Level 3 Saat Nataru Tidak Permanen

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 798
    • 0Komentar

    PEMERINTAH memberlakukan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022 untuk melindungi masyarakat dan mencegah gelombang baru COVID-19 di tengah momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Namun, status tersebut hanya sementara atau tidak permenanen. Periode liburan panjang menjadi tantangan dalam pengendalian COVID-19 di tanah air karena berpotensi diikuti dengan peningkatan […]

  • Kiat Nge-Mall dengan Tetap Sehat Bersama

    Kiat Nge-Mall dengan Tetap Sehat Bersama

    • calendar_month Minggu, 3 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 7.020
    • 0Komentar

    Apakah kamu sudah ke mall lagi? Jangan lupa untuk selalu terapkan protokol kesehatan, nih. Ingat selalu untuk #PakaiMasker dan #JagaJarak serta hindari kerumunan. Utamakan transaksi non-tunai dan hindari menyentuh permukaan yang tidak perlu. Rutin #CuciTanganPakaiSabun atau bersihkan dengan hand sanitizer, ya. Pergi Ke Mall, jangan sampai lupa terapkan protokol kesehatan ya! Baca dan patuhi protokol […]

  • Alumni Global Classrooms Diberi Kesempatan Belajar di SMA Negeri 17 Palembang

    Alumni Global Classrooms Diberi Kesempatan Belajar di SMA Negeri 17 Palembang

    • calendar_month Jumat, 27 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.275
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, Palembang – Global Classrooms atau software Google Classrooms -Alumni program Amerika diberi kesempatan untuk mengajar di SMA Negeri 17 Palembang dalam kegiatan Workshop For Global Classrooms Di Aula Gedung SMA Negeri 17 Palembang. “Kami Global Classrooms atau software Google Classrooms, merupakan suatu kegiatan yang mendatangkan atau memberi kesempatan kepada Alumni  Global Classrooms, untuk menjadi […]

  • Reses Masa Sidang I, Begini Hasilnya Kata Wakil Ketua Komisi IV Partai Gerindra DPRD OKI

    Reses Masa Sidang I, Begini Hasilnya Kata Wakil Ketua Komisi IV Partai Gerindra DPRD OKI

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.079
    • 0Komentar

    ANGGOTA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tahun 2021 telah melaksanakan reses masa sidang I, untuk secara langsung menjaring aspirasi masyarakat. Senin (22/02/2021). Seperti halnya yang dilakukan Anggota DPRD sekaligus politisi Partai Gerindra, Maryani, yang melakukan kunjungan kerja di daerah pemilihnya (Dapil) 5 yaitu Kecamatan Lempuing dan Lempuing Jaya guna menyerap […]

  • Kata-kata mutiara edisi selasa, siapa tahu bisa jadi referensi

    Kata-kata mutiara edisi selasa, siapa tahu bisa jadi referensi

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.076
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Memulai sesuatu aktivitas di hari selasa itu tetap wajib, apalagi yang bekerja. Ini ada kata-kata mutiara edisi selasa, siapa tahu bisa jadi referensi dan semangat dalam beraktivitas. Berikut simak di bawah ini :   “Kesuksesan adalah hasil dari kegigihan dan ketekunan yang tidak pernah mengenal kata menyerah.” – Unknown “Jika kamu merasa lelah, […]

  • Terobosan Pemerintah untuk Dorong Peningkatan Daya Saing

    Terobosan Pemerintah untuk Dorong Peningkatan Daya Saing

    • calendar_month Rabu, 24 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 861
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Stabilitas kondisi perekonomian menjadi salah satu kunci pembangunan manusia unggul. Untuk itu, pemerintah menjaga dan mendorong perekonomian nasional serta meningkatkan daya saing nasional melalui terobosan di berbagai bidang. Upaya pemerintah dalam mendorong perekonomian nasional dan peningkatan daya saing dilakukan melalui ekonomi maritim, perbaikan produktivitas, deregulasi ekonomi dan pengembangan sumber ekonomi baru.  Ekonomi […]

expand_less
WordPress Archive The Plus – Addon for Elementor Page Builder WordPress Plugin The Reporter – Newspaper Editorial WordPress Theme The Restaurant – Restauranteur and Catering One Page Theme The Retailer – Premium WooCommerce Theme The Shop – PWA eCommerce CMS The Spice Lounge – Restaurant / Cafe HTML5 Template The Team Pro – Team Showcase WordPress Plugin The Trial – Law WordPress Theme The Wall – Media Gallery – jQuery Powered The Wavo – Portfolio Showcase WordPress Theme