Jumat, 11 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Inflasi OKI 2,74 Persen, Stabil atau Sekadar Terlihat Aman?

Inflasi OKI 2,74 Persen, Stabil atau Sekadar Terlihat Aman?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 103
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABUPATEN Ogan Komering Ilir (OKI) kembali mencatat inflasi rendah, pada Maret 2026, inflasi tahunan tercatat 2,74 persen, menjadi yang terendah di Sumatera Selatan.

Angka ini berada di bawah rata-rata provinsi sebesar 3,09 persen, data  dipaparkan Badan Pusat Statistik (BPS) OKI dalam Focus Group Discussion (FGD) monitoring perdagangan, kemarin.

Merujuk data itu, capaian OKI layak diapresiasi.

Kepala BPS OKI, Muhammad Dedy, menyebutkan  inflasi yang terkendali sebagian besar berasal dari stabilitas harga beberapa komoditas, meski emas perhiasan dan tarif listrik tetap memberi kontribusi signifikan.

Secara bulanan, inflasi OKI pada Maret 2026 tercatat 0,36 persen, dengan daging ayam ras, bensin, dan ikan patin sebagai penyumbang utama.

Namun, angka rendah tidak selalu sama dengan harga murah atau daya beli nyaman bagi masyarakat, sebab inflasi hidup di pasar, warung, dan struk belanja harian.

Ketika kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi penyumbang terbesar, hal ini tentunya memberi sinyal  biaya hidup masyarakat masih terdorong  sektor non-pangan yang tak selalu terlihat dilaporan resmi.

Sekretaris Daerah OKI, Asmar Wijaya, menilai capaian ini adalah hasil sinergi antara pemerintah daerah dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Program pasar murah, pemantauan harga, dan optimalisasi distribusi pangan memang langkah yang tepat.

Tapi tantangan sebenarnya bukan hanya menjaga angka tetap rendah, melainkan membuat sistem pengendalian inflasi lebih preventif, bukan reaktif.

Faktor eksternal juga menjadi ujian nyata. Fluktuasi harga energi, distribusi logistik yang tidak selalu merata, serta ketergantungan pada komoditas bergejolak bisa sewaktu-waktu menggoyang stabilitas.

Jika langkah antisipatif hanya dilakukan saat harga sudah naik, dampaknya pada masyarakat akan lebih terasa.

Bukan target angka

Untuk itu, OKI perlu menguatkan beberapa strategi, misalnya data real-time stok dan distribusi pangan, intervensi pasar lebih efektif jika dilakukan sebelum harga melambung. Sistem pemantauan yang presisi bisa mempercepat respons pemerintah dan mengurangi risiko gejolak.

Penguatan logistik dan rantai pasok lokal, harga stabil tidak cukup jika distribusi barang tidak merata. Dengan rantai pasok yang rapi, pasokan tetap lancar dan harga relatif terkendali di seluruh kecamatan.

Kolaborasi dengan pelaku usaha lokal, keterlibatan pedagang dan produsen lokal penting agar intervensi pemerintah tepat sasaran dan tidak menimbulkan distorsi pasar.

Transparansi dan komunikasi publik
Inflasi sering terasa lebih menakutkan karena minim penjelasan. Pemerintah perlu memberi informasi yang jelas soal dinamika harga, sehingga masyarakat memahami kenaikan atau penurunan harga.

Meski inflasi rendah, kewaspadaan tetap harus dijaga, stabilitas ekonomi bukan hanya soal angka, tetapi soal rasa percaya masyarakat terhadap daya beli dan harga barang sehari-hari. Menganggap angka rendah sebagai sinyal aman bisa berbahaya, karena gejolak kecil yang tidak terantisipasi bisa langsung berdampak pada kebutuhan pokok warga.

Capaian OKI saat ini memang membanggakan, tapi momentum untuk memperkuat sistem. Inflasi yang melandai adalah kabar baik, tetapi menjaga agar tetap landai, itulah pekerjaan sesungguhnya.

Dengan strategi preventif, distribusi yang lancar, serta komunikasi publik yang jelas, OKI tidak hanya bisa mempertahankan inflasi rendah, tapi juga menjaga daya beli masyarakat dalam jangka panjang.

