Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Terbitkan Surat Edaran, Kemenkes Ajak Masyarakat Waspada Akan Kasus Hepatitis Akut

Terbitkan Surat Edaran, Kemenkes Ajak Masyarakat Waspada Akan Kasus Hepatitis Akut

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 4 Mei 2022
  • visibility 728
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/2515/2022 tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology) dan SE itu mengajak agar selalu waspada.

SE tersebut ditandatangani oleh Direktur Jenderal (Dirjen) P2P Maxi Rein Rondonuwu pada tanggal 27 April 2022.

“Surat Edaran ini dimaksudkan untuk meningkatkan dukungan pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, Kantor Kesehatan Pelabuhan, sumber daya manusia (SDM) kesehatan, dan para pemangku kepentingan terkait kewaspadaan dini penemuan kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya,” disebutkan dalam SE.

Kemenkes meminta dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), laboratorium kesehatan masyarakat, dan rumah sakit antara alin untuk memantau dan melaporkan kasus sindrom penyakit kuning akut di Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR), dengan gejala yang ditandai dengan kulit dan sklera berwarna ikterik atau kuning dan urin berwarna gelap yang timbul secara mendadak dan memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat serta upaya pencegahannya melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

[Simak Cerita Menteri PPPA Bintang Puspayoga Disambangi Anak-anak Terdampak COVID-19]

Kemenkes juga meminta pihak terkait untuk menginformasikan kepada masyarakat untuk segera mengunjungi fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) terdekat apabila mengalami sindrom penyakit kuning, dan membangun dan memperkuat jejaring kerja surveilans dengan lintas program dan lintas sektor.

Bagi Dinas Kesehatan, KKP, dan Rumah Sakit juga diminta segera memberikan notifikasi/laporan apabila terjadi peningkatan kasus sindrom jaundice akut maupun menemukan kasus sesuai definisi operasional kepada Dirjen P2P melalui Public Health Emergency Operation Centre (PHEOC) melalui Telepon/WhatsApp 0877-7759-1097 atau surat elektroknik poskoklb@yahoo.com.

Sementara itu, Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyampaikan bahwa Kemenkes telah meningkatkan kewaspadaan dalam dua pekan terakhir setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus hepatitis akut yang menyerang anak-anak di Eropa, Amerika, dan Asia, serta belum diketahui penyebabnya sejak 15 April 2022.

“Kami lakukan penguatan surveilans melalui lintas program dan lintas sektor, agar dapat segera dilakukan tindakan apabila ditemukan kasus sindrom jaundice akut maupun yang memiliki ciri-ciri seperti gejala hepatitis,” ucap Nadia, dikutip dari laman resmi Kemenkes, Rabu (04/05/2022).

Kewaspadaan tersebut meningkat setelah tiga pasien anak yang dirawat di RSUPN Dr. Ciptomangunkusumo Jakarta dengan dugaan hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya meninggal dunia, dalam kurun waktu yang berbeda dengan rentang dua minggu terakhir hingga 30 April 2022. Ketiga pasien ini merupakan rujukan dari rumah sakit yang berada di Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

Gejala yang ditemukan pada pasien-pasien ini adalah mual, muntah, diare berat, demam, kuning, kejang dan penurunan kesadaran.

Nadia menegaskan, Kemenkes melakukan investigasi penyebab kejadian hepatitis akut ini melalui pemeriksaan panel virus secara lengkap. Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta sedang melakukan penyelidikan epidemiologi lebih lanjut.

”Selama masa investigasi, kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tetap tenang. Lakukan tindakan pencegahan seperti mencuci tangan, memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih, tidak bergantian alat makan, menghindari kontak dengan orang sakit serta tetap melaksanakan protokol kesehatan,” ujarnya.

Nadia meminta, jika terdapat anak-anak yang memiliki gejala kuning, sakit perut, muntah-muntah dan diare mendadak, buang air kecil berwarna teh tua, buang air besar berwarna pucat, kejang, penurunan kesadaran agar segera diperiksakan ke fasyankes terdekat.

WHO pertama kali menerima laporan pada 5 April 2022 dari Inggris Raya mengenai sepuluh kasus hepatitis akut yang tidak diketahui etiologinya pada anak-anak usia 11 bulan-5 tahun pada periode Januari hingga Maret 2022 di Skotlandia Tengah. Sejak secara resmi dipublikasikan sebagai KLB oleh WHO, jumlah laporan terus bertambah. Tercatat lebih dari 170 kasus dilaporkan oleh lebih dari 12 negara.

Kisaran kasus terjadi pada anak usia 1 bulan sampai dengan 16 tahun. Tujuh belas anak di antaranya atau 10 persen memerlukan transplantasi hati dan satu kasus dilaporkan meninggal. Gejala klinis pada kasus yang teridentifikasi adalah hepatitis akut dengan peningkatan enzim hati, sindrom jaundice (penyakit kuning) akut, dan gejala gastrointestinal (nyeri abdomen, diare, dan muntah-muntah). Sebagian besar kasus tidak ditemukan adanya gejala demam.

