Kamis, 22 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Desa Wisata ke Devisa, Cara Menteri Widiyanti Tarik Perhatian Dunia

Desa Wisata ke Devisa, Cara Menteri Widiyanti Tarik Perhatian Dunia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
  • visibility 895
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,- Pariwisata, siapa sangka, kini jadi mesin ekonomi yang ‘nggak ada matinya’. Kalau ada yang masih ngeyel bilang sektor ini cuma buat ‘jalan-jalan doang’, coba deh lihat catatan tahun 2024. Indonesia mencatatkan 13,9 juta wisatawan mancanegara, dan lebih dari 1 miliar perjalanan wisatawan nusantara. Bayangin, 25 juta lapangan kerja tercipta hanya dari sektor yang satu ini. Ini baru namanya “ekonomi sambil liburan”, bro!

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, bukan hanya sekadar ngomong di depan mikrofon. Dalam Opening Ceremony of UN Tourism Regional Conference on Tourism Policy in Circular Economy (ya, judulnya aja udah bikin pusing, tapi percayalah, topiknya nggak kalah menarik), beliau menegaskan kalau pariwisata itu bukan cuma urusan pemandangan indah dan selfie di Bali. “Pariwisata bukan hanya sumber devisa, tapi juga kekuatan budaya, sosial, dan solidaritas global,” ujarnya dengan penuh semangat.

Dan yang bikin semakin keren, program-program yang digulirkan Kementerian Pariwisata nggak cuma fokus ke ‘banyaknya’ turis, tapi juga kualitasnya. Jadi, nggak hanya bikin foto keren buat Instagram, tapi juga meninggalkan dampak positif bagi masyarakat lokal dan lingkungan. Ini baru namanya ‘wisata cerdas’!

Salah satu program yang menarik perhatian adalah Gerakan Wisata Bersih, yang nggak hanya ngajak wisatawan buat menjaga kebersihan, tapi juga melibatkan pemerintah, masyarakat, dan pengusaha lokal dalam satu sinergi untuk menjaga keindahan destinasi wisata. Seru, kan? Sekalian liburan, sekalian berpartisipasi dalam gerakan global buat menyelamatkan bumi.

Nggak ketinggalan, ada juga Tourism 5.0, yang menantang dunia digital untuk membawa pariwisata Indonesia ke level selanjutnya. Kalau dulu kita cuma foto pakai kamera jadul, sekarang waktunya pakai kecerdasan buatan (AI) buat merancang destinasi yang lebih menarik dan terarah. Bayangin aja, wisatawan bisa merencanakan perjalanan lewat aplikasi yang nggak cuma kasih tahu tempat, tapi juga kasih tahu cuaca, makanan khas, bahkan bisa kasih saran kegiatan sesuai mood ‘lagi pengen liburan santai? Ada destinasi chill di Bali, lho!’

Namun, yang paling kece itu adalah program Desa Wisata. Bayangin, ada lebih dari 6.000 desa wisata yang berpotensi jadi ruang penerapan ekonomi sirkular. Desa-desa ini bukan cuma jadi tempat ngumpul turis, tapi juga jadi pusat pemberdayaan masyarakat. Mulai dari sampah yang bisa didaur ulang, hingga memanfaatkan sumber daya lokal dengan bijak, semuanya bisa jadi contoh betapa pariwisata itu punya dampak besar bukan hanya buat perekonomian, tapi juga buat lingkungan dan sosial.

Widiyanti dengan cerdas menyatakan, “Mari kita optimalkan potensi sektor pariwisata sebagai pilar pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif,” dan kalau dicermati, ini bukan cuma omongan kosong. Pariwisata itu bisa jadi motor penggerak ekonomi yang inklusif, dari desa-desa di pelosok hingga kota-kota besar. Bisa dibilang, pariwisata Indonesia ini nggak cuma ‘ngajakin turis datang’, tapi juga ngajakin masyarakat lokal untuk tumbuh bersama.

