Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Puisi Karya Penyair Sumsel, Toton Dai Permana Manggung di OPI Mall

Puisi Karya Penyair Sumsel, Toton Dai Permana Manggung di OPI Mall

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
  • visibility 1.639
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini, Palembang – Puisi “Kecublang” karya Toton Dai Permana, penyair dan sutradara di Sumsel, melesat dan menggema di antara riuh redamnya pengunjung OPI Mall Jaka Baring Palembang, Senin (24/10/2022).

Acara yang dibesut Forum Teater Sekolah (FORTAS) Sumsel dan Manajemen Sriwijaya Foodies Fest 2022 ini, diikuti puluhan komunitas teater sekolah di Sumsel, yang selama 4 bulan terakhir (2022) dibina FORTAS Sumsel.
Sebagian diantaranya dari Kabupaten Ogan Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin dan Kota Prabumulih.

Hampir setiap menit, sejumlah pengunjung dan penjaga stand kuliner pada Sriwijaya Foodies Fest 2022 di lapangan Parkir OPI Mall ini, merespon petikan puisi yang dibaca para peserta yang tampil di panggung.

Pada puisi “Sepucuk Surat Buat Emak” terutama bait ke-2, 5, 7 dan 9, selalu mendapat sahutan riuh.

Bait puisi yang diawali dengan memanggil : Emak! spontan direspon pengunjung, seperti lagu koor pada sebuah konser.

Bait Ketiga :_Emak, kota adalah gadis desa bergincu/memaparkan keindahan semu semata/ gedung menggapai angkasa dan mobil berjuta/tak kulihat gerobak dan sapi lalu/…_

Bait kelima : _…Emak, aku merasa asing di sini/menggenggam harapan tak menentu/diantara keramahan orang-orang kota/ yang enggan menyapa sebagai basa-basi belaka_
“Emak!” ujar pembaca puisi diatas panggung.

“Apo, Nak!” suara gemuruh penonton, pengunjung dan sebagian penjaga stan kuliner di acara itu, seolah menjawab panggilan puisi yang terangkum dalam buku puisi “Kecublang” terbitan Tavern Artwork Palembang.

Bahkan, di tengah peserta membaca puisi ini, seorang ibu-ibu berjilbab kuning, mendekati dan bersandar panggung, seakan dia ingin menyapa anak sekolah yang sedang membaca puisi “Sepucuk Surat Buat Emak” untuk kemudian memeluknya.
“Ngapo, Nak?” ujarnya sembari melihat keatas panggung.

Namun belum usai anak sekolah itu membaca puisi, ibu-ibu itu buru-buru meninggalkan panggung, karena stan yang ditunggunya kali itu ada yang hendak membeli makanan yang dijaul di lokasi itu.

Menurut Litbang Fortas Sumsel, Puisi “Sepucuk Surat Buat Emak” lebih banyak dipilih para peserta dari pada 3 puisi lain yang disiapkan panitia, selain “Kecublang” sebagai puisi wajib bai setiap peserta.

Paling tidak dalam analisis Fortas Sumsel, ada 60 persen dari peserta memilih puisi “Sepucuk Surat Buat Emak” dari pada puisi lainnya, seperti; _Dia anak pinggiran Musi, Surat dari Desa dan Indonesiaku_

Minat peserta terhadap puisi ini, menurut Ketua Forum Teater Sekolah (FORTAS) Sumsel, Yosep Suterisno, SE, menandakan sebuah kesadaran betapa pentingnya seorang ibu dalam keluarga, untuk menciptakan dan mengawal proses perkembangan mental anak didik yang berkarakter dan berintegritas moral.

Tentu saja, menurut Yosep, ibu atau emak dalam puisi ini, bukan saja ibu di rumah kita, tetapi juga ibu kita di setiap sudut desa dan kota, terutama ibu dalam diri kita yaitu; hati nurani kita.

“Itulah hakikat emak atau ibu kita yang seharusnya tidak boleh dilukai, tidak boleh dinodai sampai kapanpun,” tambah pria kelahiran Muaraenim 12 Januari 1968 ini, dalam obrolan kecil di Kedai Bakso Gendut, usai lomba, Senin (24/10/2022).

