Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Bincang Musik DKP: Lahir Gerakan Ayo Bermusik dari Palembang

Bincang Musik DKP: Lahir Gerakan Ayo Bermusik dari Palembang

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
  • visibility 3.942
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOMPOSER dan Pianis, Fadhil Indra menyebutkan, bermusik bukan untuk band saja tapi bermusik juga untuk bangsa. Selain itu, main musik harus serius serta mencari sesuatu untuk kepentingan banyak orang. Dengan adanya orientasi industri, seperti agenda bincang-bincang sehingga bisa bertukar pendapat. “Industri musik sebenarnya tidak bisa ditebak. Karena, banyak komponen yang ditentukan,” kata Fadhil.

Untuk musisi saat ini, bagaimana cara berpikir menyampaikan musik ke pendengar. Memang banyak sekali yang harus dijadikan sumber musik di Indonesia ini. Ia juga menawarkan sebuah gerakan untuk bermusik mengambil nuansa di Indonesia. Menurut Fadhil, fakta yang beredar saat ini adalah lebih mudah menghafal lirik lagu dari pada naskah lainnya.

Fadhil juga sangat menyanjung, dengan adanya kolaborasi untuk memajukan musik Palembang. Seperti membuat lagu tentang kopi, pempek, jebatan ampera dan lainnya. Tantangan saat ini adalah bagaimana cara gotong royong untuk saling menguatkan. “Dengan cara membangun sebuah pola kolaborasi yang kompak. Sehingga, untuk menyampaikan segala sesuatu kedalam nada, lebih enak didengar,” jelas Fadhil.

Dalam pesannya Fadhil menyebutkan, percepatlah untuk berposes tanpa harus terlalu banyak berbijaksana dalam teori. Pentingnya karya secara baik dan benar, akan ada hasil positif.

Komite Musik, Dewan Kesenian Palembang (DKP), dalam agenda Sepekan Seni Palembang 2021. Pada hari kedua, mengadakan diskusi berjudul Bincang-Bincang Musik dengan tema Bermusik Untuk Bangsa. Di Guns Caffe, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) kemarin.

Sebelum sharing, juga menampilkan musisi-musisi yang berasal dari Kota Palembang. Serta, menampilkan khusus untuk mengenang musisi Palembang yang telah meninggal dunia, seperti Hutan Tropis dan Adi Sudarman mengenang Alm. Ilir Stoned, serta penampilan dari Ponjen Band feat Us Gillen untuk mengenang Alm. Japiluz Mursalin.

 

Butuh Wadah
Penata Musik dan Pencipta Lagu, Kgs. M. Ipul mengutarakan, bahwa seniman di Palembang membutuhkan wadah untuk mengumpulkan karya, karena banyak sekali karya seniman Palembang yang bagus, tapi kebingungan untuk menempatkan karyanya.
“Sebenarnya musisi Palembang tidak kalah dengan musisi nasional, jika semua stakeholder selain mendukung harus juga memberikan perhatian,” ujar Ipul.

Ipul juga menyebutkan bahwa seni selain bisa dilihat, tapi juga harus bisa dirasakan. Maka dengan adanya wadah penampung karya. “Sehingga kesulitan musisi atau seniman tidak akan sulit untuk terus berproses,” ungkap Ipul.

 

Trik Berkarya
Musisi sekaligus Produser, Andi Lisso menuturkan, terdapat berkah selama Covid-19, karena bisa berkarya di rumah dan beraksi melalui digital, tentu dengan ditekuni mendapatkan hasil, dimana bisa berkerja sama dengan produser nasional.”Proses kreatif dalam daya kompetisi harus lebih di ulik lagi dengan menguasai teknologi,” ujar Andi.

Menurut Andi, cara berpikir untuk membuat lirik lagu tentang budaya dan tradisi Kota Palembang adalah bagaimana cara menghipnotis pendengar. Banyak sekali budaya Palembang yang bisa diangkat menjadi sebuah lagu.

“Buat musisi jangan banyak mengeluh tapi harus banyak lebih berpikir untuk berusaha mengenalkan budaya melalui teknologi,” kata Andi.

Ketua DKP, Iqbal Rudianto mengatakan, keinginan konkret dari seniman harus jelas, apa yang menjadi tuntutan harus ada kontribusi timbal balik. Permasalahan seniman berbeda satu sama lain begitu juga dengan pemerintah berbeda apa yang harus dilakukan.

Didit sapaan akrabnya menjelaskan karya seniman Palembang mempunyai potensi dan kemampuan, namun kendala memang keinginan seniman untuk karya nya bisa dikenal itu karena proses menjadi kendala karena kompetisi, dimana makin hari makin tahun bermunculan musisi. “Proses panjang harus dilewati baru kita bisa masuk ke industri,” kata Didit.

Yang diutamakan seniman adalah kolaborasi untuk bersatu menyamakan ide dan gagasan. Seniman juga bisa menjadi corong pariwisata, namun seniman juga harus bisa membuktikan dan mendekatkan ke pemerintah, seperti DKP yang sebelumnya meminta bantuan dan dukungan ke pemerintah, tetapi sekarang beberapa instansi pemerintah yang juga meminta bantuan.

