Hingga Awal April, Pemulihan Ekonomi Nasional Capai Rp29,3 T
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
- visibility 590
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) menyampaikan bahwa realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tahun 2022 hingga 1 April mencapai Rp29,3 triliun atau mencapai 6,4 persen dari yang dianggarkan.
“Per April realisasinya Rp29,3 triliun atau 6,4 persen dari alokasi Rp455,62 (triliun),” ungkap Airlangga dalam keterangan pers usai Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Evaluasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Senin (04/04/2022), di Istana Merdeka, Jakarta.
Secara rinci Menko Ekon memaparkan, untuk Penanganan Kesehatan telah direalisasikan anggaran sebesar Rp1,55 triliun. Sedangkan untuk Perlindungan Masyarakat mencapai Rp22,74 triliun. Anggaran Perlindungan Masyarakat ini digunakan untuk Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Program Prakerja, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, dan Bantuan Tunai Bagi Pedagang Kaki Lima, Warung, dan Nelayan (PKLWN).
“Ini untuk PKH, Sembako, Prakerja, BLT Desa, dan Bantuan Pedagang Kaki Lima, Warung, dan Nelayan,” ujarnya.
Kemudian realiasi untuk Penguatan Pemulihan Ekonomi mencapai Rp5,02 triliun.
Menutup keterangan persnya, Airlangga menyampaikan bahwa pemerintah juga akan kembali menggulirkan Bantuan Subsidi Upah Bagi Pekerja/Buruh atau BSU.
“Tadi ada arahan Bapak Presiden terkait dengan Program Bantuan Subsidi Upah di mana ini akan terus dimatangkan, Bantuan Subsidi Upah untuk 8,8 juta tenaga kerja dengan gaji yang kurang dari Rp3 juta,” tandasnya.Setkab.go.id (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi

Saat ini belum ada komentar