Jumat, 25 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Berkunjung ke Negri Tirai Bambu hingga ke Tanah Melayu.

Berkunjung ke Negri Tirai Bambu hingga ke Tanah Melayu.

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
  • visibility 2.562
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

di tembok China

Saya coba berbagi cerita tentang perjalanan saya dari negri Tirai Bambu hingga ke Tanah Melayu, yang saya lakukan mulai tanggal 6 Januari 2017 hingga 6 Februari 2017.

Tanah Melayu yang saya maksud adalah Malaysia. Perjalanan seorang diri dari Beijing, China hingga Kuala Lumpur, Malaysia, semua melalui jalur darat, transportasi yang saya gunakan berupa kereta dan bus, mulai dari kereta private room juga kereta ekonomi murah meriah tak berjendela.
Kenapa memilih jalur darat? banyak orang yang menginspirasi saya untuk melakukan hal ini, Ibnu Batutah hingga Tony Wheeler, dan juga Hippies Hippies nyentrik di paruh tahun 60 – 70’an yang melintas jalur darat dari Eropa hingga ke Nepal.
Pesawat yang saya tumpangi mendarat mulus tengah malam di Beijing, saat itu ada beberapa teman dari tanah air, kami melepas lelah di bandara hingga pukul 5 subuh, suhu di Beijing teramat sangat dingin, namun kali ini saya membawa long john yang cukup membantu menghangatkan tubuh.

China memang oke


Hari pertama di Beijing disambut dengan hujan salju, tak terlalu banyak salju yang turun, namun cukup membuat beberapa teman sorak sorai girang hari berikutnya kami berkunjung ke Great Wall di Mutianyu, mmm sangat mengagumkan salah satu dari 7 ke ajaiban dunia ini, saya pun membayangkan bagaimana ketakutan rakyat China saat itu terhadap bangsa Mongol, hingga membangun benteng pertahanan di atas bukit setinggi ini.
Setelah Beijing saya kemudian melanjutkan perjalanan sendiri menuju Xian dengan kereta api, berbeda dengan India, di China loket karcis orang asing sama tempatnya dengan penduduk lokal, dan sialnya english para petugas terasa cukup aneh di kuping, misalnya R terdengar seperti L dan banyak hal lucu lainnya
Dari Xian saya menuju Chengdu, Guilin, Yangshou hingga Nanning, kemudian overland dengan kereta yang cukup menguras kantong menuju Hanoi, hampir seluruh perjalanan kereta di China saya tempuh dengan cara berdiri, alias tanpa tempat duduk, semua tiket ludes, dari Hanoi saya melanjutkan perjalanan menggunakan Sleeping Bus ke Vientiane, dari Vientiane saya melanjutkan menuju Nongkai (Perbatasan antara Laos dan Thailand), kemudian menggunakan kereta murah meriah menuju Bangkok, lanjut kembali menggunakan kereta murah meriah menuju Aranprathet (Perbatasan Thailand dan Cambodia),

Malaysia

selepas imigrasi Cambodia saya melanjutkan perjalanan ke Siem Reap, kemudian setelah menetap beberapa hari, kembali menuju perbatasan Thailand dan Cambodia, berjalanan kaki menuju stasiun Aranprathet untuk membeli tiket kereta menuju Bangkok, berkeling kota bangkok dan sekitarnya selama beberapa hari dan kemudian melanjutkan perjalanan darat menggunakan kereta dari Bangkok hingga Padang Besar (perbatasan Thailand dan Malaysia), selanjutnya kembali menempuh perjalanan dengan kereta menuju Butterworth, lanjut berganti Bus menuju Kuala Lumpur dan kemudian mengakhiri perjalanan dengan pesawat untuk kembali ke tanah air. sebenarnya perjalanan ingin saya lanjutkan menuju Singapore dengan kereta api dan menyebrang ke pulau Sumatera dan kembali ke Jakarta dengan menggunakan Bus atau kereta, apa daya rupa dompet sudah setipis celana dalam kaki lima, akhirnya saya memilih kembali ke tanah air lewat bandara KLIA.

Vietnam


Perjalanan panjang ini cukup melelahkan, mungkin ribuan KM telah saya tempuh, saya seperti melihat tayangan Ensiklopedia tentang Asia secara langsung dari tiap tiap negera, mulai dari beberapa candi dan bangunan bersejarah yang berusia ratusan tahun. Beberapa wilayah China yang terguyur salju kemudian berganti gambar sapi kurus yang tengah asik bermain di sawah kering kerontang di Cambodia, huruf unik Mandarin hingga huruf keriting di Loas & Thailand, mata uang berupa gambar Mao Tsetung, Ho Chi Min, Raja Bhumibol hingga Tuanku Abdul Rahman. gadis gadis Beijing yang sangat fashionable kemudian berganti gambar muslimah Malaysia yang menggunakan hijab.
Namun yang sangat seru saat mendengar percakapan para penumpang dari bahasa Mandarin yang sama sekali saya tidak mengerti, bahasa Vietnam yang sekilas seperti bahasa China, bahasa Laos yang terasa aneh dan membuat saya tersenyum, bahasa Thailand dan Cambodia yang juga sangat membingungkan hingga akhirnya saat di kereta menuju perbatasan Thailand dan Malaysia seorang pria paruh baya asal Patani menyapa saya “Bise cakap melayu?”, “Bise lah pak cik, saye pun melayu” 😀

