Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » “KNMP: Kampung Nelayan Rasa CEO, Serius Bukan Hoax!”

“KNMP: Kampung Nelayan Rasa CEO, Serius Bukan Hoax!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
  • visibility 679
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI balik riak ombak yang setia menyambut pagi, ada satu gelombang baru yang mulai menggulung pelan tapi pasti, Kopdeskel Merah Putih.

Tenang… ini bukan nama grup dangdut keliling atau minuman botol rasa patriotik yang merupakan  jurus baru dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), didukung penuh  Presiden RI Prabowo, yang ingin meng-upgrade nasib nelayan dari sekadar penjaring ikan jadi juragan bisnis kelautan.

Ya…, nelayan memang bukan lagi diposisikan sebagai figuran, harusnya dalam laporan pembangunan, melainkan sebagai tokoh utama dalam babak baru ekonomi biru Indonesia. Bahkan jika Koperasi, yang dulu sering cuma jadi tempat beli sabun batangan dan nyicil terigu kiloan, kini didorong naik kelas, dari warung gotong-royong jadi CEO sektor kelautan lokal.

Kalau dulu nelayan ke laut membawa jaring dan pulang bawa harapan, kini mereka juga harus bawa proposal bisnis dan akun marketplace. Pasalnya ikan bandeng bisa dijual sampai Beijing, ebi ke Eropa, dan tongkol ke Tokyo.

Asal semua lewat koperasi yang sehat, bukan lewat jalur tengkulak yang cuma pintar ngasih utang tapi lupa kasih pelatihan. “Kelembagaan nelayan bukan lagi sekadar organisasi, tapi harus jadi badan usaha mandiri, profesional, dan bisa kelola sumber daya perikanan,” ujar Pak Lotharia Latif, Plt Dirjen Perikanan Tangkap, dengan nada yang cocok dicetak di belakang truk box koperasi dalam keterangannya belum lama ini.

Dan nelayan tidak sendiri, ada penyuluh perikanan coach bisnis laut, yang kini ditugaskan bukan hanya mengajarkan cara memilih jaring, tapi juga menyusun laporan keuangan dan meyakinkan bank bahwa nelayan pun bisa punya ROI, bukan cuma ROI-roi capek narik jala.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini sejalan dengan semangat Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Jangan bayangkan kampung ini isinya gapura merah putih dan lomba makan kerupuk di tengah laut.Namun kampung yang mau dijadikan sentra ekonomi laut.

Nelayan diajak melek digital, paham branding, hingga bikin kemasan vakum dengan logo yang bisa bersaing di rak supermarket luar negeri.

Coba bayangkan ikan cakalang dari Pulau Seram dikemas rapi, diberi label “Cakalang Curhat, bikin nasi makin semangat”, lengkap dengan barcode, Instagram, dan testimoni pelanggan Korea yang bilang, “Spicy and lovely!”.

Kalau bisa sampai segitunya, kenapa nelayan harus terus jualan di pinggir jalan sambil teriak, “Ikan segar, ikan segar, tadi masih ngobrol sama lumba-lumba!”?

Namun, harus jujur juga, program bagus tak selalu berakhir bahagia, jangan sampai ini hanya jadi proyek seremoni potong pita, selfie bareng, lalu ditinggal seperti jaring bocor di dermaga.

Kalau nelayan diminta bikin koperasi, ya bantu juga urus legalitasnya, jangan mereka disuruh cari notaris pakai sandal jepit ke kota sambil bawa map kertas basah. Jangan biarkan pelatihan hanya berhenti di hotel bintang tiga, sementara di lapangan bintang laut pun tak kelihatan.

Pemerintah perlu konsisten, dari awal hingga akhir, karena koperasi bukan sulap, perlu pendampingan yang konkret, bukan cuma janji manis seperti brosur pinjaman online.

Untuk para nelayan, saatnya naik level, dari pemancing nasib menjadi pengelola hasil, dari ngopi di pos ronda menjadi pemilik brand seafood dengan sertifikat ekspor.

Laut sudah memberi, tinggal kita yang mesti mikir, jangan mau terus-terusan jadi korban tengkulak dan ombak. Sudah saatnya koperasi jadi ATM alami, bukan cuma tempat ngutang saat istri minta beli panci baru. “Yang rajin ke laut belum tentu pulang cuan, tapi yang pintar kelola koperasi, bisa bikin laut jadi penghasilan harian”.

