Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Suarakan 3 G [ ‘Gercep’, ‘Geber’ & ‘Gaspol’] di Gelaran Konferensi Internasional Conference “Heritage of Toba”

Suarakan 3 G [ ‘Gercep’, ‘Geber’ & ‘Gaspol’] di Gelaran Konferensi Internasional Conference “Heritage of Toba”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
  • visibility 2.488
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar International Conference Heritage of Toba: Natural & Cultural Diversity, yang dilangsungkan secara hybrid di TB Silalahi Center, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara.

Konferensi internasional ini merupakan kolaborasi antara Kemenparekraf/Baparekraf dengan Kompas untuk menggali penguatan produk wisata di Danau Toba agar bertaraf internasional. Sehingga Danau Toba sebagai destinasi super prioritas dan juga bagian dari UNESCO Geopark Global yang telah ditetapkan pada 2 Juli 2020 dapat semakin mendunia.

“Untuk menjaga keberlanjutannya dan melestarikan aset dunia, Toba perlu menyatukan visi, berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan, sehingga dapat memberikan dampak positif ekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan bagi masyarakat dengan program yang tepat manfaat, tepat sasaran, dan tepat waktu,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat membuka konferensi internasional Heritage of Toba, secara daring, kemarin.

Konferensi internasional Heritage of Toba menghadirkan berbagai pembicara yang terbagi ke dalam dua sesi. Pada sesi pertama diisi oleh Ahli Geologi ITB, Indyo Pratomo; Ahli Ekowisata, Prof. Harini Muntasib; dan Aktivis Lingkungan, Annette Horschmann.

Sementara pada sesi kedua diisi oleh Fashion Desaigner, Athan Siahaan; Praktisi Kuliner Indonesia, Santhi Seraf; Ahli Budaya Batak Universitas Hawaii AS, Prof. Uli Kozok; dan Musisi, Viky Sianipar.

“Besar harapan saya kegiatan ini dapat menciptakan inovasi dan terobosan baru dalam pengembangan destinasi super prioritas Danau Toba sebagai destinasi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan lingkungan. Untuk itu, kita harus ‘gercep’ gerak cepat, ‘geber’ gerak bersama, dan ‘gaspol’ garap semua potensi agar lapangan kerja terbuka seluas-luasnya,” ujar Menparekraf.

Dalam kesempatan itu, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani, menjelaskan konferensi internasional ini dilakukan untuk mendiskusikan dan mencari berbagai solusi bagaimana kedepannya kita bisa mempertahankan dan menguatkan produk wisata yang ada di Toba. Tentunya dengan mengedepankan kearifan lokal dan pelestarian lingkungan. Sehingga wisatawan tidak hanya datang untuk berwisata tapi juga memberikan kontribusi dalam pemanfaatan lingkungan, berkontribusi terhadap pengembangan, dan konservasi budaya.

“Kami di Kemenparekraf juga sudah membuat travel pattern atau jalur wisata tematik, supaya segmentasinya lebih jelas. Mungkin ada yang datang ke sini karena hanya ingin melihat Danau Toba saja, dan length of stay-nya hanya sehari atau dua hari. Tapi ketika kita membuat ini menjadi tematik, lebih bisa menarik minat masyarakat sehingga length of staynya juga akan jauh lebih lama,” katanya.

Jalur wisata tematik atau travel pattern Kaldera Toba sendiri telah dirampungkan pada tahun 2020 oleh Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events), dengan mengusung tiga tema yaitu eco culture, eco nature, dan eco science.

Jalur eco nature melingkupi Air Terjun Sipiso Piso, Lisa Andi Leo’s Organic Coffee, Pusuk Buhit Mountain, Taman Wisata Kera Sibaganding, dan Taman Eden 100 Tobasa. Sementara untuk jalur eco culture meliputi Lumban Suhi Suhi Toruan, Istana Makam Raja Sisingamangaraja, Sentra Ulos Desa Meat, Museum Batak TB Silalahi, Makam Tua Raja Sidabutar, dan Museum Huta Bolon Simanindo.

Untuk jalur eco science terbagi empat subjalur yang masing-masing memiliki jalurnya sendiri. Subjalur itu adalah Kaldera Porsea, Kaldera Haranggaol, Kaldera Sibandang, dan Pulau Samosir. Dan pada 2022 akan dilanjutkan dengan pembuatan storytelling, interpretasi, serta pelaksanaan uji trail pada tiga tema tersebut.

