Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Airlangga Perbesar Pelatihan Vokasi, 4,8 Juta Pengangguran Muda Masih Jadi Tantangan

Airlangga Perbesar Pelatihan Vokasi, 4,8 Juta Pengangguran Muda Masih Jadi Tantangan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Pemerintah memperbesar pelatihan vokasi pada 2026 untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja yang terus berubah. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut langkah ini penting di tengah masih tingginya jumlah pengangguran muda yang mencapai sekitar 4,8 juta orang.

Airlangga menyampaikan hal tersebut saat Kick Off Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch IV Tahun 2026 di Kota Serang, Selasa (1/9). Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari stimulus ekonomi Semester II 2026 yang diarahkan agar memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Program ini merupakan arahan Bapak Presiden yang menjadi bagian dari stimulus di semester dua di tahun 2026 yang perlu dijalankan secara efektif, tepat sasaran, dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Airlangga.

Persoalan pengangguran muda menjadi perhatian karena terjadi ketika dunia usaha justru terus membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan yang sesuai.

Hingga Semester I 2026, realisasi investasi nasional mencapai Rp1.010,6 triliun. Nilai tersebut tumbuh 7,2 persen secara tahunan dan telah mencapai 49,5 persen dari target investasi.

Investasi tersebut juga menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja di berbagai daerah.

Pada saat yang sama, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) nasional telah turun menjadi 4,65 persen. Namun, sekitar 67 persen dari total pengangguran masih berasal dari kelompok generasi muda atau sekitar 4,8 juta orang.

Kondisi itu memperlihatkan bahwa tantangan pasar kerja bukan semata-mata soal jumlah lapangan pekerjaan. Kesesuaian antara keterampilan pencari kerja dan kebutuhan industri juga menjadi persoalan yang harus dikejar.

Kebutuhan kompetensi pun mulai berubah mengikuti perkembangan ekonomi.

Pertumbuhan sektor digital menciptakan jenis pekerjaan yang membutuhkan keterampilan baru. Begitu pula dengan transisi menuju ekonomi hijau yang mulai membutuhkan tenaga kerja untuk bidang-bidang seperti teknisi panel surya, teknisi turbin, hingga tenaga dengan kemampuan smart farming.

Sektor energi surya menjadi salah satu contoh kebutuhan tersebut.

Pemerintah mendorong pengembangan pembangkit listrik tenaga surya hingga 100 GW. Sementara itu, kapasitas listrik nasional saat ini berada di sekitar 88 GW.

Di sektor industri pendukung, kapasitas produksi panel surya nasional juga telah mendekati 11 GW. Perkembangan tersebut diperkirakan ikut meningkatkan kebutuhan terhadap tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai dengan industri energi terbarukan.

Karena itu, Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 disiapkan dengan target yang cukup besar.

Pemerintah menargetkan sekitar 340.000 peserta mengikuti program tersebut sepanjang 2026. Sebanyak 70.000 peserta berasal dari alokasi APBN existing yang telah dirancang sejak tahun sebelumnya.

Sementara itu, tambahan 270.000 peserta berasal dari program stimulus ekonomi Semester II 2026.

Hingga Agustus 2026, sebanyak 89.337 peserta telah mengikuti pelatihan. Pada Batch IV yang dilaksanakan secara serentak, terdapat 12.128 peserta.

Besarnya target tersebut membuat pemerintah perlu memaksimalkan fasilitas pelatihan yang tersedia. Airlangga mengatakan fasilitas milik pemerintah pusat dan daerah perlu dimanfaatkan bersama dengan fasilitas yang dimiliki kalangan industri.

“Jadi Bapak Presiden ingin agar ini skalanya besar termasuk untuk vokasi ini, maka tentu ke depan kita harus memanfaatkan seluruh fasilitas yang dimiliki tidak hanya oleh Pemerintah pusat, Pemerintah daerah, tetapi juga kalangan industri,” kata Airlangga.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan pelatihan vokasi harus mengikuti kebutuhan nyata dunia kerja.

Menurutnya, perubahan teknologi dan transformasi industri membuat tenaga kerja perlu terus meningkatkan kemampuan. Karena itu, program upskilling dan reskilling perlu dirancang agar keterampilan yang diberikan benar-benar relevan dengan pekerjaan yang tersedia.

“Pelatihan vokasi perlu dirancang secara adaptif agar kompetensi yang diberikan benar-benar relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan jenis pekerjaan,” ujar Haryo.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi bagian penting untuk memastikan peningkatan keterampilan tidak berhenti pada proses pelatihan, tetapi juga memperkuat kesiapan tenaga kerja menghadapi perubahan industri.

Dengan target 340.000 peserta, pemerintah kini menghadapi pekerjaan besar untuk memastikan pelatihan vokasi tidak sekadar mencetak peserta baru. Keterampilan yang diberikan harus benar-benar bertemu dengan kebutuhan industri yang sedang tumbuh.

