Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Pelanggar Karantina Akan Ditindak, Polri Sudah Buat Aplikasi Monitoring

Pelanggar Karantina Akan Ditindak, Polri Sudah Buat Aplikasi Monitoring

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 6 Feb 2022
  • visibility 649
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

POLRI akan menindak tegas para pelaku pelanggaran dan penyimpangan karantina. Hal itu merujuk arahan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) masalah Isolasi.

Kepala Divisi Humas Polri (Kadiv Humas) Irjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., menjelaskan, Kapolri sudah memerintahkan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri untuk membentuk tim mengusut adanya dugaan pelanggaran dan penyimpangan dalam karantina.

“Tim sedang bekerja, sudah melakukan komunikasi, koordinasi, verifikasi, dengan berbagai pihak mulai keimigrasian, karantina kesehatan kemudian satgas covid, pengelola bandara hingga petugas di bandara, sampai dengan ke hulunya adalah pihak PHRI yang mengelola jasa hotel tempat WNA maupun WNI yang karantina,” jelas Kadiv Humas.

Kadiv Humas mengatakan, penyidik masih melakukan penyelidikan apakah ada tindak pidana dalam proses karantina. Apabila memang ada dan ditemukan alat bukti, maka penyidik tak segan-segan menetapkan status tersangka.

“Siapa saja yang terbukti melakukan pelanggaran kekarantinaan dari hulu hingga hilir akan dilakukan tindakan tegas,” jelasnya.

Kadiv Humas menambahkan, beberapa kasus pelanggaran karantina terjadi karena adanya blank area dari seseorang baik warga negara asing (WNA) maupun warga negara Indonesia (WNI) saat keluar pesawat hingga menuju Imigrasi.

“Disitu blank area yang memungkinkan terjadinya pelanggaran dan penyimpangan karantina. Terjadi transaksional sehingga WNA dan WNI yang harusnya karantina di tempat yang sudah disiapkan tapi tidak dilakukan,” jelasnya.

Untuk meminimalisir hal tersebut, Kadiv Humas menyebut jika pihaknya telah melaunching Aplikasi Monitoring Karantina Presisi. Namun, beliau juga menyebut perlu kerja sama dari stakeholders lainnya seperti Satgas Covid-19 dan TNI melakukan pengawasan secara konvensional.

Terkait dengan Aplikasi Monitoring Karantina Presisi, Kadiv Humas mengatakan, aplikasi ini secara digital mengawasi WNA dan WNI yang masuk ke Indonesia dari mulai tiba hingga ke lokasi karantina.

Adapun sejumlah lokasi pintu masuk ke Indonesia baik Bandara, Pelabuhan dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sudah menerapkan aplikasi ini. Hasilnya, jelas Kadiv Humas cukup efektif mengawasi WNA dan WNI yang melakukan karantina

“Saat ini baik dan efektif aplikasi ini. Namun demikian perlu dicover pengawasan manual. Ada kebijakan dari BNPB setiap periode tertentu petugas menjaga di lokasi karantina harus diganti untuk meminimalisir pelanggaran karantina terjadi,” jelas Kadiv Humas.

Ia pun menjelaskan beberapa keunggulan dari aplikasi Monitoring Karantina Presisi ini, dimana setiap orang yang melakukan karantina akan tercatat dalam sistem berapa lama melakukan karantina dan kapan sudah keluar karantina.

Bahkan, aplikasi ini bisa mendeteksi orang yang melakukan karantina jika kabur dari lokasi karantina. “Kalau keluar 200 meter dari lokasi karantina ada peringatan ke command center. Kemudian petugas bisa mencari dan menjemput orang tersebut agar menyelesaikan masa karantinanya,” jelasnya.

Hanya saja, ada sejumlah kendala dari aplikasi ini yakni ketergantungan dengan internet. Pasalnya, aplikasi ini bisa berjalan jika jaringan internet stabil.

Kadiv Humas juga memaparkan kemungkinan adanya upaya pelanggaran seseorang yang melakukan karantina meninggalkan handphonenya untuk kabur dari karantina sehingga tak bisa terlacak.

“Untuk itu harus ada sinergi secara teknologi dan konvensional dalam pengawasan,” jelasnya.