“Wisatawan saat ini membutuhkan experience ketika berkunjung. Untuk itu, diharapkan biro perjalanan juga dapat membuat paket-paket wisata tematik ini,” tutur Rizki Handayani.[***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Problem Framing Politik pada Media

    Problem Framing Politik pada Media

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.403
    • 0Komentar

    PAKAR Hukum UIN Raden Fatah, Dr Sadi Is, SHI, MH memaparkan pada pasal 1 ayat 3, menjelaskan Indonesia adalah Negara Hukum, untuk media sudah ada UU Pers No 40 tahun 1999, maka sulit untuk mempidana framing pada media. “Sulit untuk mempidana, karena framing itu bukan suatu yang bisa dipidana,” ungkapnya dalam Diskusi Framing Politik di Media yang digelar […]

  • Dari Kelas ke Laboratorium AI, Mahasiswa Dilatih Jadi Talenta Masa Depan

    Dari Kelas ke Laboratorium AI, Mahasiswa Dilatih Jadi Talenta Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 793
    • 0Komentar

    INGAT Zaman dulu!, mahasiswa rajin nongkrong di kantin kampus sambil berdebat soal filsafat, cinta, dan hutang di warung fotokopi. Tapi sekarang, debat itu harus pindah, bukan lagi soal siapa gebetan si A atau teori Karl Marx, melainkan siapa yang bisa bikin robot ngobrol sopan atau algoritma yang bisa bedain tempe mendoan gosong dan yang masih […]

  • Iskandar Ingin Jadikan Kayuagung Kota Satelit, Tapi Tetap Tuntaskan Pembangunan Desa

    Iskandar Ingin Jadikan Kayuagung Kota Satelit, Tapi Tetap Tuntaskan Pembangunan Desa

    • calendar_month Senin, 21 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 897
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id, Kayuagung- Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE menghimbau agar warga Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] harus siap sambut peluang ekonomi dari infratruktur Nasional karena Kota Kayuagung berpotensi menjadi pusat bisnis dan pemerintah. Oleh sebab itu, menurutnya dengan jumlah kendaraan yang melintas semakin padat, Kayuagung akan dijadikan Kota Satelit Alasanya, kata Bupati yang baru […]

  • Alibaba Cloud Luncurkan Layanan Baru untuk Pecahkan Masalah Pengembangan AI Generatif bagi Pelanggan Global

    Alibaba Cloud Luncurkan Layanan Baru untuk Pecahkan Masalah Pengembangan AI Generatif bagi Pelanggan Global

    • calendar_month Kamis, 28 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.056
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, HANGZHOU, CHINA – Media OutReach –  Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan Alibaba Group, hari ini mengumumkan serangkaian produk dan layanan AI yang inovatif di Alibaba Cloud Global Summit 2023. Rangkaian produk baru yang komprehensif dirancang untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat akan pengembangan AI Generatif dari pelanggan di seluruh dunia.   […]

  • Nakes & Lansia di Muba Suntik Vaksin, Bupati Yakinkan Warganya Vaksin Sinovac Aman & Halal

    Nakes & Lansia di Muba Suntik Vaksin, Bupati Yakinkan Warganya Vaksin Sinovac Aman & Halal

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 932
    • 0Komentar

    SETELAH melaksanakan suntik vaksin tahap pertama pada 25 Januari 2021 lalu, kini Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melakukannya untuk kali kedua.Suntik vaksin  dipantau langsung Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. Tahap ke 2 suntik  vaksin COVID-19 Sinovac  dilakukan di ruang Medical Chek Up (MCU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Kamis (11/2/2021). Jika […]

  • 2 Sekawan Basmi Buta Hukum Desa di Muba

    2 Sekawan Basmi Buta Hukum Desa di Muba

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 854
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id – Kalau dulu hukum terasa seperti tamu asing yang hanya mampir di kota dan tak pernah betah singgah di desa, kini Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sedang merombak peta perjalanan itu. Hukum tak lagi milik orang berjas yang berkantor di pinggir kota, tapi juga milik Pak RT, Bu Lurah, sampai warga yang tiap pagi […]

expand_less
WordPress Archive Life Coach WordPress Theme LifeCoach | Mentor & Trainer Template Kit Lifeline Donation Pro – WordPress plugin to get donations Lifest – Insurance Agency WordPress Theme Lifevent – Event Conference WordPress Theme LiftSupply – Single Product WooCommerce WordPress theme Light – Minimalist WordPress portfolio theme Liker – WordPress Rating Plugin Lilac – Fashion Responsive WooCommerce WordPress Theme Lilium – Beauty and Skincare WordPress & WooCommerce Theme