Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » WHO: Orang Sudah Vaksin Tetap Harus Pakai Masker, Resiko Masih Ada

WHO: Orang Sudah Vaksin Tetap Harus Pakai Masker, Resiko Masih Ada

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 15 Mei 2021
  • visibility 1.024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan bahwa orang di tempat dengan jumlah penularan Covid-19 yang tinggi harus tetap memakai masker meski sudah tuntas vaksinasi.
“Vaksin memang menyelamatkan nyawa. Namun, jika [vaksin] hanya bekerja sendiri, tidak cukup,” demikian pernyataan WHO melalui surat elektronik kepada AFP, Jumat (14/5).

AFP meminta pernyataan WHO setelah Amerika Serikat mengizinkan warganya yang sudah tuntas divaksin untuk tak memakai masker ketika berkegiatan di dalam ruangan.

Namun, WHO tak mengomentari mengenai keputusan AS tersebut dalam balasan surelnya kepada AFP.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengambil keputusan ini setelah data menunjukkan efektivitas tinggi vaksin yang digunakan di AS. Berdasarkan riset itu, sangat langka orang terkena Covid-19 setelah divaksin.

Walau ada yang terkena Covid-19 setelah divaksin, potensi pasien itu menularkan ke orang lain sangat kecil.

Selain itu, 60 persen populasi dewasa di AS juga sudah mengikuti program vaksinasi, baik itu baru satu kali suntik mau pun sudah tuntas.

Penambahan kasus baruCovid-19 di AS pun dianggap tak setinggi tahun lalu, yaitu rata-rata 38 ribu infeksi sehari. Jika diambil rata-rata dengan jumlah penduduk keseluruhan di AS, hanya ada 11 kasus baru di antara 100 ribu orang.

Meski demikian, pemimpin riset Covid-19 WHI, Maria Van Kerkhove, mengingatkan bahwa kini ada bahaya varian baru corona.

Kepala ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan, juga menekankan bahwa vaksinasi “tidak 100 persen efektif mencegah infeksi.”

“Kalian bahkan bisa menderita gejala ringan setelah vaksinasi. Vaksinasi saja tak menjamin tak akan terinfeksi atau dapat menularkan ke orang lain,” ucap Swaminathan.

Swaminathan menyatakan bahwa kemungkinan itu memang sangat tipis, tapi tetap bisa terjadi.

“Itulah alasan kita butuh upaya perlindungan, seperti memakai masker, menjaga jarak, hingga negara-negara bisa mencapai tingkat di mana sebagian besar orang terlindungi dari sirkulasi virus dan tingkat penularannya sangat rendah,” katanya.

Ia kemudian mengingatkan bahwa, “Sangat sedikit negara yang sudah mencapai titik itu, di mana mereka dapat melupakan langkah-langkah pencegahan itu, baik secara individu maupun dari pemerintah.”

Sepakat dengan Swaminathan, Direktur Gawat Darurat WHO, Michael Ryan juga menyatakan bahwa keputusan untuk tak lagi memakai masker harus dengan sejumlah pertimbangan kuat.

“[Melepas masker] hanya bisa dilakukan dalam konteks mempertimbangkan intensitas dan penularan Covid-19 di daerah kalian, dan tingkat vaksinasi,” ucap Ryan.

Ryan juga berkata, “Bahkan di situasi tingkat vaksinasi sudah tinggi, jika ada banyak transmisi, maka jangan lepas masker.”CNN Indonesia
(has)
Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di OKU Timur, Alex Noerdin Banjir Pujian dari Warga

    Di OKU Timur, Alex Noerdin Banjir Pujian dari Warga

    • calendar_month Rabu, 20 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 943
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,Oku Timur– Ratusan warga Desa Cempaka Kecamatan Cempaka Kabupaten OKU Timur, Rabu (20/2/2019) antusias menyambut kedatangan caleg DPR RI Partai Golkar dapil Sumsel II nomor urut dua Alex Noerdin. Kedatangan mantan Gubernur Sumsel dua periode ini menjadi penawar rindu warga Kabupaten OKU Timur. “Kita tahu pemimpin yang baik itu yang rekam jejaknya bagus, dan kita […]

