Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Jangan Khawatir Konsumen..! Rumah Subsidi Tak Layak Huni, Pemerintah Bakal Sanksi Pengembang

Jangan Khawatir Konsumen..! Rumah Subsidi Tak Layak Huni, Pemerintah Bakal Sanksi Pengembang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 29 Agt 2017
  • visibility 1.404
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Banyak rumah subsidi yang dibangun pengembang memang terkesan tak layak huni, bahkan infrastruktur yang dijanjikan tak seusai harapan.

Nah, jangan khawatir konsumen (masyarakat berpenghasilan rendah/MBR), saat ini pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana akan membentuk tim evaluasi untuk mengawasi para pengembang yang membangun rumah subsidi. Hal ini bertujuan agar ke depannya tidak ada lagi rumah subsidi yang kosong karena tidak layak.

Nantinya tim evaluasi akan dibentuk melalui Peraturan Menteri PUPR yang akan selesai dalam waktu dekat. Sekaligus membuat standar atau patokan minimum rumah bersubsidi yang harus dibangun pengembang, serta aturan sanksi kepada pengembang, serta aturan sanksi kepada pengembang yang bermain-main dalam membangun rumah subsidi.

Direktur Evaluasi Bantuan Pembiayaan Perumahan Ditjen Pembiayaan Perumahan Arvi Argyantoro mengatakan, jika nantinya tim evaluasi menemukan masih menemukan rumah yang tidak layak huni, maka pihaknya menyiapkan sanksi bagi pengembang bersangkutan. Meskipun pemberian sanksi tersebut nantinya akan melalui beberapa mekanisme.

Adapun mekanisme sanksi yang pertama adalah dengan pemberian peringatan terlebih dahulu. Di mana pengembang diperingati untuk segera menindaklanjuti apa yang dikeluhkan oleh masyarakat.

“Nanti, ketika pengembang membangun perumahan dan ada keluhan masyarakat, kami akan minta pengembang itu menindaklanjuti,” ujarnya di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat belum lama ini.

Jika setelah diperingati pengembang tidak memenuhi kewajibannya untuk memperbaiki, maka pihaknya menyiapkan langkah selanjutnya. Hal ini dengan pemberian sanksi berupa tidak diizinkan untuk ikut menggarap rumah subsidi lagi.

“Seandainya pengembang itu tidak bisa memenuhi kewajibannya, itu yang kena sanksi. Kemungkinan tidak bisa ikut lagi dalam program perumahan subsidi untuk masyarakat,” jelasnya.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Digadang Jembatan Gantung Ini Terpanjang di Dunia Bahkan Mengalahkan Arouca Portugal & Carles Kuonen Pegunungan Alpen Swiss, Ekowisata Eiger Adventure Land Siap Dibangun di Bogor

    Digadang Jembatan Gantung Ini Terpanjang di Dunia Bahkan Mengalahkan Arouca Portugal & Carles Kuonen Pegunungan Alpen Swiss, Ekowisata Eiger Adventure Land Siap Dibangun di Bogor

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.063
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi pembangunan Eiger Adventure Land, ekowisata berstandar internasional yang dibangun di lahan seluas 326 hektar di Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Menparekraf Sandiaga saat melakukan peletakan Batu Pertama dan Penandatanganan Prasasti Pembangunan Ekowisata Eiger Adventure Land, Minggu (17/10/2021) menjelaskan, pembangunan ekowisata […]

  • Tambah Kapasitas Tempat Tidur RS, Kemenkes Antisipasi Lonjakan Kasus Covid Pasca Lebaran

    Tambah Kapasitas Tempat Tidur RS, Kemenkes Antisipasi Lonjakan Kasus Covid Pasca Lebaran

    • calendar_month Rabu, 12 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 995
    • 0Komentar

    MELIHAT data perkembangan kasus sebelumnya bahwa selalu terjadi tren lonjakan kasus COVID-19 pasca libur panjang, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan bersiap melakukan sejumlah langkah antisipasi dengan mendata seluruh kapasitas tempat tidur di seluruh faskes di Indonesia, pendataan farmasi dan alat kesehatan serta melakukan pendampingan ketat pada daerah yang terindikasi terjadi tren kenaikan kasus. Hal ini disampaikan […]

  • Sejarah Lebaran di Indonesia, Ini Ceritanya

    Sejarah Lebaran di Indonesia, Ini Ceritanya

    • calendar_month Jumat, 14 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 804
    • 0Komentar

    MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia, Moh Mahfud MD menyelenggarakan halalbihalal secara virtual dengan para menteri, kepala lembaga negara, dan sejumlah duta besar, Jumat (14/5/2021). Menko Polhukam bercerita soal sejarah Lebaran di Indonesia. Budaya Lebaran, tutur Menko Polhukam, dimulai di era Syekh Makdum yang lebih dikenal dengan nama Sunan Bonang. Setiap selesai […]

  • Selalu Komit Raih WTP, Muba Peroleh Ini

    Selalu Komit Raih WTP, Muba Peroleh Ini

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 915
    • 0Komentar

    BUPATI Muba Dodi Reza menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumsel 2019 dan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2020 di Hotel Wyndham Jakabaring Palembang, Senin (18/11/2019). Pada kesempatan tersebut beberapa Kabupaten/Kota di Sumsel yakni diantaranya Kabupaten Muba mendapatkan penghargaan atas komitmennya selalu meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima tahun […]

  • Program Kebangkitan Ekonomi Umat, PINBAS MUI Tanam Kacang di Sumsel

    Program Kebangkitan Ekonomi Umat, PINBAS MUI Tanam Kacang di Sumsel

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.050
    • 0Komentar

    “Sudah disepakati digunakan 30 hektare untuk pembuatan benih kacang, dan 44 hektare lahan di Sumsel untuk penanaman kacang,”

  • Dirasukin Setan Apa ? Di Lahat Anak Tega Tikam Ibu Kandung

    Dirasukin Setan Apa ? Di Lahat Anak Tega Tikam Ibu Kandung

    • calendar_month Kamis, 31 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 934
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Lahat – Setan apa yang sudah merasuki Alfin (24) yang sudah menikah dan tinggal satu rumah dengan ibu kandungya  bertahun – tahun yang tak lain adalah korban kekerasan dalam lingkup rumah tangga. Alfin tega melakukan kekerasan fisik dengan ibu kandungnya hingga dilaporkan dan diamankan di Polres Lahat Kamis  pukul 12.00 WIB, Kamis ( 31/1/2019) […]

expand_less
WordPress Archive Suga – Ecommerce Magazine WordPress Theme Suki – Meditation Channel Elementor Template Kit Sultan – One Page Business WordPress Theme Sultin – Consulting WordPress theme SUMO Affiliates for WooCommerce SUMO Affiliates Pro – WordPress Plugin SUMO Reward Points SUMO Subscriptions – WooCommerce Subscription System SUMO WooCommerce Dynamic Pricing Discounts SUMO WooCommerce Measurement Price Calculator