Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Masyarakat Indonesia Dinilai Paling Optimistis Hadapi Pandemi Covid-19 di Asia Tenggara

Masyarakat Indonesia Dinilai Paling Optimistis Hadapi Pandemi Covid-19 di Asia Tenggara

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 14 Nov 2020
  • visibility 1.233
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DILANSIR dari berbagai survei seperti, IPSOS hingga Nielsen, masyarakat Indonesia diketahui paling optimis dalam menghadapi pandemi COVID-19 di Asia Tenggara. Hal ini tak lepas dari tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Indonesia terus menunjukkan tren membaik.

“Recovery rate (rasio kesembuhan) dari seluruh total kasus COVID-19 mencapai 82.84%. Angka sembuh dan selesai isolasi COVID-19 meningkat dibandingkan sebelumnya, yaitu 80.51%”, ujar dr. Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara Satgas COVID-19 dalam acara Dialog Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru yang diselenggarakanKomite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dengan tema “Antara Pengobatan dan Pencegahan: Pilih Mana?,melansir laman covid19.go.id, sabtu [14/11/2020].

Keseriusan pemerintah dalam menangani pasien COVID-19 juga terlihat dari suplai obat penanganan COVID-19 yang terus terdistribusi dengan cukup.

Dengan tujuan meningkatkan rasio kesembuhan, mulai  4 November, obat penanganan COVID-19 ini sudah didistribusikan ke 34 Dinas Kesehatan Provinsi dan 779 rumah sakit di seluruh Indonesia. Pemerintah juga terus melakukan pemenuhan suplai obat penanganan COVID-19 hingga bulan Desember 2020 mendatang. Jumlah tenaga medis pun mencapai 300 ribu orang yang bekerja di rumah sakit rujukan COVID-19 di seluruh Indonesia.

Gia Pratama Putra, dokter Kepala Instalasi Gawat Darurat salah satu rumah sakit di Jakarta, dalam kesempatan yang sama, menyatakan bahwa setidaknya ada 3 fase yang harus dihadapinya hampir setiap hari dalam menangani pasien COVID-19. Fase pertama yakni, meyakinkan pasien positif COVID-19 bahwa penyakit ini bisa dilalui. “Keyakinan akan kesembuhan adalah 50% kesembuhan. Virus ini sebenarnya bisa kalah dengan daya tahan tubuh kita sendiri. Jadi biarkanlah bapak ibu, tidak usah fokus pada penyakitnya. Biarkan dokter-dokter kita yang fokus pada penyakitnya. Bapak ibu fokuslah menjaga diri dan kesehatan”, ungkapnya.

Fase ke dua, adalah saat pasien harus diisolasi sehingga tidak boleh bertemu dengan keluarga ataupun teman. Sebagai tenaga kesehatan, dokter harus terus berkunjung menyemangati para pasien dan berperan sebagai keluarga kedua pasien COVID-19. Setelah itu memasuki fase ke tiga tedapat dua kemungkinan. Kemungkinan pertama, adalah kesembuhan pasien. Sementara kemungkinan kedua adalah hasil yang tidak diinginkan yakni, meninggalnya pasien COVID-19.

Mengobati memang penting, namun mencegah lebih baik. Itulah yang dr. Gia sering himbau kepada setiap orang, baik langsung kepada pasiennya atau melalui media sosial. Ia pun mengibaratkan pencegahan dengan sebuah rumus, Ri (risiko infeksi) = Jv (jumlah virus) dibagi i (imunitas tubuh).

“Jadi, cara kita menurunkan risiko infeksi adalah menurunkan jumlah virus. Caranya melakukan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) dan meningkatkan imunitas tubuh. Cara meningkatkan imunitas ini ada tiga, yang pertama memenuhi kebutuhan nutrisi yang cukup dan baik. Artinya sayur dan buah harus dikonsumsi setiap hari. Kedua, istirahat yang cukup. Penelitian terbaru mengatakan, manusia itu idealnya tidur 6-7 jam, tidur sebelum jam 11 malam dan bangun sebelum jam 5 pagi, itu yang paling baik. Terakhir, olahraga rutin. Ini banyak yang tidak dilakukan di saat kita bekerja dari rumah. Padahal ada banyak olahraga yang bisa dilakukan di dalam rumah”, terang dr Gia.

Masyarakat juga dihimbau untuk melakukan deteksi dini gejala penyakit COVID-19. Upaya ini sangat membantu meringankan gejala COVID-19 agar tidak semakin berat nantinya. “Saya ingin teman-teman atau masyarakat semua datang ke rumah sakit, justru ketika kondisinya belum parah. Kalau masih fase-fase awal, dahak belum kental, itu pakai obat pengencer dahak saja tidak akan menyumbat paru-paru. Jadinya tidak akan menyebabkan pneumonia parah. Selain itu sekarang tes swab juga sudah semakin cepat, dalam sehari dua hari  sudah bisa diterima hasilnya. Harganya juga semakin terjangkau”, jelas dr. Gia.

dr Reisa mengatakan, bahwa masyarakat sebaiknya tidak takut untuk memeriksakan diri demi mendapatkan perawatan dan pengobatan yang optimal. Karena obat-obatan yang tersedia di fasilitas kesehatan, sudah sangat lengkap dan membantu. Upaya penanganan COVID-19 ini juga diikuti dengan rencana pemerintah untuk mengadakan vaksin COVID-19. Rencana ini juga memberikan optimisme bagi masyarakat.

