Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Kunjungi Pemkot Palembang, Ini Kritikan yang Disampaikan HMI MPO Cabang Palembang, Begini Respon Ratu Dewa

Kunjungi Pemkot Palembang, Ini Kritikan yang Disampaikan HMI MPO Cabang Palembang, Begini Respon Ratu Dewa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
  • visibility 1.244
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HIMPUNAN Mahasiswa Islam (MPO) Cabang Palembang Darussalam berkunjung ke Kantor Pemkot Palembang. Kunjungan itu HMI MPO, diterima Sekretaris Daerah [Sekda] Palembang mewakili Walikota Palembang Harnojoyo.

Isu yang diangkatpun beragam, seperti dimulai dari permasalahan angka kemiskinan Kota Palembang yang masih cukup tinggi, angka pengangguran Kota Palembang yang dinilai sebagai penyumbang terbesar jumlah pengangguran di Sumsel, kasus anak putus sekolah, kasus jumlah balita kurang gizi (stunting) yang jumlahnya masih tinggi dan juga permasalahan toko modern khususnya minimarket-minimarket yang jumlahnya membeludak mencapai angka 500 lebih di Kota Palembang. 

Febri Walanda, Ketua Umum Demisioner HMI Cabang Palembang Darussalam menyampaikan kritiknya terkait permasalahan kemiskinan Kota Palembang beserta turunan dan penyebabnya (mulai dari pendidikan, pengangguran, kesehatan, investasi dan perdagangan) menjadi momok yang menghantui kemegahan infrastruktur Kota Palembang. 

“Wajah Kota Palembang ini ibarat dua mata koin yang saling bertolak belakang, di satu sisi menggambarkan pembangunan infrastruktur yang begitu megah dan wah, di sisi yang lain menggambarkan kondisi pembangunan sumber daya manusia yang memprihatinkan,”katanya dalam paparanya dihadapan Sekda Kota Palembang Ratu Dewa, Senin [8/2/2021].

Hal itu, lanjut dia bisa dilihat dari angka kemiskinan yang masih sangat tinggi menyentuh 2 digit di atas 10%.

Angka pengangguran yang besar, angka kasus stunting yang melebihi 4.000 kasus.

“Belum lagi permasalahan toko moderen yang membeludak dan tidak terkelola dengan baik pembinaan serta penertibannya oleh Pemkot Palembang hari ini yang mengakibatkan rawan terjadinya praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat,”tuturnya.

Akhirnya menurut dia, berujung kepada usaha rakyat kecil yang menjadi korbannya.

“Seperti kalah bersaingnya toko kelontong, warung rakyat dan pasar tradisional akibat hegemoni minimarket-minimarket yang jumlahnya sudah membeludak tersebut,” ujar Febri Walanda.

Atas dasar itu, dia mendesak Pemkot Palembang segera mengeluarkan perwali baru terkait tata kelola, penertiban dan pembinaan toko moderen yang isinya mengatur lebih spesifik lagi perihal teknis penertiban dan pengelolaan toko moderen di Kota Palembang.

“Kita melihat Perwali Nomor 25 tahun 2011 yang dibuat pada masa kepemimpinan Walikota Eddy Santana sebagai payung hukum yang menaungi masalah toko moderen di Palembang ini sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi sosial masyarakat serta kondisi realita yang terjadi terkait toko moderen yang menjamur di Kota Palembang hari ini,”tambahnya.

Karena jelas dia, tidak adanya penjelasan secara rinci dan rigid soal pembatasan zonasi, jarak antar toko, jarak dengan pasar tradisional terdekat dan soal jumlah maksimal toko modern di suatu zona wilayah menjadi poin kritik utama HMI MPO terhadap evaluasi perwali toko Moderen No. 25 tahun 2011 tersebut.

Pemerintah Kota Palembang harusnya segera bergerak cepat melakukan evaluasi secara total dan menyeluruh dalam hal ini agar mampu membuat payung hukum peraturan terbaru terkait toko modern di Kota Palembang yang jumlahnya semakin meresehkan pedagang kecil dan pelaku usaha rakyat.

Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa menyambut dengan baik kritik dan aspirasi dari HMI (MPO) Cabang Palembang Darussalam.

“Kita mengapresiasi kepedulian adik-adik HMI sekalian yang telah datang dengan membawa data kajian serta solusi terkait permasalahan kemiskinan dan toko modern di kota Palembang ini. Semua kritik dan solusi yang telah disampaikan tadi akan jadi pembahasan kami lebih lanjut sebagai bahan masukan yang membangun untuk kemajuan Kota Palembang,” sebutnya.

Sementara Anugra Dwi Putra Kader HMI (MPO) menyayangkan kekurangseriusan Pemerintah Kota Palembang dalam membela hak-hak rakyat kecil,

“Peraturan Toko Moderen di Kota Palembang ini sudah sangat lama dibuatnya, sudah dari tahun 2011, tapi tidak pernah dievaluasi dan dibuat peraturan baru yang lebih relevan dengan kondisi terkini, hingga akhirnya banyak usaha rakyat kecil menjadi terpinggirkan karena adanya monopoli persaingan dari toko modern yang notabenenya dikelola oleh pemodal besar,” ungkap Anugra.