Sehingga intinya yaitu  stabilitas inflasi bukan hanya target angka, tapi soal kesejahteraan nyata warga OKI.

Angka yang rapi di laporan BPS hanyalah awal, yang paling penting adalah harga yang benar-benar terjangkau, distribusi lancar, dan masyarakat merasa aman dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idul Adha & Audit Hati,[Hewan Kurban & Keikhlasan]

    Idul Adha & Audit Hati,[Hewan Kurban & Keikhlasan]

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.153
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pagi jumat kemarin langit Palembang mendung, seperti mau turun hujan, namun  siapa sangka, semangat warga tetap menyala terang, seperti kompor gas tiga tungku. Trotoar penuh, halaman masjid tumpah ruah, jalanan sampai berubah jadi sajadah dadakan. Dari yang jalan kaki pakai sarung bolong, sampai yang naik motor pakai parfum sebotol semua datang dengan satu […]

  • Gelar Digipreneur In The Making 2018, Telkomsel Dorong Generasi Muda Terjun ke Industri Digital Kreatif

    Gelar Digipreneur In The Making 2018, Telkomsel Dorong Generasi Muda Terjun ke Industri Digital Kreatif

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.171
    • 0Komentar

    Melihat prospek yang lebih besar dalam menghasilkan karya industri digital kreatif yang memiliki potensi bisnis besar dikemudian hari.

  • Muba Gelar Pasar Murah Sembako

    Muba Gelar Pasar Murah Sembako

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 871
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Menjelang memasuki bulan suci ramadhan 1440 H, bahan sembako sudah biasanya mengalami kenaikan, tentu kondisi yang sulit bagi masyarakat ekonomi lemah untuk memenuhi kebutuhan. Demi menjaga stabilitas harga bahan pokok dan menekan angka kemiskinan di Kabupaten Muba, Pemkab Muba melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Muba gelar Pasar Murah Sembako bertempat di Kantor […]

  • Kolaborasi dengan TNI -POLRI, Kebut Vaksinasi Guru & Lansia, OKI Ingin Belajar Tatap Muka di Buka

    Kolaborasi dengan TNI -POLRI, Kebut Vaksinasi Guru & Lansia, OKI Ingin Belajar Tatap Muka di Buka

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 995
    • 0Komentar

    KABUPATEN Ogan Komering Ilir (OKI) mulai melakukan vaksinasi bagi guru dan lansia secara bertahap. Vaksinasi di OKI dukung penuh TNI/Polri serta dalam rangka persiapan belajar tatap muka yang rencananya akan digelar Juli mendatang. Pada tahap awal, sebanyak 1.400 guru dan  lansia di Kecamatan Kota Kayuagung divaksin di Gedung Kesenian Kayuagung, mulai Senin, (5/4/21). Tahapan vaksinasi […]

  • Polresta Blender Narkoba Senilai Rp6,5 Miliar

    Polresta Blender Narkoba Senilai Rp6,5 Miliar

    • calendar_month Rabu, 14 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 928
    • 0Komentar

    “Asal barang bukti sendiri masih terus kita kembangkan. Yang jelas ini jaringan antar pulau,”

  • BAZNAS Muba Turun Bagikan Sembako

    BAZNAS Muba Turun Bagikan Sembako

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 854
    • 0Komentar

    BAZNAS Muba turun menyalurkan bantuan sembakio masyarakat yang terdampak COVID-19. Ketua BAZNAS Muba Lukmanul Hakim, pihaknya turut prihatin dengan adanya virus Corona yang menyebar di negara kita ini, bantuan ini mungkin tidak seberapa tapi kami harap bisa membantu Pemkab untuk sama-sama berkontribusi dalam upaya penanggulangan warga terdampak Covid-19 ini dilingkungan Kabupaten Muba. “Alhamdulillah, hari ini, […]

expand_less
WordPress Archive Silvuple – Online Invitation Maker SaaS Simetria – Architecture & Interior WordPress Theme Simp Modal Window – WordPress Plugin Simple Article – WordPress Theme For Personal Blog Simple Custom CSS and JS PRO Simple Events Calendar JS Simple Forum – Responsive Bulletin Board Simple Invoice Manager – Invoicing Made Easy Simple Landing Page for WordPress Simple POS – Point of Sale Made Easy