Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Hindari Abrasi, KKP Tanam 6.300 Bibit Vegetasi Pantai Antisipasi Dampak Tsunami

Hindari Abrasi, KKP Tanam 6.300 Bibit Vegetasi Pantai Antisipasi Dampak Tsunami

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 11 Agt 2021
  • visibility 838
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIREKTORAT Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menanam vegetasi pantai sebanyak 6.300 bibit pada 5 titik di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat dengan luas areal penanaman 9,2 hektare.

Hal ini dilakukan untuk memperkuat ketangguhan kawasan pesisir yang rawan terhadap bencana tsunami.

Pelaksana Harian Plt. Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Suharyanto menerangkan bahwa sebagian pesisir Indonesia rawan bencana, terutama bencana tsunami. Kerawanan ini terdapat di wilayah pantai Barat Sumatera, Selatan Jawa, Selatan Nusa Tenggara, Kepulauan Maluku, hingga sebagian Sulawesi bahkan Papua yang pantainya didominasi oleh pasir dengan energi gelombang laut yang cukup tinggi.

Oleh karenanya, vegetasi non mangrove seperti cemara laut, kelapa, ketapang lebih cocok dijadikan struktur alami.

“Permasalahan bencana di wilayah pesisir ini memang harus menjadi atensi pemerintah agar risiko bencana dapat ditekan khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir. Maka dari itu KKP melakukan penanaman vegetasi pantai di Kabupaten Pesisir Selatan,” terang Suharyanto dalam keteranganya, Rabu (11/8/2021).

Lebih lanjut ia menjelaskan konfigurasi vegetasi pantai dengan ketebalan dan kerapatan tertentu akan membentuk sabuk hijau yang memberikan banyak manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Sabuk hijau memiliki keuntungan yang nyata, baik secara lingkungan maupun ekonomi. Bagi daerah yang rawan terhadap tsunami, keuntungan akan bertambah bila sabuk tersebut didesain untuk mitigasi bencana tsunami.

Peristiwa gempa kembar yang terjadi di pesisir barat Sumatera berasal dari tiga sumber ancaman yaitu Megathrust Mentawai, Mentawai Fault System (MFS) dan Sumatera Fault System atau lebih populer dengan istilah sesar Sumatera. Sesar aktif ini beberapa kali menyebabkan tsunami, pada 2009 di pesisir Kota Padang dan 2010 di Pulau Mentawai.

Mengenai program penanaman vegetasi pantai tersebut, Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Muhammad Yusuf menjelaskan lima titik penanaman vegetasi pantai non mangrove di Kabupaten Pesisir Selatan tersebar di Nagari Sago Salido, Kampung Muara Anakan, Kampung Sungai Tawa, Nagari Nyiur Melambai dan Nagari Muara Kandis Punggasan.

“Dengan mempertimbangkan kondisi setempat yaitu substrat pantai berpasir maka jenis vegetasi yang ditanam adalah Cemara Laut. Jenis ini juga mendominasi areal target penanaman,“ jelasnya.

Vegetasi pantai beserta kelengkapannya bersifat multifungsi, yakni selain berfungsi sebagai buffer untuk mengurangi energi dan dampak bencana terhadap infrastruktur pantai, juga berperan dalam membangkitkan ekonomi masyarakat pesisir melalui mata pencaharian alternatif yang muncul dari adanya kawasan hutan pantai.

Program penanaman vegetasi pantai ini dilakukan sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat pesisir, salah satunya melalui berbagai upaya-upaya pengurangan risiko bencana. InfoPublik (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian KLHK RI Bagi-bagi Penghargaan Proklim untuk Pemda di Sumsel, Palembang Juga Kebagian

    Kementerian KLHK RI Bagi-bagi Penghargaan Proklim untuk Pemda di Sumsel, Palembang Juga Kebagian

