Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Menengok Langsung Produksi Kain Songket Warna Alam

Menengok Langsung Produksi Kain Songket Warna Alam

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2020
  • visibility 1.965
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAIN adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang masih lestari sampai saat ini. Masing-masing provinsi di Indonesia memiliki kain khas yang menggambarkan budaya lokal setempat, tidak terkecuali Provinsi Sumatera Selatan. Bukan hanya kain Songket, namun  masih ada beberapa jenis kain yang tak kalah indah dengan si kain berbenang emas tersebut, seperti kain jumputan dan kain blongsong.

Sebagai kain tradisional dan khas daerah yang dalam proses pengerjaannya memiliki tingkat kerumitan dan diperlukan ketekunan juga ketelitian, begitu pun dalam proses pewarnaan dimana para pengrajin kain pada umumnya menggunakan pewarna tekstil.

Ketua Dekranasda Sumsel Feby Deru yang juga Ketua TP PKK Sumsel mengatakan pengrajin kain menggunakan pewarna tekstil , sehingga akan menimbulkan dampak baik positif maupun negatif.

“Iya, karena itu saya ingin mendorong dan mengenalkan pewarna alam kepada para pengrajin kain di Sumsel. Seperti yang dilakukan Meki Oki Yasari, pengrajin kain songket dari Galeri Songket Warna Alam ini. Pewarna yang digunakannya berbahan dasar alam, yang diperoleh dari alam,” kata Feby Deru ketika menyaksikan langsung proses pewarnaan kain jumputan di Desa Ulak Bedil, Ogan Ilir, Senin (13/7/2020).

Pewarnaan kain dengan pewarna tekstil tentu menimbulkan dampak tersendiri, seperti limbah yang pada akhirnya akan bermuara pada lingkungan hidup.

“Nah ini kan menggunakan pewarna alam yang bisa di dapat dari hutan, juga kebun yang ada di lingkungan sekitar tempat tinggal, bahkan beberapa bisa ditanam sendiri. Seperti secang, gambir, mahoni, kayu-kayuan, bahkan beberapa warna diperoleh dari hasil fiksasi dengan kulit buah-buahan,” imbuh Feby didampingi Wakil Ketua Dekranasda Sumsel Fauziah Mawardi Yahya.

Dengan menggunakan pewarna alam, warna yang dihasilkan pun menjadi lebih natural ketimbang menggunakan pewarna tekstil.

“Jadi nanti kepada para pengrajin kain di Sumsel bisa memperoleh pewarna alam di Galeri Songket Warna Alam ini, karena Meki si pengrajin ini punya kebun dan memiliki persediaan pewarna alam,” ujarnya.

Nantinya agar para pengrajin kain di Sumsel lebih mudah mendapatkan stok pewarna alam, Feby mengatakan bahan baku pewarna alam akan disediakan di Kriya Sriwijaya.

“Jadi untuk yang memerlukan pewarna alam atau bahan baku pewarnaan akan kita suplai di Kriya Sriwijaya, sebab untuk memudahkan mereka (pengrajin) ketimbang harus datang langsung ke desa ini,” jelasnya.

“Pewarna alam ini bisa digunakan tak hanya untuk kain songket saja, bisa juga untuk kain jumputan dan kain blongsong,” pungkasnya.

Di Galeri Songket Warna Alam, Feby Deru bersama Fauziah Mawardi Yahya menyaksikan langsung bagaimana proses menenun kain, dan proses pewarnaan kain dilakukan.

Sementara itu, Meki Oki Yasari, pengrajin kain sekaligus pemilik Galeri Songket Warna Alam menjelaskan untuk menghasikan warna indigo pada kain diperoleh melalui proses fiksasi dari ranting, daun, dan kulit buah-buahan.”Didapatkan dari campuran berbagai bahan seperti ranting pohon, kulit pohon, daun yang difiksasi,” ungkapnya.

Meki menuturkan dirinya berfokus pada pewarna alam sejak tahun 2016 hingga kini.

“Saya menggeluti usaha kerajinan kain songket sejak tahun 2008 meneruskan usaha ibu saya yang telah dirintisnya pada tahun 90-an. Namun begitu untuk penggunaan pewarna alam, saya menggunakannya sejak 4 tahun lalu untuk kain yang saya produksi baik songket, jumputan atau blongsong,” bebernya.

Wanita berusia 33 tahun itu menambahkan penggunaan pewarna alam menghasilkan warna yang lebih lembut dan natural.

