Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » Masa Pandemi, Kemenperin Optimalkan IKM Raup Peluang Pasar Lokal dan Global

Masa Pandemi, Kemenperin Optimalkan IKM Raup Peluang Pasar Lokal dan Global

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 13 Jul 2021
  • visibility 1.342
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya meningkatkan produktivitas industri kecil dan menengah (IKM) agar mampu memenuhi kebutuhan pasar dalam dan luar negeri. Langkah ini dinilai dapat memacu perekonomian nasional, terutama di tengah kondisi pandemi saat ini.

“Guna mencapai sasaran tersebut, salah satu program strategis yang diakselerasi adalah Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN),” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Selasa (13/7/2021).

Dirjen IKMA menegaskan, pelaksanaan program P3DN perlu dilakukan secara sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait. Hal ini guna lebih mengoptimalkan tujuan utama dan tepat sasaran dalam memprioritaskan produksi industri dalam negeri.

“Dengan adanya program P3DN, IKM sebetulnya memiliki peluang pasar yang lebih besar. Apalagi, pemerintah telah mengamanatkan program ini dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah,” paparnya.

Gati mengemukakan, belanja barang dan belanja modal pemerintah pusat sebesar Rp609,3 triliun, yang semestinya dapat dioptimalkan sebagai peluang pasar bagi IKM.

“Jadi pemerintah itu punya Rp600 triliunan yang pasti dibelanjakan, sehingga di saat masyarakat daya belinya kurang saat ini, peluang pasar dari belanja pemerintah diharap membantu,” tuturnya.

Untuk itu, lanjut Gati, pihaknya meminta pelaku IKM rutin memantau setiap produk yang ada di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Hal ini agar semakin memahami setiap kebutuhan produk yang diserap kementerian/lembaga saat ini.

Di samping itu, Kemenperin mendorong agar semakin banyak IKM yang ikut serta dalam program belanja pemerintah melalui e-Katalog LKPP. IKM potensial akan diusulkan dalam laman UMKM di e-Katalog LKPP.

“Penyerapan anggaran untuk belanja barang dan jasa produksi dalam negeri perlu terus dioptimalkan. Melalui program e-Katalog, e-tendering, dan toko online, pemerintah menargetkan penyerapan produk dalam negeri bisa mencapai Rp400 triliun,” ungkapnya.

Gati menyebutkan, saat ini 475 IKM yang memiliki akun di marketplace dan terhubung dengan aplikasi Bela Pengadaan milik LKPP. “Dari seluruh produk IKM tersebut baru 188 IKM atau 39 persen yang produknya berpotensi diserap melalui Bela Pengadaan,” ujarnya.

Menurut Gati, pihaknya akan mengusulkan perluasan kategori pada aplikasi Bela Pengadaan, yang saat ini hanya ada enam kategori, yakni angkutan, makanan, kurir, alat tulis kantor, souvenir dan furnitur. Kategori baru yang akan ditambah adalah alat kesehatan.

Di sisi lain, Gati mencatat, jumlah IKM saat ini sebanyak 4,4 juta unit usaha atau 99,7 persen dari total jumlah unit usaha industri yang ada di Indonesia. Adapun jumlah tenaga kerja di sektor IKM sebanyak 10,3 juta orang. “Nilai output IKM terhadap industri perlu terus digenjot, yang saat ini baru mencapai 21,22 persen per tahun lalu. Untuk itu, pentingnya sejumlah upaya mendorong IKM agar terus naik kelas,” tegasnya.

Gati menambahkan, pihaknya terus memfasilitasi pelaku IKM untuk berpartisipasi dalam pengadaan melalui program e-Smart IKM, yang juga bekerja sama dengan beberapa marketplace. Melalui program e-Smart IKM, para peserta yang terpilih akan memiliki akses digital ke marketplace global, serta berhak mendapatkan pendampingan pembangunan bisnis digital dari para ahli.

Sektor industri makanan dan minuman menyumbang nilai ekspor terbesar sepanjang Januari-Maret 2021. Di dalamnya terdapat kontribusi dari IKM pangan yang berjumlah 1,6 juta unit usaha di seluruh wilayah Indonesia.
InfoPublik (***)

Ril

 

 

 

 

 

 

IKM tersebut juga ditampilkan dalam katalog online di laman esmartikm.id dan diikutsertakan dalam kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. “Selain itu, untuk meningkatkan kualitas desain dan kemasan produk IKM, Ditjen IKMA juga membuka platform e-Kemasan atau Klinik DesainMerek dan Kemasan (KDMK) yang bisa diakses secara online,” imbuhnya.

Kemenperin juga bekerja sama dengan kementerian dan lembaga lain untuk memperluas akses pasar IKM. Beberapa program di antaranya, Pasar Digital UMKM (PaDi) yang diinisiasi Kementerian BUMN, program Indonesia Spice Up The World untuk memperkenalkan bumbu atau produk pangan olahan khas Indonesia, serta program Aku Siap Ekspor (Akselerasi UKM Siap Ekspor) sebagai bentuk kolaborasi Kemenperin, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Program Indonesia Spice Up The World akan diluncurkan saat National Day Expo2020 Dubai pada 2 November 2021. Kemenperin mendorong kerja sama dengan Lulu Group International untuk memasarkan rempah dan bumbu Indonesia di seluruh jaringan sektor bisnis milik retail terbesar di Timur Tengah itu. Sementara program Aku Siap Ekspor ditargetkan dapat memperluas akses pasar internasional bagi IKM sektor home decor.

