Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » ‘Menimba Ilmu di Ember Kecil’

‘Menimba Ilmu di Ember Kecil’

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
  • visibility 778
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau kelas itu ibarat kerupuk, maka SDN 75 Palembang adalah kerupuk yang dicelupin ke kuah soto terlalu lama lemes, robek, dan isinya kebanyakan. Bayangkan saja, muridnya 600 orang, tapi ruang kelasnya cuma 7 biji. Itu bukan sekolah, tapi sudah mirip konser K-pop padat, sesak, dan bikin kepala gurunya pusing tujuh keliling.

Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, datang meninjau langsung ke TKP, alias Tempat Kekurangan Pelajaran. Ini bukan kunjungan basa-basi ala pejabat yang cuma numpang selfie. Pak Sekda langsung menyodorkan solusi ada tanah kosong milik Pemkot sekitar 300 meter dari lokasi sekolah yang katanya cukup untuk dibangunkan gedung baru.

Nah, ini baru namanya “sekda bergerak cepat, sebelum anak-anak bergerak pindah ke kolong jembatan buat belajar”.

Kondisi ruang belajar SDN 75 ini sebenarnya mirip seperti kost mahasiswa tanggal tua sempit, pengap, dan penghuninya harus giliran kalau mau duduk nyaman. Bayangkan saja 600 siswa dibagi dalam 7 ruang kelas ibarat kita masukkan semangka satu karung ke dalam tas pinggang. Bisa sih, tapi meledak.

Kepala Sekolahnya, Pak Setiogohadi, juga tidak tinggal diam. Beliau blak-blakan mengaku memang sekolahnya kekurangan ruang belajar. Katanya, mudah-mudahan tahun depan bisa pindah ke gedung baru. Ya semoga, Pak. Kami semua ikut doakan, karena kalau nunggu ruang kelas tumbuh sendiri dari genteng, bisa-bisa anak murid sudah kerja jadi karyawan duluan.

Karena pendidikan itu bukan soal bagi raport, tapi soal membentuk masa depan. Dan masa depan anak-anak SDN 75 tidak bisa dibentuk dalam ruang kelas yang lebih mirip sardencan kaleng dibanding ruang belajar.

Di kota Bandung, ada program Sekolah Baleendah yang jadi role model sekolah-sekolah yang kekurangan ruang diberi tambahan kelas darurat, tapi dengan fasilitas lengkap dan guru khusus. Di India, di daerah Kerala yang notabene negara bagian berkembang, pemerintahnya bahkan menaruh 40% anggaran pembangunan untuk pendidikan. Sekolah-sekolah di sana bukan cuma punya kelas cukup, tapi juga punya perpustakaan modern dan laboratorium robotik padahal mereka juga negara berkembang. Jadi kalau India bisa, kenapa Palembang belum?

Blusukan ke sekolah itu seperti dokter keliling ke kampung. Baru bisa tahu penyakitnya kalau lihat langsung. Nah, yang jadi PR sekarang, bukan cuma disiapkan tanahnya, tapi juga disusun masterplan lengkap desain bangunan, kebutuhan guru tambahan, serta skema pembiayaan yang jelas.

Pendidikan itu investasi, bukan pengeluaran. Kata Ki Hajar Dewantara, “Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri”. Tapi ya jangan sampai tumbuhnya sambil duduk bertiga di bangku yang sempit. Nanti yang tumbuh bukan ilmunya, tapi urat sabarnya.

Nelson Mandela pernah bilang, “Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia” .Nah, masa iya, kita mau berperang pakai senjata yang karatan? SDN 75 butuh ruang belajar yang layak, bukan hanya janji pembangunan yang digantung setinggi langit.

Mari kita dukung niat baik Sekda dan Pemerintah Kota Palembang agar rencana pembangunan sekolah baru ini bukan sekadar angin-anginan seperti kipas angin rusak  bunyi doang, anginnya nggak ada. Karena setiap anak butuh ruang untuk bermimpi, bukan ruang sempit untuk mengantuk saat pelajaran Matematika.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang memberi ruang bagi anak-anaknya untuk belajar, bukan sekadar tempat untuk menunggu bel.” – (Pengembangan dari semangat Ki Hajar Dewantara).[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inflasi Turun, Tapi Dapur Warga Palembang Masih Panas