Kadiv Humas berharap agar pelanggaran karantina bisa ditekan di tengah kasus Covid-19 yang kembali meningkat. Dia juga memperingatkan masyarakat ada konsekuensi hukum jika melanggar karantina.Tribratanews (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bombardier Defense Jual Dua Challenger 650 untuk Misi Intelijen dan Pengawasan di Australia

    Bombardier Defense Jual Dua Challenger 650 untuk Misi Intelijen dan Pengawasan di Australia

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 994
    • 0Komentar

    Sumseltekini.co.id, Montreal, Kanada  (GLOBE NEWSWIRE) – Bombardier Defense mengumumkan bahwa Principle Finance, penyedia sewa operasi pesawat terkemuka di Australia, telah membeli dua unit Challenger 650 yang akan digunakan untuk misi Intelijen, Pengawasan, dan Pengintaian (ISR) di Australia. Pengiriman kedua pesawat dijadwalkan pada 2026. Kesepakatan ini menandai pencapaian besar bagi Bombardier Defense dalam memperluas kehadirannya di Australia […]

  • Resmi jadi WNI, Diks Tinggal Proses Perpindahan Federasi

    Resmi jadi WNI, Diks Tinggal Proses Perpindahan Federasi

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.919
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Erick mengapresiasi proses naturalisasi pemain berusia 28 tahun itu yang cepat berkat dukungan penuh Presiden Prabowo Subianto, Komisi XIII dan X DPR, Dirjen AHU dan Dirjen Imigrasi, serta Dukcapil DKI Jakarta. Selain Kevin Diks, pada kesempatan ini Estella Loupattij dan Noa Leatomu juga mengambil sumpah WNI. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyambut gembira […]

  • Dinilai Lambat dalam Penyaluran Air Bersih, Fraksi DPRD Kota Palembang Sorotin PDAM

    Dinilai Lambat dalam Penyaluran Air Bersih, Fraksi DPRD Kota Palembang Sorotin PDAM

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.458
    • 0Komentar

    Delapan fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang menyampaikan pandangannya atas rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 dalam rapat paripurna,Selasa [ 23/8/ 2022]. Sebagian besar fraksi menyoroti beberapa infrastruktur Pengolahan Air Minum atau Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang dinilai lambat dalam penyaluran air bersih. “Masih […]

  • Rapat Paripurna ke -82 DPRD Prov. Sumsel,  6 Rapenda usulan Gubernur  Sumsel yang masuk Propemperda

    Rapat Paripurna ke -82 DPRD Prov. Sumsel,  6 Rapenda usulan Gubernur  Sumsel yang masuk Propemperda

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.015
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Setelah menjalankan Rapat paripurna LXXXI (81) DPRD Provinsi Sumatera Selatan dengan agenda penyampaian pengantar laporan keterangan pertanggung jawaban Gubernur Sumsel (LKPJ) tahun  anggaran 2023 serta pembentukan pansus berdasarkan komposisi komisi-komisi diruang rapat paripurna DPRD Provinsi Sumatera Selatan, DPRD Prov. Sumsel melanjutkan  Rapat Paripurna ke-82, senin [25/3/2024]. Adapun agenda adalah perubahan dan penambahan program […]

  • Cara Menparekraf Pacu Mahasiswa Politeknik Pariwisata Lombok Pulihkan Sektor Pariwisata

    Cara Menparekraf Pacu Mahasiswa Politeknik Pariwisata Lombok Pulihkan Sektor Pariwisata

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 891
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong mahasiswa Politeknik Pariwisata Lombok untuk memacu kreativitas dalam memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Hal tersebut disampaikan Menparekraf Sandiaga, pada acara ‘Pembinaan Sikap Dasar Profesi Poltekpar Lombok Tahun 2021’ yang diselenggarakan oleh Politeknik Pariwisata Lombok secara daring, Rabu (18/8/2021). Ia menyampaikan […]

  • Beri Saran Sistem Perawatan Kesehatan Baru, Mass General Brigham dan Dana-Farber Cancer Institute bekerja sama dengan BEEAH Group

    Beri Saran Sistem Perawatan Kesehatan Baru, Mass General Brigham dan Dana-Farber Cancer Institute bekerja sama dengan BEEAH Group

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Boston, MA,  (GLOBE NEWSWIRE) — Mass General Brigham dan Dana-Farber Cancer Institute bekerja sama dengan BEEAH Group, sebuah organisasi yang memelopori solusi keberlanjutan dan kualitas hidup di Timur Tengah, untuk memberikan saran dalam pengembangan Jawaher Boston Medical District, sistem perawatan kesehatan canggih yang dirancang untuk memberikan perawatan kelas dunia yang berpusat pada pasien melalui inovasi, […]

expand_less
WordPress Archive Mounty Hiking Campground & Children Camping Template Kit Mousiqua | Music Band & Musician OnePage WordPress Theme Moustachey: A Blog Theme With Extra Gusto Mova – Moving Company Elementor Template Kit Movack – Moving Company Elementor Template Kit Mover Pro – WordPress Theme for Packers & Movers Moverie – Movers & Packers Service Elementor Template Kit Movflx – Video Production and Movie WordPress Theme Moving Service – Local Business Elementor Template Kit Mowasalat – Logistic and Transports WP Theme