Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » 4 Tahun Pemerintahan Jokowi Kerja Keras Bangun Pondasi Ekonomi Baru

4 Tahun Pemerintahan Jokowi Kerja Keras Bangun Pondasi Ekonomi Baru

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 27 Nov 2018
  • visibility 1.101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA, Presiden RI, Joko Widodo  (Jokowi) mengatakan pemerintah telah bekerja keras untuk memperbaiki pondasi ekonomi nasional. Hal itu mengingat keadaan ekonomi global yang juga turut berubah.

Pada bulan-bulan awal pemerintahan Jokowi harga-harga komoditas anjlok. Baik itu batubara,  sawit, karet, semuanya turun karena memang ekonomi dunia yang juga dalam posisi menurun.

“Empat tahun lalu, di bulan awal pemerintahan kami, harga komoditas anjlok. Baik itu batubara, sawit, karet, karena ekonomi dunia menurun,” kata Jokowi di, Kedoya, Jakarta Barat, Senin, 26 November 2018.

Jokowi menyampaikan, selama empat tahun pemerintah telah membangun pondasi-pondasi baru. Pemerintah ingin bangsa ini hijrah dari yang konsumtif ke produktif, bangsa yang efisien dan bangsa yang kompetitif, karena tanpa ini sangat berat bagi kita untuk berkompetisi dan bersaing dengan negara-negara lain.

“Memang kadang-kadang apa yang kita kerjakan hasilnya tidak instan. Hasilnya tidak langsung kita nikmati. Itulah pil kadang-kadang pahit, kadang-kadang sakit. Tapi kita harus memilih itu agar kita bisa menjadi bangsa yang sehat produktif yang kompetitif dan yang efisien,” ujar Mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Perjalanan selama empat tahun berlangsung, pemeritah telah memperbaiki struktur fiskal, dari yang konsumtif ke produktif. Misalnya, subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang prosentasenya 82% justru dinikmati oleh kalangan atas, pada 2014 dipangkas dan dialihkan untuk kegiatan produktif  membangun infrastruktur-infrastruktur, membangun jalan, pelabuhan, bandara, dan jalan-jalan tol.

Untuk pembangkit tenaga listrik, orientasi pemerintah  memang tidak Jawa sentris. Tidak  hanya di Pulau Jawa tetapi Indonesia sentris, karena pemerintah ingin membangun Indonesia. Untuk sebuah keadaan sosial untuk memunculkan sentra sentra ekonomi baru di luar pulau jawa. Pemerintah juga telah memangkas regulasi yang berbelit-belit meski sampai saat ini masih belum cukup.

Bangun SDM

Presiden memberikan contoh izin untuk urusan pembangkit tenaga listrik, dari 258 izin dipangkas menjadi 58. Namun menurut Presiden ini belum cukup.

Ia menilai 58 masih terlalu banyak. Disisi lain, menyadari perubahan tersebut bukan hal yang instan, perlu tahapan besar. Seperti, menurunkan ketimpangan dan kemiskinan. Hasilnya, lanjut Presiden, bisa dilihat dalam empat tahun ini gini rasio telah turun dari 0.41 menjadi 0.38.

Begitu juga dengan kemiskinan turun dari 11,2% menjadi 1 digit 9,8 dalam empat tahun. “Ini memang tidak bisa langsung melompat karena dulu proses gini rasio ini semakin membesar juga proses jangka panjang. Menurunkan juga membutuhkan proses protes dan juga memerlukan waktu,” ulas Jokowi.

Pemerintah juga telah memiliki program keluarga harapan, kartu Indonesia sehat, kartu Indonesia  Pintar, juga Dana Desa yang telah digelontorkan sampai sekarang, 4 tahun ini sudah pada angka Rp187 triliun.

Pemberdayaan ekonomi kecil juga dilakukan pemerintah. Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang sebelumnya 22-23 persen, ditambah dengan subsidi bunganya menjadi 7%, yang bisa dinikmati oleh usaha mikro, usaha kecil sehingga mereka tidak terbebani oleh bunga yang tinggi.

Bank wakaf mikro juga didirikan pemerintah di pondok pondok pesantren. Memang belum banyak, baru kurang lebih 30 an bank wakaf mikro ini, tetapi paling tidak, menurut Jokowi, pemerintah telah memulai bahwa ekonomi umat juga perlu diperhatikan. “Inilah yang telah kita lakukan,” terangnya.

Adapun pembangunan pondasi baru ekonomi ini juga akan dilakukan di tahun depan guna membangun sumber daya manusia, peningkatan kualitas sumber daya manusia karena kita memiliki kekuatan 260 juta penduduk. “Ini adalah kekuatan, ini adalah potensi,” tegas mantan Walikota Solo itu.[**]

 

Penulis : Faldy

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masa Pandemi, Jumlah Penggunaan TKA di Indonesia Terus Turun

    Masa Pandemi, Jumlah Penggunaan TKA di Indonesia Terus Turun

    • calendar_month Kamis, 27 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.600
    • 0Komentar

    MENTERI Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, memastikan bahwa moratorium pemberian izin baru untuk penggunaan TKA selama pandemi COVID-19 masih berlaku. Namun, terdapat pengecualian bagi TKA yang bekerja pada Proyek Strategis Nasional (PSN) dan obyek vital strategis/nasional. Pengecualian itu harus berdasarkan pertimbangan atau izin khusus tertulis dari kementerian/lembaga terkait, sepanjang mengikuti protokol kesehatan. Pengecualian juga dapat diberikan kepada […]

  • Demi Tugas Pertaruhkan Nyawa, Ridho-pun Kena “Tujah”, Ibu Pelaku Bilang Anaknya Alami Gangguan Jiwa, Kapolrestabes Palembang : Kita akan Cek, Apa Betul ?, Viral Di Medsos, Gubernur Ikut Besuk, Apa yang Dijanjikan ?

