Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Ini Daftar 27 Kabupaten/Kota Zona Merah Non Jawa-Bali, Ada Tiga Kabupaten/Kota di SumseI, Pemda Perlu Ambil Langkah

Ini Daftar 27 Kabupaten/Kota Zona Merah Non Jawa-Bali, Ada Tiga Kabupaten/Kota di SumseI, Pemda Perlu Ambil Langkah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 7 Jul 2021
  • visibility 1.080
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERKEMBANGAN peta zonasi risiko minggu ini harus diantisipasi semua daerah. Perkembangannya menunjukkan jumlah daerah zona merah (risiko tinggi) ada 96 kabupaten/kota, zona oranye (risiko sedang) ada 293 kabupaten/kota, zona kuning (risiko rendah) 109 kabupaten/kota dan zona hijau (tidak ada kasus baru/tidak terdampak) ada 16 kabupaten/kota.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut kabupaten/kota zona merah ini masih didominasi daerah dari Pulau Jawa-Bali. Yang perlu dicermati, 27 kabupaten/kota diantaranya dari luar Pulau Jawa-Bali. Dan diminta dengan sangat untuk memperhatikan perkembangan kasus di wilayahnya masing-masing serta menegakkan peraturan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat).

“Segera ambil langkah-langkah efektif dan tepat sasaran untuk menekan penularan agar tidak semakin meningkat seperti di Jawa dan Bali,” ucap Wiku dalam Keterangan Pers Harian PPKM Darurat, Selasa (6/7/2021) secara daring yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Oleh karena itu, Pemda setempat diminta mengantisipasi perkembangan pandemi di wilayahnya. Dengan memastikan kapasitas fasilitas pelayanan kesehatan cukup dan memadai. Sehingga seluruh pasien COVID-19 dapat ditangani dengan baik dan angka kesembuhan dapat meningkat tinggi.

“Yang paling penting adalah berdayakan posko yang telah terbentuk di tingkat desa/kelurahan untuk berkoordinasi dengan berbagai unsur agar penanganan dapat lebih sistematis dan dapat terkendali dengan baik,” jelasnya.

Dan perlu dipahami, bahwa perkembangan peta zonasi risiko harus diperhatikan semua Pemda. Karena zona risiko digunakan untuk melihat masalah pada skala yang lebih luas yaitu 34 provinsi di Indonesia. Kementerian Kesehatan menggunakan leveling 1 – 4 dalam menilai situasi daerah secara spesifik pada indikator transmisi komunitas dan kapasitas respon pada 7 provinsi di Pulau Jawa-Bali.

Selain itu, pengkategorian daerah menggunakan warna merah, oranye, kuning dan hijau dalam zonasi risiko sesuai konsensus internasional terkait kebencanaan. Indikator yang digunakan ialah indikator epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan.

Ini Daftar 27 Kabupaten/Kota Zona Merah Non Jawa-Bali

Aceh:
Banda Aceh dan Aceh Tengah

Bengkulu:
Bengkulu

Jambi:
Batanghari

Kalimantan Barat:
Singkawang, Pontianak, Waringin Timur dan Kota Palangkaraya

Kalimantan Tengah:
Balikpapan, Samarinda dan Bontang

Kepulauan Riau:
Tanjung Pinang, Batang dan Bintan

Lampung:
Bandar Lampung, Lampung Utara dan Pring Sewu

Maluku:
Ambon

Maluku Utara:
Ternate

Papua Barat:
Fakfak

Sulawesi Tenggara:
Kota kendari dan Konawe

Sumatera Barat:
Padang Pariaman dan Bukit Tinggi

Sumatera Selatan:
Lahat, Musi Banyuasin dan Palembang.BNPB (***)

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penanganan COVID-19, Posko Perbatasan di Muba Diperketat

