Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » OKI Terkini » Dinkes OKI Bantah Keras Isu Negatif Dugaan Minta Upeti

Dinkes OKI Bantah Keras Isu Negatif Dugaan Minta Upeti

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 29 Jan 2024
  • visibility 954
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,  Ketua Forum Puskesmas Kabupaten Ogan Komering Ilir Muherli membantah keras isu negatif yang ditudingkan kepada dirinya beserta beberapa rekan sesama kepala puskesmas.

Beberapa kepala puskesmas yang ditemui, justru menuding pernyataan tendensius tersebut kemungkinan dilontarkan tidak lepas dari persoalan pribadi yang kemudian dihubungkan dengan kegiatan kedinasan.

Secara gamblang disampaikan Muherli bersama rekan sesama kepala puskesmas ini sendiri, bahwa sejauh ini diakuinya tidak pernah sekalipun terjadi arahan untuk mengumpulkan sejumlah dana secara kolektif atas permintaan Kepala Dinas Iwan Setiawan kepada 33 Kepala Puskesmas.

“Bagaimana mungkin saya disebut koordinator pengumpul dana dari rekan-rekan puskesmas. Sementara yang dituduhkan tidak pernah terjadi sekalipun. Terlebih disebut sebagai kutipan uang rutin setiap bulan,” ujarnya di Kayuagung, Senin (29/1/2024).

Lebih jelas diungkapkan Muherli, berbagai urusan dinas seperti sosialisasi atau kegiatan pelayanan kesehatan lainnya telah dianggarkan tersendiri oleh Dinas Kesehatan. Termasuk anggaran bagi puskesmas masing-masing,

“Secara logika, terbilang konyol sekali dilakukan bila meminta pungutan tersebut. Sementara masing-masing telah memiliki anggaran tersendiri,” jelasnya.

Menurut dia, dengan isu miring ini sendiri dirasakan cukup mengganggu kinerja dirinya dimana ia mendapatkan keluhan serupa dari rekan-rekan sejawat,

“Rekan-rekan mengeluhkan hal yang sama. Mereka mendesak kami harus mengeluarkan klarifikasi agar fitnah yang terlontar tidak diyakini sebagai fakta sebenarnya. Bahkan bila diperlukan, mereka malah hendak mengajukan gugatan secara hukum,” ucapnya.

Lebih lanjut, dikatakan Muherli terkait beberapa pertemuan 13 dari 33 kepala puskesmas yang dituding sebagai kelompok tertentu. Dia menggarisbawahi dengan jelas, bahwa kelompok 13 tersebut sengaja dipanggil kepala dinas untuk berkoordinasi terkait penanganan demam berdarah. .

Sambung dia, dalam kelompok kecil tersebut terdiri dari kepala puskesmas yang wilayahnya telah terjadi kasus demam berdarah dan kapus yang telah berhasil menekan angka kasus secara proporsional,

“Kapus yang telah terjadi kasus maupun yang dianggap sudah berpengalaman menekan angka kasus demam berdarah di wilayah masing-masing ini dikumpulkan untuk merumuskan penanganan secara komprehensif.

Diteruskan dia, justru tidak berlaku efektif bila seluruh kapus diminta hadir. Mengingat jarak tempuh dan biaya serta prinsip prioritas penanganan yang didahulukan guna menekan dan meminimalisir penyebaran kasus DBD meluas,

“Cukup dibekali sejumlah mitigasi pencegahan demam berdarah bagi wilayah yang belum terkena dampak dari kasus demam berdarah. Jadi kapus yang dipanggil bukan dipilih-pilih untuk bersekutu atau semacamnya,” urainya.

Memperkuat pernyataan Ketua Forum Puskesmas Muherli tersebut. Ditemui secara terpisah, ketegasan juga disampaikan Kepala Puskesmas Muara Batun, Susanti didampingi kapus Mesuji Makmur, Siti Muntowiyah mengungkapkan fakta sebenarnya
dengan mengutarakan bahwa isu tersebut sebaiknya disertai bukti-bukti pendukung telah terjadinya penggalangan dana atas permintaan Kepala dinas kepada kapus setempat,

“Sebagai kepala puskesmas sejak tahun 2019 lalu, tidak pernah sekalipun adanya permintaan seperti yang dituduhkan. Baik secara langsung atau tidak. Ataupun secara tertulis maupun lisan. Secara individual maupun terkoordinir. Itu fitnah paling keji,” ungkap Santi.

Masih berkaitan lainnya. Selain hal yang berkenaan sebelumnya. Kepala Puskesmas Penanggoan Duren Rista nadia mengaku hubungan sesama kepala puskesmas terbilang solid. Menurut dia, hubungan kerja yang selama ini justru terjalin semakin kompak setelah forum kapus terbentuk sejak 2020 lalu.

