Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Wejangan Plt Kepala Dinas Pendidikan Prov. Sumsel Saat Lantik Ketua AGSI Sumsel

Wejangan Plt Kepala Dinas Pendidikan Prov. Sumsel Saat Lantik Ketua AGSI Sumsel

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
  • visibility 2.236
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan H. Awaludin, S.Pd., M.Si  mewakili Pj Gubernur Sumsel melantik Kepengurusan Asosiasi Guru Sejarah Indonesia Provinsi Sumatera Selatan (AGSI) periode 2024-2029 dibawah pimpinan  Ferallia Eka Putri, S.Pd., Gr., M.Pd di ruang serba guna Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Palembang, Sabtu (28/9). Didampingi Presiden Asosiasi Guru Sejarah Indonesia Pusat Dr H Sumardiansyah Perdana Kusuma, S.Pd, Ia memberi wejangannya.

 

Menurutnya guru-guru sejarah punya wadah untuk bertukar informasi,bertukar best practice di sekolah masing-masing.

 

“Harapan kita dalam wadah itu ada brain stroming, ada olah pikir, ada diskusi  yang pada  akhirnya bermuara pada dua hal pembelajaran sejarah lebih efektif,menjadi menyenangkan dan berhasil mampu meningkatkan kualitas pembelajaran,”katanya.

Selain itu, ungkapnya Sumsel  kaya dengan local wisdom (kearifan lokal) yaitu sejarah lokal, kuliner lokal, seni lokal .

 

“ Hari ini untuk mewujudkan itu semua kita hadirkan Komunitas Batang Hari Sembilan (Kobar) sebagai pengisi acara tadi, kita juga mendengarkan pantun karya pak Fir Azwar, itu semua bentuk –bentuk kebudayaan yang ada di Sumsel,”katanya.

 

Dia memaparkan,jika kualitas pembelajaran sudah baik , local wisdom sudah tergali pihaknya berharap ada peningkatan hasil  belajar siswa.

 

Ia berharap lagi,  guru sejarah di seluruh Sumsel  betul –betul memanfaatkan wadah ini yang punya ide, kreativitas , inovasi dalam pembelajaran. “Ini wadahnya agar guru memanfaatkan secara maksimal,” katanya.

 

Ketua AGSI Sumsel  Ferallia Eka Putri, S.Pd., Gr., M.Pd acara ini diikuti guru sejarah dari seluruh kabupaten dan kota di Sumsel.

 

“ Hari ini ramai yang datang karena ada Presiden AGSI langsung dan tadi pelantikan  dipimpin pak Awaludin dan  ada narasumber pak Syafruddin Yusuf,” katanya.

 

Kedepan pihaknya akan melakukan evaluasi kegiatan hari ini apa yang perlu dibenahi dan tentu saja menjadi momentum guru sejarah untuk berkolaborasi  disini kita mendapatkan keluh kesah bagaimana kesejahteraan guru sejarah bagaimana dan bagaimana .

 

“ Yang dilantik hari ini ada 79 orang  karena terlalu banyak yang dipanggil hanya Kepala Departemen dan Wakil Departemen,” katanya.

 

Presiden Asosiasi Guru Sejarah Indonesia Pusat Dr H Sumardiansyah Perdana Kusuma, S.Pd, melihat mengapa mata pelajaran sejarah coba di hilangkan oleh pemerintah, kemudian di reduksi fungsinya, tapi selalu di pidatokan.

 

Pehaman sejarah

“Kita jadi bertanya sebetulnya bagaimana pemahaman sejarah pemerintah terhadap sejarah. Di sini saya ingin buka sedikit program pemerintah yang baru terpilih yakni Prabowo Subianto, poin pertama jelas yakni memperkuat ideologi, memperkuat demokrasi, dan memperkuat asas manusia, kemudian lalu diikuti poin ke delapan. Lalu kalau kita bicara ideologi sebetulnya pintu masuknya dari mana, dan pintu masuknya yakni dari sejarah,” katanya.

 

Menurutnya sejarah juga memiliki kelemahan, apabila tidak diisi dengan ilmu, dengan metologi, maka ideologi yang dibangun pada hari ini akan menjadi alat oleh pengambil kebijakan, alat bagi penguasa bangsa, tapi apabila ideologi isinya ilmu pengetahuan, diisi value/nilai, di sinilah ideologi akan menjadi penuntun yang mana kita sebut sebagai Pancasila.

 

“Jadi tugas kita itu bukan berpuas diri, tapi ke depan penggantian Gubernur, Bupati, Walikota, Kepala Dinas, maka sejarah harus on the track, sejarah harus mengimbangi bagi semua,”katanya.

 

Selain itu menurutnya tidak pernah ada sejarahnya sejarah tidak menjadi mata pelajaran wajib pada dasarnya itu fakta.

