Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Fokus Penanganan Dampak Covid, Pemerintah Anggarkan Rp2.708,7 Triliun dalam RAPBN

Fokus Penanganan Dampak Covid, Pemerintah Anggarkan Rp2.708,7 Triliun dalam RAPBN

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 16 Agt 2021
  • visibility 980
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DALAM Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2022, pemerintah berencana mengalokasikan anggaran sesar Rp2.708,7 triliun, yang meliputi belanja perintah pusat sebesar Rp1.938,3 triliun, serta Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp770,4 triliun. Anggaran tersebut diarahkan untuk sejumlah hal, seperti kesehatan, perlindungan sosial, pembangunan sumber daya manusia, dan pembangunan infrastruktur.

“Anggaran kesehatan direncanakan sebesar Rp255,3 triliun atau 9,4 persen dari belanja negara. Anggaran tersebut akan diarahkan untuk melanjutkan penanganan pandemi, reformasi sistem kesehatan, percepatan penurunan stunting, serta kesinambungan program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional),” ujar Presiden saat menyampaikan Keterangan Pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2022 beserta Nota Keuangannya di depan Rapat Paripurna DPR RI yang digelar di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin (16/08/2021).

Pemerintah memfokuskan anggaran untuk mengantisipasi risiko dampak Covid-19, membenahi fasilitas layanan kesehatan, peningkatan ketahanan kesehatan, peningkatan kualitas dan redistribusi tenaga kesehatan, serta pengembangan teknologi informasi dalam layanan kesehatan.

“Kita harus bisa memanfaatkan pandemi sebagai momentum untuk perbaikan dan reformasi sistem kesehatan Indonesia. Kita harus mampu membangun produksi vaksin sendiri dan mendorong berkembangnya industri farmasi yang kuat dan kompetitif,” lanjut Presiden.

Selanjutnya, pemerintah juga akan menjaga kesinambungan dan meningkatkan kualitas layanan JKN, serta melakukan percepatan penurunan kasus kekerdilan dengan memperkuat sinergi berbagai institusi.

Untuk perlindungan sosial, Presiden melanjutkan, pemerintah mengalokasikan sebesar Rp427,5 triliun untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan yang diharapkan dapat memotong rantai kemiskinan.

“Untuk mendukung reformasi program perlindungan sosial yang diarahkan pada melanjutkan penyempurnaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan menyinergikan dengan berbagai data terkait,” ucap Kepala Negara.

“Mendukung reformasi perlindungan sosial secara bertahap dan terukur, mendukung Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja, serta peningkatan kualitas implementasi perlindungan sosial dan pengembangan skema perlindungan sosial adaptif,” lanjutnya.

Selain itu, Presiden mengucapkan bahwa Indonesia harus dapat memanfaatkan bonus demografi dan siap menghadapi disrupsi teknologi. Oleh karena itu, pembangunan kualitas sumber daya manusia tetap menjadi agenda prioritas pemerintah. Anggaran yang disiapkan untuk sektor pendidikan adalah sebesar Rp541,7 triliun.

“Kita harus menyiapkan SDM yang produktif, inovatif, dan berdaya saing global dengan tetap mengamalkan nilai-nilai Pancasila, berakhlak mulia, dan menjaga jati diri budaya bangsa,” ucap Kepala Negara.

Presiden menuturkan, pemerintah juga akan menganggarkan Rp384,8 triliun untuk pembangunan infrastruktur. Untuk mendukung target pembangunan infrastruktur, strategi memadukan anggaran dengan bauran pendanaan atau blended finance akan terus dilakukan pemerintah.

“Pembangunan infrastruktur diarahkan untuk mendukung penguatan penyediaan pelayanan dasar, mendukung peningkatan produktivitas melalui infrastruktur konektivitas dan mobilitas, menyediakan infrastruktur energi dan pangan yang terjangkau, andal, dan memperhatikan aspek lingkungan, serta pemerataan infrastruktur dan akses teknologi informasi dan komunikasi,” tuturnya.

Alokasi Dana Desa

Pada tahun 2022, anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) direncanakan sebesar Rp770,4 triliun. Anggaran tersebut akan difokuskan pada sejumlah kebijakan, antara lain untuk meningkatkan kualitas belanja di daerah agar terjadi percepatan pemerataan kesejahteraan, melanjutkan kebijakan penggunaan DTU (dana transfer umum), meningkatkan efektivitas penggunaan DTK (dana transfer khusus), dan melanjutkan penguatan sinergi perencanaan penganggaran.

Selain itu, pemerintah akan memprioritaskan penggunaan dana desa untuk pemulihan ekonomi di desa. Berkaitan dengan TKDD, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah akan terus melakukan penguatan pengendalian mutu terhadap dana tersebut.

“Pemerintah juga akan terus melakukan penguatan quality control terhadap TKDD (transfer ke daerah dan dana desa) agar terjadi perbaikan dan pemerataan layanan publik di seluruh pelosok Indonesia, serta untuk memastikan program prioritas nasional yang dilakukan pemerintah daerah berjalan efisien, efektif, transparan, dan berkeadilan,” ujar Presiden.

Presiden menyampaikan, penajaman juga dilakukan dalam pengelolaan Dana Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat. Penajaman tersebut dilakukan seiring dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 yang membawa perubahan pengelolaan Dana Otonomi Khusus menjadi lebih baik.