    Demi Tugas Pertaruhkan Nyawa, Ridho-pun Kena “Tujah”, Ibu Pelaku Bilang Anaknya Alami Gangguan Jiwa, Kapolrestabes Palembang : Kita akan Cek, Apa Betul ?, Viral Di Medsos, Gubernur Ikut Besuk, Apa yang Dijanjikan ?

    • calendar_month Sabtu, 5 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 883
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru membesuk langsung, Bripa Ridho Oktonardo, anggota Polantas Polresta Palembang, yang menjadi korban penyerangan orang tidak dikenal (OTD) saat bertugas di Pos Polisi Angkatan 66, pada Jumat (4/6/2021) siang. Gubernur terlihat datang ke RS Bhayangkara tempat korban Ridho dirawat pada Sabtu, (5/6/2021) sekitar pukul 11.50 wib siang. Selain menyampaikan keprihatinannya kepada korban […]

  • MoU Beras, Wak Bek & Lumbung Cinta dari Subang: Ketika Inflasi Diendus Lewat Wangi Nasi Matang

    MoU Beras, Wak Bek & Lumbung Cinta dari Subang: Ketika Inflasi Diendus Lewat Wangi Nasi Matang

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 537
    • 0Komentar

    “Jangan biarkan dapur tetangga kebul, sementara kita sibuk selfie di ladang padi.”- Pepatah baru Wak Bek, saat nasi tinggal keraknya. PAGI buta, jarum jam menunjuk angka 06.00 WIB, Wak Bek berdiri di depan warung nasi padang langganan. Pandangannya kosong menatap daftar harga, Ayam pop naik seribu, nasi tambah dua ribu, dan kuahnya gak lagi gratis. […]

  • 3 Alumni Perguruan Tinggi Indonesia Asal Kamboja Ceritakan Rintisan Usahanya di Kampong Cham

    3 Alumni Perguruan Tinggi Indonesia Asal Kamboja Ceritakan Rintisan Usahanya di Kampong Cham

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.380
    • 0Komentar

    KAMPONG Cham, Kamboja – Tiga alumni perguruan tinggi Indonesia asal Kamboja telah berhasil merintis usaha sesuai dengan bidangnya di Kampong Cham, Kamboja. KBRI Phnom Penh berkesempatan untuk bertemu dan berbincang dengan para alumni tersebut di Kampong Cham (21/12/2021). Math Asnavy yang lulus dari Universitas Sebelas Maret jurusan agrobisnis membuka usaha di bidang pengembangan ternak ayam […]

  • September, FIFA Bakal Tentukan 4 Daerah Jadi Pelaksana Piala Dunia U-20

    September, FIFA Bakal Tentukan 4 Daerah Jadi Pelaksana Piala Dunia U-20

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.090
    • 0Komentar

    KETUA Asprov PSSI (Asosiasi Provinsi Persatuan Sepabola Seluruh Indonesia) Sumsel, Ucok Hidayat mengatakan PSSI bersama Dispora sudah melakukan persiapan dan peninjauan lapangan. Satu lapangan utama dan satu lapangan pendamping dan 4 lapangan untuk latihan. Pada dasarnya, Ucok menyebutkan lapangan sudah siap hanya saja beberapa renovasi. Artinya Dispora, PSSI dan Jakabaring sudah mempersiapkannya karena FIFA pada […]

  • Tinjau Lokasi Kebakaran, Pemprov Biayai Sewa Rumah Sementara Korban Kebakaran Ogan Ilir

    Tinjau Lokasi Kebakaran, Pemprov Biayai Sewa Rumah Sementara Korban Kebakaran Ogan Ilir

    • calendar_month Senin, 12 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 809
    • 0Komentar

    AKSI kemanusiaan spontan dilakukan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru pasca mendapatkan informasi terjadinya musibah kebakaran di Dusun III Desa Ibul Besar III Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Dimana pada Minggu (11/7), Gubernur Herman Deru langsung mengistruksikan jajarannya untuk segera meninjau.fan  memberikan bantuan bagi para korban kebakaran tersebut. “Selain meninjau, kedatangan jajaran Pemprov Sumsel […]

expand_less
WordPress Archive TravelX – Travels Tourism Agency Elementor Template Kit Traven – Personal & Lifestyle Blog WordPress Theme Travenu – Travel & Tour Agency Elementor Template Kit Travesia | Travel Agency and Tour Booking WordPress Theme TraveX – Travel & Tour Agency Elementor Template Kit Travic – Tour & Travels Agency WordPress Theme Travil – Travel & Tour Booking WordPress Theme Travila – Modern Travel & Tour Booking WordPress Theme Travis | Photography WordPress Theme Travisa – Immigration & Visa Consulting Elementor Template Kit