Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Faktor Cuaca, Arif Dwi Pangestu Gagal Raih Prestasi

Faktor Cuaca, Arif Dwi Pangestu Gagal Raih Prestasi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 27 Jul 2021
  • visibility 845
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELAJARAN pemanah muda Indonesia Arif Dwi Pangestu di Olimpiade 2020 Tokyo terhenti. Atlet yang berusia 17 tahun ini harus mengakui kehebatan wakil dari Jerman Florian Unruh dengan skor 2-6 (24-28, 28-26, 24-28, 25-27) pada pertandingan babak pertama recurve perorangan putra di Yumenoshima Archery Park Field, Tokyo, Jepang, Selasa (27/07).

Arif Dwi mengaku sempat galau karena kondisi angin yang ekstrem sehingga menganggu konsentrasinya. Sebagai informasi, badai taifun menghampiri Tokyo sejak 03.00 dini hari hingga siang waktu setempat.

“Anginnya kencang dan berubah-ubah. Terkadang ke kanan dan juga ke kiri. Cuacanya esktrim sangat terasa ke badan dan kontrol tangan kiri juga sangat berbeda. Tapi, pas latihan soalnya cuaca mendung seperti kayak antara hujan apa nggak. Dan, kalaupun terjadi hujan mungkin lebih susah lagi,” kata Arif Dwi Pangestu yang ditemui Tim Media NOC Indonesia usai pertandingan.

Arif mengaku dirinya sempat bisa fokus ke anginnya pada seri kedua. Namun, kondisi angin yang berubah ubah itu kembali membuat konsentrasinya hilang. Perjuangan Arif yang sudah maksimal itu disaksikan Sekjen NOC Indonesia Ferry J Kono dan Anggota Komite Exco NOC Indonesia Indra Gamulya dan Deputi Chef de Mission Kontingen Indonesia Zaenal Asikin.

“Tadi sempat anginnya agak cepat sehingga berubah konsentrasi. Kalau badai ya pasti anginnya gede banget kan tetapi ini bukan badai jadi kayak ya bingung bingung gimana gitu. Itu sangat mempengaruhi konsentrasi karena waktu latihan juga tidak pernah kena angin seperti itu. Baru kali ini anginnya seperti itu,” jelas Arif Dwi.

“Tadinya, saya kurang cermat di seri terakhir jadi lawan ya lebih cepat menyelesaikan. Karena, dia lebih enak main di mana lebih dulu menemukan tempat,” tambahnya.

Sementara itu, Pelatih Tim Panahan Indonesia, Permadi mengatakan Arif sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa meraih hasil terbaik. Dia menilai wajar Arif Dwi masih belum bisa konsetrasi menghadapi kondisi cuaca yang ekstrim. Selain karena usia yang masih muda, Olimpiade Tokyo sekaligus menjadi debutnya di pesta olahraga terakbar paling bergensi sedunia ini.

“Arif sudah berusaha semaksimal mungkin tapi kita tidak bisa membohongi ini kan pertama tampil. Ini luar biasa karena Arif itu belum pernah ikut PON langsung ikut Olimpiade. Jadi, kalau dilihat sih memang kita perlu banyak event untuk atlet panahan ini supaya bisa menyesuaikan di kondisi-kondisi yang memang ekstrem,” katanya.

Pengalaman Arif menghadapi cuaca ekstrim ini, kata Permadi, akan menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pelatih dan pembina pelatnas untuk menghadapi berbagai event internasional maupun Olimpiade 2024 Paris.

