Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BUMN » Bulan K3 Nasional, Pusri Ajari Warga Jinakkan Api, Bisa?

Bulan K3 Nasional, Pusri Ajari Warga Jinakkan Api, Bisa?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 281
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BULAN K3 Nasional di PT Pusri Palembang tahun ini tidak diisi dengan teori berat atau ceramah bikin mata berat. Lewat program Safety Goes to Society, Pusri justru mengajak warga sekitar perusahaan belajar menghadapi kebakaran rumah tangga dan cara menjinakkan api secara aman. Iya, api yang biasa nongkrong di dapur, bukan api versi film action.

Biasanya kalau dengar kata K3, kita langsung melayang ke pabrik, helm proyek, sepatu safety, dan wajah serius, di Lapangan Hijau Pusri, Kelurahan 1 Ilir, Palembang, suasananya beda. Warga datang santai, ada yang pakai sandal, ada yang sambil senyum-senyum, mungkin mikir, “Paling dengar sosialisasi, habis itu pulang.” Sampai akhirnya… api muncul.

Tenang, ini api simulasi. Tapi namanya api, walau kecil, tetap bikin refleks manusia keluar semua. Yang tadinya berdiri santai, mendadak agak mundur.

Yang tadinya ngobrol, langsung fokus. Api memang makhluk sederhana, tapi punya bakat bikin semua orang mendadak serius tanpa aba-aba.

Lucunya, kebakaran rumah tangga itu jarang lahir dari adegan panik. Ia lebih sering datang dari kejadian sehari-hari yang kelihatannya sepele. Kompor lupa dimatikan karena keasyikan nonton. Colokan listrik yang sudah minta pensiun tapi tetap dipaksa kerja. Atau api kecil yang awalnya cuma niat bikin teh manis, eh malah bikin satu rumah panik.

Di sinilah Safety Goes to Society jadi relevan. Warga tidak cuma dikasih tahu, tapi diajak mencoba. Dan bintang utama hari itu jelas APAR. Benda merah yang sering kita lihat di mana-mana, tapi jarang kita ajak kenalan serius. APAR itu seperti kenalan lama yang sering ketemu, tapi giliran disuruh kerja bareng, malah grogi.

Saat sesi praktik dimulai, ekspresi warga beragam dan itu menghibur. Ada yang pegang APAR sambil senyum dulu, ada yang nanya pelan, ada juga yang baru sadar, “Oh, ternyata nariknya ke sini.”

Bahkan, begitu api berhasil dipadamkan, ekspresinya langsung berubah. Bukan cuma lega, tapi bangga. Kayak habis menaklukkan level baru dalam hidup.

VP K3 PT Pusri Palembang, Eko Yunianto, menyampaikan keselamatan dan kesehatan kerja adalah tanggung jawab bersama. Kalau diterjemahkan ke bahasa santai, maksudnya begini, jangan berharap jadi penonton kalau kejadian darurat datang. Soalnya sebelum bantuan tiba, yang pertama harus siap ya orang-orang di sekitar.

Yang bikin kegiatan ini terasa ringan adalah caranya. Tidak menegangkan, tidak bikin takut. Semua dilakukan aman dan terukur. Warga diajak belajar sambil tertawa kecil. Salah sedikit, ketawa. Coba lagi. Api padam, tepuk tangan. Ternyata belajar soal kebakaran tidak harus bikin jantung copot.

Yang lebih seru, suasana kebersamaannya terasa banget. Tim K3 Pusri dan warga tidak ada jarak. Ngobrol, bercanda, saling menyemangati. Edukasi berjalan, tapi rasanya seperti latihan bareng. Ilmunya masuk tanpa terasa digurui.

Efeknya tidak berhenti di lapangan. Ilmu seperti ini biasanya punya kebiasaan jalan-jalan. Sampai rumah, cerita ke keluarga. Ketemu tetangga, cerita lagi. Masuk grup media sosial seperti WhatsApp,  jadi bahan obrolan. Dari satu orang paham, satu rumah lebih siap. Dari satu rumah siap, satu lingkungan jadi lebih tenang.

Industri besar

Bulan K3 Nasional lewat kegiatan ini terasa lebih hidup. Tidak melulu soal slogan, tapi pengalaman. Tentang bagaimana industri besar mau turun langsung mengajarkan hal kecil yang dampaknya besar. Tentang bagaimana api yang biasanya bikin panik, bisa dihadapi dengan lebih tenang asal tahu caranya.

Jadi kegiatan ini sederhana tapi sangat penting, karena api  itu tidak perlu ditakuti berlebihan, tapi juga tidak boleh diremehkan. Dengan pengetahuan dasar dan latihan sederhana, warga bisa lebih siap menghadapi situasi darurat. Tidak panik, tidak bingung, tidak cuma berdiri sambil teriak.

Harapannya, setelah Safety Goes to Society ini, warga sekitar Pusri punya satu bekal penting dengan frase kunci utamanya yaitu rasa siap. Siap menghadapi api kecil, siap bertindak dengan benar, dan siap menjaga lingkungan tetap aman.

