Kamis, 10 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Petugas Haji, Amanah Tinggi

Petugas Haji, Amanah Tinggi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
  • visibility 811
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Setiap musim haji, langit Tanah Suci tak hanya menyambut jutaan doa dari seluruh penjuru dunia, tapi juga menanti rombongan jamaah dari Indonesia, bahkan dari Sumatera Selatan pun setiap tahun ribuan jamaah berangkat ke tanah suci.  Haji asal Sumatera Selatan bahkan kian tahun kian ramai.

Tahun ini, ada 7.012 nama yang siap berangkat menunaikan rukun Islam kelima. Jumlah yang kalau dikumpulkan bisa bikin satu stadion penuh sesak oleh lautan mukena dan ihram, luar biasa…

Disisi lain, ada satu profesi yang tiap tahun muncul, tapi nggak ada jurusan kuliahnya. Namanya Petugas Haji Daerah, alias PHD. (Maaf jangan salah paham atau gagal paham disingkat gatot ya) karena ini bukan gelar akademik. PHD, itu bukan berarti kamu doktor, tapi harus paham kalau PHD itu, tugasnya harus siap jadi tukang pikir, tukang angkut, tukang jawab, tukang sabar, dan kadang-kadang… tukang urut jamaah yang kesemutan di Muzdalifah.

Di Sumsel, Jum’at kemarin (11 April 2025), Sekretaris Daerah Sumsel, Pak Edward Candra, resmi membuka pelatihan PHD di Asrama Haji Palembang. Beliau datang bukan buat ngecek catering atau nyicip kurma, tapi buat kasih wejangan penting ke 48 petugas terpilih yang lolos seleksi. Mereka ini ibarat “the chosen one” versi Sumsel, dipilih buat mendampingi 7.012 jamaah haji yang akan berangkat tahun ini. Jumlah segitu, kalau digabung, bisa bikin arisan RT se-Indonesia.

Dalam sambutannya, Pak Sekda tegaskan  PHD itu nggak main-main, gak main kesempatan, tapi harus berkerja sungguh, harus serius, profesional, dan tetep ramah. Nggak boleh songong, nggak boleh baperan, apalagi kalau jamaah mulai tanya hal-hal absurd kayak, “Ustaz, unta di Arab dikasih pakan apa ya?”

Iya, harus maklum namanya juga jamaah kita, terlebih banyak yang lensia. Ada yang baru pertama kali naik pesawat, ada yang kangen anak pas baru nyampe Madinah, ada juga yang sibuk nyari WiFi buat update status “Menuju Baitullah, doakan ya bestiee~”

Di sinilah PHD harus tampil  bukan cuma paham rukun haji, tapi juga jadi tempat curhat, penenang hati, bahkan kadang harus jadi alarm hidup karena jamaahnya lupa jam berapa mabit.

Oleh sebab itu, Pak Sekda pesen supaya pelatihan ini jangan dianggap kayak seminar pengantar tidur. Harus disimak serius. Karena nanti di lapangan, nggak ada waktu mikir dua kali.

Jamaah nyasar? Jemput. Ada yang ketinggalan sandal? Bantu cari. Ada yang minta air zam-zam padahal baru 3 menit lalu dikasih? Ya kasih lagi, sambil senyum.

Asisten I, Pak Sunarto, juga bilang pelatihan ini dilaksanain 4 hari penuh. Artinya, para PHD bakal digembleng abis-abisan, biar siap tempur kayak pasukan Avengers versi Syariah.

Tapi ada satu hal yang sering kelupaan jadi PHD bukan cuma soal tugas, tapi soal niat. Ini ladang pahala, bro. Kalau kamu kerja dengan hati, bantu jamaah dengan ikhlas, senyum walau keringat netes kayak ujan gerimis, Insya Allah itu jadi amal jariyah.

Jadi  para PHD terpilih, jangan cuma semangat pas pembukaan. Tapi tetap semangat saat harus dorong kursi roda di tengah suhu 45 derajat, sambil nyari koper jamaah yang warnanya mirip semua hijau daun pandan.

Kalau ada masalah, jangan panik. Jangan langsung update status galau. Tapi cari solusi. Ingat pesan Sekda kerjasama, cepat tanggap, jaga nama baik daerah. Intinya, jadi pahlawan tanpa pamrih, tapi kalau bisa sih tetap ganteng dan wangi meski keringetan.

Akhir kata, semoga para petugas haji kita bukan hanya siap secara fisik dan mental, tapi juga punya bekal batin yang kuat. Sebab, mengurus jamaah haji itu seperti mengurus ribuan lilin dalam satu ruangan: harus hati-hati, sabar, dan tetap terang meski angin tantangan datang dari segala arah.

Jadi PHD itu kayak sendok pas makan nasi. Kecil, kadang nggak diperhatiin, tapi kalau nggak ada, bubar semua acara makan. Petugas haji harus begitu nggak usah cari panggung, tapi harus selalu siap sedia. Nggak perlu jadi pusat perhatian, tapi jadi pusat pertolongan. Nggak usah ngeluh, karena pahala diam-diam lagi dicatet di langit.

