Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pojok Fisip UIN Raden Fatah » Sosial Media dan Politik Indonesia

Sosial Media dan Politik Indonesia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
  • visibility 1.869
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebuah fenomena yang menjadi hal yang mengeritik pada saat ini adalah ditengah banyak nya para pemuda yang giat dalam bidang kreatif dan teknologi untuk melaksanakan proses yang pasih dalam menuntaskan permasalahan didalam masyarakat, tapi diera politik yang menguasai kebijakan khususnya diranah politik praktis ini supaya memberikan sebuah kebijakan untuk kemajuan atau kemunduran sebuah bangsa,kemudian pada saat ini banyak yang sibuk mencari ‘masalah’mereka sendiri di dunia maya.

Adanya tekonologi sosial media, para kalangan muda dan tua yang tidak ada henti-hentinya ingin selalu menghadirkan sebuah hal yang terkadang tidak perlu adanya hal itu, hal yang paling mendekati itu mulai dari hoaxyang memeliki efek’negatif’, hingga kesalapahaman mengenai suatu berita atau benda tertentu yang membuat salah satu kelompok organisasi atau kelompok agama memiliki salah pendapat sehingga munculnya ladang emosi yang tidak ada henti-hentinya, dimana setiap hal itu terkait dan diulangkan kepada hal yang sangat berebeda keaadaanya yakni kepentingan politik.

Yang mana perlu dipikirkan dengan adanya dan mengunakan sosial media, sebuah berita yang tidak diketahui kebenarannya kemudian disebarkan tentu akan menganggu informasi di kalangan masyarakat baik yang menggunakan media sosial maupun yang tidak menggunakan atau masyarakat secara luas, dilihat sekarang pengguna media sosial tidak bisa deteksi dan dibatasi sesuai umur yang melihatnya. Meskipun ada suatu pembatasan konten untuk unsur tertentu yang melampaui usia 18 keatas, akan tetapi pemahaman politik dengan proses yang sedang berlangsung pada era saat ini sebenarnya juga memberikan perusakan modal sejak usia’dini’adapun cara berpikir yang seharusnya orang diusia yang terhitung belia dapat fokus dalam menggapai prestasi dari akademik maupun non-akademik,lalu diusia belia ini mereka menyatakan tentang pemahaman politik contohnya dalam menytakan pendapat mengenai dukung capres ataupun cawapres serta mengetahui utang negara dan hal lainnya itu adalah hal yang tidak wajar pada anak usia dini ini maka dari itu berikanlah informasi yang efektif dan mengelola infrmasi serta menyampaikan dengan cara sebaik-baiknya.

 

Sikap yang harus diambil pada konten politik di sosial media ini yaitu, meneliti dengan benar suatu konten itu secara efektif,dan mengingat adanya peninggalan digital ini juga berdampak timbulnyakonten-konten tertentu di beberapa sosial media.contohnya yaitu saat melihat konten pencarian di instagram, kadang kita yang tidak tertarik pada isi konten terebut,dalam hal politik kita bisa mengetahui isi kontennya dengan cara terhubung akibat dari salah satu user yang kita follow,tertarik dan menyempatkan kita untuk mengunjungi laman itu selama beberapa kali untuk melakukan kegiatan like,comment atau hanya sekdar melihat konten nya saja agar bisa masuk ke laman pencarian kita di media instagram inI.

Akan tetapi, penulis fokus kepada bagaimana melihat berita atau fenomena dengan mudahnya menerima informasi berita hoax sehinga mudahtersebar secara luas dan membuat emosi para pengguna media sosial atau internet dan sering disebut (netizen), di indonesia sendiri banyak pengguna internet yang belum bisa mengatur emosinya untuk menggunakan kolom komentar dengan melihatkan ilmu yang mereka pakai ,adi berbagai yang sering orang sebutkan yaitu ‘asal bunyi’ dalam arti nya adalah asal bicara tanpa tau pastinya. Hal seperti ini tentunya tidak bisa dianggap remeh, melihat suatu hal yang terjadi disekiar pada saat ini tentu saja akan mempengaruhi pemikiran karakter yang ada pada diri seseorang kemudian menjadi hukum alam.