“Untuk itu, diharapkan IKM telah menyiapkan produk yang berkualitas, membangun branding yang positif, memperkuat inovasi, dan mampu membaca tren serta kebutuhan pasar global,” tutur Gati. InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Sumur Tradisional & Legalitas Migas Rakyat Muba”

    “Sumur Tradisional & Legalitas Migas Rakyat Muba”

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 877
    • 0Komentar

    KALAU di Jawa ada peribahasa “air beriak tanda tak dalam”, di Musi Banyuasin (Muba) airnya bukan cuma beriak, tapi bisa meledak jadi minyak mentah. Sejak zaman kakek buyut, tanah Muba ini memang sudah kaya dengan sumur-sumur minyak tradisional. Bedanya, kalau dulu dikelola ala gotong royong kampung, sekarang nasibnya tersangkut di meja birokrat dan segelundung aturan […]

  • Siap Gelar MTQ XXIX Tahun 2020

    Siap Gelar MTQ XXIX Tahun 2020

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 800
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin siap menggelar Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-29 tingkat Kabupaten Muba pada pertengahan Februari 2020 mendatang. Hal tersebut terungkap dalam rapat pelaksaannya yang dipimpin Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Asisten  Bidang Administrasi Umum Setda Muba H Ibnu Sa’ad SSos MSi, diikuti instansi dan Perangkat Daerah Terkait, serta Para […]

  • Muara Enim Siap Sukseskan Budaya Literasi

    Muara Enim Siap Sukseskan Budaya Literasi

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.554
    • 0Komentar

    PEMKAB Muara Enim siap sukseskan budaya literasi secara integrasi dengan penguatan sisi hulu dan hilir guna membantu pemulihan ekonomi dan reformasi struktural serta perumusan rencana pembangunan di bidang perpustakaan tahun 2021. Hal itu disampaikan Asisten Ekonomi Pembangunan (Akobang) Pemkab Muara Enim, Drs. Riswandar dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bidang Perpustakaan tahun 2021, secara virtual di Ruang […]

  • Ini Respon Kak Seto Terhadap Anak-anak Muba Saat Hadiri Puncak HAN

    Ini Respon Kak Seto Terhadap Anak-anak Muba Saat Hadiri Puncak HAN

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 828
    • 0Komentar

    PSIKOLOG anak Seto Mulyadi takjub dengan anak-anak Kabupaten Musi Banyuasin yang sangat respon menjawab pertanyaan-pertanyaan  yang diberikan oleh Bupati Muba maupun pertanyaan dari dirinya dijawab dengan baik dan benar. Dia juga mengakui bahwa pelaksanaan puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Kabupaten Muba sangat Semarak, ribuan anak yang hadir terlihat ceria dan antusias mengikuti acara tersebut. […]

  • Hoaks: Kopi Bisa Cegah dan Sembuhkan COVID-19

    Hoaks: Kopi Bisa Cegah dan Sembuhkan COVID-19

    • calendar_month Minggu, 13 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 7.451
    • 0Komentar

    SEBUAH postingan di Twitter dan Facebook menyebutkan bahwa kopi dalam dosis tertentu berpotensi mencegah COVID-19 dengan cara menghambat virus corona menempel pada sel kita. Fakta: Kopi atau kafein belum terbukti efektif dan aman untuk mengobati COVID-19. Sementara itu, WHO menyatakan sampai saat ini tidak ada obat khusus yang direkomendasikan untuk mencegah atau mengobati COVID-19 Hati-hati […]

  • Dukung Kebutuhan Masyarakat, Industri Kuliner Konsisten Terapkan Protokol Kesehatan

    Dukung Kebutuhan Masyarakat, Industri Kuliner Konsisten Terapkan Protokol Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 15 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.395
    • 0Komentar

    SEKTOR industri makanan dan minuman (mamin) merupakan salah satu sektor kritikal yang dapat beroperasi 100% selama masa Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang hingga saat ini masih diterapkan. Selain berfungsi memenuhi kebutuhan masyarakat, sektor industri mamin juga tumbuh positif pada Triwulan II – 2021 sebesar 2,95%, sehingga perlu dijaga kinerjanya. “Dalam peninjauan kali ini, […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Email Customizer WooCommerce Email Customizer with Drag and Drop Email Builder WooCommerce Email Order – Instant Order by Email WooCommerce Email Template Customizer WooCommerce Email Templates WooCommerce EMI Popup WooCommerce Engine and Fuel Filter Plugin WooCommerce Estimated Shipping Date WooCommerce Estimated Shipping Date Per Product WooCommerce EU Cookie Consent Plugin, WordPress GDPR Compliance