“Seperti di agenda Sepekan Seni 2021 yang masuk 10 Top kalender Event Pemkot Palembang,” lanjut Didit.

Permasalahan peraturan regulasi atau Perwali terus menjadi diskusi DKP dan seniman, dimana penempatan regulasi ditempatkan di seni atau secara luas seperti di ekonomi kreatif. Sebenarnya musisi Palembang sepakat untuk bergeliat mengangkat kesenian Palembang.

“DKP juga pernah berkoordinasi dengan Pemkot Palembang, untuk mengeluarkan Perwali untuk seniman dan musisi Palembang,” tutup Didit. [***]

ril/sir

 

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik Sidang Online di Saat Pandemi COVID-19

    Polemik Sidang Online di Saat Pandemi COVID-19

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.641
    • 0Komentar

    PANDEMI  Covid-19 masih melanda Indonesia. Dari data statisitik Johns Hopkins University Medicine mencatat bahwa Indonesia menyumbang 1,11 % kasus positif di dunia atau dengan jumlah 1.191.990 jiwa kasus terkonfirmasi di Tanah Air dengan angka kematian mencapai 32.381 jiwa. Dalam hal ini pemerintah melakukan usaha preventif untuk mencegah atau meminimalisir penyebaran virus corona secara drastis di […]

  • Petani Soppeng-Sulsel Mampu Tingkatkan Produktivitas dan Efisienkan Biaya

    Petani Soppeng-Sulsel Mampu Tingkatkan Produktivitas dan Efisienkan Biaya

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.733
    • 0Komentar

    PLN terus melayani kebutuhan listrik bagi para petani, salah satunya di Desa Panincong, Kelurahan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Dengan menggunakan listrik, petani memperoleh manfaat dari segi operasional, efisiensi, dan produktifitas, Melalui program Electrifying Agriculture. Syamril salah seorang petani di tempat tersebut mengaku dengan hadirnya listrik di sawahnya dapat menghemat biaya operasional. Sebelumnya, untuk mengoperasikan […]

  • Ikut Tangani Covid-19, Kemendes PDTT Lakukan dengan Rem & Gas Seimbang

    Ikut Tangani Covid-19, Kemendes PDTT Lakukan dengan Rem & Gas Seimbang

    • calendar_month Selasa, 9 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 888
    • 0Komentar

    Kementerian Desa, Pembangungan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Kemendes PDTT melakukan penanganan pandemi Covid-19 sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yaitu dengan rem dan gas yang seimbang. Hal itu dilakukan sejak Maret 2020 hingga saat ini PDTT). Menteri Kemendes PDTT Abdul Halim Iskandar dalam paparan melalui sambungan virtual saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana […]

  • Kapolri Wujud Keinginan Atlet Berprestasi Di PON Jadi Polisi

    Kapolri Wujud Keinginan Atlet Berprestasi Di PON Jadi Polisi

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 710
    • 0Komentar

    KAPOLRI Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mewujudkan mimpi dari Teuku Tegar Abadi seorang atlet lompat galah yang telah mengharumkan nama Bangsa Indonesia baik di internasional maupun nasional. Tegar antara lain mendapat medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua. Atlet asal Tuban, Jawa Timur itu diwujudkan mimpinya untuk menjadi polisi. Dalam […]

  • GO-FOOD Ajak Masyarakat Palembang Berwisata Kuliner Online

    GO-FOOD Ajak Masyarakat Palembang Berwisata Kuliner Online

    • calendar_month Senin, 12 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.537
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – GO-FOOD sebagai layanan pesan-antar makanan terbesar di Asia – di luar China  kembali manjakan para pecinta kuliner Tanah Air termasuk Kota Palembang dengan menghadirkan petualangan kuliner online terbesar pertama di Indonesia. Petualangan tersebut dihadirkan dengan mengajak pengguna untuk dapat menikmati ragam kuliner nikmat nusantara melalui promo-promo terbaik dari para merchant pada pesta  Makan Minum Murah […]

  • Karhutlabun Kian Meluas, Bupati Banyuasin Instruksikan Siaga Penuh di 7 Kecamatan Ini

    Karhutlabun Kian Meluas, Bupati Banyuasin Instruksikan Siaga Penuh di 7 Kecamatan Ini

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.072
    • 0Komentar

    “Dari laporan masyarakat maupun pantauan satelit Kebakaran hutan dan lahan terus meluas, oleh sebab itu Bupati Banyuasin menghimbau Camat, Lurah dan kepala-kepala desa siaga penuh dan bersinergi dengan Babinsa maupun Manggala Agni di tempat masing-masing terutama di kawasan yang rawan titik api, masyarakat juga diingatkan untuk tidak membakar lahan, dan membuang puntung rokok sembarangan,”

expand_less
WordPress Archive Inexus Broadband & Internet Service Provider Elementor Template Kit Inez – Clean Portfolio & Agency WordPressTheme Infetech – IT Services WordPress Theme Infine – Life Coach and Business Coach WordPress Theme Infinite – Blog & Magazine Script Infinite – Corporate Business WordPress Infinite Grid Pro WordPress & WooCommerce Plugin Infinite – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme Infiniterent – Car Rental Elementor Template Kit Infinity Fashion – WooCommerce Elementor Template Kit