    Penanganan COVID-19, Posko Perbatasan di Muba Diperketat

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.066
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Muba terus maksimalkan antisipasi serta penanganan wabah Covid-19 di Kabupaten Musi Banyuasin terus. Beberapa Posko di wilayah perbatasan Muba pun diperketat guna meminimalisir penularan wabah Covid-19 yang masuk di wilayah Muba. Plt Kepala BPBD Muba, Indita Purnama menyebutkan, saat ini posko-posko penanganan dan pencegahan Covid-19 di area perbatasan Muba terus […]

  • “PALI & Segitiga Emas”

    “PALI & Segitiga Emas”

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.293
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – PALI, siap-siap jadi pusat perhatian nih! Kabupaten yang selama ini mungkin sering dianggap “anak bawang” di Sumsel, sekarang lagi diproyeksikan buat jadi “segitiga emas” yang bakal nyambungin Musi Banyuasin, Lubuklinggau, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara. Ambisi gede? Jelas! Tapi eksekusinya bakal mulus atau malah ketiban beban berat kayak mahasiswa yang baru inget […]

  • IndoMXGP Dongkrak Kunjungan Wisata dan Naikan UKM Palembang

    IndoMXGP Dongkrak Kunjungan Wisata dan Naikan UKM Palembang

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 942
    • 0Komentar

    KEJUARAAN Dunia Motocross Grand Prix (MXGP) 2019 yang digelar pada 5-7 Juli diyakini mampu mendongkrak kunjungan wisata Palembang dan menaikan pendapatan disektor UKM masyarakat. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dalam Press Conference IndoMXGP 2019, sekaligus penandatanganan kesepahaman bersama Memorandum of Understanding (MoU) dengan tiket.com selaku sponsor utama Motocross Grand Prix (MXGP) 2019 kemarin mengungkapkan, dari kejuraan itu, Pemprov Sumsel tidak sama sekali  berorienstasi […]

  • Setiap KK Keluarga Miskin Muba Dapat Bantuan Rp 600 Ribu Hingga Gratis PDAM dan Listrik Tiga Bulan

    Setiap KK Keluarga Miskin Muba Dapat Bantuan Rp 600 Ribu Hingga Gratis PDAM dan Listrik Tiga Bulan

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 825
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA memastikan lebih dari 100 ribu Kepala Keluarga (KK) di Bumi Serasan Sekate akan mendapatkan bantuan jaring pengaman sosial akibat dampak dari virus corona atau Covid-19. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga yang berada diluar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang selama ini mendapatkan Program Keluarga […]

  • Batik vs Fast Fashion = Si Tua yang Tetap Gagah di Catwalk Dunia

    Batik vs Fast Fashion = Si Tua yang Tetap Gagah di Catwalk Dunia

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.575
    • 0Komentar

    SAAT dunia fashion yang lari kencang kayak anak balap karung habis lomba 17-an, batik muncul seperti pelari senior yang rambutnya ubanan tapi tetap gagah, sementara tren fast fashion datang silih berganti tiap dua minggu, batik sudah wara-wiri sejak zaman nenek moyang kita masih barter ikan sama garam, bahkan ribuan tahun lewat, ia tetap elegan dan […]

  • Harga Ayam Potong di Sejumlah Pasar Tradisional  Merangkak Naik

    Harga Ayam Potong di Sejumlah Pasar Tradisional Merangkak Naik

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.373
    • 0Komentar

    “Pasokan ayam potong sejak dua bulan ini sedikit menurun, karena stok di peternak memang sedikit,”

expand_less
WordPress Archive Artistic - Digital Marketing Agency WordPress Theme Artizani – Handmade Artists and Artisans WordPress Theme Arton – Beauty & Spa Salon Template Kit Artore Theater Entertainment & Performing Arts Elementor Template Kit Artsea – Photography & Art Gallery Elementor Template Kit ArtSpace – Wall Art & Print Shop WordPress theme Artsy – Tattoo Studio Elementor Template Kit Artvista – Art Gallery & Museum WordPress Theme Artwork – Painting Wall Preview Pupop Plugin | WooCommerce WordPress Aruba – Minimal Ajax WordPress Portfolio Theme