Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Masa Pandemi “Memaksa” Seniman Melakukan Transisi

Masa Pandemi “Memaksa” Seniman Melakukan Transisi

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Rabu, 26 Mei 2021
  • visibility 4.008
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERBATASNYA aktivitas karena protokol kesehatan di masa pandemi membuat semua bidang kehidupan terdampak. Termasuk para seniman pun merasakan hal tersebut.
Karena itu, para seniman seakan dipaksa untuk melakukan transisi serta beradaptasi. Tetap eksis tanpa melanggar protokol kesehatan.
Hasan, seorang penggiat teater di Palembang menyebutkan dengan kondisi saat ini dimana teater melakukan transisi dari tradisi ke modern serta membangun berkolaborasi. Sehingga, upaya memperkenalkan budaya dan seni bisa lancar dilakukan dengan memnfaatkan teknologi.
“Harapan kedepannya teater di Palembang bisa mengisi panggung. Serta Komite Teater Dewan Kesenian Palembang (DKP) akan mendata dan mendukung teater untuk tampil,” tutup Acan, yang juga Ketua Komite Teater DKP dihubungi via telpon seluler.
Lentur Memilih Ruangnya
Seniman nasional, Rendra Bagus Pamungkas, melalui diskusi virtual, menyebutkan teater itu harus dilakukan secara langsung. Kalau tidak langsung, itu bukan teater. Tetapi di masa sekarang, karena Covid-19 terpaksa melakukan transisi sehingga pertunjukan teater bisa berjalan tanpa mengurangi nilai unsur teater.
“Teater itu lebih lentur untuk memilih ruangnya, sehingga di dalam teater itu banyak sekali cabang keilmuan yang bisa dimanfaatkan,” jelas Rendra.
Karena keterbatasan tempat, maka teater pun mentas lewat daring. “Mereka mentas melalui platform digital. Entah itu, media sosial seperti Youtube, Instagram, maupun Facebook. Bisa bersemuka antara senian dan masyarakat penikmat,” ujarnya.
Belajar di Panggung
Terpisah, Muhamad Yunus, Sutradara Teater Triax, menanggapi persoalan mengenai kondisi teater saat Covid-19. Menurutnya, kalangan remaja saat ini masih membutuhkan panggung dari pada virtual.
“Proses belajar di panggung sangatlah luar biasa, karena panggung adalah tempat yang istimewa,” tutup Yunus.
Tetapi, mengingat tak memungkinkan pentas langsung, tentu dicarilah saluran-saluran yang tersedia dan memungkinan untuk saling melepas dahaga. Baik itu, penggiat teater maupun masyarakat yang banyak berdiam di rumah.
Pentas Virtual
Uda Dapuk, penggiat teater di Palembang menjelaskan, pementasan secara virtual untuk berekspresi itu tidak masalah. Akan tetapi bagaimana kita duduk berdirinya sebagai seorang seniman. Harus jelas. Permainan di virtual, bukan tidak mungkin justru menuntut kemampuan maksimal pemain maupun sutradara, juga harus membangu kolaborasi. Kedepannya seniman bisa merasakan bagaimana satu kenikmatan dalam memancing emosional antara pemain dengan penonton melalui pertunjukan virtual. Kalau tidak, sampai kapan menunggu bisa tampil utuh di atas panggung,
“Yang membuat adegan makin naik dan rumit, adalah bagaimana menutupi kelemahan pementasan secara virtual,” kata Dapuk, yang aktif di Teater Gaung dan bernama asli Syaiful Bahri. Untuk itu, penggiat teater harus berusaha maksimal. Dan masyarakat sebagai penonton pun harus bisa menerima kekurangan yang ada.
Yang jelas, memang masa pandemi telah memberikan pelajaran bagi kita semua bahwa kehidupan harus tetap berjalan, waspada tetap harus diutamakan . Begitupun seniman, tidak mungkin harus berhenti berkreasi menunggu Covid 19 berakhir. (muhamad nasir)

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • lrt-palembang-mock

    Alex Bangga LRT Selesai Dulu Dibanding Jakarta

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.252
    • 0Komentar

    Light Rail Transit (LRT)  Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB)  II – Jakabaring Sport City (JSC)  menjadi kebanggaan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin pasalnya proyek tersebut bakal selesai dan dapat digunakan saat Asian Games tahun depan.

