Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BUMN » Bukan Hanya Pupuk, Cara Pusri Bongkar Kebiasaan Lama yang Bikin Panen Stagnan

Bukan Hanya Pupuk, Cara Pusri Bongkar Kebiasaan Lama yang Bikin Panen Stagnan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 103
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERTANI  itu bukan sekadar tanam, tinggal dam panen, jika pola pikirnya masih begitu-gitu aja, ya jangan heran hasilnya kadang kayak sinetron, banyak drama, minim kepastian. Di sinilah gaya main baru diperkenalkan oleh PT Pusri Palembang bukan sekadar jual pupuk, tapi ngajarin “resep dapur” pertanian biar hasil panen gak lagi untung-untungan.

Bahasanya sederhana pemupukan berimbang. Tapi jangan salah, ini bukan istilah keren doang buat brosur. Hal ini semacam rumus wajib kalau mau hasil panen naik kelas. Kalau selama ini petani ibarat masak tanpa takaran, kadang kebanyakan garam, kadang lupa gula maka konsep ini datang sebagai “buku resep” yang lebih masuk akal.

Kuncinya ada di tiga huruf yang sering diremehkan antara lain N, P, dan K.

Nitrogen (N), ini ibarat nasi dalam sepiring makan. Dia yang bikin tanaman “kenyang”, tumbuh daun dan batangnya. Tanpa ini, tanaman bisa kerdil, pucat, dan gak bergairah—kayak orang kurang tidur.

Phospat (P), ini bagian yang sering dilupakan, padahal perannya krusial. Dia yang kerja di bawah tanah, memperkuat akar. Kalau akarnya kuat, tanaman gak gampang goyah, gak gampang stres. Ini fondasi dan kita tahu, yang kuat itu selalu yang dari bawah.

Lalu Kalium (K), ini semacam “bodyguard”-nya tanaman. Dia bikin tanaman tahan banting, gak gampang diserang hama dan penyakit. Plus, dia juga yang bikin hasil panen lebih berkualitas buah lebih padat, biji lebih bernas. Jadi bukan cuma banyak, tapi juga bagus.

Masalahnya, selama ini banyak yang main tebak-tebakan. Pupuk dipakai, tapi gak tahu kebutuhan tanah dan tanaman. Hasilnya? Kadang over, kadang kurang. Tanah lama-lama capek, hasil panen stagnan, petani yang pusing.

Di sinilah Pusri masuk, bukan cuma sebagai penjual, tapi jadi semacam “guru lapangan”. Edukasi terus digencarkan, dari cara pakai pupuk sampai pemahaman dasar soal kebutuhan tanaman.

Rustam Effendi, VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri, bilang jelas: ini bukan soal jualan semata.

“Pusri tidak hanya fokus menyediakan pupuk, tapi juga memastikan petani paham cara penggunaannya. Kalau dipakai benar, hasilnya pasti beda lebih optimal, lebih stabil,” ujarnya.

Kalimatnya sederhana, tapi pesannya dalam pupuk bagus tanpa cara pakai yang benar itu sama saja buang-buang uang.

Makanya, Pusri juga dorong penggunaan pupuk NPK yang sudah diracik dengan komposisi tertentu. Ada yang 15-15-15, ada juga 17-6-25, sampai yang lebih spesifik untuk komoditas seperti kopi dan kelapa sawit.

Ini bukan soal angka doang. Setiap komposisi itu dibuat menyesuaikan kebutuhan tanaman dan kondisi lahan. Jadi petani gak lagi “nebak-nebak”, tapi tinggal menyesuaikan.

Keunggulannya? Praktis. Satu pupuk, tiga fungsi. Unsur haranya sudah seimbang, butirannya seragam, dan gampang diaplikasikan. Gak ribet, tapi dampaknya terasa.

Yang sering luput juga soal waktu pemupukan. Banyak yang asal tabur tanpa lihat fase tanaman. Padahal ini krusial.

Di fase awal, sekitar 7–14 hari setelah tanam, pupuk diberikan buat dorong pertumbuhan akar. Ini fase penting, karena kalau awalnya lemah, ke depannya bakal keteteran.

Masuk umur 25–30 hari, baru masuk fase berikutnya dorong pembungaan dan pembentukan buah. Di sini, kebutuhan tanaman berubah, dan pemupukan harus ikut menyesuaikan.

Jadi bukan cuma soal “apa” yang dipakai, tapi juga “kapan” dan “berapa”.

Di tengah tantangan pertanian yang makin kompleks, cuaca gak menentu, lahan makin terbatas, biaya produksi naik, cara lama jelas gak cukup. Harus ada pendekatan yang lebih cerdas.