“Selama ini kita latihan di Jakarta. Sepertinya, kita perlu mencari tempat latihan lain dengan cuaca hujan barangkali panas atau dingin. Ini sangat perlu karena ini adalah bahan medali untuk 2024 di Paris nanti, Usia Arif itu masih sangat muda 17 tahun. Mudah-mudahan di Olimpiade berikutnya Arif akan kembali tampil dan meraih prestasi lebih baik,” ujarnya. Kemenpora (***)

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Dusun Rimba Candi Pagaralam Heboh, Temukan Ukiran Kubah Masjid di Dinding Goa

    Warga Dusun Rimba Candi Pagaralam Heboh, Temukan Ukiran Kubah Masjid di Dinding Goa

    • calendar_month Sabtu, 27 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.074
    • 0Komentar

    WARGA Dusun Rimba Candi Kelurahan Candi Jaya, Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagaralam Sumatera Selatan tiba-tiba heboh, pasalnya salah seorang warga tersebut menemukan ukiran berupa kuba masjid menyerupai tengkorak kepala manusia dan berlapaz Allah. Penemuan ukiran di dalam goa yang berada dilembah sebelah dua air terjun kembar Dusun Rimba Candi kelurahan Candi Jaya Kecamatan Dempo Utara […]

  • Digitalisasi Pendidikan, Gadget ke Ekosistem & Konsumsi ke Produksi

    Digitalisasi Pendidikan, Gadget ke Ekosistem & Konsumsi ke Produksi

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 870
    • 0Komentar

    DI INDONESIA, urusan pendidikan ibarat memasak sayur asem di dapur rumah nenek, bahan-bahannya banyak, bumbunya harus lengkap, dan jangan salah takar, kalau tidak rasanya jadi aneh. Begitu juga dengan digitalisasi pendidikan, kalau cuma bagi-bagi alat canggih macam papan interaktif, laptop, atau yang disebut Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat sebagai “TV jumbo”, ya […]

  • Pornas VIII 2018 di Riau, Nasrun Umar : Buktikan Provinsi Sumsel Terdepan

    Pornas VIII 2018 di Riau, Nasrun Umar : Buktikan Provinsi Sumsel Terdepan

    • calendar_month Rabu, 18 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 879
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang- Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Nasrun Umar melepas  Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) Provinsi Sumsel, yang akan bertarung pada Pekan Olahraga Nasional (Pornas) VIII 2018 di Stadion Kaharudin Nasution Rumbai, Riau. Pelepasan dilakukan di halaman kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumsel, Rabu (18/7/2018). Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasrun Umar mengatakan, Pemerintah […]

  • Di Sumsel Harga Sembako Terkendali, Inflasi Sumsel 2017 di Bawah Target Pemerintah

    Di Sumsel Harga Sembako Terkendali, Inflasi Sumsel 2017 di Bawah Target Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 2 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.042
    • 0Komentar

    Rendahnya inflasi juga dapat berdampak positif terhadap kegiatan usaha karena bisa membuat suku bunga kredit atau pembiayaan lebih murah

  • Lima Tahun Mangkrak, Gubernur Resmikan Jembatan Lematang

    Lima Tahun Mangkrak, Gubernur Resmikan Jembatan Lematang

    • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 627
    • 0Komentar

    MENEPATI janjinya saat meninjau Jembatan Lematang II awal Tahun 2020 lalu untuk merampungkan Jembatan tersebut setelah 5 tahun mangkrak, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru hari ini meresmikan Jembatan Lematang II salah satu Infrastruktur Prov. Sumsel di Kabupaten Lahat di Desa Ulak Lebar, Lahat, Sabtu (6 Maret 2022 ) “Jembatan ini sudah berdiri kokoh dan […]

  • OJK : Saat Ini Momentum yang Tetap Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi

    OJK : Saat Ini Momentum yang Tetap Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.150
    • 0Komentar

    OJK melarang lembaga jasa keuangan untuk menggunakan dan memasarkan produk yang tidak memiliki legalitas izin dari otoritas terkait

expand_less
WordPress Archive Legale – Lawyer & Law Firm Template Kit Legalor – Law Firm & Attorney Elementor Template Kit Legasy – Beauty & Spa WordPress Theme Legenda – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme LeGrand | Modern Business WordPress Theme Lella – Hairdresser and Beauty Salon WordPress Theme LeMar – Seafood Restaurant WordPress Theme Lemars – Personal Blog WordPress Theme Lemon | A Clean and Smooth WooCommerce WordPress Theme Lensa – Camera & Photography Equipment Store Elementor Template Kit