Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Ciptakan Ekosistem yang Sehat, Menkominfo Ajak Industri Pers Berkolaborasi

Ciptakan Ekosistem yang Sehat, Menkominfo Ajak Industri Pers Berkolaborasi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 9 Feb 2022
  • visibility 917
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DALAM Era transformasi digital sekarang ini akan membuka peluang ekosistem industri pers Indonesia berkembang. Untuk menjadikan ekosistem lebih sehat, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mendorong kerja sama dan kolaborasi industri di tengah disrupsi teknologi yang terjadi baik di sisi pasar, perubahan perilaku, maupun distribusi konten.

“Era digital dapat dijadikan sebagai suatu batu loncatan agar insan pers dan institusi sektor tersebut dapat semakin berkembang. Di era yang semakin kolaboratif ini, kerja sama antar industri pers dan stakeholders lain termasuk tentunya pemerintah dalam menciptakan tata kelola media yang agile dan adaptif, sangatlah diperlukan,” ujarnya dalam Diskusi The Editor’s Talks yang berlangsung secara hibrida dari Jakarta Selatan, kemaren.

Menkominfo menjelaskan arti penting kolaborasi antar industri pers sebagai upaya diversifikasi produk media, intensifikasi kualitas produk jurnalisme serta ekstensifikasi faktor penting dalam industri pers dan media.

“Baik dari segi sumber daya manusia, alat produksi, manajemen dan tata kelola internal korporasi. Hal-hal tersebut harus terus diupayakan agar industri pers dan media dapat selalu meningkatkan kualitas dan profesionalitas,” jelasnya.

Pemerintah, menurut Menteri Johnny memberikan dukungan kuat dalam menciptakan ekosistem yang sehat dengan mengakomodasi pembentukan payung hukum.

“Dan dengan digital nanti apabila iklim dan level playing field-nya bisa diatur berimbang, maka teknologi digital sendiri berupa pemanfaatan big data, artificial intelligence, virtual reality, augmented reality, extended reality bahkan metaverse akan mendorong industri pers berkembang,” jelasnya.

Namun demikian, Menkominfo menekankan upaya bersama stakeholders untuk menghadirkan regulasi jurnalisme berkualitas.

“Dengan kombinasi antara iklim pers yang sehat, upaya nyata industri pers untuk terus berbenah diri, didukung pula oleh regulasi serta kebijakan-kebijakan pemerintah. Diharapkan pers dapat terus menjaga kualitas sekaligus independensinya yang bertanggung jawab,” tandasnya.

Alternatif

Selain memberikan dukungan, Menteri Johnny mendorong Dewan Pers dan Task Force Media Sustainability yang menyiapkan substansi usulan draft regulasi tersebut agar menyesuaikan benchmark dari negara lain sebagai acuan.

Menkominfo menyontohkan acuan seperti News Media and Digital Platforms Mandatory Bargaining Code di Australia, The Law on the Creation of Neighbouring Rights for the Benefit of Press Agencies and Publishers di Prancis, serta di Uni Eropa yang menerapkan Digital Services Actand Digital Market Act.

“Kominfo dan saya secara pribadi, tentu akan mengkaji payung hukum yang sesuai untuk menjadikan substansi dalam usulan jurnalisme berkualitas. Bentuk payung hukum tersebut tentu akan kita cek dan perlu juga mengacu pada benchmark yang ada,” jelasnya.

Menurut Menteri Johnny substansi usulan draf jurnalisme berkualitas penting untuk membangun suatu iklim yang konvergen. Namun demikian, hal yang perlu dicermati substansi publisher rights di Indonesia beririsan dengan pengaturan mengenai intellectual property rights.

“Nah, secara teknis perundang-undangan ini mau ditempatkan dimana? Karena ada model dan cara pembuatan undang-undang di Indonesia. Misalnya ingin ditempatkan dibawah payung Undang-Undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik), maka tentu sektornya ada di saya dan Ibu Meutya Hafid sebagai Ketua Komisi I DPR RI,” ujarnya.

Jika secara teknis berada di UU ITE, Menkominfo menilai akan menjadi persoalan tersendiri dan membutuhkan waktu untuk perumusannya, karena harus mengikuti prosedur pembuatan undang-undang. Sebab sebelumnya, Pemerintah telah mengirimkan Surat Presiden mengenai Revisi UU ITE.

“Atau mau ditempatkan dimana mengikuti Australia? Misalnya di bagian persaingan usaha. Kalau persaingan usaha maka akan bergeser dari digital ke sektor e-commerce. Kalau e-commerce maka ke Kementerian Perdagangan dan revisi undang-undang yang terkait dengan payung hukum di sektor itu,” ujarnya.

Menteri Johnny juga mengusulkan jika pembahasan substansi mengenai hak cipta atau intellectual property rights, maka instansi pemerintahan yang berwenang adalah Kementerian Hukum dan HAM.

“Kalau cukup kuat, bisa dalam bentuk undang-undang yang mengaturnya karena didalamnya ada banyak soal-soal yang sangat teknis, baik secara teknis digital maupun teknis-teknis komersial dan karena ini publisher, ya berarti ada sharing benefit. Inilah yang harus diatur dengan baik,” paparnya

Menurut Menkominfo, selain dalam format undang-undang dengan melalui proses yang panjang tersebut. Maka untuk lebih mempermudah bisa dilakukan payung hukum turunan melalui Peraturan Pemerintah.

“Tetapi kalau melalui peraturan pemerintah tentu kekuatan hukumnya tidak setara dengan undang-undang, tetapi dia lebih cepat dan hal-hal ini harus dibicarakan,” jelasnya.