Jadi buat kalian para PHD, selamat bertugas. Ingat, yang kalian dampingi bukan cuma jamaah, tapi tamu-tamu Allah. Bantu mereka dengan hati, layani dengan senyum, dan jangan lupa… sandal jangan sampai ketuker.Selamat bertugas, di tengah padang pasir perjuangan para tamu Allah. Amin.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag Bagikan Dana Rp10 T, Untuk BOP RA dan BOS Madrasah

    Kemenag Bagikan Dana Rp10 T, Untuk BOP RA dan BOS Madrasah

    • calendar_month Sabtu, 7 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 663
    • 0Komentar

    KEMENAG tahun ini mengalokasikan anggaran Biaya Operasional (BOP) Raudlatul Athfal (RA) dan Biaya Operasional Sekolah (BOS) Madrasah hingga mencapai Rp10,077 triliun. Jumlah itu terdiri atas Rp7,319 triliun untuk madrasah swasta yang dicairkan oleh Ditjen Pendidikan Islam, Rp1,958 triliun untuk madrasah negeri dan anggarannya sudah ada di masing-masing satker madrasah negeri, serta Rp800,670 miliar untuk RA […]

  • Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz

    Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz

    • calendar_month Rabu, 16 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 622
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Palembang – Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz yang diinisiasi Gubernur Sumsel H. Herman Deru sejak 2018 silam terus membuahkan hasil. Berkat gagasan briliannya itu kini penghapal Alquran makin tumbuh subur di kalangan pelajar.   Seperti diakui Kepala Sekolah (Kapsek) SMK Negeri 1 Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, Burhanuddin. Sejak menerapkan Rumah Tahfidz beberapa tahun […]

  • Uji Coba Motor CNG, Simak, Ini Hasilnya Kata PGN 

    Uji Coba Motor CNG, Simak, Ini Hasilnya Kata PGN 

    • calendar_month Senin, 3 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.107
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Uji coba penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai Bahan Bakar Gas (BBG) pada sepeda motor dilakukan Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk bersama PT Gagas Energi Indonesia. Uji coba itu dilakukan pada tiga sepeda motor matic. Masing-masing sepeda motor menggunakan BBG sebesar 2,5 Liter setara Premium (LSP).   Dari hasil uji coba, jarak […]

  • UOB Bermitra dengan Robert Parker Wine Advocate untuk Berikan Penawaran Anggur & Santapan Eksklusif kepada Pelanggan

    UOB Bermitra dengan Robert Parker Wine Advocate untuk Berikan Penawaran Anggur & Santapan Eksklusif kepada Pelanggan

    • calendar_month Sabtu, 13 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.766
    • 0Komentar

    SINGAPURA –  Pemegang kartu UOB di Singapura dan negara-negara ASEAN dapat menantikan pesta cinta pengalaman gastronomi, saat Robert Parker Wine Advocate mengumumkan kemitraan menarik selama dua tahun dengan UOB dalam kolaborasi pertama di dunia dengan lembaga keuangan lembaga di berbagai pasar ASEAN. United Overseas Bank (UOB), Managing Director, Head Group Personal Financial Services, Jacquelyn Tan […]

  • Closing Ceremony Asian Games 2018 di Palembang Bakal Tak Kalah Meriah denganDKI, Ini Sebut Gubernur

    Closing Ceremony Asian Games 2018 di Palembang Bakal Tak Kalah Meriah denganDKI, Ini Sebut Gubernur

    • calendar_month Jumat, 31 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.133
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Walaupun Closing Ceremony (Penutupan) Asian Games XVIII tahun 2018  terpusat di Jakarta, namun Palembang sebagai salah satu tuan rumah juga tak mau ketinggalan menggelar acara penutupan yang meriah demi memberi kesan manis bagi para atlet dan official sebelum kembali ke negaranya masing-masing. Gubernur Sumsel Alex Noerdin bahkan memastikan penutupan  hari Minggu tanggal  2 […]

  • Kuliner Hingga Seni Pertunjukan di Kab.Bandung Barat  Dinilai Mampu Bersaing Dikancah Internasional, Sandiaga Uno Cicipi Cemilan Ini, Rasanya Enak, Keren

    Kuliner Hingga Seni Pertunjukan di Kab.Bandung Barat  Dinilai Mampu Bersaing Dikancah Internasional, Sandiaga Uno Cicipi Cemilan Ini, Rasanya Enak, Keren

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.094
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, yakin bahwa subsektor seni pertunjukan dan kuliner yang ada di Kabupaten Bandung Barat mampu berdaya saing di kancah Internasional. Kabupaten Bandung Barat selama ini menjadi sentra dari berbagai macam produk kuliner yang bervariatif dan berkualitas, seperti cokelat wajit, cokelat kopi, kerupuk gurilem, […]

expand_less
WordPress Archive WordPress Country Selector WordPress Download Manager Pro + Addons WordPress Dynamic Keyword Insertion WordPress Easy Menu Editor WordPress Event Manager, Event Calendar and Booking Plugin WordPress Events Calendar Registration & Tickets WordPress Expire Passwords WordPress Form Builder Plugin, Contact form – ARForms WordPress GDPR & CCPA WordPress GDPR & CCPA