Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Menggali Emas Ekonomi Kreatif di Tanah Luwu -Gowa [Dari Sejarah ke Kreativitas]

Menggali Emas Ekonomi Kreatif di Tanah Luwu -Gowa [Dari Sejarah ke Kreativitas]

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
  • visibility 851
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, baru saja membuat debutnya yang tidak biasa di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Alih-alih hanya memberikan ceramah yang bisa bikin orang ngantuk atau malah menguap berkali-kali, beliau datang dengan niat serius untuk mengangkat ekonomi kreatif di daerah ini dan tentunya bukan cuma untuk selfie dengan latar belakang kerajinan tangan Gowa.

Baru-baru ini Teuku Riefky menyambangi Museum Balla Lompoa, yang lebih terasa seperti museum bertema “sejarah dan kreativitas Gowa.” Beliau dengan semangat menyatakan kesiapan Kemenekraf untuk membantu Gowa dalam mengembangkan subsektor ekonomi kreatif, yang nggak cuma bikin pusing kepala daerah, tapi juga bisa bikin Gowa bersinar di peta ekonomi kreatif Indonesia.

“Esensi dari ekonomi kreatif itu, seperti masakan terenak yang kamu buat dengan bahan sederhana, yang tiba-tiba jadi hidangan mewah yang siap dijual ke luar negeri,” ujar Menteri Riefky.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, tak mau kalah. Beliau pun mengungkapkan rasa terima kasihnya dan mengatakan, “Kami ingin anak muda Gowa bisa berkarya tanpa ada batasan, bahkan kalau bisa mereka bisa bikin desain topi yang dipakai oleh K-pop idol, atau bikin mie instan dengan kemasan yang lebih kece dari produk Korea.”.

Kenapa nggak?, kan kreativitas memang nggak mengenal batas?, sebab, di Gowa, selain kaya akan budaya dan sejarah, juga punya seni, kuliner, dan kerajinan yang bisa jadi ladang emas. Tinggal diolah dengan sentuhan kreativitas, produk Gowa bisa jadi hits di pasar global!

Dan saat kita membicarakan soal anak muda kreatif, nggak hanya Gowa saja yang punya potensi besar. Di luar negeri, kita bisa belajar dari Jepang, yang dikenal dengan animasi dan desain pop-nya yang mendunia. Siapa yang nggak kenal dengan Jepang dan kultur “kawaii” mereka yang bisa bikin kita meleleh? Lalu ada Korea Selatan yang sudah merajai dunia lewat K-Pop dan drama-drama yang bikin orang Indonesia jadi nggak sabar menunggu tiap episodenya.

Gimana dengan Brasil? Negara dengan generasi muda yang kreatif dalam seni pertunjukan dan kuliner. Semua negara ini membuktikan bahwa kreativitas itu bisa datang dari mana saja dan berbuah jadi sesuatu yang mendunia.

Tentu saja, kreativitas bukan hanya soal bikin karya, tapi juga soal bagaimana kita melihat dunia dengan cara berbeda. Seperti yang dikatakan Walt Disney dan Maya Angelou,  dua tokoh ini  sangat berpengaruh di bidang mereka masing-masing, dan keduanya memiliki kisah inspiratif yang luar biasa.

Walt Disney (1901-1966) adalah seorang pengusaha, animator, produser film, dan kreator asal Amerika yang dikenal sebagai pendiri The Walt Disney Company, yang sekarang menjadi salah satu perusahaan hiburan terbesar di dunia.

Disney terkenal karena menciptakan karakter-karakter ikonik, seperti Mickey Mouse dan film animasi pertama, Snow White and the Seven Dwarfs. Ia juga mendirikan taman hiburan Disney, yang pertama kali dibuka di Anaheim, California, yang sekarang telah berkembang menjadi Disney Parks di seluruh dunia. Salah satu filosofi Disney yang terkenal adalah “Jika kamu bisa memimpikannya, kamu bisa mewujudkannya,” yang mencerminkan keyakinannya bahwa kreativitas dan imajinasi adalah kunci sukses.

Maya Angelou (1928-2014) adalah seorang penyair, penulis, aktivis, dan aktris asal Amerika Serikat yang dikenal karena karya-karyanya yang menggugah tentang perjuangan hidup, identitas, dan kesetaraan ras. Salah satu bukunya yang paling terkenal adalah I Know Why the Caged Bird Sings, sebuah memoar yang menceritakan tentang masa kecilnya yang penuh tantangan dan perjuangannya untuk menemukan suara dan kebebasan.

Angelou juga dikenal karena puisi-puisinya yang kuat dan penuh makna, serta perannya sebagai pembicara publik yang menginspirasi banyak orang. Salah satu kutipan terkenalnya adalah, “You may not control all the events that happen to you, but you can decide not to be reduced by them.” (Kamu mungkin tidak bisa mengontrol semua peristiwa yang terjadi padamu, tetapi kamu bisa memutuskan untuk tidak dikecilkan olehnya).

Kedua tokoh ini memberikan pesan penting tentang kekuatan impian, ketekunan, dan penggunaan kreativitas untuk mengatasi tantangan hidup. Jadi, buat para pemuda di Gowa, jangan hanya berpikir jadi petani atau pegawai negeri, coba aja pikirkan cara kreatif untuk bikin ketoprak Gowa masuk ke pasar internasional atau, seperti yang pernah dikatakan Albert Einstein, “Imaginasi lebih penting daripada pengetahuan.

