Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Kasus Perusakan Pos Polisi & Gedung DPRD, 9 Tersangka Ditahan, 2 Positif Narkoba

Kasus Perusakan Pos Polisi & Gedung DPRD, 9 Tersangka Ditahan, 2 Positif Narkoba

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
  • visibility 809
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MINGGU dini hari lalu, di Palembang biasanya tenang, orang-orang sudah pulas, sebagian mungkin sedang mimpi indah ditemani kipas angin. Tapi tanggal 31 Agustus 2025 berbeda. Sejumlah pemuda yang awalnya hanya “sekadar” balap liar malah berubah jadi geng Avengers gagal, lengkap dengan adegan perusakan pos polisi, gedung DPRD, sampai kendaraan di Mako Ditlantas Polda Sumsel.

Cerita ini diungkap langsung oleh Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Johannes Bangun bersama Kabid Humas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya dalam press rilis (3/9/2025). Dan percayalah, kisahnya lebih mirip drama sinetron ketimbang aksi kriminal biasa.

Awalnya, geng ini cuma iseng balap liar. Ya, lumrah lah, cari adrenalin, walau bikin emak-emak yang lewat dini hari bisa salah doa. Setelah puas kebut-kebutan, mereka malah konvoi ramai-ramai. Sayangnya, bukan pawai kemerdekaan, tapi konvoi menuju jalur “rusuh bersama”.

Johannes bilang, dari hasil interogasi, aksi perusakan itu spontan setelah balap liar. Jadi, kalau biasanya habis balapan orang pulang cari indomie rebus, mereka justru cari “target properti”.

63 Ditangkap, 9 Jadi Tersangka

Polisi sempat mengamankan 63 orang pemuda, bayangkan, itu sudah cukup buat bikin tim sepak bola plus official, cadangan, dan cheerleader. Tapi setelah dicek lewat rekaman CCTV, ternyata hanya 9 orang yang benar-benar ikut rusuh. Sisanya cuma ikut konvoi doang, alias “penonton gratisan” yang salah tongkrongan.

Akhirnya, 52 orang dilepas dan dikembalikan ke orang tua masing-masing. Polisi bahkan minta orang tua mereka buat kasih nasihat. Bisa jadi kalimat klasik pun keluar “Nak, kalau mau konvoi, konvoi ke pengajian aja, jangan ke pos polisi”

Cerita makin seru ketika ditemukan dua orang peserta konvoi, inisial ADH dan SA, positif narkoba. Yang satu sabu-sabu, yang satu ganja. Mereka tidak ikut merusak, tapi ikut merusak citra konvoi. Kata Dirresnarkoba Kombes Pol Yulian Perdana, dua orang ini langsung diarahkan ke rehabilitasi bareng BNN Sumsel.

Jadi bisa dibilang, geng ini punya “paket lengkap” balap liar, perusakan, dan narkoba.

Kisah ini sebenarnya bisa dijadikan tontonan stand-up comedy kalau tidak berakhir dengan kerugian fasilitas publik,  cuma karena euforia habis balapan, fasilitas umum jadi korban, kalau kursi DPRD bisa ngomong, mungkin dia teriak “Hei, salah gue apa coba?!”

Tapi ya inilah realita. Aksi iseng kalau kebablasan bisa berubah jadi masalah besar, dari yang awalnya sekadar gengsi “knalpot paling kencang” bisa berujung jadi “tersangka paling cepat ditahan”

Dari kasus balap liar Palembang ini, ada beberapa pelajaran penting adrenalin itu perlu, tapi salurkan di tempat tepat. Balap liar bukan cuma bahaya buat diri sendiri, tapi juga buat orang lain, kalau mau balapan, ikutlah ajang resmi. Konvoi itu sah-sah saja, tapi jangan konvoi ke arah kerusakan. Lebih keren konvoi komunitas sosial, touring alam, atau bagi-bagi sembako. Narkoba bukan solusi, alih-alih terlihat gagah, malah bikin diri hancur dan orangtua tetap punya peran penting, jangan anggap remeh nasihat orang tua. Kadang kata-kata sederhana mereka bisa jadi rem paling kuat.

Kisah pemuda konvoi yang berakhir ricuh di Palembang ini adalah contoh nyata bagaimana sebuah keputusan kecil bisa berujung fatal. Dari balap liar ke perusakan, dari euforia ke penyesalan. Untungnya, polisi cepat bertindak sehingga kerusakan tidak semakin meluas.