Di tempat tempat tersebut saya menghabiskan waktu menetap beberapa hari, mulai dari hostel keren sampai hostel butut sempit seperti peti mati, bermalam di stasiun kereta hingga emperan toko 7 11, bertemu dengan banyak orang yang cukup ramah membantu, juga petugas Imigrasi di perbatasan Vietnam+Laos dan Thailand+Cambodia yang mencoba memeras sejumlah uang, bertemu seorang penulis dari Polandia yang sangat menyukai Kopi Indonesia hingga seorang pria paruh baya asal USA yang sangat mahir berbahasa Ambon. tak ada rintangan yang cukup berarti dalam perjalanan ini, sujud sukur semua berjalan lancar, tidak ada masalah dengan calok di tiap stasiun bus atau kereta yang saya jumpai, hanya masalah makanan saja yang membuat saya kewalahan. “sejauh manapun kaki melangkah, masakan minanglah yang paling mantap di lidah” 😀

Musafir Rock N Roll/Jimmi Budiman

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PASCA LIBUR LEBARAN IDUL FITRI – Dari hasil sidak Pj Bupati OKI, berapa kehadiran ASN/non ASN !

    PASCA LIBUR LEBARAN IDUL FITRI – Dari hasil sidak Pj Bupati OKI, berapa kehadiran ASN/non ASN !

    • calendar_month Selasa, 16 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.354
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Libur lebaran usai, dan ASN/non ASN Pemerintah Kabupaten OKI selasa ini mulai beraktivitas kembali di kantor masing-masing, Pj. Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Ir. Asmar Wijaya M.Si dan Pj. Sekda Muhammad Refly MS S.Sos MM secara terpisah memimpin rombongan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi pelayanan publik dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI […]

  • Sadar Bahaya Covid19, Warga Sambut Baik Masker Gratis

    Sadar Bahaya Covid19, Warga Sambut Baik Masker Gratis

    • calendar_month Kamis, 29 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.601
    • 0Komentar

    UNTUK mencegah penyebaran Covid-19, kini masker telah menjadi perlengkapan wajib yang harus dikenakan seseorang saat   harus bepergian ke luar rumah. Semua orang disarankan untuk memakai masker ketika harus bepergian ke luar rumah. Dengan memakai masker dapat menghalau sebagian percikan air liur yang keluar saat berbicara, menghela napas, ataupun batuk dan bersin. Dalam rangka pencegahan dan […]

  • Hendri Zainuddin : Caleg Serius Menangkan HD-MY  Bakal Diberi Nomor 1 bukan Nomor Sepatu

    Hendri Zainuddin : Caleg Serius Menangkan HD-MY  Bakal Diberi Nomor 1 bukan Nomor Sepatu

    • calendar_month Minggu, 11 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 855
    • 0Komentar

    “Jadi kita minta mesin dihidupkan dari sekarang, karena tanggal 13 Februari sudah ambil nomor pasangan calon,”

  • Bikin Sejuk  Pasca Pemilu, Perwosi Sumsel Gelar Kompetisi Bowling Perempuan

    Bikin Sejuk  Pasca Pemilu, Perwosi Sumsel Gelar Kompetisi Bowling Perempuan

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 860
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Dalam rangka merayakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (Perwosi) Sumsel dan sekaligus peringatan Hari Kartini, Perwosi Sumsel yang dinahkodai oleh Thia Yufada Dodi Reza akan menggelar kompetisi perlombaan Bowling yakni Fun Women Bowling Competition 2019 yang akan dilaksanakan pada Sabtu 21 April 2019 di Jakabaring Sport City (JSC). “Kejuaraan […]

  • Bupati OKI Muchendi tegaskan pentingnya pencatatan dan pengelolaan aset

    Bupati OKI Muchendi tegaskan pentingnya pencatatan dan pengelolaan aset

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.044
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Pengecekan kendaraan dinas yang dilakukan Pemkab OKI merupakan langkah positif dan patut diapresiasi. Pengelolaan aset daerah yang transparan dan akuntabel sangat penting untuk memastikan anggaran yang dikeluarkan pemerintah benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Tidak jarang ditemukan kasus kendaraan dinas yang disalahgunakan, baik untuk kepentingan pribadi maupun tidak terawat dengan baik sehingga menurunkan efisiensi […]

  • Sambut HUT OKI, bagi-bagi beras ke masyarakat

    Sambut HUT OKI, bagi-bagi beras ke masyarakat

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 959
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kabupaten OKI bekerja sama dengan OKI Pulps and Papper Mills membagikan sebanyak 1.000 kantong beras berisi 10 kg kepada warga sebagai penerima manfaat di 23 desa/kelurahan dalam Kecamatan Kota Kayuagung, termasuk petugas kebersihan jalan sebanyak 176 orang dan petugas kebersihan kantor bupati sebanyak 49 orang. Penyerahan 1.000 kantong […]

expand_less
WordPress Archive Themify Builder Countdown Themify Builder Counter Themify Builder FitText Themify Builder Image Pro Themify Builder Infinite Posts Themify Builder Mosaic Themify Builder Pointers Themify Builder Pricing Table Themify Builder Pro Themify Builder Progress Bar