Karena keselamatan itu bukan soal siapa paling kuat, tapi siapa paling tahu harus berbuat apa.

Dan kalau api yang biasanya bikin jantung berdebar, akhirnya bisa dijinakkan dengan senyum dan pengetahuan, urusan keselamatan sehari-hari pun rasanya jadi jauh lebih bersahabat. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ajukan Visa Kunjungan, Wisman Akan Dapat Perlindungan Dari Biro Perjalanan

    Ajukan Visa Kunjungan, Wisman Akan Dapat Perlindungan Dari Biro Perjalanan

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 693
    • 0Komentar

    DIREKTORAT Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Ditjen Imigrasi Kemenkumham) minta calon wisatawan asing yang akan berlibur ke Indonesia, wajib mengajukan visa kunjungan wisata B211A dengan klasifikasi penjamin yang telah ditetapkan pemerintah. Hal tersebut disampaikan Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Ditjen Imigrasi Kemenkumham, Amran Aris, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (22/2/2022). “Ditjen Imigrasi mengeluarkan kebijakan […]

  • Gencarkan Vaksinasi bagi Pelaku Wisata & Ekonomi Kreatif di Bali

    Gencarkan Vaksinasi bagi Pelaku Wisata & Ekonomi Kreatif di Bali

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.105
    • 0Komentar

    KEMENTRIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif selain pembukaan travel corridor di Batam dan Bintan, kementian pariwisata bersama kementerian dan lembaga terkait juga tengah menggencarkan vaksinasi bagi pelaku wisata dan ekonomi kreatif di Bali sebagai upaya mempersiapkan kesiapan Bali menerima wisatawan kembali pada Juni dan Juli mendatang. “Kementerian Kesehatan telah mengirimkan 290 ribu dosis vaksin […]

  • Sumsel Lakukan Analisa Epidemologi Songsong Persiapan New Normal

    Sumsel Lakukan Analisa Epidemologi Songsong Persiapan New Normal

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 839
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Sumatera Selatan (Sumsel) sejauh ini telah melakukan sejumlah persiapan  menuju Sumsel New Normal. Salah satunya persiapan melalui Analisis Epidemiologi Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 Di Provinsi Sumatera Selatan. Berdasarkan Indikator Epidemilogi melalui  converence pers bersama dipimpin langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra  Setda Sumsel, Akhmad Najib, kemarin. Bedasarkan hasil analisis pada dua minggu […]

  • Harapan untuk Pemuda Muslim  Saat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

    Harapan untuk Pemuda Muslim  Saat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Minggu, 1 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.028
    • 0Komentar

    PEKAN Pemuda Muslim Indonesia dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW yang dipusatkan di Halaman Mushola Abdul Rozak Khoiri Sungai Pinang Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sabtu (31/10). “Saya apresiasi  panitia yang telah menggagas acara pemuda muslim ini, karena kegiatan ini untuk memotivasi mereka (pemuda) agar hidup itu lebih berarti dan melakukan hal yang produktif untuk masa […]

  • “Samurai Sudah Dapat Tiket, Garuda Mau Nebeng Ngetes Sayap”

    “Samurai Sudah Dapat Tiket, Garuda Mau Nebeng Ngetes Sayap”

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 993
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ada pepatah bijak dari kampung yang bunyinya begini “Kalau mau tahu seberapa kuat jembatan, lewati saat hujan badai, bukan saat matahari cerah,” Nah, kurang lebih begitulah suasana hati Timnas Indonesia jelang laga lawan Jepang di Stadion Panasonic Suita, Osaka. Jepang, si pemilik jembatan megah, sudah duluan melenggang ke Piala Dunia 2026. Tiketnya sudah […]

  • KPK Datangi Gubernur Sumsel, Ada Apa ?

    KPK Datangi Gubernur Sumsel, Ada Apa ?

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 893
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] mendatangi Gubernur Sumsel, Senin [18/3/2019]. Kedatangan tim anti rasuah itu melakukan  audensinya Koordinator KPK Wilayah II Sumatera, yang dipimpim oleh  Abdul Haris. Ia tidak sendiri,  namun didampingi Kasatgas Korsupgah KPK, Aida Ratna  berserta tim diantaranya Juned Junaidi, Adriansyah Putra dan  Basuki Haryono  menambahkan. Maksud tujuannya menemui Gubernur Sumsel Herman […]

expand_less
WordPress Archive HTML5 Video Player WordPress Plugin Hub – HTML Responsive Multi-Purpose Template Hub - Responsive Multi-Purpose WordPress Theme Hubhood - Directory & Listing WordPress Theme Hudebia – Restaurant WordPress Theme Hugge – Elementor WooCommerce WordPress Theme Huka – Shisha Bar & Hookah Lounge WordPress Theme Humani – Nonprofit & Charity WordPress Theme Humanite – Charity & Donation Elementor Template Kit Humton – Personal Portfolio Elementor Template Kits