Dari Desa Wisata yang jadi ikon ekonomi sirkular, sampai pengembangan event-event bertaraf internasional yang bikin perekonomian lokal kebanjiran keuntungan, Indonesia memang punya banyak cerita seru di sektor pariwisata. Jadi, buat kamu yang mikir pariwisata cuma sekadar liburan, siap-siap deh, sektor ini bukan cuma soal jalan-jalan, tapi soal masa depan ekonomi yang lebih cerah.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Doktor HC Doni Monardo, Selarik Kisah yang Terpendam

    Doktor HC Doni Monardo, Selarik Kisah yang Terpendam

    • calendar_month Sabtu, 27 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.651
    • 0Komentar

    Pagi ini, Sabtu 27 Maret 2021, Letjen TNI Doni Monardo dianugerahi gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dari IPB University, Bogor. Narasi berikut ini adalah selarik kisah yang terpendam, di balik anugerah tersebut. Isinya,  kesaksian  testimoni sejumlah tokoh yang terlibat dalam kiprah Doni memperbaiki ekosistem, di mana pun bertugas. “Saya menyesal, kenapa tidak dari dulu, pak […]

  • Disambut antusias di 26 Ilir, Ini Terobosan AKHOR untuk PKL

    Disambut antusias di 26 Ilir, Ini Terobosan AKHOR untuk PKL

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.077
    • 0Komentar

    “Kami memiliki visi dan misi Good Income yaitu gerakan ekonomi kerakyataan yang berbasis UMKM,”

  • Pemkab Muba Berangkatkan Mahasiswa Mudik Gratis dari Yogyakarta

    Pemkab Muba Berangkatkan Mahasiswa Mudik Gratis dari Yogyakarta

    • calendar_month Minggu, 2 Jun 2019
    • account_circle Asri
    • visibility 823
    • 0Komentar

    MEMASUKI masa libur Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Sebanyak 106 mahasiswa/i asal Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang sedang menuntut ilmu di Yogyakarta mendapatkan fasilitas mudik gratis dari Pemerintah Kabupaten Muba. Rombongan mahasiswa tiba di Kota Sekayu, Jum’at sore (31/5/2019) dan disambut langsung oleh Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Wakil Bupati Muba, […]

  • Terkait PHK, Manajemen Hotel Sandjaja Angkat Bicara

    Terkait PHK, Manajemen Hotel Sandjaja Angkat Bicara

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.501
    • 0Komentar

    “Karena keuangan Hotel Sandjaja belum memungkinkan, maka permintaan PHK karyawan tidak ditanggapi. Baru sekitar September 2017, para karyawan dipanggil sebanyak 60 orang untuk dimediasi.

  • Internet Desa Jadi Solusi Warga di Masa Pandemi

    Internet Desa Jadi Solusi Warga di Masa Pandemi

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.150
    • 0Komentar

    KEBERADAAN Internet gratis yang diberikan kepada masyarakat Sumsel, kini semakin dirasakan dimasa Pandemi Covid-19. Hampir semua bidang terbantu akan kehadiran jaringan  internet tersebut. Seperti dalam Bidang Pendidikan, pengelolaan  pemerintahan desa, pertanian dan lainnya. Setiap desa diberikan dua titik hotspot atau pancaran akses internet gratis tersebut dengan kecepatan internet 5 Mbps setiap bulannya. Kantor desa dan […]

  • ‘Ngeyel’ Tak Gunakan Masker di Luar, Siap-siap Warga Palembang di Isolasi di Asrama Haji

    ‘Ngeyel’ Tak Gunakan Masker di Luar, Siap-siap Warga Palembang di Isolasi di Asrama Haji

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 910
    • 0Komentar

    STATUS  zona merah, membuat Pemerintah Kota Palembang kerja lebih ekstra lagi dalam pencegah penyebaran COVID-19, apalagi kasus orang tanpa gejala [OTG] COVID-19  yang mendominasi. Oleh sebab itu, Pemkot mengeluarkan kebijakan yang lebih tegas, salah satunya akan mengisolasi bagi para warganya yang ‘Ngeyel’ tak gunakan masker di luar saat beraktivitas. Hal itu disampaikan Sekda Pemkot Palembang, […]

expand_less
WordPress Archive Tocool - Digital Marketing Agency Elementor Template Kit Togo – Travel & Tour Booking WordPress Theme Tokyo – Personal Portfolio WordPress Theme Tolarcek – A Bitcoin & CryptoCurrency WordPress Blog Theme Tolkio - AI Virtual Assistance App Elementor Template Kit Tolkio - AI Virtual Assistance App Elementor Template Kit Tomahawk – Online Courses Elementor Template Kit Tombuild – Construction & Engineering WordPress Theme Tonda – Elegant Shop WordPress Theme Tooltip Elementor Addons