Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Wilayah Yang Dilalui Patahan Sesar Semangko, Sumbar Rawan Digoyang Gempa

Wilayah Yang Dilalui Patahan Sesar Semangko, Sumbar Rawan Digoyang Gempa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
  • visibility 3.675
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAM (31 tahun) hanya bengong. Dari luar rumahnya, ia hanya bisa melihat hunian yang sudah didiaminya bertahun-tahun rata dengan tanah.

Bencana itu terjadi Jumat (25/2/2022) pagi ketika Siam sedang sendirian di rumah. Sekitar pukul 08.39 WIB, Siam tiba-tiba merasakan dinding rumah bergetar. Tanah yang diinjaknya goyang kencang. Dengan rasa takut, ia lekas berlari keluar rumah.

Di luar ternyata sudah banyak warga yang berkumpul di tanah lapang. Siam bergabung. Sesaat kemudian, ia melihat tempat tinggalnya sudah hancur lebur. Pun beberapa rumah tetangganya.

Hari itu gempa berkekuatan 6,1 SR menggoyang Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Data sementara menyebut, hingga Minggu (27/2/2022), gempa itu menyebabkan 11 orang meninggal, 4 orang hilang, 42 orang mengalami luka berat, 346 orang luka ringan, dan 13 ribu orang mengungsi.

Lindu yang mengguncang Pasaman itu bukan untuk yang pertama kali. Pada 1977, daerah ini juga pernah diguncang gempa berkekuatan 5,5 SR. “Sumbernya dari segmen Sumpur atau Angkola,” kata pakar gempa Universitas Andalas (Unand) Padang Badrul Mustafa di Padang, Jumat (25/2/2022).

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno menyebut, lindu yang terjadi Jumat lalu itu terletak pada koordinat 0,14° LU; 99,94° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 12 kilometer Timur Laut wilayah Pasaman Barat, Sumatera Barat pada kedalaman 10 kilometer.

“Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Sumatera,” kata Bambang, Jumat (25/2/2022).

Sumatera Barat memang masuk dalam daerah yang rawan digoyang lindu. Daerah ini dilalui oleh patahan geser Sesar Semangko. Sesar ini terdiri dari empat segmen. Yakni, segmen Sumpur yang merupakan lanjutan dari segmen Angkola dan Barumun; segmen Sianok; segmen Sumani dan segmen Suliti di Solok Selatan yang berhubungan dengan segmen Siulak di Kerinci.

Menurut Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Dwikora, daerah ini memiliki sejarah lindu yang panjang. Beberapa di antaranya yakni:
– 26 Agustus 1835
Lokasi gempa berada di Padang. Tak ada dampak yang berat. Hanya kerusakan ringan dan retakan pada bangunan.
– 5 Juli 1904
Lokasi gempa di Silisori, Sumatera Barat. Gempa menyebabkan tsunami di pantai Silisori.
– 28 Juni 1926
Lokasi gempa berpusat di Padang Panjang, Sumatera Barat. Dampaknya lebih dari 345 orang meninggal dunia. Gempa juga menyebabkan bencana di sekitar Danau Singkarak, Danau Maninjau, Kabupaten Solok, Sawah Lunto, dan Arahan Panjang.
– 4 Februari 1971
Lokasi gempa di Sumatera Utara dengan magnitudo 6,3. Gempa berdampak pada kerusakan bangunan di Pasaman.
– 8 Maret 1977
Lokasi gempa di Pasaman. Gempa menyebabkan 737 rumah di Sinurat rusak.
– 7 Oktober 1995
Gempa berkekuatan 7 magnitudo. Gempa menyebabkan 84 orang meninggal, 558 orang luka berat, 1.310 luka ringan, dan 7.131 rumah rusak.
– 16 Februari 2004
Gempa di Tanah Datar dengan skala 5,6 magnitudo.
– 22 Februari 2004
Lokasi gempa di Pesisir Selatan dengan skala 6 magnitudo. Sejumlah orang dilaporkan meninggal dan mengalami luka-luka.
– 6 Maret 2007
Gempa berkekuatan 6,4 SR mengguncang Batu Sangkar. Gempa itu menelan 67 korban jiwa dan 826 orang mengalami luka. Sebanyak 43.719 bangunan di Bukittinggi, Padang Panjang, Payakumbuh dan Solok rusak.
– 30 September 2009
Gempa berskala 7,6 magnitudo terjadi di dekat Padang Pariaman. Sejumlah orang dilaporkan meninggal dan ribuan bangunan rusak.

Kerapnya lindu terjadi di daerah ini karena Sumatera Barat merupakan daerah yang dilalui sejumlah sesar. Mari kita mengenal sesar yang melalui daerah ini.

Mengutip bpbd.sumbarprov.go.id, potensi ancaman terbesar lindu di daerah ini bersumber dari Mentawai megathrust. Megathrust Mentawai ini di daerah subduksi pertemuan antara lempeng tektonik India-Australia dengan lempeng Eurasia. Ancaman lainnya bersumber dari Mentawai Fault System (MFS) dan Sumatera Fault System (SFS) atau lebih populer dengan istilah sesar Sumatera.

Sesar Sumatera ini yang disebut-sebut penyebab lindu yang terjadi pada Jumat pekan lalu itu. Lalu apa itu sesar Sumatera?