Kopdeskel Merah Putih adalah peluang langka, ia bukan proyek lucu-lucuan atau sekadar sunatan anggaran,  bisa dijadikan mesin pertumbuhan ekonomi pesisir, jika dikelola serius dan melibatkan nelayan sebagai aktor utama, bukan figuran di atas proposal, karena nelayan kita bukan cuma pengayuh perahu, tapi pemilik masa depan laut Indonesia.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 714 Suku Sebut Jokowi Modal Kuat RI Raih Kemajuan

    714 Suku Sebut Jokowi Modal Kuat RI Raih Kemajuan

    • calendar_month Minggu, 25 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.131
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Presiden RI Joko Widodo [Jokowi] menyebutkan Indonesia tercatat ada sebanyak 714 suku yang dimiliki dengan budaya masing-masing yang berbeda satu sama lainnya. Hal ini menjadi modal yang kuat bagi Indonesia untuk meraih kemajuan. Berkaca pada cerita konflik di Afganistan, kata Jokowi disana menurutnya hanya ada 7 suku namun dua di antaranya berkonflik […]

  • gerakan-pki

    Menarik, Warga 35 Ilir Palembang Nikmati Nobar G30 S PKI di Kapal Komando

    • calendar_month Minggu, 1 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.357
    • 0Komentar

    Boleh juga apa yang dilakukan Bekangdam II/Sriwijaya, mereka mengajak ratusan warga yang tingggal dipelataran Sungai Musi, tepatnya di daerah 35 Iilir untuk nontong bareng (nobar) filim G30 s/PKI di atas kapal Komando, Sabtu malam (30/9).

  • Incar Penghargaan Nirwasita Tantra, Alex Noerdin Bawa Lima Isu Lingkungan Hidup

    Incar Penghargaan Nirwasita Tantra, Alex Noerdin Bawa Lima Isu Lingkungan Hidup

    • calendar_month Selasa, 28 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 778
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin memberikan paparan terkait pengelolaan lingkungan hidup di Sumatera Selatan dalam penilaian penghargaan Nirwasita Tantra 2018 garapan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait pengelolaan lingkungan. Kegiatan ini digelar di Gedung Rimbawan II Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Jakarta,  Senin (27/8/2018). Pada proses seleksi tahap […]

  • Pusri IIIB Dikebut [Menanam Teknologi, Menuai Swasembada]

    Pusri IIIB Dikebut [Menanam Teknologi, Menuai Swasembada]

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.128
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau dulu kita sering dengar pepatah “bagai padi, makin berisi makin merunduk,” maka sekarang ada versi barunya dari Pusri Palembang anggota holding dari PT Pupuk Indonesia (Persero) ini makin tua pabriknya, makin boros ngisep gas, oleh sebab itu lahirlah ide untuk membangun Pabrik Pusri IIIB, pabrik pupuk rasa milenial yang nggak cuma hemat […]

  • PMII Harus Jadi Pelopor Generasi Milenium

    PMII Harus Jadi Pelopor Generasi Milenium

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Palembang Fitrianti Agustinda menghadiri sekaligus membuka acara Pelatihan Kader Lanjut (PKL), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumatera Selatan, bertempat di Gedung BPSDMD Provinsi Sumsel, Bukit Siguntang Palembang, Kamis (1/7/2019). Dalam sambutannya, Fitri mengucapkan selamat mengikuti pelatihan kepada semut peserta. “Selamat atas terselenggaranya PKL ini, selamat mengikuti PKL PMII selama 4 hari kedepan, semoga melalui […]

  • 554.179 Hektare Lahan di OKI Sangat Rawan Kebakaran

    554.179 Hektare Lahan di OKI Sangat Rawan Kebakaran

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.008
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id.Kayuagung – Sebanyak 554.179 hektare lahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] sangat rawan terjadi kebakaran sehingga saat ini OKI sudah menetapkan status siaga. Hal itu sudah menjadi prioritas  dimusim kemarau tahun ini, langkah awal Pemkab, FKPD dan perusahaan yang berdomisili di OKI mulai sigap menggelar rapat koordinasi khusus Karhutlah tahun 2019 di Kantor Bupati OKI, Kamis […]

expand_less
WordPress Archive WpCasterPro – Podcast WordPress Theme WPCLOUD – Creative One-Page Theme WPCode Pro – WordPress Code Snippets Plugin Wpcomomatic WordPress.com To WordPress Automatic Cross-Poster Plugin for WordPress WPCool – Notifications from CF7, WooCommerce to WhatsApp, Telegram, Discord WPCS – WordPress Currency Switcher Professional – Multi Currency wpDataTables – Tables and Charts Manager for WordPress wpDiscuz – Ads Manager wpDiscuz – Advanced Likers wpDiscuz – Comment Author Info