“Vaksin COVID-19 adalah salah satu puzzle penting untuk meningkatkan imunitas tubuh kita. Secara spesifik, vaksin khusus untuk melindungi diri kita dari virus COVID-19, selain tiga hal yang saya sebutkan sebelumnya. Dengan vaksin kita akan lebih siap lagi menghadapi virus yang masuk”, jelas dr. Gia.

Masyarakat harus menyadari bahwa virus COVID-19 ini nyata adanya. Dengan menjalankan protokol kesehatan 3M dengan disiplin akan efektif mencegah penularan virus COVID-19. “Wajib mencegah dan melindungi diri dari penyakit. Karena yang namanya mencegah jauh lebih mudah, lebih murah, lebih berfaedah daripada mengobati”, tutup dr Reisa Broto Asmoro.[***]

Covid19.go.id/Irwan Wahyudi

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantap, Kemenag tawarkan 6 gagasan berantas korupsi

    Mantap, Kemenag tawarkan 6 gagasan berantas korupsi

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.141
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Saat ini berbagai peraturan yang ada dinilai belum dapat menurunkan kasus korupsi di Indonesia. Karena itu Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menawarkan enam gagasan untuk dapat dilakukan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. “Saya akan mencoba untuk memperkenalkan, bagaimana kalau kita menggunakan bahasa agama untuk menyentuh hati dan batin masyarakat kembali pada keluhuran fitrah […]

  • Insya Allah, Presiden Jokowi Hadir di HPN Padang

    Insya Allah, Presiden Jokowi Hadir di HPN Padang

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 948
    • 0Komentar

    Kehadiran presiden di acara HPN harus dimanfaatkan oleh daerah setempat untuk pembangunan.

  • Milanium Indonesia Didorong Lebih Peduli Bangun Program Sejuta Rumah

    Milanium Indonesia Didorong Lebih Peduli Bangun Program Sejuta Rumah

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.530
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong generasi muda Indonesia untuk lebih peduli dan lebih aktif dalam pelaksanaan pembangunan perumahan khususnya Program Sejuta Rumah pada peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2021 ini. Generasi muda Indonesia dinilai memiliki potensi dan memiliki semangat dalam pengembangan perumahan bagi masyarakat Indonesia di masa depan. “Para pimpinan di Kementerian PUPR […]

  • Status Non ASN Akan Ditentukan Akhir November 2023

    Status Non ASN Akan Ditentukan Akhir November 2023

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.271
    • 0Komentar

    MENTERI Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahjo Kumolo, mengimbau para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) instansi pemerintah baik kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah (K/L/D) untuk menentukan status kepegawaian pegawai non-Aparatur Sipil Negara (ASN) paling lambat 28 November 2023 sehingga ada status mereka jelas. Dalam surat Menteri PANRB Nomor B/185/M.SM.02.03/2022 tentang Status Kepegawaian di Lingkungan Instansi […]

  • Bumi Perkemahan Gandus Terus Dibenahi  Jelang   Jambore Pertikaranas Tahun 2022

    Bumi Perkemahan Gandus Terus Dibenahi Jelang Jambore Pertikaranas Tahun 2022

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 902
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya optimistis Bumi Perkemahan Gandus mampu menjadi salah satu bumi perkemahan kebanggaan nasional karena didukung luas lahan dan kelengkapan fasilitas yang memadai. Pernyataan itu diungkapkannya saat menutup kegiatan Jambore Daerah Sumsel VIII 2021 di Bumi Perkemahan Gandus Kwarda Sumsel, Selasa (30/11). ” Bumi Perkemahan ini harus kita jaga dan amankan […]

  • Masa Pandemi, Pemerintah Tetap Prioritaskan Perlindungan Sosial dan Dukungan UMKM

    Masa Pandemi, Pemerintah Tetap Prioritaskan Perlindungan Sosial dan Dukungan UMKM

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 661
    • 0Komentar

    PEMERINTAH terus fokus pada penanganan pandemi dan program perlindungan sosial (perlinsos) serta dukungan untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ditengah pelaksanaan pembatasan kegiatan. Kebijakan pembatasan kegiatan yang berhasil menekan mobilitas masyarakat, sehingga kasus COVID-19 harian mulai menunjukan penurunan. Berbagai penyesuaian kebijakan melalui instrument APBN juga telah dilakukan dengan cepat dalam rangka untuk melindungi masyarakat, […]

expand_less
WordPress Archive GamiPress Leaderboards GamiPress Mark As Completed GamiPress Nominations GamiPress Notifications GamiPress Points Cards GamiPress Points Exchanges GamiPress Points Limits GamiPress Points Payouts GamiPress Progress GamiPress Progress Map