  • Ketua TP PKK Minta Ustadzah Selipkan Pencerahan Bahaya Narkoba

    Ketua TP PKK Minta Ustadzah Selipkan Pencerahan Bahaya Narkoba

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.047
    • 0Komentar

    Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Hj. Eliza Alex Noerdin menggelar silaturahmi bersama puluhan ustadzah se Kota Palembang di Griya Agung, Selasa (19/9). Kegiatan ini sekaligus menyambut Tahun Baru Islam 1439 Hijriah pada 21 September mendatang.

  • Ini Pesan Kapolda Sumsel Terkait Pilkada Sumsel 2018

    Ini Pesan Kapolda Sumsel Terkait Pilkada Sumsel 2018

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.098
    • 0Komentar

    Semua pasangan calon mensukseskan demokrasi di Sumatera Selatan.

  • KINI, MASYARAKAT BISA MILIKI LEBIH BANYAK UPK 75 TAHUN RI UNTUK BERTRANSAKSI

    KINI, MASYARAKAT BISA MILIKI LEBIH BANYAK UPK 75 TAHUN RI UNTUK BERTRANSAKSI

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.660
    • 0Komentar

    BANK Indonesia (BI) membuka kesempatan bagi masyarakat memiliki sebanyak-banyaknya Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia (UPK 75 Tahun RI) dengan menerapkan syarat 1 KTP berlaku untuk penukaran maksimal 100 lembar UPK 75 Tahun RI per hari. Oleh karena itu, masyarakat yang telah melakukan penukaran UPK 75 Tahun RI dapat kembali dan terus melakukan penukaran. UPK […]

  • WhatsApp Salah Blokir Akun Secara Global, Pengguna Bisa Banding dan Ditinjau Kurang dari 24 Jam

    WhatsApp Salah Blokir Akun Secara Global, Pengguna Bisa Banding dan Ditinjau Kurang dari 24 Jam

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pengguna WhatsApp yang tiba-tiba kehilangan akses ke akunnya tidak perlu langsung menganggap nomor tersebut benar-benar bermasalah. WhatsApp mengakui adanya kesalahan sistem yang membuat sejumlah akun dinonaktifkan secara keliru. Persoalan ini mencuat setelah banyak masyarakat di Indonesia mengadukan akun WhatsApp mereka yang mendadak tidak dapat digunakan. Pemerintah kemudian meminta penjelasan kepada Meta selaku perusahaan yang […]

  • Mojo Indonesia Ajak Milenial Jadi Konten Kreator

    Mojo Indonesia Ajak Milenial Jadi Konten Kreator

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 1.088
    • 0Komentar

    Palembang – Sukses menggelar Workshop Mobile Journalisme sebelumnya, Ketua Komunitas Mobile Journalisme (Mojo) Indonesia Muzhar Apandi SIP MSi kembali menggelar pelatihan tersebut di Sinibe Resto Palembang, Sabtu 6 Februari 2021. Pelatihan Basic Training I Mojo I Mojo Jurnalism I Video Jurnalis tahun 2021 ini disambut antusias baik dari kalangan Pendidikan, milenial, jurnalis, mahasiswa hingga konten […]

expand_less
WordPress Archive Lanong – Yacht Rental WordPress Theme Lapar – Restaurant & Cafe Elementor Template Kit Laramiss | Elementor Multipurpose Luxury WordPress Theme Larch – Responsive Minimal Multipurpose WordPress Theme Larson – Architecture WordPress Theme Laszlo – Creative Agency & Portfolio Lottie WordPress Theme LatePoint – Appointment Booking & Reservation Plugin for WordPress Laundry, Dry Cleaning Services WordPress Theme Laundryes – Laundry & Cleaning Elementor Template Kit Laurits – Portfolio and Agency WordPress Theme