Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Infrastruktur & Transportasi » Sesuai Aksi Kerjasama ASEAN, Infrastruktur Jaringan Listrik Tingkatkan Penggunaan Energi Baru Terbarukan

Sesuai Aksi Kerjasama ASEAN, Infrastruktur Jaringan Listrik Tingkatkan Penggunaan Energi Baru Terbarukan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
  • visibility 2.600
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, mengharapkan pembangunan infrastruktur jaringan listrik di Asia Tenggara (ASEAN Power Grid), dapat meningkatkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) di kawasan regional tersebut.

Kebijakan ini akan mendorong pencapaian komponen EBT dengan target peningkatan kapasitas daya terpasang EBT di ASEAN hingga 35 persen pada 2025.

Dilansir dari InfoPublik.id, dalam keterangan resmi Kementerian ESDM di Jakarta, Senin (25/10/2021), Menteri Arifin Tasrif mengungkapkan pemenuhan terget tersebut sesuai dengan Rencana Aksi Kerja Sama ASEAN (ASEAN Plan of Action of Energy Cooperation/APAEC).

“Target ini akan mudah dicapai melalui komitmen kuat dari anggota ASEAN untuk bersama-sama mengintegrasikan strategi dan inisiatif pengembangan energi bersih dan terbarukan karena ini adalah dasar yang kuat untuk kesuksesan transisi energi di masa depan yang lebih berkelanjutan, dan sangat penting bagi generasi kita berikutnya,” kata Arifin pada acara Singapore International Energy Week (SIEW) di Singapura, Senin (25/10/2021)

Teknologi dan informasi teknologi energi, lanjutnya, dinilai menjadi aspek penting dalam mendukung pemanfaatan energi di kawasan ASEAN.

“Kami sangat berharap ke depan, negara-negara ASEAN dapat saling terhubung melalui ASEAN Power Grid untuk menciptakan kawasan ekonomi regional yang berdaya saing tinggi di bidang pembangunan infrastruktur, kerja sama energi, serta teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) serta menuju net zero emission,” harapnya.

Hingga saat ini sudah ada beberapa proyek interkoneksi jaringan sebagai bagian dari mekanisme ekspor-impor listrik EBT di ASEAN, seperti antara Malaysia-Singapura (Plentong-Woodlands); Thailand-Malaysia (Sadao-Chupping dan Khiong Ngae-Gurun), Indonesia-Malaysia (Kalimantan Barat-Sarawak), dan Thailand-Laos.

“Saya yakin kerja sama di antara negara-negara anggota ASEAN akan meningkat dalam waktu dekat,” ungkap Arifin.

Menurut dia, penerapan teknologi tepat guna diperlukan tidak hanya untuk menjaga dan meningkatkan keandalan dan efisiensi pasokan, tetapi juga untuk mengintegrasikan energi terbarukan dan mengantisipasi sifat intermiten energi terbarukan, seperti matahari dan angin.

“Selain smart grid, ada smart metter, dan battery energy storage system (BESS) atau sistem penyimpanan energi baterai. Penerapan efisiensi energi ini punya pengaruh dalam efisiensi energi pembangkit,” tambahnya.

Adanya inovasi smart grid mampu mengurai permasalahan sebagian besar dari pembangkit listrik. Penerapan sistem energi berkelanjutan pada smart grid akan mendukung penerapan EBT yang efisien dan andal karena mampu menganalisis beban dan produksi listrik.

“Saat ini terdapat sembilan proyek smart grid yang menggunakan berbagai teknologi smart grid seperti two-way communication, smart communication, smart microgrid, dan Advanced Metering Infrastructure (AMI),” ujarnya.

Arifin menyoroti rencana Indonesia mengembangkan smart grid yang disebut Nusantara Grid mulai 2025. Ide tersebut didasarkan pada kenyataan bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan dan perlu menyediakan akses energi bagi masyarakat lokal.

“Super grid juga dimaksudkan untuk mengatasi ketidaksesuaian antara sumber daya energi terbarukan dan lokasi daerah permintaan listrik yang tinggi,” urainya.

Indonesia berkomitmen mendorong negara-negara di ASEAN untuk mencari sumber EBT dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri. Termasuk, rencana ekspor listrik berbasis energi surya ke Singapura untuk memenuhi kebutuhan listrik di negara tetangga tersebut.

“Indonesia akan terus mendukung anggota ASEAN lainnya memanfaatkan energi terbarukan atau energi lainnya untuk kebutuhan dalam negeri masing-masing negara,” ujar Arifin.

Melalui kerja sama ini, Indonesia berharap mampu ketersediaan, aksesibilitas, keterjangkauan, dan keberlanjutan energi dapat tercapai melalui teknologi, bantuan keuangan serta peningkatan kapasitas.

“Kita bersama-sama harus bahu membahu, untuk menciptakan masa depan yang lebih baik, lebih bersih, dan lebih hijau bagi generasi muda kita,” harap Arifin.

PLTS diproyeksikan menjadi tulang punggung sistem kelistrikan nasional pada masa mendatang. Terkait isu intermitensi, Arifin memberikan solusi melalui kombinasi penyimpanan misalnya produksi hidrogen atau penyimpanan pompa selama kelebihan produksi solar PV akan membantu produksi listrik selama beban puncak.

Sistem ini lebih lebih efisien dibandingkan dengan yang menggunakan solar atau gas pada saat beban puncak.