Penyebab dari penyakit tersebut masih belum diketahui. Pemeriksaan laboratorium di luar negeri telah dilakukan dan virus hepatitis tipe A, B, C, D dan E tidak ditemukan sebagai penyebab dari penyakit tersebut. Adenovirus terdeteksi pada 74 kasus dil luar negeri yang setelah dilakukan tes molekuler, teridentifikasi sebagai F type 41. SARS-CoV-2 ditemukan pada 20 kasus, sedangkan 19 kasus terdeteksi adanya ko-infeksi SARS-CoV-2 dan adenovirus.Setkab (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambangi Petani Sawit di Desa Sidorejo Keluang

    Sambangi Petani Sawit di Desa Sidorejo Keluang

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 809
    • 0Komentar

      Usai meninjau pembangunan puskesmas dan pasar tradisional di Desa Karya Maju Kecamatan Keluang, Rabu (7/9/2022) pagi, Pj Bupati Apriyadi menyempatkan diri mendatangi petani sawit yang tergabung pada operasi Produsen Kelapa Sawit (KPKS) Tri Bakti Sentosa dimana lokasi pelaksanaan replanting atau peremajaan sawit rakyat.   Pantauan di lokasi, tampak para petani sawit Desa Sidorejo terkejut […]

  • 2.773 Hektare Lahan Persawahan Ini Terancam Fuso, Pemkab OKI Upayakan Bantuan Benih

    2.773 Hektare Lahan Persawahan Ini Terancam Fuso, Pemkab OKI Upayakan Bantuan Benih

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 845
    • 0Komentar

    SELUAS 2.773 Ha lahan persawahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terancam fuso (gagal panen) akibat terendam banjir beberapa hari terakhir. Dinas Ketahanan Pangan dan Tanaman Pangan Holtikultura (DKPTH) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengupayakan bantuan benih dari Cadangan Benih Nasional (CBN) untuk membantu para petani yang lahannya terdampak. “Kami akan usulkan melalui cadangan benih […]

  • Gubernur Sumsel Instruksikan Semua OPD Pakai Data BPS 

    Gubernur Sumsel Instruksikan Semua OPD Pakai Data BPS 

    • calendar_month Selasa, 23 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.445
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumsel Herman Deru menghimbau semua organisasi perangkat daerah (OPD) membiasakan diri menggunakan data Badan Pusat Statistik (BPS). Pernyataan tersebut diungkapkannya saat membuka  Pemantapan Statistik Pertanian dan Program Nasional Ketahanan Pangan 2018 di Hotel The Zuri, Selasa (23/10/2018). Mantan Bupati OKUT dua periode itu mengatakan, sejak memimpin OKUT dirinya sangat konsen setiap […]

  • Update COVID-19 Muba: Bertambah 3 Kasus Sembuh Covid, Positif Tidak Ada Penambahan

    Update COVID-19 Muba: Bertambah 3 Kasus Sembuh Covid, Positif Tidak Ada Penambahan

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 903
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Jumat (12/3/2021) mengkonfirmasikan ada tiga orang yang sembuh dari Covid-19 sementara yang positif tidak ada penambahan. “Ya, tidak ada penambahan kasus positif dan ada penambahan 3 kasus sembuh per 12 Maret 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Herryandi Sinulingga AP. Diketahui, Diketahui, hingga 12 Maret 2021 ada sebanyak […]

  • Pilkada Serentak 2020, Golkar : 5 Kabupaten Sudah Diberikan Surat Tugas, 2 Belum

    Pilkada Serentak 2020, Golkar : 5 Kabupaten Sudah Diberikan Surat Tugas, 2 Belum

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.969
    • 0Komentar

    DPP Partai Golkar sudah memberikan surat tugas kepada 5 Kabupaten di Sumsel yang mengikuti Pilkada Serentak 2020, sementara 2 Kabupaten belum. Ketua DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sumatera II (Sumbagsel) Bobby Rizaldi Adhityo mengungkapkan, dari 7 Kabupaten se Sumsel itu yang melaksanakan Pilkada serentak 2020, surat tugas itu diberikan kepada kandidat Bakal Calon […]

  • Palembang Siap Gelar MTQH & Tabligh Akbar

    Palembang Siap Gelar MTQH & Tabligh Akbar

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.474
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Staf Ahli Wali Kota Palembang Bidang Pemerintahan Sosial dan Kemasyrakatan Zanariah mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan menggelar Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) dan Tabligh Akbar tingkat Kota Palembang. “Pelaksanaan MTQH dan Tabligh Akbar tingkat Kota Palembang tahun 2023 akan dibuka di Halaman Rumah Dinas Wali Kota, Kambang Iwak Palembang, Kamis 16 Maret […]

expand_less
WordPress Archive Royal – Marketing, Landing WordPress Theme Royale – Creative WordPress Theme RoyalGold – A Luxury & Responsive Hotel or Resort Theme For WordPress RoyalSlider – Touch Content Slider for WordPress RoyalStudio – Agency & Marketing Theme RSS Transmute – Copy, Translate, Spin, Merge RSS Feeds RT-Theme 18 Responsive WordPress Theme RT-Theme 19 | Multi-Purpose WordPress theme RT-Theme 20 | Health and Medical Product Catalog WordPress Theme Rubbez- WooCommerce & Corporate WordPress Theme