Minggu, 8 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » OKI Terkini » Literasi Digital, Tips Internet Sehat Untuk Anak

Literasi Digital, Tips Internet Sehat Untuk Anak

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 4 Agt 2021
  • visibility 1.033
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

 

DALAM rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham akan Literasi Digital. Kementrian Komunikasi dan Informatika secara virtual mengadakan kegiatan literasi digital.

Hal ini guna mengedukasi dan mewujudkan masyarakat agar paham akan Literasi Digital lebih dalam dan menyikapi secara bijaksana dalam menggunakan digital platform.

Pembahasan 4 kerangka digital dalam kegiatan tersebut, antara lain Digital Skill, Digital Safety, Digital Ethic dan Digital Culture dimana masing masing kerangka mempunyai beragam tema.

Sebagai Keynote Speaker, Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir yaitu H. Iskandar, SE., memberikan sambutan tujuan Literasi Digital agar masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital, bermanfaat dalam membangun daerahnya masing masing oleh putra putri daerah melalui digital platform tersebut.

Muhammad Ridwan Arif, M.Pd selaku Praktisi Digital Parenting dan RTIK Indonesia memaparkan tema “Digital Skill and Online Learning”. Dalam pemaparannya, Ridwan menjelaskan digital skill merupakan kemampuan individu dalam memahami, mengetahui dan menggunakan perangkat keras dan piranti lunak teknologi informasi dan komunikasi.

“Aplikasi pembelajaran daring meliputi, zoom, google meet, whatsapp, dan microsoft teams.
Tips pembelajaran online antara lain, siapkan ruangan khusus, buatlah kesepakatan bersama dan konsisten, buat perencanaan belajar, pilih media dan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan, siapkan media pendukung dan alternatif media lainnya, bekali diri dengan wawasan cakap, etis, aman dan budaya bermedia digital, serta luangkan waktu untuk beraktivitas fisik dan berinteraksi sosial, “tuturnya.

Lanjut pada sesi keamanan digital oleh Marsefio Sevyone Luhukay, S.SOS., M.SI selaku Ketua Program Studi Ilmu komunikasi Universitas Pelita Harapan, mengangkat tema “Tips menjaga keamanan digital bagi anak – anak di dunia maya”.

Marsefio menjelaskan alasan anak harus dilindungi di dunia maya untuk melindungi identitas diri, kesehatan mental, waktu, pornografi, judi online, dan perundungan online. “Tips menjaga keamanan digital anak di dunia

maya antara lain, batasi waktu yang anak habiskan dengan perangkat gawainya, tidak melarangnya namun memberikan solusi atau kegiatan lagi untuk anak. Orang tua harus siap merespon, serta menjadi contoh yang baik dalam hal dimaksud, “terangnya.

Adapun tips internet sehat untuk anak diantaranya, menjelaskan pada anak akan bahaya di internet, perbolehkan main media sosial saat umurnya diatas 13 tahun, tidak membiarkan anak untuk berkomentar negatif, swafoto dengan pakaian terbuka, serta mempercayai orang atau berita yang tidak jelas. “Karena kekerasan berbasis gender online dapat ditemukan seperti halnya pelecehan online, peretasan, konten illegal, pelanggaran privasi, serta ancaman distribusi foto atau video dengan tujuan mencemarkan nama baik, “urai Marsefio.

Selanjutnya di sesi budaya digital dijelaskan oleh Dewi Sartika, S.Pd, M.PD selaku Dosen FKIP Uniski Kayuagung dengan tema Literasi dalam berdakwah di dunia digital.

“Membahas literasi digital merupakan kemampuan seseorang dalam menyikapi konten di dunia digital. Hal itu memerlukan keterampilan lebih untuk bisa memaksimalkan potensinya. Sebagaimana dakwah melalui media sosial yang mengajak pada kebaikan, Isi dari dakwah adalah tetap, tidak berubah, hanya media dan sarananya saja yang berubah dan berkembang sesuai dengan perkembangan kehidupan dan ilmu pengetahuan umat manusia,

“Maka dalam berdakwah kita wajib membuat dan menggunakan sarana yang sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi terkini, “paparnya.