“Salah satu teknologi untuk mengatasi masalah intermittency yang sedang diterapkan di Indonesia adalah mengembangkan floating solar PV yang berdampingan dengan pembangkit listrik tenaga air. Salah satunya PLTS Terapung Cirata sebesar 145 MW yang merupakan PLTS Terapung terbesar di ASEAN,” jelas Arifin.

Keberhasilan pembangunan PLTS Terapung Cirata ini telah mendorong pemerintah Indonesia untuk mereplikasi pengembangan PLTS terapung di waduk dan danau lain dengan potensi total sekitar 28 gigawatt di 375 lokasi.

Guna mengimplementasikan proyek-proyek energi rendah karbon, Arifin memberikan solusi kebijakan jangka pendek ke negara-negara ASEAN demi menciptakan ketahanan energi, melalui perbaikan sistem pembangkitan dengan menggunakan teknologi rendah emisi.

Arifin juga mengimbau keterlibatan sektor swasta selain lembaga keuangan, mampu mengurai permasalahan dari segi pembiayaan proyek EBT.

Di samping itu diperlukan kebijakan dan regulasi yang lebih baik untuk menciptakan iklim investasi yang baik. “Kami berusaha untuk mencapainya dengan menyederhanakan dan merampingkan kerangka peraturan,” ungkapnya.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laga Perdana Liga 1, Persib Siap Bertempur Demi Amankan Tiga Poin

    Laga Perdana Liga 1, Persib Siap Bertempur Demi Amankan Tiga Poin

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 671
    • 0Komentar

    DUA hari lagi Persib memulai petualangannya di Liga 1 2021/2022. Kondisi tim disebut Victor Igbonefo sudah dalam mode siap tempur pada laga kontra Barito Putera, Sabtu (4/9) mendatang. Persiapan yang minim tidak menjadi alasan Persib untuk tampil loyo di kompetisi. Maung Bandung dituntut tampil dengan maksimal karena kini peta kekuatan tim di Liga 1 dinilai […]

  • Swasta Memiliki Peran Penting Kejar Target Program Vaksinasi, Wagub Mawardi Yahya Tinjau Vaksinasi

    Swasta Memiliki Peran Penting Kejar Target Program Vaksinasi, Wagub Mawardi Yahya Tinjau Vaksinasi

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 865
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Mawardi Yahya meninjau pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk para petani kelapa sawit, masyarakat kawasan perkebunan dan para pelajar di areal PT Sawit Mas Sejahtera Desa Pangkalan Panji Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Jum’at (25/9). Pelaksanaan vaksinasi yang diinisiasi oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) bekerjasama dengan pemerintah tersebut, merupakan […]

  • “Bukan Sekadar Tendang Bola, Ini Sekolah Sepakbola ala Harvard!”

    “Bukan Sekadar Tendang Bola, Ini Sekolah Sepakbola ala Harvard!”

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.469
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ingat masa kecil umur belasan tahun, di Sei-Batang ujung Palembang Timur,  waktu masih bocah ingusan, sekolah sepak bola cuma modal lapangan bekas sawah dan pelatih yang kerjanya nyuruh push-up sambil merokok. Namanya juga “Sebabkola”, kampung, sekolah sepak bola hanya  lahir dari modal semangat, bukan dari sistem yang memang dirancang baik. Kalau hujan deras, latihan […]

  • Karyawan Pusri Donor Darah, Garda Kemanusiaan!

    Karyawan Pusri Donor Darah, Garda Kemanusiaan!

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.433
    • 0Komentar

    SIAPA bilang menjadi pahlawan harus naik panggung atau pakai jubah super? di Pusri Palembang, para karyawan membuktikan kalau menjadi pahlawan bisa dilakukan dengan cara sederhana mendonorkan darah. Dalam rangka memperingati Hari Palang Merah Indonesia (PMI) 2025, PT Pusri Palembang kembali menggelar aksi donor darah di Gedung Kesenian Komplek Pusri bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah […]

  • Peluru Pertama Bikin Geger, Anak Muba Bidik Emas, Kena Hati Pula!

    Peluru Pertama Bikin Geger, Anak Muba Bidik Emas, Kena Hati Pula!

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.828
    • 0Komentar

    SAAT dunia yang serba cepat kayak motor matic di jalan lurus, ternyata masih ada anak muda yang bisa sabar. Namanya Andre Apriansyah, atlet menembak asal Musi Banyuasin (Muba). Di saat itu,  banyak remaja sibuk ngincar headshot di game online, malah sebaliknya Andre fokus cari headshot di lapangan sungguhan dan bukan kaleng-kaleng, hasilnya emas pertama untuk Muba […]

  • Update COVID-19 Muba: Kasus Sembuh dan Positif Covid di Muba Masing – Masing Bertambah 8

    Update COVID-19 Muba: Kasus Sembuh dan Positif Covid di Muba Masing – Masing Bertambah 8

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 923
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Selasa (22/6/2021) mengkonfirmasi penambahan 8 kasus sembuh dan 8 positif. “Ada penambahan 8 kasus sembuh dan 8 positif per 22 Juni 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. Sefti merinci, adapun penambahan kasus positif yakni diantaranya kasus 1595 Laki-laki usia 77 tahun Dusun 2 Rejosari […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Kissmetrics WooCommerce Lead Time WooCommerce Learning Management System WooCommerce License Delivery & Management WooCommerce License Manager WooCommerce Lightspeed POS Integration WooCommerce Live Notifications WooCommerce Local Delivery Shipping WooCommerce Local Pickup Plus WooCommerce LookBook – Shop by Instagram – Shoppable with Product Tags