Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » Begini Versi  Menkeu Terkait Revolusi Industri 4.0

Begini Versi  Menkeu Terkait Revolusi Industri 4.0

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 26 Mei 2018
  • visibility 941
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Sukaharjo –  Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani menilai revolusi industri 4.0 yang mempunyai ciri otomasi dan ekonomi digital sehingga Perkembangan super-computer, robot, artificial intelligence, dan modifikasi genetik mengakibatkan pergeseran tren tenaga kerja, yang tidak lagi bergantung pada tenaga manusia, tapi pada mesin.

Imbasnya dari revolusi industri 4.0 itu dikhawatirkan mengakibatkan pergeseran tren tenaga kerja yang tidak lagi bergantung pada tenaga manusia tetapi pada mesin banyak dikhawatirkan dampak ke depannya.

Beberapa tahun ke depan sesuai dengan tren global jenis pekerjaan akan digantikan oleh mesin. Hal ini yang berdampak pada pergeseran tren dunia dari sektor manufaktur ke sektor jasa yang membutuhkan tenaga kerja jenis middle-higher skilled, bukan lagi low-skilled labour.

Menkeu juga menjelaskan banyak negara negara lain juga yang belum siap untuk mengikuti pergeseran revolusi industri 4.0. Meski begitu mau tidak mau semua (negara) harus mengikuti trennya.

“Di bilang siap apa tidak (revolusi industri 4.0) hampir semua (negara) tidak siap. Tapi pemerintah negara-negara di dunia termasuk Indonesia harus mulai menyiapkannya dengan cara memberikan edukasi yang kepada masyarakat,” jelas Sri Mulyani mengutip Okezone, Sabtu (26/5/2018).

Menurutnya cara untuk menghadapi revolusi industri 4.0, pemerintah harus banyak memberikan pelatihan. Salah satu contohnya adalah Singapura. Negara tersebut memiliki program life long learning. Itu bermakna bahwa menuntut ilmu tidak hanya melalui sekolah. Namun sedari bayi (lahir) hingga usia tua tetap harus belajar.

“Solusinya gelar training, re education. Dan Indonesia juga bisa,” lanjut Sri Mulyani.

Banyak diketahui tenaga kerja Indonesia banyak yang hanya lulusan dari SMP. Hal itu menjadi perhatian besar bagi pemerintah. Jumlah tenaga kerja Indonesia yang 110 juta itu mayoritas pendidikannya hanya SD dan SMP. Fokus perintah pada 60-70 persen (pekerja lulusan SD/SMP) ini harus diberikan skill traning vokasi.

“Namun vokasi apa yang tidak bisa diambil oleh robot. Jika (belajar) menjahit sebentar lagi hilang. Namun yang tidak (terganti) robot salah satunya adalah kuliner,” pungkas Sri Mulyani. [okezone]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pungli di Sekolah, Fitri : Jangan Ciderai Amanah Undang-Undang

    Pungli di Sekolah, Fitri : Jangan Ciderai Amanah Undang-Undang

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.218
    • 0Komentar

    TAHUN ajaran sudah di depan mata,lagi-lagi para wali murid sibuk untuk mengurus kebutuhan sekolah anak-anaknya, masalah pungutan liar [pungli] pun kerap terjadi disaat tahun ajaran baru. Beragam alasan pun biasanya dilakukan sekolah untuk menarik uang pungli, masalah ini memang sangat klasik, karena hampir setiap memasuki tahun ajaran sekolah banyak wali murid yang mengeluh. Nah, Wakil […]

  • Resmi, Palembang Terapkan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

    Resmi, Palembang Terapkan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 839
    • 0Komentar

    BERAKHIRNYA penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap ke II kota Palembang, Pemerintah Kota Palembang, kini mulai dilakukan persiapan menuju tatanan baru New Normal melalui Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan. Dalam Rapat Evaluasi penetapan status kota Palembang, Walikota Palembang, H. Harnojoyo menyampaikan,  dengan beralihnya status menjadiPenegakan Disiplin Protokol Kesehatan, masyarakat kota Palembang diharapkan saat ini untuk […]

  • Ada 7 Kasus Covid019 Lagi Sembuh Di Muba

    Ada 7 Kasus Covid019 Lagi Sembuh Di Muba

    • calendar_month Sabtu, 2 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.189
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (2/1/2021) mengkonfirmasi penambahan 7 kasus sembuh. “Ada penambahan 7 kasus sembuh per 2 Januari 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19, Herryandi Sinulingga AP. Kadin Kominfo Muba ini menambahkan, tidak ada lonjakan kasus positif pasca pergantian tahun di Kabupaten Muba. “Masyarakat Muba dihimbau untuk terus mematuhi prokes dan memakai […]

  • Makan Pindang di Pasar, Alex Noerdin Masih Dipanggil Gubernur

    Makan Pindang di Pasar, Alex Noerdin Masih Dipanggil Gubernur

    • calendar_month Jumat, 25 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 871
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,Ogan Ilir- Mengenakan baju koko berwarna putih lengkap dengan kopiah hitam, Caleg DPR RI Partai Golkar nomor urut dua Dapil Sumsel II Alex Noerdin blusukan sekaligus menyempatkan santap siang pindang di pasar Tanjung Rajo Kabupaten Ogan Ilir (OI), Jumat (25/1/2019). Suasana pasar pun mendadak ramai, satu-persatu warga mendekati mantan ketua Bupati se-Indonesia tersebut, uniknya meski […]

  • Duta Kurangi Resiko Bencana, RI-Filipina Berkolaborasi, Bentuk Agen dari Kalangan Milanium

    Duta Kurangi Resiko Bencana, RI-Filipina Berkolaborasi, Bentuk Agen dari Kalangan Milanium

    • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 6.484
    • 0Komentar

    INDONESIA dan sebagian besar kawasan regional Asia Tenggara berpeluang terjadinya peningkatan curah hujan di atas normal pada beberapa bulan mendatang. Fenomena yang dapat berujung bencana hidrometeorologi ini mendorong kesiapsiagaan bersama untuk mewujudkan resiliensi Kawasan, salah satunya kolaborasi Indonesia dan Filipina melalui Duta Kurangi Risiko Bencana. Duta Kurangi Risiko Bencana (DKRB) merupakan suatu program yang digagas […]

  • Rasakan Kemeriahan Malam Tahun Baru di Festival Musik Hitung Mundur ‘Element’ di Kamboja

    Rasakan Kemeriahan Malam Tahun Baru di Festival Musik Hitung Mundur ‘Element’ di Kamboja

    • calendar_month Kamis, 21 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 964
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, SIHANOUKVILLE, KAMBOJA – Media OutReach Newswire – Bersiaplah untuk merayakan Tahun Baru dengan penuh gaya saat Festival Musik Hitung Mundur ‘Elemen’ memulai debutnya di Kamboja. Berlangsung dari tanggal 30 hingga 31 Desember di Bay of Lights yang menakjubkan di provinsi Sihanoukville, acara yang menggemparkan ini menjanjikan pengalaman luar biasa yang tak terlupakan. Daftar Festival […]

expand_less
WordPress Archive Yorn – Music & Video WordPress Theme Yottis | Personal Creative Portfolio WordPress Theme + Store YouContent – Unlimited Unique Content Generator from Youtube Captions Youseo – SEO & Digital Creative Agency Elementor Template Kit YouTube And Vimeo Video Player with Playlist YouTube Feed : User, Channel and Playlist for WordPress YouTube Plugin – WordPress Gallery for YouTube YouTube Plugin – WordPress YouTube Gallery YouTube Video Mass Poster and Pinner Youtube Vimeo Popup Plugin