Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Pelanggar Karantina Akan Ditindak, Polri Sudah Buat Aplikasi Monitoring

Pelanggar Karantina Akan Ditindak, Polri Sudah Buat Aplikasi Monitoring

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 6 Feb 2022
  • visibility 668
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

POLRI akan menindak tegas para pelaku pelanggaran dan penyimpangan karantina. Hal itu merujuk arahan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) masalah Isolasi.

Kepala Divisi Humas Polri (Kadiv Humas) Irjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., menjelaskan, Kapolri sudah memerintahkan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri untuk membentuk tim mengusut adanya dugaan pelanggaran dan penyimpangan dalam karantina.

“Tim sedang bekerja, sudah melakukan komunikasi, koordinasi, verifikasi, dengan berbagai pihak mulai keimigrasian, karantina kesehatan kemudian satgas covid, pengelola bandara hingga petugas di bandara, sampai dengan ke hulunya adalah pihak PHRI yang mengelola jasa hotel tempat WNA maupun WNI yang karantina,” jelas Kadiv Humas.

Kadiv Humas mengatakan, penyidik masih melakukan penyelidikan apakah ada tindak pidana dalam proses karantina. Apabila memang ada dan ditemukan alat bukti, maka penyidik tak segan-segan menetapkan status tersangka.

“Siapa saja yang terbukti melakukan pelanggaran kekarantinaan dari hulu hingga hilir akan dilakukan tindakan tegas,” jelasnya.

Kadiv Humas menambahkan, beberapa kasus pelanggaran karantina terjadi karena adanya blank area dari seseorang baik warga negara asing (WNA) maupun warga negara Indonesia (WNI) saat keluar pesawat hingga menuju Imigrasi.

“Disitu blank area yang memungkinkan terjadinya pelanggaran dan penyimpangan karantina. Terjadi transaksional sehingga WNA dan WNI yang harusnya karantina di tempat yang sudah disiapkan tapi tidak dilakukan,” jelasnya.

Untuk meminimalisir hal tersebut, Kadiv Humas menyebut jika pihaknya telah melaunching Aplikasi Monitoring Karantina Presisi. Namun, beliau juga menyebut perlu kerja sama dari stakeholders lainnya seperti Satgas Covid-19 dan TNI melakukan pengawasan secara konvensional.

Terkait dengan Aplikasi Monitoring Karantina Presisi, Kadiv Humas mengatakan, aplikasi ini secara digital mengawasi WNA dan WNI yang masuk ke Indonesia dari mulai tiba hingga ke lokasi karantina.

Adapun sejumlah lokasi pintu masuk ke Indonesia baik Bandara, Pelabuhan dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sudah menerapkan aplikasi ini. Hasilnya, jelas Kadiv Humas cukup efektif mengawasi WNA dan WNI yang melakukan karantina

“Saat ini baik dan efektif aplikasi ini. Namun demikian perlu dicover pengawasan manual. Ada kebijakan dari BNPB setiap periode tertentu petugas menjaga di lokasi karantina harus diganti untuk meminimalisir pelanggaran karantina terjadi,” jelas Kadiv Humas.

Ia pun menjelaskan beberapa keunggulan dari aplikasi Monitoring Karantina Presisi ini, dimana setiap orang yang melakukan karantina akan tercatat dalam sistem berapa lama melakukan karantina dan kapan sudah keluar karantina.

Bahkan, aplikasi ini bisa mendeteksi orang yang melakukan karantina jika kabur dari lokasi karantina. “Kalau keluar 200 meter dari lokasi karantina ada peringatan ke command center. Kemudian petugas bisa mencari dan menjemput orang tersebut agar menyelesaikan masa karantinanya,” jelasnya.

Hanya saja, ada sejumlah kendala dari aplikasi ini yakni ketergantungan dengan internet. Pasalnya, aplikasi ini bisa berjalan jika jaringan internet stabil.

Kadiv Humas juga memaparkan kemungkinan adanya upaya pelanggaran seseorang yang melakukan karantina meninggalkan handphonenya untuk kabur dari karantina sehingga tak bisa terlacak.

“Untuk itu harus ada sinergi secara teknologi dan konvensional dalam pengawasan,” jelasnya.