 

“Di sini saya mau menyampaikan perspektif Undang-undang, kita itu menabrak Undang-undang, dan sejarah itu disebut sebagai pelajaran wajib di dalam Undang-undang Nomor 2 tahun 1989,”urainya.

 

Saat Megawati Soekarno Putri naik jadi Presiden Republik Indonesia lalu disahkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2009 di sana terjadi kekacauan konstitusi, yang disebut pelajaran wajib bukan lagi sejarah, Matematika, Bahasa Indonesia, Agama dan Budi Pekerti, PPKN IPA, dan IPS, tidak ada nomenklatur sejarah,”tutupnya.[***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantapkan Rencana Pembangunan Jembatan Liku Lematang, Legistatif Pagar Alam Gelar Konsultasi dengan Kementrian PUPR

    Mantapkan Rencana Pembangunan Jembatan Liku Lematang, Legistatif Pagar Alam Gelar Konsultasi dengan Kementrian PUPR

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.762
    • 0Komentar

    KETUA dan beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagaralam, Sumatera Selatan melakukan konsultasi serta koordinasi ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Bina Marga pada Jumat (3/1/2020) lalu. Ketua DPRD Kota Pagaralam, Jenny Shandiyah, SE mengatakan, konsultasi dan koordinasi tersebut dalam rangka misi kemanusiaan terkait rencana pembangunan jembatan Liku Lematang, Kecamatan […]

  • Sah Jadi Pejabat Fungsional & 56 CPNS Jadi PNS, Ini Pesannya

    Sah Jadi Pejabat Fungsional & 56 CPNS Jadi PNS, Ini Pesannya

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 856
    • 0Komentar

    WAKIL Bupati Ogan Komering Ilir, H. Dja’far Shodiq melantik sebanyak 33 orang pejabat fungsional serta mengambil sumpah 56 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi PNS di Ruang Rapat Bende Seguguk II. Rabu, (8/12). Pelantikan PNS dan Jabatan Fungsional ini, merupakan upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Ogan Komering Ilir. “Sebanyak 33 orang pejabat fungsional […]

  • KFSHRC Performs Groundbreaking Procedure to Save Child’s Leg from Amputation

    KFSHRC Performs Groundbreaking Procedure to Save Child’s Leg from Amputation

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.090
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – RIYADH, Saudi Arabia, Feb. 19, 2025 (GLOBE NEWSWIRE) — In a pioneering medical achievement, King Faisal Specialist Hospital & Research Centre (KFSHRC) successfully reconstructed the lower limb of an 8-year-old child following the removal of a malignant bone tumor, preventing the need for amputation and enabling the child to regain normal walking ability. […]

  • Ketum Forikan Sumsel 2019, Siapa Dia ?

    Ketum Forikan Sumsel 2019, Siapa Dia ?

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.088
    • 0Komentar

    KETUA TP PKK Sumsel Febrita Lustia Herman Deru hari ini resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Forum Peningkatan Konsumsi Nasional (Forikan) provinsi Sumsel tahun 2019, berdasarkan keputusan gubernur sumatera selatan nomor: 591/KPTS/DISLUTKAN/2019. Pengukuhan Ketum.Forikan Sumsel 2019 dan jajaran pengurus dilaksanakan oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, juga disaksikan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, di Atrium Opi […]

  • Menristekdikti : Saya Tahu Pak Alex Paling Aktif Sampaikan Gagasan ke Presiden

    Menristekdikti : Saya Tahu Pak Alex Paling Aktif Sampaikan Gagasan ke Presiden

    • calendar_month Jumat, 6 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 970
    • 0Komentar

    Berkat prestasi dan keberhasilannya membawa Sumsel lebih maju.

  • Tambah 2 Kasus, Pasien Positif COVID-19 di OKI Jadi 6 orang

    Tambah 2 Kasus, Pasien Positif COVID-19 di OKI Jadi 6 orang

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.091
    • 0Komentar

    PASIEN Positif COVID-19 di Kab.OKI bertambah 2 orang sehingga total menjadi 6 kasus. Dari 6 kasus tersebut 2 orang dinyatakan sembuh, 4 orang masih dalam perawatan. Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid 19 Kabupaten OKI, Iwan Setiawan pada konfrensi pers virtual, mengatakan, 2 kasus baru tersebut kasus impor [imported case] “Yang pertama inisial AA (pasien […]

expand_less
WordPress Archive BookPro – Appointment Booking WordPress Plugin Bookshelf for Real3D Flipbook Addon Bookshop Storefront WooCommerce Theme Bookup Book Store Elementor Template Kit Bookworm – Bookstore & Bookshop WooCommerce Theme Boom – Single Product Shopify Theme BoomBox – Viral Magazine WordPress Theme Boomi – Environment & Ecology WordPress Theme Boos – Business Elementor Template Kit Boosin – Book Store WordPress Theme