Sesar Sumatera ini berada di darat. Ia membentang dari provinsi Lampung sampai ke Aceh sepanjang ±1900 km. Sejumlah kabupaten di Sumatera Barat dilewati sesar ini. Seperti Solok Selatan, Solok, Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kota Bukit Tinggi dan Pasaman.

Sesar Sumatera terjadi akibat adanya lempeng India-Australia yang menabrak bagian barat pulau Sumatera secara miring. Akibatnya, terjadi tekanan dari pergerakan ini. Tekanan membentuk sesar Sumatera atau disebut juga ”The Great Sumatera Fault”.

Sesar ini membelah pulau Sumatera. Ia membentang mulai dari Lampung sampai Aceh dan nyambung hingga ke Laut Andaman hingga Burma. Patahan ini merupakan daerah rawan gempabumi dan tanah longsor.

Sesar Sumatera merupakan sesar strike slip berarah dekstral yang terdiri dari 20 segmen utama sepanjang tulang punggung Sumatera.

Jalur patahan Sumatera bisa dikenal dari penampakan bentang alam di sepanjang jalur. Bukit–bukit dan danau-danau yang ada di daerah itu menjadi penanda pernah terjadinya pergeseran itu.InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 12 Sapi, 2.000 Senyum & Sejuta Rasa Syukur

    12 Sapi, 2.000 Senyum & Sejuta Rasa Syukur

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 670
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di balik suara embek dan lenguhan sapi yang dikurban di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), ada pesan yang lebih dalam dari sekadar bagi-bagi daging kiloan. Tahun ini, 2.000 mustahik menerima manfaat dari pelaksanaan kurban  mulai dari petugas keamanan, sopir, tenaga kebersihan, pegawai non-ASN, hingga pegawai golongan I dan II. Kalau kurban ini […]

  • 1.384 Berkas Inaktif Pemprov Sumsel Segera  Dimusnahkan, Sekda Minta Cek Dahulu Sebelum Diberangus

    1.384 Berkas Inaktif Pemprov Sumsel Segera Dimusnahkan, Sekda Minta Cek Dahulu Sebelum Diberangus

    • calendar_month Jumat, 11 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 891
    • 0Komentar

    RAPAT dipimpin oleh Plh. Sekda Prov. Sumsel, H. Akhmad Najib. Beliau menegaskan agar Dinas – Dinas yang memiliki tanggung jawab untuk melakukan pemusnahan arsip agar dapat benar – benar melakukan pengecekan terhadap arsip tersebut. Hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi kekeliruan dalam mengeksekusi berkas yang akan dimusnahkan. “Sebelum dimusnahkan, Saya harap tim teknis harus […]

  • Masyarakat Pernah Diminta Biaya, Mensos Imbau Penerima Bansos Tolak Pungutan

    Masyarakat Pernah Diminta Biaya, Mensos Imbau Penerima Bansos Tolak Pungutan

    • calendar_month Kamis, 29 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 944
    • 0Komentar

    MENTERI Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengimbau masyarakat penerima bantuan sosial (bansos) di antaranya Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/ Program Sembako untuk menolak, jika diminta pungutan dalam bentuk apapun. Dalam keterangan tertulis pada Rabu (28/7/2021) usai inspeksi mendadak di RT 03/ RW 03 Kota Tangerang, Provinsi Banten, […]

  • HUT RI ke-80 Muba: Veteran Joget, UMKM Bergairah & Kehangatan Kemerdekaan jadi Inspirasi

    HUT RI ke-80 Muba: Veteran Joget, UMKM Bergairah & Kehangatan Kemerdekaan jadi Inspirasi

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 725
    • 0Komentar

    MERAYAKAN kemerdekaan itu bukan hanya soal upacara dan lagu kebangsaan, karena kalau HUT RI cuma seperti itu saja, rasanya seperti makan soto tanpa sambal hambar dan kurang nendang. Beruntung, HUT RI ke-80 di Musi Banyuasin (Muba) tahun 2025 menghadirkan cerita berbeda. Di sini, Bupati H M Toha Tohet SH tidak sekadar hadir, tapi turun langsung […]

  • Mohamad Nasir : Kalau Kita Punya Mimpi, Gubernur Sumsel Juga Punya Mimpi

    Mohamad Nasir : Kalau Kita Punya Mimpi, Gubernur Sumsel Juga Punya Mimpi

    • calendar_month Sabtu, 12 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 890
    • 0Komentar

    Tentu harus ada dukungan sumber daya yang berkualitas.

  • Pemprov Sumsel Gelar Upacara Hari Bela Negera

    Pemprov Sumsel Gelar Upacara Hari Bela Negera

    • calendar_month Rabu, 19 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 818
    • 0Komentar

    Palembang –  Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya menjadi Inspektur upacara (Irup) pada Peringatan Hari Bela Negara ke-70 dan Hari Nusantara Tahun 2018 yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (19/12/2018). Upacara kali ini  selain diikuti juga Sekda Provinsi Sumsel H Nasrun Umar, para Asisten dan kepala OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi, kalangan ASN, TNI/Polri, Satpol […]

expand_less
WordPress Archive Woocommerce PayPal Digital Goods gateway WooCommerce PayPal Express Checkout and PayPal Credit WooCommerce PayPal Pro WooCommerce PayPal Website Payments Pro Hosted Solution WooCommerce Payplug Payment Gateway Extension WooCommerce Paytrail WooCommerce PDF Invoice, Packing Slip & Shipping Label WooCommerce PDF Invoices WooCommerce PDF Invoices & Packing Slips WooCommerce PDF Invoices Pro