Selain itu, alumnus Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) tahun 1989 ini menjelaskan, pada puisi “Sepucuk Surat Buat Emak” tergambar jelas bagaimana seorang kegelisahan anak yang mengabarkan pada emaknya, tentang bagaimana kondisi sebagian anak bangsa ini yang mentalnya sudah bergeser, dan bertentangan dengan tradisi ketimuran.

Kedua, menurut aktor jebolan Teater Leksi Palembang ini, puisi ini juga mewakili batiniyah, terutama bagi peserta yang kali itu secara tidak langsung sedang memperlihatkan kerinduannya pada emaknya.

“Kita semua rindu emak, juga peserta yang mungkin sudah ditinggal emaknya, atau yang perantau sudah lama tidak bertemu dengan emaknya di kampung. Entah emak kita secara fisik di rumah, atau emak secara simbolik, emak kita, yaitu ibu pertiwi yang secara esensi juga emak kita semua, bernama Indonesia,” tegas Yosep, yang kali itu juga didaulat sebagai dewan juri.

Sementara puisi lain, menurut suami dari Endang Kusniar ini, meski memiliki konten lokal, seperti “Dia Anak Pinggir Musi” tidak banyak diminati, karena sangat mungkin sebagian peserta yang ikut pada lomba ini, secara historis genetik tidak lahir dari komunitas sungai.

Sehingga puisi yang berbasis air sungai ini, tidak secara langsung menyentuh rasa yang selama ini dijalani peserta dalam kesehariannya.

Yosep menyebutkan, acara ini sengaja dirangkai dengan silaturahmi antar teater sekolah se-Sumsel, untuk mengapreasiasi Sriwijaya Foodies Fest 2022, yang telah mengangkat potensi kuliner di Sumsel.

“Ini ruang bagi anak-anak muda untuk lebih kenal dengan sajian masakan khas Sumsel, sehingga mereka kelak ketika dewasa tidak kehilangan identitas diri sebagai anak Sriwijaya,” tegasnya.

Sebelumnya, pada pertemuan pra kegiatan, Siska Windiyarti, S.Pd, Pimpinan Sriwijaya Foodoes Fest 2022 menyambut baik atas kegiatan yang dikerjasamakan ini.

Meski tidak secara resmi sebagai ajang lomba baca puisi pada umumnya, namun harapan Siska, kali itu terwujud dengan antusiasnya peserta dan para dean guru, pembina seni yang hadir pada acara itu.

Ditanya tentang pengumuman dan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba, melalui WA-nya, Siska menyebutkan, hal itu akan digelar beriring dengan penutupan Sriwijaya Foodies Fest 2022 pada Minggu, 30 Oktober 2022 pukul 16.00 WIB.
Kali itu, hadir sebagai dewan juri, Yosep Suterisno, SE, Erwin Janim dan Yuussudarson, (pelaku teater di Palembang).

Setelah dirumuskan tadi malam, dewan juri sudah melaporkan hasil rapatnya kepada Manajeman Siwijaya Foodies Fest 2002 dan Fortas Sumsel.(***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia 28uild Serentak Diadakan di 4 Kota

    Indonesia 28uild Serentak Diadakan di 4 Kota

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.009
    • 0Komentar

    HABITAT for Humanity Indonesia kembali mengadakan gerakan 28uild di empat kota guna memperingati Hari Sumpah Pemuda. Gerakan ini akan mengajak kaum milenial untuk bersama-sama membangun Indonesia 28uild. Empat kota yang dipilih tersebut, antara lain, Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, dan Batam.  Dalam keterangan rilisnya Susanto Samsudin, Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia menyebutkan hingga 2012, lebih dari 3.500 orang muda bergabung dalam kegiatan […]

  • Bantuan Perbaikan Infrastruktur di Muratara, Sumsel Kucurkan Dana Rp5,75 Miliar

