Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Infrastruktur & Transportasi » Hunian Vertikal Jadi Solusi, Saatnya ASN Tinggal di Rumah Susun

Hunian Vertikal Jadi Solusi, Saatnya ASN Tinggal di Rumah Susun

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
  • visibility 969
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEMAKIN terbatasnya lahan untuk Kawasan perumahan dan permukiman mendorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) untuk membangun hunian vertikal untuk tempat tinggal masyarakat termasuk bagi para pegawainya yang belum memiliki rumah.

Guna menarik minat tersebut, dalam pembangunan Rusun untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian PUPR di Sleman, D.I Yogyakarta, Kementerian PUPR juga menggunakan motif batik Parijoto khas daerah setempat agar lebih menarik sekaligus melestarikan budaya setempat.

“Masih banyak pegawai Kementerian PUPR di Indonesia termasuk di D.I Yogyakarta yang hingga saat ini belum memiliki rumah. Untuk itu kami mendorong mereka untuk tinggal di Rusun,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, dalam keterangan resmi yang diterima Infopublik Jumat (23/7/2021).

Khalawi menambahkan, saat ini hunian vertikal menjadi salah satu solusi agar pemanfaatan lahan bisa lebih efektif. Selain itu, Rusun yang dibangun juga dapat menampung lebih banyak masyarakat maupun ASN jika dilaksanakan dengan perencanaan yang matang dan desain yang menarik serta fasilitas penunjang yang memadai.

“Rusun ASN Kementerian PUPR ini juga dilengkapi dengan fasilitas yang memadai seperti meubelair tempat tidur, kursi meja dan ruangan yang tertata dengan baik. Kami optimis para ASN PUPR yang tinggal di Rusun ini bisa lebih bersemangat dalam melaksanakan tugasnya dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Jawa III Ditjen Perumahan Kementerian PUPR, M. Mulya Permana didampingi Kepala Satuan kerja Penyediaan Perumahan Provinsi D.I Yogyakarta, M. Arifman dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Susun dan Rumah Khusus, Ahmad Fahmi menyatakan, pihaknya menyematkan motif batik Parijoto di bagian dinding luar Rusun ASN. Hal itu dilakukan Kementerian PUPR dan Pemerintah daerah Sleman untuk melestarikan batik Parijoto yang merupakan motif batik Khas Sleman.

“Rusun ASN di Sleman kami bangun satu tower setinggi enam lantai dan memiliki fasilitas yang baik. Kami juga memasang motif batik Parijoto khas Sleman agar lebih menarik sekaligus melestarikan batik daerah,” terangnya.

Berdasarkan data yang ada, pembangunan Rusun ASN Kementerian PUPR dilaksanakan di Krodan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, D.I Yogyakarta. Anggaran pembangunan satu tower Rusun yang telah dilengkapi dengan meubelair tersebut sebesar Rp52,86 Miliar. Spesifikasi Rusun ASN tersediri dari 68 unit hunian tipe 45 dan dibangun mulai September 2020 hingga Juli 2021. Sejumlah fasilitas yang ada di Rusun ASN tersebut antara lain terdapat ruang serbaguna, musholla, mini market, lahan parkir yang cukup luas.

Untuk mempermudah akses para penghuni, pihaknya juga telah memasang dua lift. Selain itu juga tersedia lapangan olahraga badminton serta lapangan gate ball, lintasan lari serta fasilitas penunjang untuk penyandang disabilitas seperti ram dan kamar khusus difabel.

“Kami berharap Rusun ASN PUPR ini dapat menjadi hunian yang layak huni bagi pegawai PUPR dan meningkatkan semangat kerja khususnya di masa pandemi ini,” harapnya.InfoPublik (***)

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sanksi Tegas Bagi Pelanggar Aturan THR, Apa Saja Sanksinya

    Sanksi Tegas Bagi Pelanggar Aturan THR, Apa Saja Sanksinya

    • calendar_month Sabtu, 8 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 704
    • 0Komentar

    MEMASUKI masa rentang waktu H-7 Lebaran, Kementerian Ketenagakerjaan memperkuat aspek pengawasan dan penegakan hukum untuk memastikan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja/buruh berjalan lancar dan sesuai ketentuan. Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, meminta para Gubernur, Walikota, dan Bupati untuk turun tangan langsung dalam menyelesaikan setiap pengaduan THR yang masuk ke Posko THR yang telah dibentuk, […]

  • PSBB Tahap II, Walkot Palembang : Shalat Berjamaah Bisa Lagi di Masjid, Tapi….

