Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perbankan & Keuangan » Waduh, Rupiah Tertekan Lagi

Waduh, Rupiah Tertekan Lagi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 1 Mar 2018
  • visibility 2.360
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Bank Indonesia (BI) memastikan telah hadir di pasar keuangan untuk melakukan intervensi terhadap pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS yang tertekan.

Bank sentral mengguyur pasar keuangan menggunakan cadangan devisanya agar ketersediaan dolar AS tetap terjamin di pasar keuangan. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Doddy Zulverdi mengatakan dengan adanya intervensi dari Bank Indonesia ini, pelemahan Rupiah bisa lebih terkontrol. Hari ini, sesuai data JISDOR rupiah melemah menjadi 13.793 per dolar AS dari sebelumnya 13.707 per dolar AS.

“BI ada di pasar. Tentu tidak di setiap titik, tidak setiap saat kita masuk. Hanya di saat pelemahan cepat sekali, jangan sampai kecepatan pelemahan berlebihan,” ujar dia di kantor pusat BI, Jakarta,melansir Warta Ekonomi.co.id, Kamis (1/3/2018).

Dia menjelaskan, ketika nilai tukar Rupiah menyentuh level Rp13.800 per dolar AS, BI sudah ada di pasar sejak pasar dibuka pagi tadi untuk melakukan intervensi.

“Sejak pasar valas di buka jam 08.00 pagi, kami sudah langsung siap. Semua data yang muncul di pasar AS, sudah antisipasi kayaknya jam 08.00 ada tekanan besar. Karena itu begitu market buka, kita sudah antisipasi. Karena kami terus konsisten jaga, kita lihat siang ini sudah mulai reda. Angkanya sudah agak sedikit turun walaupun sudah di atas Rp13.750.

Angka terakhir 13.755. Itu konsistensi BI untuk stabilisasi, untuk memastikan walaupun harus melemah, tapi yang penting pelemahan dijaga supaya tidak terlalu cepat,” jelas dia.

Hanya saja, Doddy tidak bisa memastikan berapa cadangan devisa yang telah diguyurkan ke pasar, mengingat itu adalah bagian dari strategi Bank Indonesia yang bersifat rahasia.

“Tapi, jangan diartikan kalau ada laporan cadev bulan ini, misalnya ada pengurangan US$10 miliar terus diartikan kita telah intervensi pasar dengan jumlah segitu, tidak bisa,” tegas Doddy.

Lebih jauh, dikatakannya, pelemahan ini lebih disebabkan karena faktor global terutama spekulasi pasar mengenai kenaikan suku bunga The FED dalam FOMC. Sentimen tersebut disinyalir menarik dana asing keluar negeri.

“Ini sebenarnya pengaruh global, terutama spekulasi pasar mengenai rencana kenaikan suku bunga oleh The Fed dalam FOMC bulan depan. Jadi, bukan karena faktor domestik,” kata Doddy.

Sentimen seperti saat ini, diperkirakan Doddy masih terus berlanjut hingga rapat FOMC usai dilaksanakan. Baru setelah itu, volatilitas Rupiah lebih stabil. Meski begitu, cadangan devisa Indonesia dipastikan masih aman dan mencukupi untuk menjaga volatilitas Rupiah tersebut.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Palembang Siapkan Rumah UKM Untuk Sentra Pempek

    Palembang Siapkan Rumah UKM Untuk Sentra Pempek

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.099
    • 0Komentar

    GEDUNG UPTD Dinas Pendidikan di Jalan Kapten Cek Syeh Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, selain akan dipersiapkan sebagai Rumah UKM juga rencananya akan dikelola sebagai sentra pempek. Wakil Walikota Palembang Hj Fitrianti Agustinda saat memimpin rapat persiapan Rumah UKM, Jumat (24/1/2020), menjelaskan, nantinya Rumah UKM akan menjadi pusat display produk usaha kecil di Palembang. […]