Adapun anggapan terpecah belah tersebut, menurut perempuan berhijab ini memungkinkan benar terjadi lantaran pemikiran sempit oknum itu sendiri yang berlaku parsial dan individual hingga akhirnya tercipta ilusi adanya faksi-faksi tertentu,

“Semenjak terbentuk forum kapus, mengeksekusi berbagai arah kebijakan terkoordinasi lebih jelas terarah. Sekecil apapun, berbagai persoalan diselesaikan dengan satu pemufakatan. Termasuk mencari solusi dari isu negatif seperti saat ini merupakan bagian didalamnya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Iwan Setiawan mengaku memaklumi bila sejumlah kepala puskesmas bereaksi keras atas berbagai tudingan yang mencuat ke permukaan. Disisi lainnya, secara bijak ia menyebut seperti  tokoh pewayangan Sengkuni dengan sifat tidak terpuji itu sendiri merupakan bagian dinamika dalam organisasi,

“Hal biasa terjadi dalam institusi seperti dinas ini sendiri terdapat beberapa watak yang berseberangan. Disinilah sikap sebagai pimpinan diuji untuk tetap bijaksana melewatinya tanpa kegaduhan. Walaupun sesungguhnya berbagai tuduhan tidak perlu terjadi di ruang publik bila masing-masing saling introspeksi diri,” tandasnya. [***]/dra

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maksimalkan Perlindungan Anak dan Kaum Hawa, Bupati Muba Instruksikan Molin- Torlin Keliling Desa

    Maksimalkan Perlindungan Anak dan Kaum Hawa, Bupati Muba Instruksikan Molin- Torlin Keliling Desa

    • calendar_month Sabtu, 22 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 957
    • 0Komentar

    Bukit Tinggi – Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex menginstruksikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah [OPD]  untuk memaksimalkan Mobil Perlindungan Perempuan dan Anak (MOLIN) dan Motor Perlindungan Perempuan dan Anak (TORLIN) hibah dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA) untuk  berkeliling desa. Menurutnya hadirnya MOLIN dan TORLIN ini, dapat dijadikan motivasi kerja bersama dan […]

  • Gelora Sriwijaya Terpilih Jadi Penyelenggara Piala Dunia U-20, Ucok Apresiasi Pemprov

    Gelora Sriwijaya Terpilih Jadi Penyelenggara Piala Dunia U-20, Ucok Apresiasi Pemprov

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.293
    • 0Komentar

    Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring ditetapkan PSSI Sebagai satu dari enam stadion yang bakal menggelar Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. Selain itu ada Stadion Gelora Bung Karno, Stadion Manahan Solo, Stadion Jalak Harupat, Stadion Gelora Bung Tomo dan Stadion I Wayan Dipta. Pengalaman kota Palembang sebagai tuan rumah gelaran internasional jadi salah satu alasan. Terpilihnya […]

  • Budaya Melayu Bakal Jadi MK Ilmu Komunikasi di UIN Raden Fatah

    Budaya Melayu Bakal Jadi MK Ilmu Komunikasi di UIN Raden Fatah

    • calendar_month Kamis, 27 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 760
    • 0Komentar

    Oleh : Faldy Lonardo SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang berencana memasukan Budaya Melayu menjadi Mata Kuliah [MK] Ilmu Komunikasi di Program Studi(Prodi) Ilmu komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi guna menjaga Budaya Melayu sebagai kearifan lokal yang perlu dilestarikan. “Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang yang memang konsen untuk menjaga […]

  • BPJS Kesehatan Dorong Pemda Sukseskan JKN KIS

    BPJS Kesehatan Dorong Pemda Sukseskan JKN KIS

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 798
    • 0Komentar

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS), perlu peran Pemerintah daerah dalam mengaplikasikan di lapangan. Sejalan dengan program tersebut BPJS Kesehatan berkomitmen mendorong setiap pemangku kepentingan turut andil dalam upaya menyukseskan Program JKN KIS. “Terlebih dengan adanya Implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022. Hampir genap sembilan tahun BPJS Kesehatan menjalankan Program […]

  • Waspadai Isu Politik Identitas di Pemilu 2024

    Waspadai Isu Politik Identitas di Pemilu 2024

    • calendar_month Kamis, 6 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.006
    • 0Komentar

    Di pemilihan umum pada tahun 2024 ini diperkirakan akan memunculkan kembali tentang isu-isu politik identitas seperti pemilu pada tahun sebelumnya di 2019 yang silam. Isu-isu politik identitas dapat lahir dari berbagai macam faktor yaitu seperti agama, suku, gender, etnik, dan lain sebagainya. Bentuk politik identitas itu sendiri biasanya digunakan oleh para pemangku kepentingan untuk memperoleh […]

  • Dua PR Sekda Sumsel di Satu Layar

    Dua PR Sekda Sumsel di Satu Layar

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.138
    • 0Komentar

    JIKA inflasi itu punya rasa, mungkin rasanya seperti cabai rawit di ujung lidah dan pedasnya agak lama, bikin keringat keluar meski cuaca lagi adem, begitulah kira-kira suasana dapur rumah tangga akhir-akhir ini membuat harga beras naik, daging ayam ikut terbang, cabai merah apalagi lebih cepat naik daripada sinyal internet tengah malam. Nah, di tengah situasi […]

expand_less
WordPress Archive WPForms – Aweber WPForms – Calculations Addon WPForms – Campaign Monitor WPForms – Conversational Forms WPForms – Custom Captcha WPForms Pro – Drag & Drop WordPress Form Builder WPForms – Drip WPForms – Form Abandonment WPForms – Form Locker WPForms – Form Pages