Jadi tidak bisa menyalakan suatu saat nanti jika kita membiarkan budaya yang negatif ini yang ada di era sekarang mungkin terbatas oleh dunia maya,dan bisa mengalir ke suatu sistem generasi selanjutnya, kemudian orang –orang yang ada disekitar kita akan mengalami pola pikir yang tersusun dari info-info negatif dan membuat kebiasaan-kebiasaan buruk pada pemikiran tersebut.Tetapi ada yang perlu kita tanamkan dalam benak sebagai pengguna sosial media untuk bertujuan menciptakan berkegiatan sosial media yang cermat misalnya dengan menghargai perbedaan karena perbedaan pendapat adalah hal yang wajar contohnya orang yang membuat atau memberitakan informasi hoax dimana sikap kita yaitu menemui orang tersebut atau kelompok tersebut untuk memberikan tanggung jawab atas penyebaran berita yang tidak benar itu karena pengguna internet indonesia akan merasa terusik jika ada suatu hal menjanggal di media sosial sehingga terjadinya kegiatan membenci bahkan menjauhi kelompok penyebaran berita itu.Yang mana hal tersebut sebenarnya tidak perlu dilanjutkan di era digital yang semakin canggih ini, bahkan dari zama dahulu saja perbedaan pendapat bisamenjadikan kelompok tersebut bersatu.

Adapun kebodohan yang terjadi pada diri seseorang pembaca konten yang membuat dirinya untuk dibodohi,saya pernah membaca kata-kata bijaksana dari tokoh politik tanpa membunuh asal india yakni Mahatma gandhi dalam mata kuliah perilaku politik.Ungkapan nya adalah”nobody canhurt mewiithoutmypermission” yang artinya tiada manusia yang memiliki kelebihan melainkan meliki kekurangan,namun perlu diingat tuhan telah memberikan mukjizat yang sangat-sangat luarbiasa pada insan manusi yaitu mempunyai pikiran yang dimiliki oleh setiap individu, nah dari hal yang dinyatakan tokoh politik tersebut perlu diingat kadang kita pengguna internet mudah tertipu dengan berita palsu, kemudian ada juga akibat yang kita dapat dari kesalahan kita ,dan kita perlu banyak melakukan koreksi pada setiap informasi yang kita dapat .

 

Kemudian ada cara yang harus kita lakukan dalam pilihan konten sebelum konten tersebut menentukan pilihan kita kenapa begitu?karena dari hal tersebut kita harus harus menentukan konten yang akan kita lihat atau kita baca pada suatu waktu nanti,lihatlah damaknya dari konten yang akan kita baca secara jangka panjang dengan pengetahuan yang cukup luas.Maksudnya terkadang kita mebaca hal tersebut karena beritanya sedang viral atau sedang naik-naiknya, padahal dengan kita membaca pada satu atau dua paragraf kita sudah tahu berita atau bahan bacaan tersebut mengarah kemana.dan sebelum kita memulai membacanya diharpkan kita lebih ingat pada posisi kita apakah ingin masuk ke trend itu atau tidak.

Tetapi sebelum terlambat ada tentunya kita tidak diam saja dalam hal konten negatif ini apalagi pada kemajuan teknologi agar menjadi politik sehat dengan melakukan persebaran konten negatif di media sosial, dengan adanya suatu tindakan yang baik atau preventif yang dilakukan dan digerakkan secara bersama ssma agar dampak positif berkegiatan sosial media menjadi’cermat,aman,damai,tanpa merusak kelompok satu sama lain’ dan terwujud secara luas dan dapat berkembang dengan baik karena dengan begitu kemajuan teknologi kedepan akan membuat politik semakin baik dan berita lebih ke fakta bukan HOAX.