Kadiv Humas berharap agar pelanggaran karantina bisa ditekan di tengah kasus Covid-19 yang kembali meningkat. Dia juga memperingatkan masyarakat ada konsekuensi hukum jika melanggar karantina.Tribratanews (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung  Progam Satu Desa Satu Rumah Tahfidz, SMA Muhammadiyah 6 Palembang Diapresiasi Gubernur Herman Deru

    Dukung  Progam Satu Desa Satu Rumah Tahfidz, SMA Muhammadiyah 6 Palembang Diapresiasi Gubernur Herman Deru

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 732
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru mengapresiasi SMA Muhammadiyah 6 Palembang yang telah mewisuda para hafiz dan hafizah. Menurutnya diwisudanya siswa/siswi ini merupakan salah satu bentuk kontribusi sekolah Muhammadiyah Palembang dalam mendukung program Pemprov Sumsel yaitu satu desa satu rumah tahfidz. “Sebelummya saya hadir juga di Muhammadiyah 2 Palembang. Kenapa saya memilih hadir di dua sekolah […]

  • Aktif Perangi Covid-19, PTBA Kucurkan Dana Lebih Dari Rp14,5 Miliar

    Aktif Perangi Covid-19, PTBA Kucurkan Dana Lebih Dari Rp14,5 Miliar

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.307
    • 0Komentar

    PT Bukit Asam Tbk (PTBA) kucurkan dana senilai Rp14,5 milliar lebih, guna berpartisipasi aktif memerangi covid-19. Alokasi dana tersebut digunakan emiten tambang batubara tersebut untuk membantu alat kesehatan, bantuan langsung ke masyarakat, maupun komunitas. Selain itu sarana dan prasarana untuk mendukung protokol kesehatan, sosialisasi pencegahan penyebaran covid-19, dan lainnya. Bantuan ke masyarakat diberikan tidak hanya untuk warga […]

  • Pemain Persebaya Ini Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

    Pemain Persebaya Ini Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.140
    • 0Komentar

    PEMAIN Persebaya, Surabaya, Otavia Dutra resmi menjadi Warga Negara Indonesia [WNI], Ia mengambil sumpah di Kantor  Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Jawa Timur di Jl Kayoon, Surabaya, kemarin. Dengan mengenakan peci berwaran hitam dan jas warna hitam pemain kelahiran Negara Brazil ini mengakui berniat menjadi WNI sudah cukup lama sejak dia menginjakkan kaki di Indonesia […]

  • Gelar Pendidikan Calon Advokat, DPC Peradi Palembang Gandeng FH UMP

    Gelar Pendidikan Calon Advokat, DPC Peradi Palembang Gandeng FH UMP

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.219
    • 0Komentar

    DEWAN Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi) Palembang kembali menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokad (PKPA). Pelaksanaan PKPA angkatan XII – 2020 berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, kali ini DPC Peradi Palembang menyelenggarakan pendidikan bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang (FH UMP). PKPA angkatan XII yang dibuka Dekan FH UMP Nur Husni Emilson, Sabtu (18/1) […]

  • Strategi Ganjar-Mahfud mencegah “akal-akalan” di TPS

    Strategi Ganjar-Mahfud mencegah “akal-akalan” di TPS

    • calendar_month Selasa, 13 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 804
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Juru bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD (Ganjar-Mahfud) Chico Hakim mengatakan pasangan jagoannya bertekad memastikan pencoblosan Pilpres 2024 bebas dari kecurangan. Saksi dan relawan Ganjar-Mahfud akan diterjunkan untuk memastikan tidak ada “akal-akalan” dalam proses pemungutan suara. “Selain menempatkan saksi, kami juga menempatkan relawan di tiap TPS (tempat pemungutan suara). Bukan hanya saksi […]

  • Ajak Cucu, Herman Deru Safari Jumat ke Masjid Nurul Jaddid

    Ajak Cucu, Herman Deru Safari Jumat ke Masjid Nurul Jaddid

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.105
    • 0Komentar

    ADA yang berbeda dengan safari jumat Gubernut H. Herman Deru di Masjid Nurul Jaddid Jalan Perintis Kemerdekaan Lama Palembang, Jumat (27/12/2019). Jika bisanya mengenakan  busana muslim  berupa baju koko warna putih. Namun untuk kali ini Herman Deru mengenakan baju muslim adat melayu, yakni baju kurung, peci hitam, celana hitam panjang lengkap dengan kain sarung yang  dililitkan di pinggang. Selain […]

expand_less
WordPress Archive Mounty Hiking Campground & Children Camping Template Kit Mousiqua | Music Band & Musician OnePage WordPress Theme Moustachey: A Blog Theme With Extra Gusto Mova – Moving Company Elementor Template Kit Movack – Moving Company Elementor Template Kit Mover Pro – WordPress Theme for Packers & Movers Moverie – Movers & Packers Service Elementor Template Kit Movflx – Video Production and Movie WordPress Theme Moving Service – Local Business Elementor Template Kit Mowasalat – Logistic and Transports WP Theme