  • Tindaklanjuti Rekomendasi BPK, Pemkab OKI Urut Pertama di Sumsel

    Tindaklanjuti Rekomendasi BPK, Pemkab OKI Urut Pertama di Sumsel

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 862
    • 0Komentar

    KABUPATEN Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi daerah yang paling patuh menindaklanjuti rekomendasi atas laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) se Provinsi Sumatera Selatan, sebab sampai dengan Rabu, (8/7020) OKI menempati rangking pertama daerah yang melakukan tindaklanjut rekomendasi BPK RI. Atas hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Sumatera Selatan tahun 2019 dengan persentasi tindaklanjut mencapai […]

  • Lomba Gerak Jalan Indah Pemprov Sumsel Meriah, Aksi Kompak Ibu-Ibu OPD Curi Perhatian

    Lomba Gerak Jalan Indah Pemprov Sumsel Meriah, Aksi Kompak Ibu-Ibu OPD Curi Perhatian

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Lomba Gerak Jalan Indah Pemprov Sumsel berlangsung meriah di Griya Agung, Palembang, Sabtu (22/8/2026). Ibu-ibu dan perempuan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tampil kompak dengan beragam kreasi untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang diinisiasi Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumsel itu dibuka Sekda Sumsel H. Edward […]

  • Rapat Mediasi, Warga Merati Banyuasin Tuntut Ganti Rugi Pembuatan Jalan

    Rapat Mediasi, Warga Merati Banyuasin Tuntut Ganti Rugi Pembuatan Jalan

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.786
    • 0Komentar

    PULUHAN masyarakat Desa Meranti, Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin hari ini, Senin, [20/1 2020] mengikuti Rapat Mediasi terkait ganti rugi pembangunan jalan. Warga merasa telah membuat jalan dengan pihak perusahaan [PT Mart] berada di atas lahan seluas 10 hektare, dengan panjang kurang lebih 1.700 meter dan lebar 8 meter. Pembangunan jalan itu dibuktikan dengan adanya […]

  • Sampaikan LKPJ Tahun 2021 ke DPRD Muba

    Sampaikan LKPJ Tahun 2021 ke DPRD Muba

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 720
    • 0Komentar

      PELAKSANA Tugas Bupati Musi Banyuasin (Muba), Beni Hernedi SIP menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) atas Pelaksanaan Tugas Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2021, Pada Rapat Paripurna Masa Persidangan II Rapat ke-7 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Muba, Senin (28/3/2022)   Beni menyampaikan terima kasih atas kerjasama seluruh anggota DPRD Kabupaten Muba […]

  • GMGSS : Jelang Idul Fitri, 1.040 pemudik tinggalkan Palembang via transportasi KA

    GMGSS : Jelang Idul Fitri, 1.040 pemudik tinggalkan Palembang via transportasi KA

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.455
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- 1.040 pemudik yang mengikuti program Gerakan Mudik Gratis Serentak se-Sumsel (GMGSS) menggunakan moda transportasi Kereta Api (KA). Kegiatan ini berlangsung di Stasiun Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan meninggalkan Palembang dan dilepas, Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni, Sabtu (6/4/2024). “Pemprov Sumsel bersama Kabupaten/Kota itu sudah mencanangkan mudik gratis serentak se-Sumsel, hari ini baru […]

expand_less
WordPress Archive Zedello – Consultant & Finance Business Elementor Template Kit Zeen | Next Generation Magazine WordPress Theme Zenit – Clean Photography WordPress Theme Zenix – Tech Startup & SaaS Elementor WordPress Theme ZenSpot – LifeStyle Blog WordPress Theme Zento – Modern & Lightweight Blog for WordPress Zenura – Yoga WordPress Theme Zenwares – Kitchen Interior & Appliances WooCommerce WordPress Theme Zephyr Material Design Theme Zephys – Architecture & Interior WordPress Theme