Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Kawal Perekonomian Papua, Kabupaten Biak Ekspor Perdana Produk Tuna ke Singapura

Kawal Perekonomian Papua, Kabupaten Biak Ekspor Perdana Produk Tuna ke Singapura

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 29 Agt 2021
  • visibility 719
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABUPATEN Biak Numfor, Papua melalui Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) sukses melakukan ekspor perdana produk perikanan ke Singapura.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti, menyebut bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turut mengawal perekonomian Indonesia Timur, khususnya Papua.

Dikatakannya, Biak dapat menjadi hub ekspor untuk produk perikanan dari wilayah Papua, seperti Nabire, Jayapura, Serui, dan Bintuni, yang berada pada Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 717.

“WPPNRI 717 memiliki komoditas perikanan bernilai ekonomis tinggi seperti tuna, tongkol, cakalang, kerapu, lobster dan kepiting,” kata Artati secara daring pada acara Ekspor Perdana Produk Perikanan dari Kabupaten Biak Numfor, Sabtu (28/8/2021).

Dalam kesempatan ini, produk yang diekspor antara lain tuna loin (150 kilogram/kg), kepiting (350 kg) dan lobster (30 kg) yang dikirim ke Singapura melalui jalur udara. Artati mengungkapkan, ekspor ini menjadi langkah awal yang baik bagi Kabupaten Biak Numfor untuk dapat memasarkan produknya ke luar negeri.

“Tentunya langkah selanjutnya adalah meningkatkan jumlah ekspor dan memperluas pasar,” sambungnya.

Artati berharap ekspor selanjutnya yang akan direncanakan pada September 2021 dapat direalisasikan. Terlebih ada peningkatan yang sangat siginifikan, baik dari sisi volume dan nilai ekspor, yakni produk tuna whole frozen sebanyak 25 ton dengan tujuan Singapura melalui jalur laut. Sehingga rangkaian ekspor perdana produk perikanan yang dilakukan secara bertahap di Agustus-September 2021 akan mencapai 28 ton.

Artati meminta peran serta nelayan lokal untuk berpartisipasi dalam pemenuhan kebutuhan ekspor. “Diharapkan sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Swasta dalam pembinaan kepada nelayan untuk menghasilkan produk kualitas ekspor,” terangnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan turut mengapresiasi keberhasilan Kabupaten Biak Numfor dalam menjawab tantangan ekspor perdana produk perikanan.

“Saya memahami untuk menggerakkan ekspor komoditas perikanan, tentu bukan lah suatu pekerjaan yang mudah karena diperlukan kesiapan baik teknis dan regulasi, apalagi tugas inisiasi ekspor dari Biak dan Tual diinisiasi pada Maret 2021 dan terealisasinya sekarang ini,” kata Luhut secara daring.

Menurutnya, ekspor perdana komoditas perikanan dari Biak Numfor pada hari ini, membuktikan bahwa semua masalah akan terselesaikan dengan komitmen besar untuk maju serta bekerja sama untuk mencapai tujuan serta mimpi yaitu mewujudkan negara Indonesia yang tangguh.

Adapun Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap pada kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu mewujudkan ekspor perdana produk perikanan dari wilayahnya.

Herry mengungkapkan bahwa pengelolaan sumber daya ekonomi merupakan keniscayaan untuk mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan sektor perikanan. “Dan sektor perikanan merupakan unggulan dan andalan Kabupaten Biak Numfor dan wilayah teluk Cenderawasih/Saireri,” ujar Herry.

“Launching ekspor perdana ini menandai bahwa Pemerintah Kabupaten Biak Numfor untuk jangka panjang akan terus melakukan ekspor hasil laut, khususnya yang memiliki nilai ekspor tinggi seperti ikan tuna, kepiting dan lobster,” tambahnya.

Sementara Direktur Usaha dan Investasi, Catur Sarwanto yang hadir di Biak menjelaskan bahwa ekspor hari ini tak lepas juga dari peran aktif KKP, khususnya Ditjen PDSPKP yang bertanggung jawab di kawasan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Biak melakukan sejumlah pengembangan seperti membangun Integrated Cold Storage (ICS), Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI), 100 unit kapal 3 GT lengkap dengan alat tangkap, penyediaan sarana rantai dingin untuk nelayan berupa sarana cool box dan chest freezer.

“Kita bersyukur, seluruh sarana dan prasarana telah dimanfaatkan dengan baik hingga hasilnya terlihat seperti yang kita lepas hari ini (ekspor),” jelas Catur.

Selain infrastruktur, KKP melalui Ditjen PDSPKP juga melakukan pengembangan sumber daya manusia melalui edukasi seperti pelatihan dan bimbingan teknis kepada masyarakat perikanan berupa peningkatan kapasitas kelembagaan dari sebelumnya bersifat soliter, kemudian berkelompok dan saat ini telah bergabung dalam lembaga koperasi perikanan.

