Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Bentuk Pusat Riset Gambut di Muba

Bentuk Pusat Riset Gambut di Muba

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2020
  • visibility 860
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMKAB Muba membentuk Pusat Riset Gambut setelah menerbitkan Peraturan Bupati Musi Banyuasin Nomor 88 Tahun 2019 tentang Kelembagaan Pengelolaan dan Perlindungan Gambut.

“Peraturan Daerah tersebut sebagai dasar untuk membentuk Pusat Riset Gambut di Muba dalam bentangan Kawasan Hidrologis dengan melibatkan Para Pihak,” ungkap Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin saat Seminar Online Melalui Zoom Meeting Dengan Tema Musi Banyuasin Sebagai Pusat Riset Gambut Berbasis Kawasaan Hidrologi Gambut (KHG) Melalui Pendekatan Kemitraan Pemangku Kepentingan, Rabu (5/8/2020).

Menurutnya Muba yang luas wilayahnya sekitar 14.265,96 km² dan diantaranya terdapat bentangan alam Hutan Rawa Gambut (HRG) sekitar 271.000 hektar menjadi fokusnya untuk terus melanjutkan restorasi alam di Muba utamanya di lahan gambut.

Untuk membangun Pusat Riset Gambut tersebut paparnyba  karena Berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang Badan Restorasi Gambut, dan Kabupaten Musi Banyuasin merupakan Kabupaten yang mendapat Prioritas Restorasi Gambut seluas 96.891 hektar, yang terdapat di Zona Konsesi seluas 77.812 hektar dan Zona Non Konsesi seluas 19.079 hektar, akan tetapi tidak terdapat di Zona Lindung.

Bupati Muba juga menyampaikan, Muba memiliki Kawasan Hidrologi Gambut (KHG) yakni KHG Sungai Lalan – Sungai Merang, Sungai Air Hitam Laut – Sungai Buntu Kecil, Sungai Merang – Sungai Ngirawan, Sungai Ngirawan – Sungai Sembilang, Sungai Lalan – Bentayan, Sungai Bentayan – Sungai Penimpahan, Sungai Penimpahan – Sungai Air Hitam, Sungai Saleh – Sungai Sugihan, dan KHG Sungai Sugihan – Sungai Lumpur.

Dari KHG tersebut, sebut dia memiliki nilai konservasi sangat tinggi, seperti Harimau Sumatera, Tapir, 122 lebih jenis burung, 57 spesias ikan, dan juga ada salah satu reptil terlangka didunia yaitu Buaya Senyulung yang dapat ditemukan disalah satu kawasan gambut itu.

Kemudian ada fenomena alam yang sangat langka, itu terjadi setiap bulan November sampai Maret, di Taman Nasional Sembilang menjadi tempat persinggahan burung imigran Siberia.

“Setiap tahunnya hutan gambut, mengalami degradasi, degradasi penyebabnya ada dua yakni kebakaran hutan, selain itu ada konsersi dari kegiatan ekonomi masyarakat, misalnya dari kegiatan konsesi hutan tanaman industri, HGU perkebunan kelapa sawit, kawasan pinjam pakai untuk explorasi minyak dan gas, pertanian rakyat dan permukiman.

Dari dua hal itu kemungkinan menjadi salah satu penyebab nilai rawa gambut tadi secara kualitas mengalami degradasi,” ujarnya.[***]

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak HPN 2024, Penghargaan “Sahabat PWI” untuk Pj Bupati OKI

    Puncak HPN 2024, Penghargaan “Sahabat PWI” untuk Pj Bupati OKI

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.059
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2024 yang diadakan di Griya Agung Provinsi Sumatera Selatan, Pj. Bupati OKI Asmar Wijaya menerima penghargaan Sahabat PWI dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Senin (10/6/2024). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan dukungan Asmar Wijaya terhadap kemajuan pers dan jurnalisme di daerahnya. Ketua PWI Pusat […]

  • Bupati Muba Tuntaskan Air Bersih di Pedesaan

    Bupati Muba Tuntaskan Air Bersih di Pedesaan

    • calendar_month Kamis, 21 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.123
    • 0Komentar

    Persoalan kesulitan distribusi air bersih di kawasan pedesaan di Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] bertahap mulai diselesaikan. Sumselterkini.co.id, Sekayu – kondisi sulitnya air bersih yang diperoleh masyarakat terlebih saat terjadinya banjir menjadi perhatian serius Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin. Tak ingin kondisi tersebut berlarut, berbagai upaya terus dilakukan mantan anggota DPR RI dua periode ini, meski anggaran APBD […]

  • Halal Bukan Lagi Soal Makanan, Kini Piring Ikut ‘Disertifikasi Iman’

    Halal Bukan Lagi Soal Makanan, Kini Piring Ikut ‘Disertifikasi Iman’

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BIASANYA kita mikir halal itu urusan dapur, tapi sekarang, ternyata piring juga ikut antre sertifikasi. Kalimat itu mungkin terdengar seperti candaan, namun di dunia industri hari ini sedikit berbeda bahkan sudah menjadi arah kebijakan serius. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kini mendorong industri kecil dan menengah (IKM) untuk bersiap menghadapi kewajiban sertifikasi halal bagi produk barang gunaan, […]

  • Fase pemberian layanan jemaah haji reguler asal Indonesia yang berangkat pada gelombang I sudah selesai

    Fase pemberian layanan jemaah haji reguler asal Indonesia yang berangkat pada gelombang I sudah selesai

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 966
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Fase pemberian layanan jemaah haji reguler asal Indonesia yang berangkat pada gelombang I sudah selesai. Data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) mendata total ada 229 kelompok terbang (kloter) dengan 90.131 jemaah haji dan petugas kloter yang mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Jemaah haji reguler mulai tiba […]

  • Siapa Saja yang Boleh Mengikuti Program Kartu Prakerja?   

    Siapa Saja yang Boleh Mengikuti Program Kartu Prakerja?  

    • calendar_month Jumat, 26 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.079
    • 0Komentar

    Pendaftaran Gelombang 12 Program Kartu Prakerja telah dibuka di www.prakerja.go.id, dengan total kuota 600 ribu orang. Untuk dapat mengikuti Program Kartu Prakerja, harus memenuhi syarat seperti merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berusia di atas 18 tahun, serta tidak sedang menempuh pendidikan formal (sekolah/kuliah). Syarat lain yang harus dipenuhi adalah bukan penerima bansos Kementerian Sosial […]

  • Pendidikan Jarak Jauh Buka Peluang Anak Tidak Sekolah Kembali Raih Ijazah SMA

    Pendidikan Jarak Jauh Buka Peluang Anak Tidak Sekolah Kembali Raih Ijazah SMA

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) membuka kesempatan bagi Anak Tidak Sekolah (ATS) di Jambi untuk kembali menempuh pendidikan formal tanpa harus meninggalkan pekerjaan yang selama ini membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Program yang dikoordinasikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) itu mulai dimanfaatkan sejumlah anak di Kabupaten Bungo. Mereka sebelumnya berhenti sekolah karena kondisi ekonomi, […]

expand_less
WordPress Archive Restate – Construction Builder Elementor Template Kit Restaurant WP – Responsive WooCommerce Theme Restoca – Restaurant & Cafe Elementor Template Kit Restorja – Restaurant & Food Elementor Template Kit Restrict Content By Token For Walogin (WordPress & WooCommerce) Restrict Content for Elementor Restrict Content Pro Restrict Content Pro ActiveCampaign Restrict Content Pro AWeber Pro Restrict Content Pro ConvertKit