Di ruangan pertemuan tersebut hadir juga Kepala Bappeda Kota Palembang Harrey Hadi, Kepala Dinas Sosial Kota Palembang Heri Aprian, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan M. Affan Prapanca, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang M. Yanurpan Yani yang kesemuanya turut memaparkan data kinerja dan program kerja Pemerintah Kota Palembang selama ini dan rencana kerja Pemkot Palembang kedepan dalam mengentaskan permasalahan kemiskinan di Kota Palembang.[***]

Ril/one

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jamin Ketersediaan Solar untuk Masyarakat, Pertamina Tambah Quota hingga 12% di Sumsel

    Jamin Ketersediaan Solar untuk Masyarakat, Pertamina Tambah Quota hingga 12% di Sumsel

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.349
    • 0Komentar

    SEBAGAI badan usaha yang diamanahkan untuk menyalurkan kebutuhan bahan bakar masyarakat, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) terus memastikan stok dan penyaluran bahan bakar berjalan dengan maksimal, salah satunya adalah penyaluran Solar subsidi. Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan mengatakan […]

  • Muba Siap Luncurkan CSIRT, Ini Gunanya

    Muba Siap Luncurkan CSIRT, Ini Gunanya

    • calendar_month Rabu, 29 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 976
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id –  Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Banyuasin (Dinkominfo Muba) menjelaskan sangat siap meluncurkan MubaKab-CSIRT, bahkan sudah jauh-jauh hari mempersiapkannya. “Perangkat ini nantinya untuk meningkatkan pertahanan dan keamanan berbasis siber di Lingkungan kita khususnya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin,” kata Herryandi Sinulingga, Kepala Dinkominfo Muba dalam Rapat dengan Badan Siber […]

  • Petugas Haji, Amanah Tinggi

    Petugas Haji, Amanah Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 818
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Setiap musim haji, langit Tanah Suci tak hanya menyambut jutaan doa dari seluruh penjuru dunia, tapi juga menanti rombongan jamaah dari Indonesia, bahkan dari Sumatera Selatan pun setiap tahun ribuan jamaah berangkat ke tanah suci.  Haji asal Sumatera Selatan bahkan kian tahun kian ramai. Tahun ini, ada 7.012 nama yang siap berangkat menunaikan […]

  • Laporan Tanggung Jawab Global Menunjukkan Lebih dari 3,8 Juta Dampak Positif Telah Tercapai pada Tahun 2020

    Laporan Tanggung Jawab Global Menunjukkan Lebih dari 3,8 Juta Dampak Positif Telah Tercapai pada Tahun 2020

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 854
    • 0Komentar

      Pingintau.id, HONG KONG SAR, Herbalife Nutrition perusahaan nutrisi global terkemuka , telah merilis laporan tanggung jawab global 2020 perdana. Laporan ini menyoroti dedikasi perusahaan untuk memungkinkan perkembangan dan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam masyarakat di seluruh dunia, dan menguraikan komitmen untuk menjalankan kegiatan operasional dengan cara yang bertanggung jawab secara sosial, termasuk mendukung berbagai inisiatif sosial, lingkungan, dan […]

  • Penanganan Karhutla, Muba Maksimalkan SDM dan Sarana Di Lapangan

    Penanganan Karhutla, Muba Maksimalkan SDM dan Sarana Di Lapangan

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.031
    • 0Komentar

    Mensosialisasikan atau mendorong kepala desa untuk berperan aktif mengawasi hal tersebut.

  • Kemarin, Bertambah 20 Kasus Sembuh, 14 Positif

    Kemarin, Bertambah 20 Kasus Sembuh, 14 Positif

    • calendar_month Jumat, 25 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 727
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Kamis (24/2/2022) mengkonfirmasi penambahan 20 kasus sembuh dan 14 terkonfirmasi positif. “Ada penambahan 20 kasus sembuh dan 14 terkonfirmasi positif per 24 Februari 2022,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. Sefti merinci, adapun penambahan kasus positif diantaranya kasus 3157 perempuan usia 54 tahun Sekayu, kasus […]

expand_less
WordPress Archive Soluris – Ecology & Solar Energy WordPress Theme Solutech – Security & CCTV WordPress Theme Solvency – Finance & Credit Repair WordPress Theme Sona – Digital Marketing Agency WordPress SongBook – Music School WordPress Theme Sonne - Solar & Renewable Energy Elementor Template Kit Sonoran – Responsive WordPress Coming Soon Plugin Sonus – Podcast & Audio WordPress Theme Sopphie – Creative Responsive Personal WordPress Theme Sorex – Creative Agency & Portfolio WordPress Theme