Dengan memperhatikan draft usulan tersebut, Menteri Johnny telah menyampaikan kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD untuk ditindaklanjuti dalam rapat koordinasi.

“Saya sudah berbicara dan menyampaikan pada Menkopolhukam dan tadi pagi, mungkin secara kebetulan, Saya juga mendapat text message dari Menkopolhukam untuk melakukan rapat koordinasi pertama menteri sektor lainnya untuk menindaklanjuti legislasi primer yang seperti apa yang perlu disiapkan,” ungkapnya.

Menurut Menkominfo, jenis legislasi primer yang akan diputuskan merupakan pengaturan untuk memastikan konvergensi, sustainability dan playing field yang berimbang dan adil di ruang digital antara media konvensional dan media mainstream yang membawa pesan dan semangat perjuangan Indonesia dengan the new e-commerce Over The Top.

“Pada akhirnya, jurnalisme berkualitas tetaplah menjadi barometer pers yang sehat. Kiranya seluruh pihak yang terkait dengan pers mengupayakan agar konten pers kembali ke khittah-nya, konten yang informatif, konten yang mendidik, konten yang mencerahkan, konten yang memperdayakan, dan konten yang membangkitkan rasa nasionalisme kita,” jelasnya.

Dalam diskusi dengan tema Membangun Jurnalisme Berkualitas di Era Revolusi Teknologi Informasi, hadir pula Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid, Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, Anggota Dewan Pers Agus Sudibyo, Pengamat Media Ignatius Haryanto dan Ketua Dewan Penasihat Forum Pemred Kemal Gani.
Kominfo (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Muba Resmi Dilantik Jadi Ketum Perbasi Sumsel

    Bupati Muba Resmi Dilantik Jadi Ketum Perbasi Sumsel

    • calendar_month Rabu, 6 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.513
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang- Setelah terpilih aklamasi dalam rangkaian Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Bola Nasket Indonesia (Perbasi) Sumsel ke-VIII pada 25-26 Januari 2018 lalu, akhirnya Dodi Reza Alex Noerdin, resmi dilantik menjadi Ketua Umum Perbasi Sumsel masa bakti 2018-2022 di ballroom Grand Atyasa Palembang, Rabu (6/2/2019). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Musi Banyuasin ini dilantik langsung oleh Ketua […]

  • Palembang raih penghargaan SAKIP

    Palembang raih penghargaan SAKIP

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 962
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Kota Palembang  menerima penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) RI.   SAKIP merupakan integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan.   Untuk pencapaian kinerja tahun 2024, Pemkot Palembang mendapatkan predikat BB bersama […]

  • Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Kabupaten Muba

    Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Kabupaten Muba

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 758
    • 0Komentar

    PROGRAM meningkatkan minat baca peserta didik di Muba terus digencarkan, termasuk kali ini Pemkab Muba melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Muba menggelar lomba bertutur, di Ruang Teater Museum Penghulu Muhammad, Soleh Kabupaten Muba Selasa (22/3/2022). Sebanyak 31 orang siswa-siswi SD/MI se-Kabupaten Musi Banyuasin sangat  antusias ikuti lomba bertutur/bercerita, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan COVID-19, […]

  • Pesan Pj Gub Sumsel untuk Pjs & Plt Kepala daerah di Sumsel yang dikukuhkan

    Pesan Pj Gub Sumsel untuk Pjs & Plt Kepala daerah di Sumsel yang dikukuhkan

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.349
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Elen Setiadi mengukuhkan Pjs. Bupati Ogan Ilir Kurniawan Abadi , Pjs. Bupati Musi Rawas Deva Oktavianus Coriza , Pjs. Bupati OKU Timur Edward Juliarta dan Penyerahan Surat Pelaksanaan Tugas Bupati Muratara Inayatullah, bertempat di Griya Agung Palembang, Selasa, (24/9/2024). . Dalam Sambutannya Elen Setiadi Mengucapkan selamat kepada para pejabat […]

  • Kunjungi Korban Tanah Longsor di OKU Selatan, Begini Respon Alex

    Kunjungi Korban Tanah Longsor di OKU Selatan, Begini Respon Alex

    • calendar_month Sabtu, 18 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.118
    • 0Komentar

    Meminta pemerintah setempat agar dapat memberikan jaminan pendidikan gratis hingga sampai bangku kuliah

  • Minggu ke Dua Januari 2021, Wako Palembang Rencanakan Belajar Tatap Muka Dilaksanakan

    Minggu ke Dua Januari 2021, Wako Palembang Rencanakan Belajar Tatap Muka Dilaksanakan

    • calendar_month Selasa, 22 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.189
    • 0Komentar

    PROSES belajar mengajar tatap muka di Kota Palembang direncanakan kembali dibuka pada minggu ke dua Januari 2021. Hal itu disampaikan Walikota Palembang Harnojoyo  usai rapat yang digelar bersama Satuan Gugus Tugas beserta Dinas terkait, Selasa [22/12/2020]. Harnojoyo mengatakan, ada beberapa kesimpulan yang menjadi syarat bagi sekolah yang belajar tatap muka, yaitu kesiapan sekolah terkait protokol […]

expand_less
WordPress Archive Throne – Minimal WordPress Theme Thumbnail Preview and Item Grabber WP Plugin TianLock WP – Restrict Content Pro / Membership WordPress Theme Tiare – Wedding Vendor Directory WordPress Theme Tickera - WordPress Event Ticketing System Ticket System – Laravel HelpDesk Pro with Email to Ticket Support TicketGo – Support Ticket System Ticketomatic Automatic Post Generator Plugin for WordPress TigerFist – Martial Arts Elementor Template Kit Tijarah – Digital Marketplace WooCommerce Theme