Selasa, 15 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BUMN » Hari Bumi 2026 : Pusri Bagikan 5 Tips Pilah Sampah, Warga Wajib Coba

Hari Bumi 2026 : Pusri Bagikan 5 Tips Pilah Sampah, Warga Wajib Coba

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SAMPAH sering kali dipandang sebagai urusan sepele dibuang, lalu selesai, hilang dari pikiran, padahal, kalau ditarik sedikit saja ke belakang, hampir semua aktivitas rumah tangga selalu meninggalkan jejak bernama sampah. Dari dapur sampai halaman rumah, dari plastik belanjaan sampai sisa makanan, semuanya menumpuk pelan-pelan.

Di Kelurahan Satu Ilir, Palembang, cara pandang seperti itu mulai digeser, bukan dengan teori panjang atau imbauan formal semata, tapi lewat aksi nyata di lapangan. Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, PT Pusri Palembang menggelar kegiatan Edukasi Pilah Sampah & Aksi Bersih Kampung Sehati pada 24 April 2026.

Kegiatan ini tidak hanya mengajak warga turun tangan membersihkan lingkungan, tapi juga memberikan pemahaman langsung tentang bagaimana sampah seharusnya dikelola sejak dari rumah. Karena pada akhirnya, persoalan sampah bukan soal besar atau kecilnya volume, tapi soal kebiasaan.

VP TJSL Pusri, Rahmawati, menjelaskan harapan utama dari kegiatan ini adalah tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga aktif dalam pengelolaan sampah.

Artinya, warga tidak lagi sekadar membuang, tapi mulai memilah dan memanfaatkan. Dari kegiatan tersebut, ada lima langkah sederhana yang bisa diterapkan siapa saja, bukan sesuatu yang rumit, tapi justru sering terlewatkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Pisahkan Sampah Sejak dari Rumah

Langkah pertama ini terlihat paling sederhana, tapi justru paling menentukan. Memisahkan sampah organik dan anorganik sejak dari rumah akan memudahkan proses pengelolaan selanjutnya. Tanpa pemilahan, sampah akan bercampur dan sulit dimanfaatkan kembali.

Sisa makanan, daun, dan limbah dapur bisa masuk kategori organik, sementara plastik, botol, dan kertas termasuk anorganik. Kebiasaan kecil ini, jika dilakukan konsisten, akan memberi dampak besar pada lingkungan.

2. Kenali Sampah yang Masih Bernilai

Tidak semua sampah harus berakhir di tempat pembuangan. Banyak jenis sampah yang sebenarnya masih memiliki nilai ekonomi, seperti botol plastik, kardus, hingga kaleng bekas.

Dalam kegiatan ini, warga diajak untuk mengenali jenis-jenis sampah yang bisa dikumpulkan kembali. Dengan begitu, sampah tidak lagi dipandang sebagai beban, tapi sebagai potensi yang bisa dimanfaatkan.

3. Manfaatkan Bank Sampah

Salah satu pendekatan yang dikenalkan dalam kegiatan ini adalah pemanfaatan Bank Sampah Beringin Sehati. Sistemnya sederhana: warga menyetor sampah yang sudah dipilah, lalu dicatat seperti menabung.

Dari sini, sampah berubah fungsi. Ia tidak lagi sekadar limbah, tapi menjadi “aset” yang bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Konsep ini juga mendorong warga untuk lebih disiplin dalam memilah sampah.

4. Libatkan Keluarga dan Lingkungan Sekitar

Perubahan kebiasaan tidak bisa berjalan sendiri. Apa yang dilakukan satu rumah akan lebih terasa dampaknya jika dilakukan bersama-sama.

Karena itu, warga didorong untuk melibatkan anggota keluarga dan lingkungan sekitar. Mulai dari hal kecil seperti menyediakan tempat sampah terpisah di rumah, hingga mengajak tetangga untuk ikut berpartisipasi.

5. Lakukan Secara Rutin, Bukan Sekadar Kegiatan Sesaat

Bersih-bersih lingkungan sering kali dilakukan saat ada momentum tertentu. Namun, tantangan terbesar adalah menjaga konsistensi.

Kegiatan seperti yang dilakukan Pusri ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni Hari Bumi saja. Justru, yang lebih penting adalah bagaimana kebiasaan memilah sampah bisa terus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Lurah Satu Ilir, Rudi Martino, juga mengingatkan pentingnya peran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari rumah masing-masing. Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif menjadi nasabah Bank Sampah Beringin Sehati agar pengelolaan sampah bisa memberikan manfaat yang lebih luas.

Dalam aksi bersih tersebut, terkumpul sekitar 5,1 ton sampah dari lingkungan warga. Jumlah ini menjadi gambaran nyata bahwa persoalan sampah memang tidak kecil. Namun di sisi lain, ini juga menunjukkan potensi besar jika sampah tersebut dikelola dengan baik.