Penulis ; Melia Lestami

Mahasiswi Prodi Ilmu Politik

FISIP UIN Raden Fatah Palembang

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sempat Kejar-kejaran Dengan Motor, Angkot Ini Malah Tenggelam Ke Sungai

    Sempat Kejar-kejaran Dengan Motor, Angkot Ini Malah Tenggelam Ke Sungai

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 2.185
    • 0Komentar

    Sungguh naas yang dialami sopir angkot jurusan Ampera-Karyajaya. Angkutan umum yang berwarna kuning itu tenggelam setelah tercebur bebas ke sungai yang berada di pinggir Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang, tepatnya di  jembatan 1 Sungai kantor Kejaksaan tinggi (Kejati) Sabtu, (11/4/2020) pukul 16.00 Wib. Dari pantauan, terlihat sungai tersebut cukup […]

  • LETKOL (Purn) Rochadi SW (Kanan) saat disambangi Dekda Kota Palembang, Ratu dewa (KIri)

    Dikunjungi Sekda Pemkot Palembang, Pejuang Kemerdekaan Terharu

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2020
    • account_circle Aan
    • visibility 1.684
    • 0Komentar

    LETKOL (Purn) Rochadi SW merasa terharu saat dikuniungi Ratu Dewa, Sekda Kota Palembang di Kediamannya Jalan Sersan Sani, Kecamatan Kemuning, Kamis (20/8/2020). Veteran Pejuang Kemerdekaan pun mengajak Sekda masuk dan duduk. Ketua DPC Pepabri Kota Palembang tersebut, mengaku tidak menyangka dikunjungi pejabat tertinggi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. “Saya tidak menyangka dikunjungi pejabat. Saya […]

  • Satwa Dilindungi, Dua Burung Elang Dilepas Liarkan

    Satwa Dilindungi, Dua Burung Elang Dilepas Liarkan

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.213
    • 0Komentar

    BANYAK satwa yang dilindungi dan keberadaannya juga sudah langka seperti burung elang. Oleh karena itu dua ekor burung Elang, yang terdiri atas satu ekor Elang Ular Bido (Spilornis Cheela) dan satu ekor Elang Brontok (Nisaetus Cirrhatus) dilepasliarkan di kawasan Taman Hutan Raya Bunder Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan […]

  • Akhir September, Puncak Kedatangan Kontingen PON

    Akhir September, Puncak Kedatangan Kontingen PON

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 731
    • 0Komentar

    ROMBONGAN kontingen PON XX Papua 2021 yang terdiri dari atlet dan ofisial dari berbagai daerah di Indonesia mulai berdatangan ke Papua. Yakni, keempat wilayah atau klaster PON XX, yaitu Kabupaten/Kota Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke. Sejumlah kontingen dari daerah lain juga telah datang terlebih dahulu dan akan terus berdatangan keempat klaster penyelenggara PON XX […]

  • PM2.5 Palembang Tembus 409,2, Hotspot Sumsel Naik 38 Titik

    PM2.5 Palembang Tembus 409,2, Hotspot Sumsel Naik 38 Titik

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kualitas udara Palembang kembali menunjukkan kondisi yang perlu diwaspadai pada Minggu (27/9/2026). Data BMKG mencatat konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di Talang Betutu, Palembang, mencapai 409,2 mikrogram per meter kubik pada pukul 06.00 WIB. Angka tersebut masuk kategori berbahaya. Kondisi ini terjadi ketika aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi perhatian di […]

  • Pangan Olahan Harus Ada Izin, Ini Penjelasan Badan POM

    Pangan Olahan Harus Ada Izin, Ini Penjelasan Badan POM

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.517
    • 0Komentar

    BADAN Pengawas Obat dan Makanan (POM) menyebut bahwa pangan olahan merupakan hasil proses dengan cara atau metode tertentu dengan atau tanpa bahan tambahan tetap memerlukan izin, termasuk pangan olahan yang diproduksi dengan menggunakan proses pembekuan untuk penyimpanannya (minimal -18°C). Badan POM melalui keterangan resminya yang diterima InfoPublik Kamis (21/10/2021) memberikan penjelasan terkait beredarnya pemberitaan di […]

expand_less
WordPress Archive Recycle – Environmental & Green Business WordPress Theme Redboa – Steakhouse Restaurant WordPress RedChili – Restaurant WordPress Theme Reddrop Buddies – Multi-Concept Activism & Blood Donation Campaign WordPress Theme RedHelp – Startup Showcase Elementor Template Kit Redias – Business Consulting WordPress Theme Redlight Cyber Security & IT Management WordPress Theme Redwood – A Responsive WordPress Blog Theme Redy | Marathon & Running Sports WordPress Theme Reeco – Furniture WooCommerce WordPress Theme