    Inflasi Turun, Tapi Dapur Warga Palembang Masih Panas

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    ANGKA inflasi Kota Palembang pada Maret 2026 memang turun ke 3,10 persen, tapi kondisi di dapur warga belum ikut adem lantaran harga ayam, telur, hingga ongkos transportasi masih terasa ‘menggigit’ di kantong. Data resmi menunjukkan perbaikan, namun realitas di lapangan memberi cerita lain, penurunan ini lebih banyak dipengaruhi faktor seperti melandainya harga emas, sementara kebutuhan […]

  • OKI Optimalkan Potensi Lahan Pertanian

    OKI Optimalkan Potensi Lahan Pertanian

    • calendar_month Kamis, 4 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 758
    • 0Komentar

    Kabupaten Ogan Komering Ilir  menjadi salah satu areal program strategis nasional Food Estate (lumbung pangan) di Sumatera Selatan. Potensi Lahan irigasi, lebak, pasang surut dan tadah hujan menjadi andalan Kabupaten ini untuk menjaga ketahanan  pangan. “Lahan sawah  semakin penting peranannya dalam upaya mempertahankan swasembada beras dan swasembada bahan pangan lainya khusunya di Kabupaten OKI, mengingat […]

  • Asprov PSSI Sumsel Gelar Kursus Wasit Nasional

    Asprov PSSI Sumsel Gelar Kursus Wasit Nasional

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 922
    • 0Komentar

    ASPROV PSSI Sumsel menggelar kursus wasit Lisensi C1 Nasional pada 23 – 29 Maret ini. Puluhan peserta datang dari berbagai provinsi di Indonesia. Dari utara Sumatera hingga Papua. Ketua Komisi Wasit Asprov PSSI Sumsel, Isham mengatakan kegiatan ini digelar untuk memenuhi kebutuhan wasit sepak bola di Indonesia, khususnya juga mengenai pemenuhan kebutuhan pertandingan yang berkualitas. […]

  • Legistator Pagaralam Minta Dinkes Selalu Update Penyebaran Covid-19

    Legistator Pagaralam Minta Dinkes Selalu Update Penyebaran Covid-19

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.176
    • 0Komentar

    DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagaralam minta Dinas Kesehatan (Dinkes) Pagaralam harus selalu update setiap waktu memantau penyebaran Virus Corona di Indonesia sudah sampai dimana. Hal ini dikatakan ketua DPRD Pagaralam Jenni Shandiyah saat meninjau RSUD Besemah, Kota Pagaralam, Senin (16/03/2020). Ketua DPRD Kota Pagaralam Jenni Shandiyah mengatakan, bagian fungsi anggota DPRD Pagaralam dalam […]

  • Baik Untuk Kesehatan, Ternyata Lele Kaya Nutrisi

    Baik Untuk Kesehatan, Ternyata Lele Kaya Nutrisi

    • calendar_month Minggu, 12 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 579
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak masyarakat untuk tidak menyepelekan ikan lele. Selain murah dan mudah ditemui, komoditas air tawar ini memiliki gizi yang tinggi dan bermanfaat untuk kelancaran peredaran darah, sistem integumen (kulit, rambut, kuku), sistem reproduksi, sistem syaraf dan otak, kekuatan tulang, sistem ekskresi (karena keseimbangan asam dan basa) serta kekebalan tubuh sehingga […]

  • Resmi Sumsel Punya Kebun Raya Sriwijaya

    Resmi Sumsel Punya Kebun Raya Sriwijaya

    • calendar_month Jumat, 27 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.325
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, Ogan Ilir – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin resmi melaunching Kebun Raya Sriwijaya Sumatera Selatan di Jalan Patra Tani, Desa Bakung, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Jum’at (27/7/2018). Launching dirangkai dengan peringatan hari lingkungan hidup sedunia tingkat Provinsi Sumsel tahun 2018. Pembangunan kebun raya yang perencanaannya dimulai sejak 2010 tersebut merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi […]

expand_less
WordPress Archive Bookly Advanced Google Calendar (Add-on) Bookly Authorize.Net (Add-on) Bookly Chain Appointments (Add-on) Bookly Compound Services (Add-on) Bookly Custom Duration (Add-on) Bookly Customer Information (Add-on) Bookly Deposit Payments (Add-on) Bookly Mollie (Add-on) Bookly Multisite (Add-on) Bookly Packages (Add-on)