Lanjutnya, alasan seorang berdakwah melalui internet ialah memanfaatkan karakteristik dunia maya yang tidak mengenal batas usia, dapat diakses kapan saja tanpa batas waktu serta ruang maksiat atau hal-hal negatif yang membutuhkan tandingan atau penawar yaitu dakwah.

“Diantara media internet berupa youtube, jejaring sosial, serta blog dan portal islam. Disinilah masyarakat dapat menyebarkan dakwah secara global dan mudah diakses sehingga diharapkan minat umat Islam untuk belajar ajaran Islam melalui internet juga meningkat, “pintanya.

Dewi melanjutkan, generasi milenial yang akrab dengan teknologi digital telah menjadikan media sosial sebagai sumber informasi online guna menjadi tempat pembelajaran, termasuk mempelajari tentang Islam dari para pendakwah sehingga generasi tersebut dapat meningkatkan pemahamannya tentang ajaran Islam dengan benar.

Virtual terus berlanjut pada sesi etika digital yang diuraikan oleh, Ihsan Hamidi, S.Ag, M.Pd.I menjabat Ketua Badan Pengawasan Pemilu (BAWASLU) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mengangkat tema pentingnya pemahaman dalam membedakan informasi hoax.

Ihsan menjelaskan hoaks atau berita bohong merupakan informasi yang direkayasa untuk menutupi informasi yang sebenarnya. “Arti hoaks adalah suatu informasi bohong atau palsu yang direkayasa sedemikian rupa sehingga seolah-olah benar adanya dan akhirnya dipercaya oleh masyarakat umum. Hoaks sangat bahaya dan dapat merusak stabilitas nasional, “tegas Ihsan.

Dijelaskannya, regulasi pemerintah mengenai informasi hoaks terdapat pada Undang-Undang ITE Pasal 28 ayat 1 dan Undang-Undang No 11 tahun 2011 diperbarui Undang-Undang nomor 19 tahun 2016. “Dalam hal ini cara membedakan informasi yang hoaks dan informasi yang valid dapat dilihat dari judul berita, sumber informasi, isi berita yang tidak mengandung provokatif, serta cek keaslian gambar atau video. Cek fakta hoaks melalui google dan referensi official website, “jelasnya.

Webinar diakhiri oleh, Natasya Silaen, S.M selaku Ketua OKK Sobat Cyber Indonesia dan Influencer dengan 12,6 Ribu Followers, menyimpulkan hasil webinar dari tema yang sudah diangkat oleh para narasumber berupa tips pembelajaran online antara lain, siapkan ruangan khusus, buatlah kesepakatan bersama dan konsisten, buat perencanaan belajar, pilih media dan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan. “Siapkan media pendukung dan alternatif media lainnya, bekali diri dengan wawasan cakap, etis, aman dan budaya bermedia digital, “ujarnya.

Berikut rangkuman tips internet sehat untuk anak meliputi, jelaskan pada anak bahaya di internet, perbolehkan main media sosial saat umurnya diatas 13 tahun, tidak membiarkan anak untuk berkomentar negatif, swafoto dengan pakaian terbuka, dan mempercayai orang atau berita yang tidak jelas.

Alasan berdakwah melalui internet ialah, karakteristik dunia maya yang tidak mengenal batas usia, dapat diakses kapan saja tanpa batas waktu, serta ruang maksiat atau hal-hal negatif yang membutuhkan tandingan yaitu dakwah. Selanjutnya membedakan informasi yang hoaks dan informasi yang valid dapat dilihat dari judul berita, sumber informasi, isi berita yang tidak mengandung provokatif, serta cek keaslian gambar atau video.[***]

dra

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN Palembang Kembali Kerja, Pelayanan Normal?

    ASN Palembang Kembali Kerja, Pelayanan Normal?

