Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » “Kereta Berjalan, IP Melenggang, Jumbo Jadi Penumpang Tetap Ekonomi Kreatif”

“Kereta Berjalan, IP Melenggang, Jumbo Jadi Penumpang Tetap Ekonomi Kreatif”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
  • visibility 785
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BIASANYA  naik kereta identik dengan stasiun, nyari bangku, hingga ketiduran pas melewati hamparan sawah, karena menikmati pemandanganya.

Kini beda urusannya, kereta jarak jauh sekarang bukan cuma mengangkut badan dan ransel, tapi juga ide, cerita, dan karakter animasi bernama Jumbo. Iya, Jumbo. Bukan gajah, bukan bakso urat level 10, tapi tokoh animasi lokal yang mendadak naik kelas dari layar bioskop ke livery kereta api.

Inilah babak baru dalam sandiwara ekonomi kreatif Indonesia, karakter animasi lokal yang bukan hanya jadi bintang di film, tapi juga jadi ‘penumpang tetap’ kereta Argo Bromo Anggrek dan Argo Dwipangga. Disambut sama stempel-stempel lucu di 10 kota, livery ini kayak mengingatkan kita bahwa kreativitas itu bisa jalan-jalan juga, bukan cuma diam di laptop anak desain grafis.

Bayangkan, kamu naik kereta, niatnya ke Solo buat kondangan, eh.. di dalam gerbong ketemu wajah Jumbo yang senyum-senyum manis di balik tirai. Ini bukan sekadar hiasan stiker, tapi strategi branding. Kayak pepatah zaman digital “Yang viral bukan yang tercepat, tapi yang paling nyentuh hati dan Instagrammable”.

Dan di sinilah peran Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) meroket layaknya roket Elon Musk mengorbitkan IP lokal ke jalur utama transportasi publik. Dulu IP lokal cuma tampil di pojok acara komunitas atau mural gang sempit. Sekarang? Naik kereta, coy! Udah kayak selebgram yang endorse vitamin tiap pagi.

Kolaborasi ini disebut-sebut sebagai praktik hexahelix, sebuah istilah yang kalau dibaca sekilas kayak nama band Korea. Tapi jangan salah, ini soal serius. Pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, media, dan masyarakat semuanya diajak joget bareng di panggung kreatif bernama “kereta api”.

Kalau Inggris bisa bangga dengan Paddington Bear naik Tube, kenapa Indonesia gak bisa bangga sama Jumbo naik Argo?. Bahkan Jepang udah duluan bikin Shinkansen dengan karakter Hello Kitty sampai Pikachu. Nah, Indonesia sekarang gak mau ketinggalan, dan kita semua patut tepuk tangan pakai kaki.

Media ekspresi

Direktur Niaga PT KAI, Hadis Surya Palapa, menyebut kereta sebagai media ekspresi. Dan kita sepakat. Soalnya sekarang, naik kereta tuh udah kayak masuk pameran berjalan bahkan anak kecil senang, emak-emak senyum-senyum, bapak-bapak? tetap cari colokan dan kopi panas, tapi sesekali intip livery juga kok.

Anggia Kharisma dari Visinema nambah bumbu manis “Jumbo bukan cuma tontonan, tapi teman perjalanan”. Duh, itu bukan tagline, itu puisi. Kalimat yang cocok dicetak di mug, kaos, bahkan di hati mantan.

Kalau kita mau serius ngomongin IP lokal, kita perlu tengok ke tetangga dan para suhu dunia. Walt Disney pernah bilang, “All our dreams can come true, if we have the courage to pursue them” . [“Semua impian kita bisa menjadi kenyataan, jika kita memiliki keberanian untuk mengejarnya”].

Nah, keberanian memindahkan karakter animasi ke livery kereta ini adalah bukti bahwa mimpi kreatif bangsa gak cuma numpang lewat, tapi punya tiket pulang-pergi.

Atau lihat Hayao Miyazaki, maestro Ghibli dari Jepang, yang ngasih pesan dalam film Spirited Away “Once you’ve met someone, you never really forget them”. [“Sekali kamu bertemu seseorang, kamu sebenarnya tak pernah benar-benar melupakannya”].

Dan itu juga berlaku buat karakter lokal sekali rakyat kenal sama Jumbo di kereta, mereka akan ingat dan mungkin beli merchandise-nya!.

Pemerintah menegaskan bahwa IP lokal adalah the new engine of growth. Tapi ingat! mesin juga perlu bensin dan rute yang jelas. Jangan sampai kreativitas kita cuma berputar di konten receh TikTok atau nunggu viral dengan drama. Harus ada struktur, pendanaan, dan yang terpenting keberanian melawan rasa malu.

Coba tengok Korea Selatan. Mereka gak ragu investasi besar-besaran buat Hallyu Wave. Dari BTS sampai Parasite, semua ditata, dipoles, dan dipasarkan ke seluruh dunia. Masa kita kalah sama drama yang durasi episodenya bisa ngalahin magrib?

Begini, kawan, ketika kereta berangkat, kita biasanya lihat rel, pemandangan, dan kadang kenangan. Tapi sekarang, kita juga bisa lihat harapan bahwa ekonomi kreatif tak lagi ngemper di pinggir jalan, tapi udah naik kelas dan duduk manis di gerbong VIP.