Dan di sinilah edukasi jadi kunci.

Apa yang dilakukan Pusri ini sebenarnya sederhana, tapi dampaknya panjang. Petani jadi lebih paham, tanah lebih terjaga, dan hasil panen lebih bisa diprediksi.

Kalau diibaratkan, ini bukan lagi bertani pakai insting, tapi sudah naik level jadi bertani pakai ilmu.

Dan di dunia yang makin keras, satu hal yang pasti: yang pakai ilmu, biasanya lebih tahan lama. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Tergerus Arus Sungai Yang Deras, Jembatan Penghubung di 2 Desa di OKI Ini Amblas

    Diduga Tergerus Arus Sungai Yang Deras, Jembatan Penghubung di 2 Desa di OKI Ini Amblas

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.514
    • 0Komentar

    Jembatan penghubung di dua desa, antara Kelurahan Sukadana dan Desa Arisan Buntal, Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) amblas.   Lalu lintas antara dua desa di Kelurahan Sukadana – Desa Arisan Buntal, Kecamatan Kayuagung. Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sedikit terganggu, akibat  amblasnya jembatan.   PERISTIWA amblasnya jembatan tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, […]

  • Jelang ramadan, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri rapat dengan Pemprov Sumsel, Instruksikan soal ini

    Jelang ramadan, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri rapat dengan Pemprov Sumsel, Instruksikan soal ini

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.194
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.,id, – Jelang ramadan 2024, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri rapat dengan Pemprov Sumsel, rapat itu membahas menekan inflasi, Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2024,  Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir Balaw, M.Si, Senin (26/2/2024). Pada rapat yang diikuti Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Ir. S.A Supriono, ditampilkan jika […]

  • ‘Wejangan’ Singkat untuk Pertamina RU III

    ‘Wejangan’ Singkat untuk Pertamina RU III

    • calendar_month Selasa, 6 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.493
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG -“Beberapa SPBU ini sering saya temui jadi penyebab kemacetan, misalnya di depan Asrama Haji lama dan di MP Mangkunegara. Terutama saat premium tiba di SPBU,” jelas  Gubernur Sumsel Herman Deru [HD]  saat menerima audiensi General Manager Pertamina Refinery Unit III Plaju beserta rombongan di Ruang Tamu Gubernur, Senin (5/11/2018). Dalam kesempatan itu, Ia […]

  • Perut Bumi Bikin Muba Nggak Sesak Napas Lagi

    Perut Bumi Bikin Muba Nggak Sesak Napas Lagi

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.263
    • 0Komentar

    KAS daerah diibaratkan tubuh manusia, mungkin sekarang Muba lagi kayak orang habis lari maraton 10 kilometer, ngos-ngosan, keringetan, tapi masih nekat senyum biar kelihatan kuat di depan rakyat. Untungnya, sebentar lagi ada oksigen tabung dari perut bumi Participating Interest (PI) 10 persen. Nah, ini dia yang katanya bakal jadi “napas buatan” buat Muba di tengah […]

  • Semangati Tenaga Medis, Bupati OKI : Jangan Mengalah Hadapi COVID-19

    Semangati Tenaga Medis, Bupati OKI : Jangan Mengalah Hadapi COVID-19

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 778
    • 0Komentar

    DUKUNGAN dari pemerintah dan masyarakat adalah kunci semangat bagi para tenaga medis melawan virus corona. Dukungan itu bisa dalam berbagai bentuk, mulai dari semangat hingga pada perhatian kepada mereka. Untuk memberi dukungan kepada para tenaga medis yang berada di garis terdepan melawan corona Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE mengunjungi langsung para petugas kesehatan […]

  • Apple kenalkan pengambilan video spasial di iPhone 15 Pro

    Apple kenalkan pengambilan video spasial di iPhone 15 Pro

    • calendar_month Senin, 18 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.420
    • 0Komentar

    Dengan iOS 17.2, pengguna iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max kini dapat merekam video spasial — kemampuan baru yang inovatif yang membantu pengguna mengabadikan momen berharga dalam hidup — dan menghidupkan kembali kenangan tersebut di Apple Vision Pro, mulai awal tahun depan. “iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max menghadirkan sistem kamera […]

expand_less
WordPress Archive WhatsApp Chat – WordPress WhatsApp Chat WhatsApp Click to Chat Plugin for WordPress Wheel of Fortune – HTML5 Casino Game Whistle – Sports Club WordPress White Hall – Municipal and Government WordPress Theme White Label Branding for WordPress White Label Branding for WordPress Multisite White Label – Business And Company Theme White Label WordPress Plugin | WpAlter White Rock – Restaurant & Winery Theme