Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Antisipasi Karhutla, Gubernur Gelar  Apel Kesiapsiagaan dan Resmikan  Laboratorium Penelitian Lahan Basah

Antisipasi Karhutla, Gubernur Gelar  Apel Kesiapsiagaan dan Resmikan  Laboratorium Penelitian Lahan Basah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 9 Mar 2021
  • visibility 1.065
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  telah melakukan upaya antisipasi sejak dini kemungkinan akan terjadinya kebakaran hutan dan lahan menghadapi musim kemarau tahun 2021 , dengan mengerahkan seluruh kekuatan baik personil maupan peralatan pemadaman.

Terlebih wilayah Sumsel banyak lahan gambut yang mudah terbakar ditambah lagi adanya  prediksi BMKG  ditahun ini, musim kemarau akan melanda Sumsel. Sehingga butuh kesiapan untuk antisipasi kebakaran utamanya  di lahan gambut.

“Tentu kita akan terus mencari solusi, bagaimana agar lahan gambut tidak mudah terbakar. Sesuai dengan habitatnya basah dan berair,” ucap gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru dalam arahannya pada apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Karhutbunla 2021 yang dipusatkan di Kebun Raya Sriwijaya Ogan Ilir, Selasa (9/3/21).

Dalam upaya antiasipasi karhutla tersebut, dia menyebut, setidaknya Pemerintah  Provinsi Sumsel telah menyiapkan tujuh strategi agar Sumsel terbebas dari Karhutbunla tahun 2021. Meliputi melakukan sinkronisasi satuan tugas provinsi dengan kabupaten. Membagi habis tugas pengendalian kebakaran hutan, kebun dan lahan dengan melibatkan semua stakeholder baik provinsi maupun kabupaten/kota. Selanjutnya, melakukan optimalisasi peralatan produksi yang ada pada kelompok tani untuk membantu pemadam kebakaran.

“Kita juga akan memperkuat sarana dan prasaraan pemadam, serta personil terlatih pada regu pemadam kebakaran perusahaan perkebunan, maupun hutan tanaman industri,” ungkapnya.

Lebih lanjut Gubernur HD menambahkan, pihaknya segera mengaktifasi posko-posko kebakaran yang ada di perusahaan, masyarakat peduli api, kelompok tani peduli api dan lain sebagainya. Di samping pemanfaatan dana desa untuk pengendalian hutan, kebun dan lahan.

Selain itu Pemprov juga   telah memiliki Embung Konservasi sebagai salah satu laboratorium yang bisa dijadikan lokasi riset untuk mengetahui kelembaban tanah yang juga termasuk sebagai upaya pencegahan terjadinya karhutla.

Menurut HD, Embung Konservasi Kebun Raya Sriwijaya dibangun di atas lahan rawa seluas 100 hektar dengan babyak fungsi, seperti pusat penelitian lahan basah dan sebagai tempat pendidikan, pelatihan ataupun magang.

“Sumsel ini memiliki lahan gambut. Tentu rawa bergambut ini rawan akan terjadinya Karhutla. Langka kita lakukan adalah dengan mencegah tidak berkibarnya api dari yang paling kecil hingga besar,” terangnya.

Disisi lain, HD menilai, upaya pencegahan Kahutla di Sumsel telah dilakukan dengan kerjasama berbagai pihak, baik kemeterian hingga BUMD hingga badan usaha.

“Ini langkah progresif. Menunjukkan hasil.  Pada 2020 nyaris dikatakan Sumsel bebas hotspot. Ini juga yang inginkan di tahun 2021 ini,” tegasnya.

Gubernur menilai, tanggungjawab dalam pencegahan Karhutlah bukan hanya dimiliki oleh instansi tertentu saja, tetapi di pundak semuanya, termasuk masyarakat Sumsel. Karena itu dia mengajak Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir untuk dapat  memanfaatkan Embung Konservasi Kebun Raya Sriwijaya sebagai destinasi wisata baru bagi masyarakat luas.

“Fungsi ini dilakukan untuk menambah destinasi wisata baru bagi penduduk Sumsel, sekaligus menambah edukasi terhadap pencagahan Karhutla,” paparanya.

Sementara itu, Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, SH ikut  bangga dan menyambut baik diresmikannya Embung Konservasi Kebun Raya Sriwijaya yang diharapkannya  bisa memberikan dampak baik bagi pengetahuan masyarakat Ogan Ilir.

“Ini akan menjadi lokasi destinasi wisata edukatif yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Ogan Ilir dan Sumsel. Kita ucapkan terimakasih kepada gubernur Sumsel,” tegasnya.

