Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Gubernur Terus Mencari Data Resmi Koban Sriwijaya Air Asal Sumsel

Gubernur Terus Mencari Data Resmi Koban Sriwijaya Air Asal Sumsel

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 10 Jan 2021
  • visibility 1.765
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan pih aknya masih mencari informasi dan data resmi terkait adanya penumpang pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di kepulauan Seribu.

Gubernur Sumsel mengatakan, hingga kini pihaknya masih mencari informasi resmi terkait kabar adanya dua warga Sumsel yang ikut jadi korban pesawat naas  tersebut.

“Kita belum dapatkan informasi resmi siapa warga Sumsel yang turut dalam penerbangan itu. Kita masih  tunggu ,” kata Herman Deru saat diwawancara usai hadir dalam penutupan Musda PKB Sumsel,  di hotel Aston Palembang, Sabtu (9/1) malam.

Gubernur mengaku kaget dengan musibah jatuhnya peswat Sriwijaya Air SJY-182 dengan rute penerbangan Jakarta-Pontianak tersebut. Dan atas nama Pemerintah Provinsi Sumsel, pribadi, keluarga ikut  sedih dan belasungkawa yang mendalam. 

Tentunya atas kejadian ini ikut sedih dan merasakan duka cita yang mendalam. Semoga para korban ditemukan dalam kondisi selamat. Dan yang meninggal diberikan tempat yang layak disisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Untuk keluarga korban tentu kita  kita do’akan agar diberikan ketabahan,” ucapnya.

Dugaan sementara ada sejumlah warga Sumsel yang turut menjadi penumpang pesawat naas diantaranya Rion Yogatama warga Jalan Kenanga II Lintas, Kelurahan Senalang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Sumsel dan Indah Halimah Putri disebutkan warga Desa Sungai Pinang 2, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir.

Rio Yoga tama berangkat dari Lubuklinggu menuju Pontianak dengan transit di Jakarta. Untuk diketahui bahwa pesawat Sriwijaya Air SJY-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak di Kepulauan Seribu tidak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta. Situs FlightRadar24 menyebut pesawat itu kehilangan ketinggian 10 ribu kaki dalam 1 menit.[***]

ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hati-hati !Penyakit Ini Tinggi Dampaknya Akibat Polusi Udara, Ada 5 Penyakit yang Bisa Menimbulkan Kematian

    Hati-hati !Penyakit Ini Tinggi Dampaknya Akibat Polusi Udara, Ada 5 Penyakit yang Bisa Menimbulkan Kematian

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 757
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Penyakit respirasi angkanya tinggi, penyakit ini diakibatkan dari polusi udara dengan prevalensi tinggi.Berdasarkan data Global Burden Diseases 2019 Diseases and Injuries Collaborators terdapat 5 penyakit respirasi penyebab kematian tertinggi di dunia, yakni penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), pneumonia, kanker paru, tuberkulosis,  dan asma. Dari data tersebut menunjukkan PPOK memiliki jumlah 209 kejadian dengan 3,2 […]

  • 2 Daerah di Sumsel Sudah Ajukan PSBB kepada Pemprov.Sumsel

    2 Daerah di Sumsel Sudah Ajukan PSBB kepada Pemprov.Sumsel

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 774
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru sejak awal telah mempersilahkan Kabupaten maupun Kota di Sumsel yang terpapar Covid-19, untuk mengajukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di daerahnya masing-masing. Sebab, PSBB sendiri dinilai mampu menekan penyebaran Covid-19 di daerah yang saat ini paparannya telah meluas. “Saya persilahkan Bupati dan Walikota untuk mengajukan PSBB jika memang perlu […]

  • Lokasi Kejuaraan Dunia, PLN Tuntaskan Persiapan Kelistrikan World Superbike

    Lokasi Kejuaraan Dunia, PLN Tuntaskan Persiapan Kelistrikan World Superbike

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.476
    • 0Komentar

    PT PERUSAHAAN Listrik Negara (PLN Persero) menuntaskan seluruh persiapan kelistrikan untuk menyuplai Jalan Kawasan Khusus Mandalika (MISC), Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang akan menjadi lokasi World Superbike atau Kejuaraan Dunia Balap Motor produksi massal pada 12-14 November 2021. Dalam keterangan tertulis pada Senin (18/10/2021), Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara, Syamsul […]

  • Palembang Siap Beradaptasi Hidup di Dunia Maya

    Palembang Siap Beradaptasi Hidup di Dunia Maya

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 903
    • 0Komentar

    KOTA Palembang tanda tangani Nota kesepakatan dengan badan penelitian dan pengembangan (Litbang) sumber daya masyarakat Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Republik Indonesia pada hari Senin (20/12/21). Dalam era yang serba digital, Walikota Palembang Harnojoyo berkata bahwa masyarakat harus siap untuk beradaptasi hidup di dunia maya, terutama dengan target menjadikan masyarakat Digital Indonesia pada tahun 2045 […]

  • Bertemu Kepala Negara, Tokoh Adat Mendukung Penuh IKN

    Bertemu Kepala Negara, Tokoh Adat Mendukung Penuh IKN

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 781
    • 0Komentar

    KETERLIBATAN Sumber Daya Manusia (SDM) lokal dalam pembagunan Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara Kalimantan Timur (Kaltim) memegang peran penting seperti tokoh adat. Kepala Adat Dayak Kenya, Ajang Tedung, saat bersama tokoh adat dan masyarakat Kaltim bertemu Presiden Joko Widodo di Bandar Udara (Bandara) Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Kota Balikpapan, Senin (31/1/2022), […]

  • EDUKASI KELAUTAN: Dari Jangkrik ke Jaringan – Sekolah Hybrid ala Nelayan & Kampus Mini di Pinggir Pantai

    EDUKASI KELAUTAN: Dari Jangkrik ke Jaringan – Sekolah Hybrid ala Nelayan & Kampus Mini di Pinggir Pantai

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 815
    • 0Komentar

    BICARA pendidikan nelayan, banyak orang langsung membayangkan bapak-bapak pakai caping duduk di tepi perahu sambil belajar menghitung ikan pakai sempoa. Padahal zaman sekarang, nelayan juga butuh upgrade ilmu, minimal tahu cara pakai aplikasi e-learning, walau sinyal di kampung kadang lebih malu-malu daripada gebetan di masa SMA. Nah, di sinilah konsep hybrid learning nelayan dan community […]

expand_less
WordPress Archive GamiPress Easy Digital Downloads Discounts GamiPress Easy Digital Downloads Partial Payments GamiPress Easy Digital Downloads Points Gateway GamiPress Email Digests GamiPress Expirations GamiPress Frontend Awards GamiPress Leaderboards GamiPress Mark As Completed GamiPress Nominations GamiPress Notifications