Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » 4 Tahun Pemerintahan Jokowi Kerja Keras Bangun Pondasi Ekonomi Baru

4 Tahun Pemerintahan Jokowi Kerja Keras Bangun Pondasi Ekonomi Baru

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 27 Nov 2018
  • visibility 1.112
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA, Presiden RI, Joko Widodo  (Jokowi) mengatakan pemerintah telah bekerja keras untuk memperbaiki pondasi ekonomi nasional. Hal itu mengingat keadaan ekonomi global yang juga turut berubah.

Pada bulan-bulan awal pemerintahan Jokowi harga-harga komoditas anjlok. Baik itu batubara,  sawit, karet, semuanya turun karena memang ekonomi dunia yang juga dalam posisi menurun.

“Empat tahun lalu, di bulan awal pemerintahan kami, harga komoditas anjlok. Baik itu batubara, sawit, karet, karena ekonomi dunia menurun,” kata Jokowi di, Kedoya, Jakarta Barat, Senin, 26 November 2018.

Jokowi menyampaikan, selama empat tahun pemerintah telah membangun pondasi-pondasi baru. Pemerintah ingin bangsa ini hijrah dari yang konsumtif ke produktif, bangsa yang efisien dan bangsa yang kompetitif, karena tanpa ini sangat berat bagi kita untuk berkompetisi dan bersaing dengan negara-negara lain.

“Memang kadang-kadang apa yang kita kerjakan hasilnya tidak instan. Hasilnya tidak langsung kita nikmati. Itulah pil kadang-kadang pahit, kadang-kadang sakit. Tapi kita harus memilih itu agar kita bisa menjadi bangsa yang sehat produktif yang kompetitif dan yang efisien,” ujar Mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Perjalanan selama empat tahun berlangsung, pemeritah telah memperbaiki struktur fiskal, dari yang konsumtif ke produktif. Misalnya, subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang prosentasenya 82% justru dinikmati oleh kalangan atas, pada 2014 dipangkas dan dialihkan untuk kegiatan produktif  membangun infrastruktur-infrastruktur, membangun jalan, pelabuhan, bandara, dan jalan-jalan tol.

Untuk pembangkit tenaga listrik, orientasi pemerintah  memang tidak Jawa sentris. Tidak  hanya di Pulau Jawa tetapi Indonesia sentris, karena pemerintah ingin membangun Indonesia. Untuk sebuah keadaan sosial untuk memunculkan sentra sentra ekonomi baru di luar pulau jawa. Pemerintah juga telah memangkas regulasi yang berbelit-belit meski sampai saat ini masih belum cukup.

Bangun SDM

Presiden memberikan contoh izin untuk urusan pembangkit tenaga listrik, dari 258 izin dipangkas menjadi 58. Namun menurut Presiden ini belum cukup.

Ia menilai 58 masih terlalu banyak. Disisi lain, menyadari perubahan tersebut bukan hal yang instan, perlu tahapan besar. Seperti, menurunkan ketimpangan dan kemiskinan. Hasilnya, lanjut Presiden, bisa dilihat dalam empat tahun ini gini rasio telah turun dari 0.41 menjadi 0.38.

Begitu juga dengan kemiskinan turun dari 11,2% menjadi 1 digit 9,8 dalam empat tahun. “Ini memang tidak bisa langsung melompat karena dulu proses gini rasio ini semakin membesar juga proses jangka panjang. Menurunkan juga membutuhkan proses protes dan juga memerlukan waktu,” ulas Jokowi.

Pemerintah juga telah memiliki program keluarga harapan, kartu Indonesia sehat, kartu Indonesia  Pintar, juga Dana Desa yang telah digelontorkan sampai sekarang, 4 tahun ini sudah pada angka Rp187 triliun.

Pemberdayaan ekonomi kecil juga dilakukan pemerintah. Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang sebelumnya 22-23 persen, ditambah dengan subsidi bunganya menjadi 7%, yang bisa dinikmati oleh usaha mikro, usaha kecil sehingga mereka tidak terbebani oleh bunga yang tinggi.

Bank wakaf mikro juga didirikan pemerintah di pondok pondok pesantren. Memang belum banyak, baru kurang lebih 30 an bank wakaf mikro ini, tetapi paling tidak, menurut Jokowi, pemerintah telah memulai bahwa ekonomi umat juga perlu diperhatikan. “Inilah yang telah kita lakukan,” terangnya.