Terlebih, di tengah investasi yang telah menembus Rp1.010,6 triliun dan munculnya berbagai pekerjaan baru, peluang tersebut perlu diikuti kesiapan tenaga kerja agar tidak justru diisi oleh tenaga kerja dengan kompetensi dari luar.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fasilitas Kredit Rumah ASN, BTN & Pemprov Sumsel Bakal Teken Kesepakatan   

    Fasilitas Kredit Rumah ASN, BTN & Pemprov Sumsel Bakal Teken Kesepakatan   

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.985
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama PT. Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Palembang dalam waktu dekat direncanakan akan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pemberian fasilitas kredit penyediaan rumah yang dipertuntukan bagi  Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemprov Sumsel. Hal tersebut terungkap dalam audensi  Kepala Cabang PT. BTN Liberty Lubis dan  BSCU Head PT. BTN Fidelis Zebua […]

  • Sembari Mengendong Bayi Kembar 3, Istri Bupati Muba Doakan Ini

    Sembari Mengendong Bayi Kembar 3, Istri Bupati Muba Doakan Ini

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.158
    • 0Komentar

    KEBAHAGIAAN terus menghampiri pasangan suami istri (pasutri) Edi dan Reni warga Desa Toman Kecamatan Babat Toman Musi Banyuasin. Pasutri yang pada 10 Mei lalu melahirkan anak kembar tiga sekaligus yang diberi nama Dafi, Dafa, Danu, Selasa (9/6/2020) siang mendapat kunjungan langsung dari Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza. Mengenakan kerudung putih, tampak ibu […]

  • Luncurkan Program Langit Biru, Pertamina Sumbagsel Perbaiki Kualitas Udara

    Luncurkan Program Langit Biru, Pertamina Sumbagsel Perbaiki Kualitas Udara

    • calendar_month Minggu, 12 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 773
    • 0Komentar

    PT PERTAMINA wilayah operasi Sumatera bagian selatan (Sumbagsel) meluncurkan Program Langit Biru (PLB) di 30 kota, sebagai upaya mewujudkan kualitas udara yang lebih baik. Dalam keterangan tertulis pada Sabtu (11/9/2021), Pejabat Sementara Manajer Komunikasi, Relasi dan Tangung Jawab Sosial PT Pertamina wilayah Sumbagsel Agustina Mandayati mengatakan, sejumlah 30 kota itu meliputi beberapa wilayah di Provinsi […]

  • Mudik Gratis Jadi Agenda Tahunan Pemprov, Gubernur Lepas Ratusan Pemudik Gratis Dari Palembang

    Mudik Gratis Jadi Agenda Tahunan Pemprov, Gubernur Lepas Ratusan Pemudik Gratis Dari Palembang

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 715
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru melepas keberangkatan ratusan pemudik yang terdaftar sebagai peserta program mudik gratis ke kota tujuan dari terminal alang-alang Lebar  Km 12 Palembang menuju sejumlah Kabupaten/kota  di Provinsi Sumsel pada Jumat (29/4). Dalam sambutannya Herman Deru, berpesan kepada seluruh awak bus pengangkut para pemudik untuk tetap berhati-hati dalam perjalanan dan […]

  • Amankan Pilkades Serentak, Polres OKI Siapkan 449 Personil

    Amankan Pilkades Serentak, Polres OKI Siapkan 449 Personil

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.219
    • 0Komentar

    POLRES Kab. Ogan Komering Ilir [OKI] menyiapkan sebanyak 449 personilnya guna mengamankan Pilkades Serentak di OKI. “Aparat kepolisian siap mengawal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang akan digelar serentak pada Selasa, (19/11/2019),”kata Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syahputra, SH. S. Ik, saat Apel Pergeseran Pasukan di Kantor Bupati OKI, Senin (18/11/2019). […]

  • PDP Center Dioperasikan, Siap Nampung Kasus Positif & OTG 

    PDP Center Dioperasikan, Siap Nampung Kasus Positif & OTG 

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 753
    • 0Komentar

    SEBAGAI langkah dan bukti untuk percepatan penanganan Covid19, Pemprov Sumsel meresmikan PDP Center Rumah Sehat Covid19. Hal itu dilakukan mengingat kasus positif di Provinsi Sumsel terus bertambah. Peresmian PDP Center Rumah Sehat Covid19 oleh Ketua Harian Satgas Unit Rumah Sehat Covid19 Sumsel, Akhmad Najib didampingi Kepala Dinas Kesehatan Lesty Nuraini dan Sekretaris Gugus Tugas Unit […]

expand_less
WordPress Archive Notech – IT Solutions & Services WordPress Theme Notescape – One-Page Music WordPress Theme NotificationX Pro Notify – Notification Email + Themebuilder Access NouHotel – Resort & Hotel Booking WordPress Theme Nouveau | Multi-Purpose Retina WordPress Theme Novely Book Store Elementor Template Kit November – Multipurpose Sections Shopify Theme Novetty | Powerful WooCommerce Theme Novio – Ecology & Environmental Non-Profit Organization Template Kit