1400 Warga Datangi Klinik Sehati, Akses Berobat Kian Dekat
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
- visibility 98
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SEBANYAK 1.400 warga mendatangi layanan pengobatan gratis Klinik Sehati digelar PT Pusri Palembang selama dua hari, 16-17 April 2026, di empat titik kawasan Kampung Sehati.
Jumlah tersebut tercatat dari empat lokasi pelaksanaan yang tersebar di kawasan Sungai Selayur, Sungai Buah, 1 Ilir, hingga 3 Ilir. Warga datang sejak pagi dan terus berdatangan hingga siang hari untuk mendapatkan layanan kesehatan yang disediakan langsung di lingkungan mereka.
Kegiatan ini dilaksanakan di Lorong Sahabat Kelurahan Sungai Selayur, halaman Masjid Al Hidayah di Jalan Sabokingking Kelurahan Sungai Buah, Lapangan Hijau Pusri di Kelurahan 1 Ilir, serta halaman Gedung Perindustrian di Jalan Ratu Sianum Kelurahan 3 Ilir.
Di setiap titik, warga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi dengan dokter, serta obat-obatan secara gratis. Tenaga medis yang dilibatkan memberikan pelayanan langsung di lokasi, sehingga warga tidak perlu mendatangi fasilitas kesehatan yang lebih jauh.
Antrean warga terlihat sejak pagi. Mereka datang dengan berbagai keluhan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga keluhan kesehatan ringan yang selama ini belum sempat diperiksakan.
Program Klinik Sehati ini merupakan bagian dari kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pusri Palembang yang difokuskan pada peningkatan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
VP TJSL Pusri, Rahmawati, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk memudahkan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan tanpa kendala biaya dan jarak.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa langsung mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan. Kami juga mendorong agar masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sejak dini,” ujarnya.
Selain memberikan layanan pengobatan, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kesehatan kepada warga. Tenaga medis memberikan penjelasan sederhana terkait pola hidup sehat, pencegahan penyakit, serta pentingnya pemeriksaan rutin.
Edukasi tersebut diberikan secara langsung saat proses konsultasi berlangsung. Warga tidak hanya menerima obat, tetapi juga mendapatkan penjelasan mengenai kondisi kesehatan yang dialami.
Selama dua hari pelaksanaan, suasana di lokasi kegiatan berlangsung tertib. Warga menunggu giliran pemeriksaan, kemudian melanjutkan ke tahap konsultasi sebelum menerima obat.
Tingginya jumlah warga yang hadir menunjukkan layanan kesehatan yang mudah dijangkau masih sangat dibutuhkan di tingkat lingkungan permukiman. Dengan lokasi yang dekat, warga dapat memanfaatkan layanan tanpa harus meninggalkan aktivitas terlalu lama.
Program ini juga mendapat dukungan langsung dari manajemen perusahaan. Direktur Operasi dan Produksi Pusri, Sholikin, serta Sekretaris Perusahaan, Indah Irmayani, turut hadir meninjau pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Kehadiran manajemen menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan program sosial berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Akses layanan kesehatan
Pusri menyatakan kegiatan Klinik Sehati akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan, khususnya di wilayah sekitar operasional perusahaan. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung program pemerintah terkait pemerataan akses layanan kesehatan.
Dengan pendekatan layanan yang mendatangi langsung lingkungan warga, program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang selama ini belum rutin memanfaatkan fasilitas kesehatan.
Selama pelaksanaan, kursi pemeriksaan di setiap titik hampir tidak pernah kosong. Warga datang bergantian untuk memanfaatkan layanan yang tersedia hingga kegiatan berakhir.
Melalui kegiatan ini, perusahaan berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan pengobatan, tetapi juga mulai membiasakan diri untuk memeriksa kondisi kesehatan secara berkala.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya penyakit yang lebih serius di kemudian hari.
Dengan jumlah partisipasi yang cukup tinggi, pelaksanaan Klinik Sehati menjadi salah satu bentuk pendekatan layanan kesehatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan.(***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