Lebih dari sekadar kegiatan bersih-bersih, aksi ini menjadi pengingat bahwa perubahan besar sering kali dimulai dari kebiasaan kecil. Memilah sampah mungkin terlihat sederhana, tapi jika dilakukan bersama dan terus-menerus, dampaknya bisa terasa dalam jangka panjang.

Seperti pepatah, sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit. Dalam konteks ini, bukan lagi bukit sampah yang menumpuk, melainkan kesadaran baru yang perlahan tumbuh di tengah masyarakat.

Dan jika kebiasaan ini terus dijaga, bukan tidak mungkin suatu saat nanti, sampah tidak lagi dianggap sebagai masalah melainkan sebagai sesuatu yang punya nilai dan bisa memberi manfaat.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langit Cerah, Tapi Arus Laut Capai 4 Knot Saat KMP Putri Yasmin Berinsiden

    Langit Cerah, Tapi Arus Laut Capai 4 Knot Saat KMP Putri Yasmin Berinsiden

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kondisi cuaca di sekitar lokasi insiden KMP Putri Yasmin di perairan Lombok pada 12 Agustus 2026 terbilang cukup cerah. Tidak ada hujan yang terpantau saat kapal mengalami insiden sekitar pukul 04.15 WITA. Namun, kondisi laut ternyata tidak sesederhana yang terlihat dari langit. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat arus permukaan di sekitar […]

  • The Voice Indonesia Hadir di Palembang

    The Voice Indonesia Hadir di Palembang

    • calendar_month Minggu, 8 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.260
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Setelah sukses The Voice Kids Indonesia, kini ajang pencarian bakat, The Voice Indonesia hadir di Kota Palembang, tak hanya kota Palembang saja, kali ini audisi The Voice Indonesia dilakukan serentak dibeberapa kota besar seperti Bandung, Lampung, Makassar, Malang, Ambon, Balikpapan, Banjarmasin, Surabaya dan Jakarta. Ratusan anak muda hingga orang dewasa memadati Dermaga […]

  • Sistem Merit BKPP OKI Jadi Contoh Lampung Utara

    Sistem Merit BKPP OKI Jadi Contoh Lampung Utara

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 708
    • 0Komentar

    KEPALA Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Lampung Utara Provinsi Lampung bersama sejumlah pejabat mengunjungi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Ogan Komering Ilir pada Rabu, (6/7) Kunjungan ini, untuk belajar tentang implementasi sistem merit di Kabupaten OKI. Kepala BKSDM Lampura Hairul Fadila mengatakan kunjungannya ke Kabupaten OKI selain melakukan studi banding (benchmarking) […]

  • Biar Kapok, Begini Cara Satpol PP Prov. Sumsel Bikin Efek Jera ASN Yang Suka Berkeliaran Saat Jam Kerja

    Biar Kapok, Begini Cara Satpol PP Prov. Sumsel Bikin Efek Jera ASN Yang Suka Berkeliaran Saat Jam Kerja

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.485
    • 0Komentar

    “Kita mengutamakan kualitas bukan kuantitas jadi bukan berapa jumlah pegawai yang kita dapat tapi dampak dari penertiban ini sebagaimana intruksi Gubernur Sumsel agar ASN Provinsi Sumsel lebih disiplin saat jam kerja,”

  • Mahasiswa Fisip UIN Raden Fatah, Prodi Ilmu Politik Menangkan 2 Kategori di Ajang Putra Putri Nusantara

    Mahasiswa Fisip UIN Raden Fatah, Prodi Ilmu Politik Menangkan 2 Kategori di Ajang Putra Putri Nusantara

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.433
    • 0Komentar

    MAHASISWA Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP ) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang Prodi Ilmu Politik Teresah Rahmawati atau biasa dipanggil Rahma berhasil menangkan 2 kategori pada ajang Putra Putri Nusantara yaitu sebagai favorit putri dan  fotogenik putri Grand Final pada tanggal 26 Maret 2022, Jum’at, (1/4/2022). Rahma pemenang 2 kategori mengungkapkan sangat […]

  • Pemkab Banyuasin Berguru Pengelolan Kerjasama Media di OKI

    Pemkab Banyuasin Berguru Pengelolan Kerjasama Media di OKI

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 997
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Banyuasin belajar  pengelolaan kerjasama kemitraan publikasi dengan medi massa ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ogan Komering Ilir. Kepala Diskominfo Banyuasin melalui Kasi Kemitraan Media Publik, Andi Wijaya menyebut kunjungan ini dalam  rangka mempelajari pengelolaan kerja sama media di Kabupaten OKI mengingat OKI satu-satunya daerah di Sumsel yang telah memiliki aturan teknis belanja […]

expand_less
WordPress Archive Politeck – Political Party WordPress Theme Politic – Political WordPress Theme Political WordPress Theme – FrontRunner PoliticalWP – Political Campaign WordPress Theme Politics – Election Campaign Political WP Theme Politics – Political Candidate Leader Elementor Template Kit Politpress – Multipurpose Political WordPress theme Polls for AMP Polor | Personal Blog WordPress Theme Polylang For AMP