  • Waspada !!, Positif COVID-19, Di Palembang Pasien Menular dengan Status OTG

    Waspada !!, Positif COVID-19, Di Palembang Pasien Menular dengan Status OTG

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.613
    • 0Komentar

    Plt Kepala Dinas Kesehatan Palembang, dr Ayus Astoni, mengatakan dari data terbaru sejumlah pasien baru di Palembang hampir keseluruhan menular dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG). “Data masih kita kumpulkan secara keseluruhan, karena kemungkinan besar pasien berada di tempat sama dan mereka adalah pasien yang penularannya terjadi antar anggota keluarga dan tinggal di satu rumah,” […]

  • Infrastruktur Cloud, Indonesia  10 Kali Lipat Tertinggal Dengan Jepang

    Infrastruktur Cloud, Indonesia 10 Kali Lipat Tertinggal Dengan Jepang

    • calendar_month Sabtu, 4 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.449
    • 0Komentar

    INDONESIA membutuhkan tambahan infrastruktur komputasi awan (cloud) hingga 10 kali lipat agar bisa setara dengan kapasitas penyimpanan data yang dimiliki Jepang. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny Gerard Plate, mengatakan, secara geografis, Indonesia memiliki lebih banyak jumlah pulau daripada Jepang, namun besaran kapasitas cloud yang dimiliki hanya 10 persennya. “Andaikan (kapasitas cloud) Indonesia ingin setara […]

  • Program Rumah Tahfidz Inisiasi HD Dapat Apresiasi Warga Sumsel

    Program Rumah Tahfidz Inisiasi HD Dapat Apresiasi Warga Sumsel

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 907
    • 0Komentar

    UPAYA Pemprov Sumsel mewujudkan masyarakat yang religius, beriman dan bertakwa serta berahlak mulia. melalui program Rumah Tahfidz terus mendapat respon positif. Tak hanya dari kalangan tokoh agama tapi juga pengurus, pengajar maupun para santri rumah tahfidz itu sendiri. Seperti dituturkan Pengurus Rumah Tahfidz Al-Fatih, Kabupaten Banyuasin, Kecamatan Banyuasin III Kelurahan Mulia Agung, Amri. Ia mengaku sangat […]

  • Palembang Kembali Dikepung Asap, Sekolah Diliburkan

    Palembang Kembali Dikepung Asap, Sekolah Diliburkan

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.321
    • 0Komentar

    KOTA Palembang kembali dikepung asap pekat, cuaca diperkirakan menyentuh  kategori berbahaya, bahkan jarak pandang hanya sekitar 10-20 meter sangat menganggu pengguna jalan, Sekolah pun mulai kembali meliburkan siswanya. Pantaun ST, di beberapa titik di Senin pagi sekitar pukul 05.30 WIB, Senin [14/10/2019] kabut sangat pekat, seperti saat melintas di daerah Jumbatan IV Pasar Kuto ke seberang […]

  • Wah.. formasi penerimaan CPNS & PPPK Tahun 2024 Muba paling banyak di Sumsel, ini angkanya, berminatkah !!

    Wah.. formasi penerimaan CPNS & PPPK Tahun 2024 Muba paling banyak di Sumsel, ini angkanya, berminatkah !!

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.140
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Formasi penerimaan CPNS & PPPK Tahun 2024 Muba ternyata paling banyak di Sumsel. Berdasarkan data Kemenpan-RB adapun formasi penerimaan CPNS dan PPPK Tahun 2024 yakni diantaranya Palembang 6.211, Muba 8.205 Ogan Ilir 1.442, Prabumulih 2.947, Muara Enim 7.920, Lahat 6.561, Empat Lawang 500, Pagaralam 900, Banyuasin 5.551, Mura 239, Muratara 300, Lubuklinggau 264, […]

expand_less
WordPress Archive Medikor – Medical Healthcare Elementor Template Kit Mediku – Health Medical Elementor Template Kit Medilab – Healthcare & Clinical Laboratory Elementor Template Kit Medilazar – Pharmacy Medical WooCommerce WordPress Theme Medilink – Health & Medical WordPress Theme Medina – Medical & Health Elementor Template Kit Medina – Medical WordPress Theme Mediphar – Pharmacy & Medical Elementor Template Kit MediPharma – Pharmacy & Medical Elementor Template Kit MediPoint – Doctor WordPress Theme