Selanjutnya untuk meningkatkan kemampuan usahanya, sejumlah nelayan telah difasilitasi akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digunakan nelayan untuk pembelian kapal dan modal kerja melaut. Dalam pengelolaan usahanya, nelayan penerima KUR telah bekerjasama dengan koperasi Karper untuk menjual hasil tangkapan dan sekaligus pembayaran angsuran.

“Semoga ekspor ini menjadi awal yang baik bagi Biak, bagi Papua dan berdampak positif bagi kesejahteraan bagi masyarakat sekitar,” tutupnya.InfoPublik (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terancam Punah, Lestarikan Bahasa Daerah Perlu Didukung Pelajaran Muatan Lokal

    Terancam Punah, Lestarikan Bahasa Daerah Perlu Didukung Pelajaran Muatan Lokal

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 670
    • 0Komentar

    GUNA Melestarikan Bahasa Daerah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan Merdeka Belajar Episode Ketujuh Belas: Revitalisasi Bahasa Daerah, secara daring Selasa (22/2). Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, mengatakan bahwa salah satu penyebab punahnya bahasa daerah adalah karena para penutur jatinya tidak lagi mewariskan Bahasa daerah ke generasi berikutnya. […]

  • Pegawai Lapas Kelas IIA Banyuasin Tes Urine, Ini Hasilnya

    Pegawai Lapas Kelas IIA Banyuasin Tes Urine, Ini Hasilnya

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.205
    • 0Komentar

    UNTUK menjaga integritas dan komitmen, sebanyak 87 pegawai Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin dites urine di Aula Lapas kelas IIA Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin. Tes urine tersebut di laksanakan melibatkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK). Kepala Pengaman Lapas Kelas IIA Banyuasin, Johan Tirta, mengatakan, tes urine dilakukan sebagai bentuk komitmen pemberantasan Narkotika di […]

  • Ketua DPR RI Apresiasi PBB, Indonesia Jadi Tuan Rumah GPDRR

    Ketua DPR RI Apresiasi PBB, Indonesia Jadi Tuan Rumah GPDRR

    • calendar_month Jumat, 27 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.407
    • 0Komentar

    KETUA Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indoneaia (DPR RI), Puan Maharani, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Abdulla Shahid, guna memberikan apresiasi atas kepercayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kepada Indonesia untuk mengemban tugas sebagai tuan rumah The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 yang sedang berlangsung sekarang ini. Dalam kesempatan […]

  • KPU Sumsel Sukses Gelar Deklarasi Kampanye Damai

    KPU Sumsel Sukses Gelar Deklarasi Kampanye Damai

    • calendar_month Minggu, 23 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 785
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG  – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel, menggelar Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Umum 2019, dengan tema Indonesia menolak hoak, politisasi SARA dan Politik Uang di Kambang Iwak Park (KIP) Palembang, minggu (23/9/2018). Ketua KPU Sumsel, Aspahani mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda nasional dan dilakukan serentak di seluruh Indonesia, yang intinya dari kegiatan tersebut pihaknya […]

  • Cerita Optimis dari Raja Ampat

    Cerita Optimis dari Raja Ampat

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 815
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,-  Kalau ada surga yang bisa dijangkau pakai pesawat dan speedboat, itu namanya Raja Ampat,  percayalah, surga ini tidak sedang bubar, meskipun belakangan ada kabar angin yang membuat pelancong sempat urung nyelam, mulai dari penutupan Pulau Wayag hingga gosip tambang nikel pemerintah kita, yang kali ini sigap bagaikan satpam kos-kosan saat malam Minggu, langsung pasang […]

  • Alokasi Pupuk Bersubsidi di Sumsel Meningkat 107%, Agar Tak Ada Lagi Kuota yang tidak Terakomodir, KPP & Aparat Diminta Plototin

    Alokasi Pupuk Bersubsidi di Sumsel Meningkat 107%, Agar Tak Ada Lagi Kuota yang tidak Terakomodir, KPP & Aparat Diminta Plototin

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.145
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Palembang – Menjelang musim tanam masalah klasik terkait pasokan pupuk bersubsidi selalu dikeluhkan petani, hal ini tentu menjadi perhatian serius Provinsi Sumsel sebagai salah satu lumbung pangan di Indonesia. Seiring meningkatnya alokasi pupuk bersubsidi di Sumsel Tahun 2023, Gubernur Sumsel Herman Deru menghimbau seluruh  Bupati, Walikota agar memerintahkan Kepala Dinas Pertanian di 17 […]

expand_less
WordPress Archive Civi - Job Board WordPress Theme Civlo – Lawyer & Law Office Elementor Template Kit CiyaShop - Responsive Multi-Purpose WooCommerce WordPress Theme Ciz News – Magazine & Blog Theme Cizarua – Responsive One Page Portfolio Theme CK – Lawyer Template Kit CL Team – Team Showcase WordPress Plugin Claire – Personal Portfolio Elementor Template Kit Clamby – Fashion Ecommerce Elementor Template Kit ClanyEco– Cleaning Services WordPress Theme