Jumbo bukan hanya karakter, tapi simbol simbol bahwa karya anak bangsa bisa menembus batas-batas biasa. Dari layar ke livery. Dari studio ke stasiun. Dari ide ke inspirasi nasional.

Dan seperti kata pepatah gaul hari ini “Kalau kamu gak bisa ngejar kereta, kejar aja mimpi kreatifmu—siapa tahu nanti bisa naik bareng Jumbo di gerbong depan”

“Creativity is intelligence having fun” [“Kreativitas adalah kecerdasan yang sedang bersenang-senang”] kata  Albert Einstein.

Jadi yuk, kita jangan cuma jadi penonton. Jadilah penumpang yang kreatif. Naik kereta sambil mimpi, tapi jangan lupa bayar tiket dan bawa ide. Karena siapa tahu, ide kita berikutnya yang akan jadi livery selanjutnya!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kekuatan Saat Ini Berada Dalam Medsos, Danrem Minta Prajurit Harus Bina Komunikasi Dengan Masyarakat

    Kekuatan Saat Ini Berada Dalam Medsos, Danrem Minta Prajurit Harus Bina Komunikasi Dengan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 794
    • 0Komentar

    HARI pertama dinas melaksanakan jabatan sebagai Komandan Korem 044/Gapo, Brigjen TNI Mohamad Naudi Nurdika S.I.P., M.Si. M.Tr (Han), melakukan jam Komandan di Balai Prajurit Makorem 044/Gapo Jalan Jenderal Sudirman Km 4.5 Palembang, Selasa (12/10/2021). Brigjen Naudi memberikan Jam Komandan arahan di Balai Prajurit yang dihadiri oleh prajurit, PNS Korem 044/Gapo dan jajarannya beserta pengurus Persit […]

  • kurs-rupiah

    Walah… Rupiah Berkutat di Level Rp13. 300 per Dolar As

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.242
    • 0Komentar

    Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali dibuka melemah pada perdagangan pagi ini. Tercatat, Rupiah masih berkutat di level Rp13.300-an per USD

  • Rasain, Sudah Tahu Polisi Di Lawan, Door…Keok Dech

    Rasain, Sudah Tahu Polisi Di Lawan, Door…Keok Dech

    • calendar_month Kamis, 14 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 952
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id. Kayuagung,- Residivis kambuhan, Mahad [25]akhirnya keok juga, saat aparat kepolisian menghadiahinya dengan sebutir timah panas tepat di pangkal lengan kanannya. Ia melawan aparat dengan mencoba melukai salah satu aparat yang hendak menangkapnya dengan sebilah senjata tajam dengan mengunuskan senyatanya itu ke petugas. Penangkapan yang penuh dramatis itu cukup menyita energi, tapi dengan tindakan terukur dan […]

  • Hadiri Gebyar Puncak Peringatan HGN, Gubernur Motivasi Para Guru Jangan Kendor Berinovasi 

    Hadiri Gebyar Puncak Peringatan HGN, Gubernur Motivasi Para Guru Jangan Kendor Berinovasi 

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 774
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru terus mendorong guru di Sumsel untuk terus berinovasi untuk menjawab kebutuhan zaman. Dijelaskannya, semangat inovasi yang dilakukan guru akan berdampak baik kepada siswa karena akan ditiru. “Seorang guru harus selalu berinovasi. Prestasi yang diuikir hendaknya bukan hanya dibanggakan warga Sumsel saja tetapi juga kebanggan rakyat Indonesia,” ujarnya usai menghadiri Gebyar […]

  • Ini Kata Pengamat Penyebab Pasar Properti Palembang Belum Bergairah Pada 2018

    Ini Kata Pengamat Penyebab Pasar Properti Palembang Belum Bergairah Pada 2018

    • calendar_month Selasa, 26 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.193
    • 0Komentar

    Triwulan ketiga, pasar properti juga akan sangat ditentukan dengan adanya kegiatan-kegiatan politik sehingga pelaku cenderung ingin melewatkan terlebih dahulu

  • Evaluasi Kinerja, Polda Sumsel Gelar Operasional

    Evaluasi Kinerja, Polda Sumsel Gelar Operasional

    • calendar_month Jumat, 14 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 912
    • 0Komentar

    KAPOLDA Sumsel Irjen. Pol. Toni Harmanto didampingi Wakapolda Brigjen. Pol. Rudi Setiawan membuka Gelar Operasional (GO) bulan Desember 2021 untuk meningkatkan kinerja yang makin optimal, bertempat di Pendopoan Bupati Muba, Sekayu, Kamis (13/1/22). Irjen. Pol. Toni menjelaskan bahwa setiap bulan perlu dilakukan evaluasi kinerja dalam hal pembinaan operasional yang digelar. “Kegiatan operasional setiap bulannya kita […]

expand_less
WordPress Archive God Grace: Church WordPress Theme Godlike – Game Theme for WordPress Godlike | The Game Template Godo – Doctor & Medical Saas Elementor Template Kit GoGreen: Organic Food, Farm, Market Business WordPress Theme GoHost – Reseller Web Hosting WordPress Theme Gokha – Minimal Portfolio WordPress Theme Golden Forms – Responsive CSS3 Form Framework Golden Hearts – Fundraising & Charity WordPress Theme GoldenArch – Real Estate Elementor Template Kit