Karena pengetahuan itu terbatas, sedangkan imajinasi bisa merangkul seluruh dunia, merangsang kemajuan, dan memberi kelahiran pada evolusi.” Artinya, kalau kamu berimajinasi dan kreatif, kamu bisa mengubah dunia, dan mungkin satu hari nanti dunia akan mengenal produk Gowa yang menjadi ikon kreativitas Indonesia.

Jadi, misi Kemenekraf yang dimulai dari Kabupaten Gowa ini adalah untuk menggali potensi kreativitas yang selama ini terpendam. Kalau semua pihak bekerja sama, bukan nggak mungkin, Gowa bisa jadi pusat ekonomi kreatif yang bisa bikin kota-kota besar di Indonesia pada iri.

Ya, kreativitas itu memang punya “magnet” sendiri. Dan kalau pemuda Gowa bisa menghasilkan karya-karya brilian, Gowa nggak hanya akan terkenal karena sejarah dan budaya, tapi juga karena para kreator muda yang mengubah dunia dari sana. Jadi, ayo, anak muda Gowa, tunjukkan kalau kalian bisa jadi kreator global. [***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Ngaji Fasolatan, Dari Wudu ke Surga, Tak Perlu ke Pesantren, Cukup ke Teras Masjid!”

    “Ngaji Fasolatan, Dari Wudu ke Surga, Tak Perlu ke Pesantren, Cukup ke Teras Masjid!”

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 765
    • 0Komentar

    “Pak Ustaz, wudu itu yang gosok telinga dulu atau kumur-kumur dulu ya?”“Salat tahajud bisa pakai sarung bola nggak?”“Kalau jadi makmum tapi lebih hafal dari imam, boleh koreksi pakai nada pentatonik?” ITULAH pertanyaan-pertanyaan rakyat jelata yang sering beredar di grup WhatsApp keluarga, disisipkan di antara foto anak pakai seragam sekolah dan broadcast diskon minyak goreng. Dan […]

  • Berkunjung ke Palembang, Ini Dia Dilakukan TP PKK Kaltara

    Berkunjung ke Palembang, Ini Dia Dilakukan TP PKK Kaltara

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.022
    • 0Komentar

    Moment inipun tak dilewatkan para anggota TP PKK ini untuk berselfie dan berfoto untuk kenang-kenangan sambil mengenakan pakaian adat.

  • Ngopi-ngopi di Atas Kapal KN Kalian, Gubernur Ikut Hadiri Harhubnas

    Ngopi-ngopi di Atas Kapal KN Kalian, Gubernur Ikut Hadiri Harhubnas

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.025
    • 0Komentar

    MESKIPUN sederhana peringatan  Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2020 tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kali ini memberikan nuansa berbeda bagi Gubernur  Herman Deru, betapa tidak hari perhubungan yang biasanya diperingati setiap tanggal 17 September tersebut justru dilangsungkan diatas kapal KN Kalian yang bersandar di Dermaga Navigasi Boom Baru Palembang bertajuk coffe morning, kemarin. Gubernur Sumsel […]

  • Harbolnas 2026 Bidik Rp40 Triliun, Pemerintah Perluas Belanja Online dari Barang hingga Jasa

    Harbolnas 2026 Bidik Rp40 Triliun, Pemerintah Perluas Belanja Online dari Barang hingga Jasa

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas 2026 kembali disiapkan dengan target transaksi yang lebih besar. Pemerintah berharap nilai transaksi tahun ini bisa menembus sekitar Rp40 triliun, setelah Harbolnas 2025 mencatat transaksi Rp36,4 triliun. Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan pemerintah menargetkan pertumbuhan transaksi sekitar 5–10 persen dibandingkan tahun lalu. Target tersebut sekaligus menjadi salah satu […]

  • Terpilih Jadi Ketum PBSI Palembang, Ini Target Ratu Dewa

    Terpilih Jadi Ketum PBSI Palembang, Ini Target Ratu Dewa

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 962
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Daerah Kota Palembang Ratu Dewa terpilih sebagai Ketua Umum PBSI Kota Palembang dalam Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) yang digelar di Hotel Santika, Jumat (9/8/2019). Ratu Dewa terpilih secara aklamasi berdasarkan kesepakatan seluruh peserta Musyawarah.  Usai dirinya terpilih, Ratu Dewa mengungkapkan akan melakukan upaya terbaik dalam rangka kemajuan Bulu Tangkis di Kota Palembang. “Dalam waktu […]

  • Gandeng Universitas PGRI, 2019 Muba Gencar Tingkatkan Kualitas Guru

    Gandeng Universitas PGRI, 2019 Muba Gencar Tingkatkan Kualitas Guru

    • calendar_month Jumat, 30 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.239
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Musi Banyuasin bersama Pemkab Muba melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Peringatan HUT ke-73 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2018, di Opera Room Pemkab Muba di Sekayu, Jumat [30/11/2018]. Kegiatan yang dilaksanakan di opera room Pemkab Muba mengusung tema “ Melalui HUT PGRI -73 dan […]

expand_less
WordPress Archive Civi - Job Board WordPress Theme Civlo – Lawyer & Law Office Elementor Template Kit CiyaShop - Responsive Multi-Purpose WooCommerce WordPress Theme Ciz News – Magazine & Blog Theme Cizarua – Responsive One Page Portfolio Theme CK – Lawyer Template Kit CL Team – Team Showcase WordPress Plugin Claire – Personal Portfolio Elementor Template Kit Clamby – Fashion Ecommerce Elementor Template Kit ClanyEco– Cleaning Services WordPress Theme