    • calendar_month Rabu, 20 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 724
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang memperoleh penghargaan Program Kampung Iklim (ProKlim) yang diberikan langsung oleh Menteri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya melalui secara Virtual melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting. Penghargaan itu ditujukan Kelurahan Plaju Ulu, yakni RW 2 dan RW 6 Palembang dalam Festival lklim 2021. “Kota Palembang diwakilkan Kelurahan Plaju Ulu RW 2 dan […]

  • Kagumi Alex Noerdin, Pemain Hangtuah Ajak Selfie Bareng

    Kagumi Alex Noerdin, Pemain Hangtuah Ajak Selfie Bareng

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 917
    • 0Komentar

    Perhatiannya ini harus dibalas dengan prestasi

  • Jelang Malam ke -17, dari Brunei Darussalam 2 Hafidz RI Raih Juara

    Jelang Malam ke -17, dari Brunei Darussalam 2 Hafidz RI Raih Juara

    • calendar_month Sabtu, 8 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 613
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Menjelang malam ke -17 Puasa Ramadhan, dari Brunei Darussalam, Dua hafidz (penghafal Al-Qur’an) asal Indonesia berhasil meraih juara dalam ajang Musabaqah Menghafaz Al-Qur’an dan Pemahamannya (MHQ) di Brunei Darussalam. Pertama, Muhammad Bagus Ma’shum yang berhasil meraih juara pertama pada cabang hafalan 30 juz putra. Kedua, Rahmiyatul Khairat yang berhasil meraih juara ketiga pada […]

  • Tangis Sunyi di Laut Kendawangan

    Tangis Sunyi di Laut Kendawangan

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.043
    • 0Komentar

    “Air tenang jangan disangka tak dalam, laut tenang jangan dikira tak menyimpan duka” MUNGKIN begitu bunyi pepatah baru yang lahir dari perairan Kendawangan, Kalimantan Barat, setelah dua ekor dugong si pemalu penjaga padang lamun ditemukan tak bernyawa hanya dalam hitungan hari beberapa hari lalu. Dugong, Mamalia laut yang tak suka keramaian, makannya pun vegetarian, dan […]

  • Kinerja ASN 2026, Siapa Tepat Janji, Siapa Terlambat?

    Kinerja ASN 2026, Siapa Tepat Janji, Siapa Terlambat?

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    “KINERJA ASN 2026, siapa tepat janji, siapa terlambat?” menjadi pertanyaan yang relevan setelah kegiatan penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas 2026 yang berlangsung belum lama ini di Ruang Parameswara Setda Kota Palembang. Agenda ini tidak sekadar formalitas, melainkan momentum untuk mengukur komitmen ASN dalam menjalankan pelayanan publik dan target kerja tahun ini. Wali Kota Palembang, […]

  • Wisuda Santri Rumah Tahfidz Al-Firdaus, Gubernur : Komitmen Sumsel Wujudkan Sumsel Religius   

    Wisuda Santri Rumah Tahfidz Al-Firdaus, Gubernur : Komitmen Sumsel Wujudkan Sumsel Religius   

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 986
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengapresiasi keberadaan rumah Tahfidz Al-Firdaus  Kelurahan Kenten Palembang Kabupaten Banyuasin yang telah mewisuda 99 santrinya. Apresiasi tersebut diungkapkannya, saat hadir pada acara wisuda,  Rabu (25/12/2019). “Sebagai gubernur saya mengucapkan terima kasih. Kita harapkan ini merupakan wujud komitmen kita dalam mewujudkan Sumsel yang religius,” tegasnya. Dia juga mengucapkan terima […]

expand_less
WordPress Archive Octabook appointment scheduling software system for wordpress Ocularus – Minimal Photography WordPress Theme ODA — Really Minimal and Strong WordPress Theme Odear – Multi-Concept Creative WordPress Theme Odette – Restaurant Elementor Template Kit Odio – Music WP Theme For Bands, Clubs, and Musicians Off the Shelf – Online Marketing WordPress Theme Offer Your Price Offline Payment Gateway Plugin Ogami – Organic Store WordPress Theme