“Perpanjangan dan peningkatan besaran Dana Otsus menjadi 2,25 persen dari plafon Dana Alokasi Umum Nasional disertai dengan perbaikan dan penajaman kebijakan dalam skema pengalokasian, penyaluran, dan tata kelola Dana Otsus. Upaya itu diharapkan memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua,” lanjut Presiden.

Pemerintah mengharapkan berbagai kebijakan belanja negara secara keseluruhan dapat mendorong tercapainya sasaran pembangunan pada tahun 2022. Presiden menargetkan pada tahun 2022 tingkat pengangguran terbuka di angka 5,5 persen sampai 6,3 persen, tingkat kemiskinan di kisaran 8,5 persen sampai 9 persen, tingkat ketimpangan dengan rasio di kisaran 0,376 persen hingga 0,378 persen, dan indeks pembangunan manusia di kisaran 73,41 persen sampai 73,46 persen.

“Untuk mencapai sasaran pembangunan di atas, diperlukan peningkatan pendapatan negara pada tahun 2022 menjadi sebesar Rp1.840,7 triliun, yang terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp1.506,9 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp333,2 triliun,” tambahnya.

Selanjutnya, mobilisasi pendapatan negara akan dilakukan dalam bentuk optimalisasi penerimaan pajak maupun reformasi pengelolaan PNBP (penerimaan negara bukan pajak).Kominfo (***)

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam Pergantian Tahun, Palembang  Diguyur Hujan Deras 20 Menit

    Malam Pergantian Tahun, Palembang Diguyur Hujan Deras 20 Menit

    • calendar_month Minggu, 31 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.140
    • 0Komentar

    “Sudah diperkirakan, dari sore tadi cuaca sudah terlihat mendung meskipun ada panasnya disore tadi,”

  • Ini yang Dilakukan TP PKK Sumsel Di Muba

    Ini yang Dilakukan TP PKK Sumsel Di Muba

    • calendar_month Kamis, 29 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.267
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Meneruskan rangkaian kunjungan kerja dan silaturahim PKK Sumsel ke kabupaten/kota di Sumsel 2018, Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia bersama Wakil Ketua TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya, melakukan kunjungan kerja ke PKK kabupaten Musi Banyuasin dan Kabupaten Musi Rawas (Mura) Selasa (27/11/2018). Di Muba, Febrita Deru menyampaikan apresiasi dan dukungannya kepada […]

  • Putra Daerah Sumsel Jadi Prioritas Muba Babel United

    Putra Daerah Sumsel Jadi Prioritas Muba Babel United

    • calendar_month Kamis, 11 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.153
    • 0Komentar

    MESKIPUN gencar dalam perburuan pemain berkualitas namun manajemen tim masih mempertimbangkan talenta pesepakbola asli Sumatera Selatan bahkan Ichsan Kurniawan dan kawan-kawan menjadi prioritas bagi klub Muba Babel United (MBU) dalam mengarungi kompetisi Liga 2. Skuad berjuluk Laskar Ranggonang sendiri memang kental dengan aroma Sumsel karena memiliki 10 pemain asli Sumsel yakni Ichsan Kurniawan, Hapit Ibrahim, […]

  • Kader PAN Dukung Jokowi, Sandi : Perbedaan Politik Itu Wajar

    Kader PAN Dukung Jokowi, Sandi : Perbedaan Politik Itu Wajar

    • calendar_month Minggu, 21 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 953
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA- Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pihaknya tidak mengambil pusing terkait beberapa kader Partai Amanat Nasional (PAN) yang memberikan dukungan pada pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Ia menjelaskan hal itu terjadi hanya di sejumlah daerah ada saja. “Kemarin relawan kita di Tasik, Ciamis, dari partai lain. Bahkan, ada yang jadi […]

  • Ini Menu Terbaik Saat Berbuka Puasa

    Ini Menu Terbaik Saat Berbuka Puasa

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 646
    • 0Komentar

    SETELAH hampir 14 jam berpuasa, maka waktu berbuka menjadi momen yang paling dinantikan. Sayangnya, hal ini seringkali menjadi pemicu seseorang makan secara berlebihan pada saat berbuka puasa, dan cenderung mengonsumsi makanan yang kurang sehat. Jadi kalau sudah begitu, risiko terjadinya gangguan kesehatan bisa meningkat, terutama obesitas. Makan berlebihan dan salah memilih jenis makanan saat berbuka […]

  • Tim Fisip UIN Raden Fatah Serahkan Hasil Kajian Dasar Akademik CDP Kikim Area

    Tim Fisip UIN Raden Fatah Serahkan Hasil Kajian Dasar Akademik CDP Kikim Area

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.215
    • 0Komentar

    Bertempat di ruang Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat, Ketua Tim Kajian Dasar Akademis Daerah Persiapan Kabupaten Kikim Area Dr. Yenrizal, M.Si bersama anggota tim Ainur Ropik, M.Si dan Yulion Zalpa menyerahkan dokumen Laporan akhir kepada pihak Pemerintah Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. Dokumen Kajian Dasar akademik ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten lahat Chandra, SH. MM. […]

expand_less
WordPress Archive Advertisement Banner Addon for WPBakery Page Builder Advertisement & Branding Custom Content for Flow-Flow Adverza - Digital Marketing Agency Elementor Template Kit Advice – Psychology, Therapy & Counseling Theme Advisero – Consulting WordPress Theme Aeen – Attorney and Lawyer WordPress Theme Aelia Currency Switcher for WooCommerce Aelia Tax Display by Country for WooCommerce Aenft - NFT Minting Collection WordPress Theme Aequity - Law WordPress Theme