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    RIBUAN Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Palembang memadati pelataran Benteng Kuto Besak, Senin pagi (30/3/2026). Apel gabungan yang dirangkai dengan halalbihalal pasca Idulfitri 1447 H itu bukan sekadar seremoni tahunan. Ada pesan yang lebih tajam, pelayanan publik harus kembali berjalan optimal, tanpa jeda, tanpa alasan. Momen ini datang di waktu yang krusial. Libur panjang […]

  • Pesan Sekda Pemprov Sumsel Soal RTRW

    Pesan Sekda Pemprov Sumsel Soal RTRW

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.479
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel melalui Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang mengelar   rapat  Konsultasi Publik ke-I Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2016-2036 Tahun 2022. Rapat tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda)  Ir. S.A. Supriono bertempat   di Ballroom Hotel Santika Premiere Bandara Palembang, Selasa (30/8). Dalam arahannya  Sekda  berharap melaluai  rapat konsultasi […]

  • Canangkan WBK & WBBM, Dandim 0402 OKI/OI : Salah Satu Formula Tepat Tingkatkan Wibawa TNI

    Canangkan WBK & WBBM, Dandim 0402 OKI/OI : Salah Satu Formula Tepat Tingkatkan Wibawa TNI

    • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 828
    • 0Komentar

    KODIM 0402 OKI/ OI mendukung dan mensukseskan Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani Korem 044/ Garuda Dempo, hal ini salah satu formula yang tepat untuk meningkatkan kewibawaan TNI. “Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem […]

  • Aksi Demo di Gedung DPRD Pagar Alam, Mahasiswa Kecewa,  Ini Tuntutannya

    Aksi Demo di Gedung DPRD Pagar Alam, Mahasiswa Kecewa,  Ini Tuntutannya

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.434
    • 0Komentar

    RATUSAN mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa menggelar aksi demo di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagaralam Kamis, (8/10/2020). Dalam menjalankan aksinya tersebut, mereka terlihat sangat kecewa karena tidak ada satupun Wakil Rakyat yang hadir untuk mendengarkan aspirasi mereka. Hanya saja, mereka diterima Perwakilan dari DPRD Kota Pagaralam yang diwakili Kabag Umum, Deki […]

  • Bupati OKI Peroleh  Lencana Adhi Bhakti Tani Nelayan 2021

    Bupati OKI Peroleh  Lencana Adhi Bhakti Tani Nelayan 2021

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 878
    • 0Komentar

    . DINILAI berjasa di bidang pertanian, Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir, H.Iskandar, SE terima penghargaan Lencana Adhi Bhakti Tani Nelayan. Penghargaan tersebut merupakan penghargaan tertinggi dari Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional. . Lencana yang diberikan merupakan penghargaan atas pengabdian, kesetiaan dalam mendampingi, memotivasi semangat dan tanggung jawab serta kemandirian petani dan nelayan dalam meningkatkan […]

  • AICIS Digelar, Ini Yang Dibahas

    AICIS Digelar, Ini Yang Dibahas

    • calendar_month Minggu, 30 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.024
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Para ulama jebolan pondok pesantren, akademisi perguruan tinggi Indonesia, dan sejumlah intelektual asing berkumpul dalam forum Annual Conference on Islamic Studies (AICIS) Tahun 2023. Banyak persoalan baru yang harus direspons, antara lain terkait “Digital Humanity and Islamic Law”. “AICIS 2023 mengangkat tema besar “Recontextualizing Fiqh for Equal Humanity and Sustainable Peace”. Ini sebagai upaya menghasilkan rumusan […]

expand_less
WordPress Archive Domex – Night Club WordPress Theme Domik – Responsive Architecture WordPress Theme Domina – Domain For Sale & Auction Plugin Dominus – Tattoo Studio Elementor Template Kits Domnoo – Pizza & Restaurant WordPress Theme Don Peppe – Pizza and Fast Food WordPress Theme Donalfarm | Agriculture Organic Farming WordPress Theme Donatenow – Donation & Charity Elementor Template Kit Donche – News & Magazine Template Kit Donism – Environment Charity Elementor Template Kit