    PSBB Tahap II, Walkot Palembang : Shalat Berjamaah Bisa Lagi di Masjid, Tapi….

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.132
    • 0Komentar

    HARI pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap ke II, Walikota Palembang H. Harnojoyo laksanakan shalat Zuhur berjamaah di Masjid Habibaturrahman Plaju Palembang, bersama jajaran Pemerintahan serta TNI-Polri. Diketahui, dalam kegiatan shalat Zuhur berjamaah tersebut, nampak diikuti juga oleh Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, Sekretaris Daerah kota Palembang, Ratu Dewa, Kapolresta Palembang Kombes Pol […]

  • Negeri Kincir Angin Pasang 100 Unit Alat Pintar di Palembang, Bisa Deteksi Anak Hilang Lagi.!

    Negeri Kincir Angin Pasang 100 Unit Alat Pintar di Palembang, Bisa Deteksi Anak Hilang Lagi.!

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

    Alat pintar dapat membantu memantau semua aktivitas maupun kejadian yang ada di penjuru Kota Palembang.

  • Diluncurkan Mobile Lab BSL-2 Varian Bus untuk Dukung 3T

    Diluncurkan Mobile Lab BSL-2 Varian Bus untuk Dukung 3T

    • calendar_month Sabtu, 19 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.030
    • 0Komentar

    MOBILE laboratorium Bio Safety Level-2 (mobile lab BSL-2) adalah salah satu hasil inovasi dari Peneliti dan Perekayasa BPPT. Bus yang dirancang sebagai laboratorium berjalan ini ditujukan untuk mendukung pelaksanaan 3T (testing, tracing, treatment) di daerah sehingga prosesnya dapat lebih dipercepat, dipersingkat, dan lebih akurat. Mobile lab BSL-2 varian bus akan dioperasikan di berbagai tempat di […]

  • Di Muba Kemarin, Ada Penambahan 2 Kasus & 1 Bayi Berusia 4 Bulan Meninggal Dunia

    Di Muba Kemarin, Ada Penambahan 2 Kasus & 1 Bayi Berusia 4 Bulan Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 884
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Rabu (23/9/2020) mengkonfirmasi penambahan 2 kasus konfirmasi baru dan 1 kasus konfirmasi yakni kasus 138 meninggal dunia. “Ya, ada penambahan 2 kasus konfirmasi baru dan 1 kasus yakni bayi berusia 4 bulan dari Kecamatan Lalan yang meninggal dunia,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP […]

  • PPN Sektor Pendidikan Hanya untuk Klasisifikasi Tertentu, Bukan Semua Sekolah

    PPN Sektor Pendidikan Hanya untuk Klasisifikasi Tertentu, Bukan Semua Sekolah

    • calendar_month Senin, 14 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.055
    • 0Komentar

    STAF Khusus Menteri Keuangan (Stafsus Menkeu) Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo menyatakan bahwa pemerintah tidak memiliki niat untuk mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) kepada sektor pendidikan. Namun, ada satu kondisi yang dikecualikan untuk dibebaskan dari pajak, yakni sekolah yang eksklusif. Di mana hal itu semakin membuat kesenjangan pendidikan di Indonesia semakin besar. “Tidak ada niat […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Frontend Manager DELIVERY WooCommerce Frontend Manager PRODUCT HUB WooCommerce Frontend Manager Ultimate (WCFM) WooCommerce Frontend Manager GROUP & STAFF WooCommerce Geniki Courier Voucher & Label WooCommerce Germanized Pro by Vendidero WooCommerce Gift Card WooCommerce Gift Certificates Pro by IgniteWoo WooCommerce Give Products WooCommerce GoCardless