Pada akhirnya, kita semua sepakat lebih baik gas pol cita-cita daripada gas pol balap liar. Karena ujungnya, kalau bukan kecelakaan, ya bisa berakhir dengan baju oranye.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesan 3 Menteri & Ketua KPK untuk PJ Bupat Muba

    Pesan 3 Menteri & Ketua KPK untuk PJ Bupat Muba

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 640
    • 0Komentar

    PEJABAT (Pj) Bupati Musi Banyuasin (Muba) Drs Apriyadi MSi diundang secara langsung menghadiri  Rapat Koordinasi Penjabat Kepala Daerah serta Pengarahan dan Pembekalan Dalam Rangka Konsolidasi Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di Daerah serta Menguatkan Sinergitas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Jakarta, Kamis (16/6/2022). Dalam kesempatan itu, […]

  • Ketika Ponsel Lipat Samsung Jadi Tren di Kalangan Generasi Muda Asia Tenggara & Oseania

    Ketika Ponsel Lipat Samsung Jadi Tren di Kalangan Generasi Muda Asia Tenggara & Oseania

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.570
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Samsung Galaxy Z Flip6 dan Galaxy Z Fold6 terbaru menjadi perbincangan hangat dan sangat disukai oleh pengguna di wilayah Asia Tenggara dan Oseania – terutama dari kalangan Milenial dan Gen Z (Gen MZ) Indonesia, berdasarkan riset Consumer Marketing Insight[1] yang Samsung lakukan.   Berkat bentuknya yang unik, Galaxy Z Flip6 dan Galaxy Z Fold6 membawa era baru dalam […]

  • Angka Kematian Menurun, Mendes PDTT Apresiasi Relawan Desa Lawan Covid

    Angka Kematian Menurun, Mendes PDTT Apresiasi Relawan Desa Lawan Covid

    • calendar_month Minggu, 16 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 735
    • 0Komentar

    MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim, memberikan apresiasi kepada para Relawan Desa Lawan COVID-19 yang telah bekerja keras tanpa lelah selama pandemi Corona. Hasil kerja keras relawan desa yang bersinergi dengan para pemangku kepentingan lainnya dinilai terlihat rendahnya jumlah korban meninggal akibat COVID-19 di seluruh desa di Indonesia, jika dibandingkan […]

  • Air Bersih Belum Mengalir,Puluhan KK di Griya Pesona Borang Sampaikan Keluhan Kepada Wawako

    Air Bersih Belum Mengalir,Puluhan KK di Griya Pesona Borang Sampaikan Keluhan Kepada Wawako

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.369
    • 0Komentar

    PULUHAN Kepala Keluarga (KK) Perumahan Griya Pesona Borang, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako Palembang sampaikan keluhan mereka kepada Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengenai tindak lanjut pemasangan saluran air yang belum masuk. Hal ini dibenarkan Fitri, bahwa kehadiran kami disini secara langsung mendengarkan keluhan masyarakat setempat. Tadi secara  saya mendengarkan aspirasi yang disampaikan oleh tokoh masyarakat […]

  • Operasi Yustisi Selama Pemberlakuan PPKM Dimaksimalkan, Tekan Pandemi Covid

    Operasi Yustisi Selama Pemberlakuan PPKM Dimaksimalkan, Tekan Pandemi Covid

    • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.219
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan melalui Satpol PP Sumsel melakukan operasi yustisi. Hal ini dilakukan seiring dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro yang berlaku sejak 6 April dan akan berakhir 19 April 2021. Berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2021, pembatasan berbasis mikro dan pembentukan posko penanganan covid-19 di tingkat desa dan kelurahan […]

  • Dana Hibah Cair, Harnojoyo : Pembangunan Proyek IPAL Bisa Selesai Sesuai Target

    Dana Hibah Cair, Harnojoyo : Pembangunan Proyek IPAL Bisa Selesai Sesuai Target

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    “Selama ini kita talangi dulu pembangunan IPAL ini dengan dana APBD Pemerintah Kota Palembang,”

expand_less
WordPress Archive WPMU DEV Defender Pro WPMU DEV Domain Mapping WPMU DEV Events Plus WPMU DEV Forminator Pro WPMU DEV Google Analytics Plus WPMU DEV Google Maps WPMU DEV Hummingbird Pro WPMU DEV Hustle WPMU DEV Jobs and Experts WPMU DEV Live Stream Widget