Adapun pembangunan pondasi baru ekonomi ini juga akan dilakukan di tahun depan guna membangun sumber daya manusia, peningkatan kualitas sumber daya manusia karena kita memiliki kekuatan 260 juta penduduk. “Ini adalah kekuatan, ini adalah potensi,” tegas mantan Walikota Solo itu.[**]

 

Penulis : Faldy

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2022, Perbaikan Jalan Desa Pulau Layang Jadi Prioritas, Ini Rinciannya

    2022, Perbaikan Jalan Desa Pulau Layang Jadi Prioritas, Ini Rinciannya

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 894
    • 0Komentar

    PERBAIKANjalan di Desa Pulau Layang Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi prioritas pemerintah Kabupaten Ogan Komering Iir (OKI) di tahun 2022. Hal itu diungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kabupaten OKI, Ir. Man Winardi. “Perbaikan jalan desa Pulau Layang masuk prioritas di tahun 2022 ini karena bagian dari ruas Pulau […]

  • Masyarakat diingatkan hati-hati, Sebagian Wil.Indonesia Berpotensi Hujan, Petir dan Angin Kencang

    Masyarakat diingatkan hati-hati, Sebagian Wil.Indonesia Berpotensi Hujan, Petir dan Angin Kencang

    • calendar_month Senin, 23 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.512
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Masyarakat di Indonesia diingatkan selalu hati-hati, pasalnya sebagian wilayah Indonesia berpotensi turun hujan lebat disertai petir. Hal itu diungkapkan dalam laporan  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika yang memperkirakan hujan lebat terjadi pada 23-25 April 2018. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono R Prabowo dalam keterangannya mengatakan adapun hujan lebat disertai petir tersebut terjadi […]

  • Muba Persiapkan Diri Migrasi TV Analog ke Digital

    Muba Persiapkan Diri Migrasi TV Analog ke Digital

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.350
    • 0Komentar

    MIGRASI televisi analog menuju digital merupakan salah satu wujud transformasi digital dalam ruang lingkup tata kelola penyiaran di Indonesia. Pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas Kominfo Muba saat ini sedang mempersiapkan diri untuk turut memfasilitasi migrasi tersebut. “Tentu dalam kaitan ini Dinkominfo Muba akan turut andil mempersiapkan diri turut mensukseskan program yang dicanangkan pak Presiden RI Joko […]

  • Menerima Jawaban Gubernur Atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi Terhadap Raperda Perubahan APBD Prov. Sumsel Tahun Anggaran 2023

    Menerima Jawaban Gubernur Atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi Terhadap Raperda Perubahan APBD Prov. Sumsel Tahun Anggaran 2023

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 18.531
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Fraksi DPRD Prov.Sumsel Dapat Menerima Jawaban Gubernur Atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi Terhadap Raperda Perubahan APBD Prov. Sumsel Tahun Anggaran 2023, senin [7/8]. Sembilan Fraksi DPRD Prov.Sumsel dapat menerima jawaban Gubernur atas pandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Prov. Sumsel terhadap Rancangan peraturan daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Prov. Sumsel TA 2023, […]

  • “Ketika Hutan Mulai Batuk, Sumsel Bersinergi, Dari Helikopter Water Bombing sampai Pepatah Lahan Jangan Dibakar, Disiram Saja!”

    “Ketika Hutan Mulai Batuk, Sumsel Bersinergi, Dari Helikopter Water Bombing sampai Pepatah Lahan Jangan Dibakar, Disiram Saja!”

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 559
    • 0Komentar

    SEBUAH desa kecil di pinggiran Kabupaten Ogan Ilir, hiduplah seorang petani nanas bernama Jaiman (37). Pagi itu, ia sedang duduk di bawah pohon jambu yang tumbuh di tepi ladangnya. Kopi hitam pekat mengepul di cangkir kalengnya, sementara matanya memandang ke arah hutan yang mulai menguning. “Kalau Agustus datang, biasanya hutan itu mulai batuk,” katanya lirih. […]

  • Antisipasi Arus Balik Pasca Mudik 2021, Pemerintah Terapkan Random Test dan Mandatory Check COVID-19

    Antisipasi Arus Balik Pasca Mudik 2021, Pemerintah Terapkan Random Test dan Mandatory Check COVID-19

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.075
    • 0Komentar

    ANTISIPASI arus balik mobilitas masyarakat pasca libur Lebaran dan mencegah terjadinya lonjakan kasus COVID-19, pemerintah menerapkan kebijakan random-test dan mandatory-check COVID-19. Random-Test atau Tes acak COVID-19 dengan Rapid Test-Antigen dilakukan untuk mengantisipasi arus pergerakan masyarakat dari Jabar, Jateng, Jatim dan DIY menuju Jakarta. Pengecekan Random-Test dilakukan di 21 titik yang menuju Jakarta, yakni 18 titik […]

expand_less
WordPress Archive TravelX – Travels Tourism Agency Elementor Template Kit Traven – Personal & Lifestyle Blog WordPress Theme Travenu – Travel & Tour Agency Elementor Template Kit Travesia | Travel Agency and Tour Booking WordPress Theme TraveX – Travel & Tour Agency Elementor Template Kit Travic – Tour & Travels Agency WordPress Theme Travil – Travel & Tour Booking WordPress Theme Travila – Modern Travel & Tour Booking WordPress Theme Travis | Photography WordPress Theme Travisa – Immigration & Visa Consulting Elementor Template Kit