    Bantuan Perbaikan Infrastruktur di Muratara, Sumsel Kucurkan Dana Rp5,75 Miliar

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 875
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumsel mengucurkan dana senilai Rp5,75 miliar kepada Kabupaten Muratara. Bantuan dana tersebut dikucurkan melalui Bantuan Gubernur (Bangub) guna memperbaiki dan peningkatan infrastruktur di kabupaten tersebut.Perbaikan dan Peningkatan Jalan dilakukan di Pangkalan – Batas Jambi Kecamatan Rawas Ulu. “Hari ini saya berikan bantuan langsung ke Muratara yang menginginkan infrastrukturnya diperbaiki. Bantuan sebesar Rp5,75 miliar untuk […]

  • 3 Hal Penting yang Dilakukan KADIN untuk Indonesia Menurut Waketum Kadin Anindya Novyan Bakri

    3 Hal Penting yang Dilakukan KADIN untuk Indonesia Menurut Waketum Kadin Anindya Novyan Bakri

    • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.052
    • 0Komentar

    WAKIL Ketua Umum KADIN Pusat Indonesia, Anindya Novyan Bakri menyebutkan di kepemimpinan Dodi Reza Alex Noerdin KADIN Sumsel sangat nyata dan terbukti berkontribusi dalam upaya peningkatan ekonomi di Sumsel di bidang perindustrian. “KADIN Pusat mengapresiasi terobosan-terobosan KADIN Sumsel dibawah nahkoda Dodi Reza, sejumlah inisiasi serta inovasi sangat terbukti dan berdampak langsung ke masyarakat,” ucapnya saat […]

  • Hujan Deras Akibatkan Tanah Longsor di Bengkulu

    Hujan Deras Akibatkan Tanah Longsor di Bengkulu

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.380
    • 0Komentar

    TANAH diguyur hujan lebat, belum lama ini sehingga Jalan Hibrida 13, Kelurahan Sido Mulyo mengalami putus total, hal ini pun dilaporkan langsung Kepala Dinas PUPR sekaligus Plt. Kalaksa BPBD, Noprisman saat meninjau lokasi. Dengan adanya laporan itu sehingga Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas PUPR merespon cepat untuk melakukan perbaikan. Di lokasi longsor tepatnya di jalan […]

  • Peduli Covid, Menaker Serahkan Paket Lebaran kepada Pekerja Medis

    Peduli Covid, Menaker Serahkan Paket Lebaran kepada Pekerja Medis

    • calendar_month Minggu, 2 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.739
    • 0Komentar

    DALAM rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day), Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menyerahkan 3.200 Paket Lebaran kepada tenaga medis dan tenaga pendukung nonmedis yang bekerja di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Sabtu (1/5/2021). “Paket Lebaran ini sebagai apresiasi kami kepada teman-teman tenaga medis dan tenaga pendukung non medis atas seluruh perjuangannya dalam penanganan pandemi Covid-19,” kata […]

  • Kendaraan Lunas Pajak Diberi Stiker, Gubernur Beri Reward

    Kendaraan Lunas Pajak Diberi Stiker, Gubernur Beri Reward

    • calendar_month Jumat, 26 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 787
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melaunching pemasangan stiker tanda lunas pembayaran pajak kendaraan bermotor. Launching stiker berhologram inisiasi Gubernur Sumsel H Herman Deru tersebut merupakan yang pertama di Indonesia. “Ini baru pertama di Indonesia, dari 34 Provinsi dan 500 lebih Kabupaten/Kota seluruh Indonesia baru Provinsi Sumsel yang launching stiker pajak kendaraan,” kata gubernur usai melaunching […]

expand_less
WordPress Archive MyThemeShop MagXP WordPress Theme MyThemeShop Metro WordPress Theme MyThemeShop Minimalia WordPress Theme MyThemeShop Minimalist WordPress Theme MyThemeShop MoneyFlow WordPress Theme MyThemeShop Monospace WordPress Theme MyThemeShop My WP Backup Pro MyThemeShop My WP Mega Menu MyThemeShop MyBlog WordPress Theme MyThemeShop Newsmag WordPress Theme