Senin, 2 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Properti » Program Perumahan Rakyat Kunci Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Program Perumahan Rakyat Kunci Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
  • visibility 905
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI Indonesia, punya rumah kadang mirip kisah cinta lama, indah dalam angan, sulit diwujudkan, anak muda kerja rajin, gajinya habis buat bayar kos. Buruh pabrik nabung bertahun-tahun, tapi harga tanah lari lebih kencang dari kuda pacu. Nah, pemerintah bilang mau kejar pertumbuhan ekonomi 8%. Pertanyaannya, kalau ekonominya ngebut, apakah rakyat juga bisa ikut nebeng beli rumah terjangkau?

Forum Great Lecture di Jakarta yang dihadiri Wamen PKP membuktikan bahwa urusan ekonomi dan program perumahan rakyat itu sepaket, tidak bisa dipisah. Pepatah bilang, rumah tanpa tiang akan roboh, negara tanpa perumahan rakyat juga bisa goyah. Target pertumbuhan 8% hanya jadi angka manis di presentasi kalau backlog perumahan tetap segede gunung.

Sektor properti sering dipuja karena bikin gedung tinggi menjulang, tapi ingat, rakyat kecil tak bisa tidur di bawah bayangan gedung pencakar langit. Rumah layak dan rumah terjangkau adalah kebutuhan pokok, bukan sekadar bisnis developer. Pepatah Jawa mengingatkan, padi semakin berisi semakin merunduk, pertumbuhan tinggi harus memberi manfaat ke bawah, bukan cuma bikin menara kaca baru.

Mari bicara solusi, pertama, pembiayaan perumahan, skema FLPP dan KPR subsidi harus lebih fleksibel, jangan cuma untuk pekerja kantoran bergaji tetap. Anak ojol, pedagang online, sampai pekerja kreatif juga butuh KPR. Jangan sampai sistem verifikasi ribet bikin rakyat kecil lebih mudah kredit motor ketimbang kredit rumah.

Kedua, penyediaan pasokan rumah terjangkau, kalau developer lebih senang bangun apartemen mewah, rakyat ya tetap cuma jadi penonton. Pemerintah bisa kasih insentif pajak, percepatan izin, sampai lahan percontohan. Ibarat bikin nasi goreng, bahan sudah ada, tinggal kompor dan bumbunya yang dipermudah.

Ketiga, penataan kawasan permukiman, jangan cuma gusur kampung kota, tapi jadikan hunian terpadu. Lengkapi dengan taman, ruang usaha kecil, dan transportasi publik. Biar rakyat merasa tinggal di “perumahan elit versi rakyat”, bukan sekadar dipindahkan dari kumuh ke kumuh. Ingat pepatah, sedia payung sebelum hujan – tata kawasan dulu sebelum jadi masalah sosial.

Kenapa perumahan rakyat penting buat pertumbuhan ekonomi?, karena efek gandanya besar, bangun rumah berarti buka lapangan kerja tukang, laris manis toko bangunan, dan warung sekitar ikut ramai. Kalau rumah rakyat meningkat, daya beli ikut naik. Tapi kalau cuma apartemen premium yang bertambah, dampaknya lebih banyak ke investor asing ketimbang warung soto depan rumah.

Tantangan jelas ada, lahan terbatas, regulasi ribet, risiko kredit macet, tapi kalau pemerintah dan DPR berani reformasi, jalan terbuka. Kolaborasi bank, developer, dan pemerintah daerah jadi kunci. Kalau tidak, target 8% hanya tinggal angka, ibarat janji mantan, manis di telinga, pahit di kenyataan.

Oleh sebab itu,  rumah adalah hak dasar, bukan kemewahan, pertumbuhan ekonomi tanpa rumah rakyat ibarat nasi tanpa sambal, tetap kenyang sih, tapi hambar. Program perumahan rakyat adalah sambalnya pembangunan, bikin pedas, bikin semangat, bikin rakyat betah tinggal di negeri sendiri.

Target pertumbuhan ekonomi 8% akan terasa hampa bila jutaan keluarga tetap kesulitan punya rumah layak. Program perumahan rakyatdari pembiayaan inklusif, penyediaan rumah terjangkau, hingga penataan kawasan, adalah kunci agar pertumbuhan benar-benar inklusif.