Dilain pihak Kepala BPBD Sumsel, Iriansyah mengatakan, pelaksanaan apel pencegahan Karhutla dilakukan untuk meningkatan kesiapsiagaan personil dan peralatan. Dengan melibatkan pemerintah disemua tingkatan. Masyarakat, akademisi, hingga media untuk ikut terlibat dalam upaya pencegahan Karhutla.Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Survei IPSOS: 80% Masyarakat Indonesia Sambut Vaksinasi

    Survei IPSOS: 80% Masyarakat Indonesia Sambut Vaksinasi

    • calendar_month Sabtu, 27 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

    80% masyarakat Indonesia menyambut baik dan bersemangat mendapatkan vaksin COVID-19. Informasi ini berdasarkan hasil survei online terkait perilaku masyarakat selama pandemi COVID-19 gelombang ketiga yang diselenggarakan Ipsos, perusahaan peneliti pasar atau market research global. Survei ini dilakukan di 6 negara Asia Tenggara: Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina. Hasil survei tersebut menunjukkan program kampanye […]

  • Oh, Cerita Murid SMPN 11 Keramat Jaya Duduk Lesehan Ternyata Hoax, Ini Klarifikasinya..

    Oh, Cerita Murid SMPN 11 Keramat Jaya Duduk Lesehan Ternyata Hoax, Ini Klarifikasinya..

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.047
    • 0Komentar

    ADA – ada saja, dengan isi pemberitaan yang bikin orang miris, jika membaca isi berita itu, salah satunya terkait pemberitaan salah satu media yang menyebutkan  kondisi miris suasana SMP Negeri 11 Desa Keramat Jaya, Kecamatan Sungai Keruh yang belajar lesehan karena tidak memiliki kursi dan meja. Ternyata hal itu dinilai gak bener, dan Kepala Sekolah SMP Negeri […]

  • Bandit Bersenpi di Ringkus Polres Pagar Alam Yang Beraksi di Kawasan Wisata Gunung Dempo

    Bandit Bersenpi di Ringkus Polres Pagar Alam Yang Beraksi di Kawasan Wisata Gunung Dempo

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.082
    • 0Komentar

    TIM gabungan Polres Pagaralam berhasil meringkus begal bersenpi yang beraksi dikawasan wisata Gunung Dempo. Dari hasil pengembangan pelaku begal Enal bin Dulgani (28) Warga Desa Muara Baru, Kecamatan Kayu Agung Kabupaten Ogan Komering Ilir beserta salah satu terduga penadah sepeda motor curian, Novi Agus Setiawan (32) Warga Kurung Nyawa Kecamatan Buay Madang, OKU Timur berhasil […]

  • Ketua DMDI Indonesia Serahkan SK Penunjukan Ketua DMDI Provinsi Babel

    Ketua DMDI Indonesia Serahkan SK Penunjukan Ketua DMDI Provinsi Babel

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 750
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumsel H. Herman Deru dan juga sebagai Ketua Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Indonesia menginginkan adat budaya yang sudah ada selama ini untuk dipertahankan bahkan dilestarikan kembali. Maka itu pada saat menerima kunjungan dari Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H. Erzaldi Rosman di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Rabu (29/7), Herman Deru memberikan SK […]

  • Penuhi Kebutuhan Masyarakat Terdampak Banjir, Pertamina Salurkan LPG

    Penuhi Kebutuhan Masyarakat Terdampak Banjir, Pertamina Salurkan LPG

    • calendar_month Selasa, 18 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.100
    • 0Komentar

    BANJIR yang melanda di lima desa di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan sejak Rabu (12/5/2021) kian surut menurut informasi yang didapatkan. Secara operasional dan distribusi, untuk BBM dan LPG tidak berdampak, namun Pertamina tetap melakukan langkah antisipatif guna memastikan kebutuhan masyarakat akan energi terutama LPG aman dan tersedia.   Pertamina Marketing Operation Regional […]

  • 6 Kabupaten di Sumsel Ikut Pencerahan dengan KPK di Pemprov, Terkait Apa ?

    6 Kabupaten di Sumsel Ikut Pencerahan dengan KPK di Pemprov, Terkait Apa ?

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 928
    • 0Komentar

    Sumatera Selatan masih menyisakan permasalahan aset yang meliputi Jumlah dan Nilai Rupiah, Tanah, Gedung/Bangunan, dan kendaraan.

expand_less
WordPress Archive PeakShops – Modern & Multi-Concept WooCommerce Theme Pearl - Corporate Business WordPress Theme Pearlsell WP – Jewelry Elementor WooCommerce Theme Pearson Specter | Lawyer & Attorney WordPress Theme Pediatra – Pediatrician Clinic & Healthcare Elementor Template Kit Peeboo – Pet Store WooCommerce WordPress Theme Peepso Unlimited Bundles Pegasus – Showcase Portfolio WordPress Theme Peggi – Multipurpose Children WordPress Theme Peint – Painting Services Elementor Template Kit