Great Lecture memberi pelajaran penting: ekonomi boleh ngebut, tapi rakyat jangan ditinggal di halte kontrakan. Kalau pertumbuhan 8% diibaratkan atap rumah, maka fondasinya harus rumah rakyat yang kokoh, seperti pepatah Betawi rumah bukan cuma tempat tidur, tapi tempat mimpi jadi kenyataan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Pusri Raih Proper Hijau Tahun 2018”

    “Pusri Raih Proper Hijau Tahun 2018”

    • calendar_month Jumat, 28 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.191
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang- PT Pupuk Sriwidjaja Palembang meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) dengan peringkat hijau. Ini merupakan Proper Hijau kedelapan yang diterima berturut-turut sejak Tahun 2011. Bertempat di Hotel Bidakara Jakarta, penghargaan proper diterima oleh Bapak Filius Yuliandi Direktur Produksi PT Pusri Palembang, kemarin. Proper merupakan salah satu program unggulan Kementerian Lingkungan Hidup […]

  • Latih Masyarakat Tugu Selatan Melalui Bank Sampah Berkah

    Latih Masyarakat Tugu Selatan Melalui Bank Sampah Berkah

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.517
    • 0Komentar

    PT Pertamina Lubricants, melalui Production Unit Jakarta (PUJ) memberikan dukungan kepada Bank Sampah Berkah, Kelurahan Tugu Selatan berupa pemberian pelatihan kepada masyarakat dan bantuan operasional yang dilakukan di Kantor, Kelurahan Tugu Selatan, Jakarta Utara, Rabu (26/8/2020). Kegiatan ini sebagai komitmen dalam pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan. Komitmen dan sinergi ini ditandai […]

  • Putra Sumsel Pimpin Pelindo, Mampukah Tanjung Carat Terwujud?

    Putra Sumsel Pimpin Pelindo, Mampukah Tanjung Carat Terwujud?

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 165
    • 0Komentar

    PALEMBANG seperti kota yang tersedak, truk-truk logistik berjejer di jalan utama, pendangkalan Sungai Musi membatasi kapal besar, dan setiap tahun ratusan kecelakaan truk menghantui warga. Sumatera Selatan memiliki kekayaan alam melimpah, tapi distribusi barangnya tersendat di tengah kota seolah infrastruktur gagal menyesuaikan dengan ambisi daerah. Achmad Muchtasyar, putra asli Sumsel yang kini memimpin Pelindo, membawa […]

  • Siap-siap, ASN Pemkot Bolos Natura Kena SP -3

    Siap-siap, ASN Pemkot Bolos Natura Kena SP -3

    • calendar_month Senin, 4 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 872
    • 0Komentar

      LIBUR Natal dan Tahun Baru sudah usai, namun di Lingkungan Pemkot Palembang dinilai masih ada ASN yang kebablasan libur, Pemkot pun bakal memberi tindakan SP-3 kepada ASN yang bolos. Hal ini dilakukan guna meningkatkan disiplin pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. “Ini menjadi sorotan pertama, “tegas Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang Ratu Dewa., Senin […]

  • Warga Lais Ciptakan Pakan Ternak Dengan Teknologi Mososa

    Warga Lais Ciptakan Pakan Ternak Dengan Teknologi Mososa

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.105
    • 0Komentar

    KESULITAN pakan ternak yang hemat dan berkualitas merupak­­­an persoa­­lan yang ke­rap kali ditemui oleh peter­n­ak yang ti­dak mem­il­iki penga­la­man atau pendidik­an pe­­ter­nakan, untuk men­g­an­tisipasi hal ini pem­erintahan keca­­matan Lais kabupaten Musi Banyuasin (Mu­ba) be­ke­rjas­ama dengan bazn­as dan pemerintah desa me­mba­ntu me­­ning­katkan kemampuan mas­yarakat di kec­am­atan Lais sesuai den­gan mata pencaha­rian dan hob­inya, dalam hal ini […]

  • Pemkab Pali Sampaikan Program Pembangunan Proritas,  Wagub: Butuh Sinkronisasi Pemprov dengan Kabupaten/Kota terkait Pembangunan yang Menggunakan Dana Bantuan Gubernur

    Pemkab Pali Sampaikan Program Pembangunan Proritas, Wagub: Butuh Sinkronisasi Pemprov dengan Kabupaten/Kota terkait Pembangunan yang Menggunakan Dana Bantuan Gubernur

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.854
    • 0Komentar

    DALAM mewujudkan tujuan Sumsel Maju Untuk Semua dalam memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumsel dibutuhkan Sinkronisasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan kabupaten/kota termasuk dalam hal keuangan dan rencana pembangunan berskala prioritas. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Mawardi Yahya saat menerima Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) Drs. H. Soemarjono didampingi […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Telegram Order Notification – WordPress Plugin WooCommerce Terms & Conditions Popup – Accept Terms Before Checkout WooCommerce Tier Based Pricing WooCommerce Tiered Pricing Extra Product Options & Add-Ons for WooCommerce WooCommerce Twilio SMS Notifications WooCommerce Ultimate Reports WooCommerce Unlimited Product Information WooCommerce Update Cart Item Variations WooCommerce Upload Files