“Lagipula limbah yang ditimbulkan tidak mengandung bahan kimia dan lebih aman baik saat proses pewarnaan kain dilakukan maupun bagi lingkungan sekitar,” terangnya.[***]

 

Ril/an

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merasa Dirugikan, Konsumen Gugat PLN Unit Kenten Ke Pengadilan

    Merasa Dirugikan, Konsumen Gugat PLN Unit Kenten Ke Pengadilan

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.245
    • 0Komentar

    PLN unit Kenten Palembang, digugat oleh Hadrianzah Amir yang merupakan konsumen PLN dengan Nomor ID Pelanggan: 141102322332 ke pengadilan negeri (PN) Palembang Kelas IA Khusus Sumatera Selatan. Gustryan, SH, kuasa hukum Hafrianzah mengatakan, gugatan tersebut dilayangkan karena kliennya merasa sangat dirugikan atas tindakan PLN Unit Kenten – Palembang yang sepihak dengan memutuskan dan membongkar meteran […]

  • Produk Unggulan Harus Dikembangkan, Presiden Tekankan Pentingnya Hilirisasi dan Industrialisasi Kelapa Sawit

    Produk Unggulan Harus Dikembangkan, Presiden Tekankan Pentingnya Hilirisasi dan Industrialisasi Kelapa Sawit

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 616
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo menegaskan pentingnya hilirisasi dan industrialisasi kelapa sawit untuk dilakukan di tanah air mengingat potensinya yang sangat besar. Dilansir dari Setkab.go.id, Menurut Presiden, potensi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang dimiliki Indonesia mencapai 52 juta ton per tahunnya sehingga harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. “Hilirisasi, industrialisasi harus dilakukan dan harus […]

  • Dulmuluk, Obat Terpuruk di Masa Pandemi

    Dulmuluk, Obat Terpuruk di Masa Pandemi

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2020
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 2.745
    • 0Komentar

    Tanpa pandemi, sesunggunnya nasib Dulmuluk sudah terpuruk. Datangnya wabah dari Wuhan, memastikan, nasib mereka ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula. Kesempatan manggung dan mendokumentasikan lakonannya dari Bank Indonesia (BI) dan Dewan Kesenian Palembang (DKP) seakan menjadi obat. Jonhar Saad, maestro Dulmuluk menyatakan bahwa sejak tren organ tunggal merebak di Palembang, sejak itulah nasib mereka mulai […]

  • Agar Dikelola Profesional, Baznas Kota Palembang Bakal Siapkan 1.000 Unit Pengumpul Zakat di Masjid & Musolah 

    Agar Dikelola Profesional, Baznas Kota Palembang Bakal Siapkan 1.000 Unit Pengumpul Zakat di Masjid & Musolah 

    • calendar_month Kamis, 13 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 792
    • 0Komentar

    BADAN Amil Zakat Nasioanal (Baznas) Kota Palembang tengah merampungkan Pembentukan Unit Pelayanan Zakat (UPZ) tiap Mushola dan Masjid di Kota Palembang, ditargerkan akhir Januari ini harus rampung, guna menyasar penerima zakat tepat sasaran. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk mendukung program untuk menggerakan […]

  • Usai Melantik, Bupati Muba Ajak Pejabat JPT Dzikir Bersama di Malam Pergantian Tahun

    Usai Melantik, Bupati Muba Ajak Pejabat JPT Dzikir Bersama di Malam Pergantian Tahun

    • calendar_month Kamis, 31 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 968
    • 0Komentar

    SUASANA tak seperti biasa pada malam pergantian tahun di Bumi Serasan Sekate kali ini. Di momen pergantian tahun 2020 ke 2021 ini Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA memanfaatkan momentum tersebut dengan mengisi kegiatan pelantikan pejabat JPT dan administrator dan dilanjutkan dengan kegiatan dzikir bersama. Bertempat di PendopoanGriya BumiSerasan Sekate, […]

  • Tak Terima Keluarganya Dimakamkan Protokol Covid19, Gugat Gugas, Rumah Sakit dan Dokter

    Tak Terima Keluarganya Dimakamkan Protokol Covid19, Gugat Gugas, Rumah Sakit dan Dokter

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2020
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    ALMARHUMAH Hj Sukowati menderita diabetes menahun dan saat meninggal dinyatakan mengidap korona oleh pihak GugusTugas (Gugas) Covid 19 Pali, RS Talang Ubi, dan dokter yang merawatnya. Karenanya, pemakaman pun sesuai protokol Covid19. Hasil pemeriksaan swap kemudian, menyatakan almarhumah dinyatakan negatif. Karena merasa dirugikan materiil maupun imateriil, pihak keluarga kini menggugat perlakuan tertsebut sebagai perbuatan melawan […]

expand_less
WordPress Archive Luxed – Creative Multipurpose WordPress Theme Luxeliving – Luxury Resort & Hotel Elementor Template Kit LuxeStay – Hotel Booking WordPress theme Luxetta – Luxury Hotel & Resort Elementor Template Kit Luxia Beauty & Spa Center WordPress Theme LuxMed | Medicine & Healthcare Doctor WordPress Theme Luxria – Modern Jewelry Store WordPress Theme Luxrio – eCommerce Jewellery & Fashion WordPress Theme LUXSA – Fashion WooCommerce Theme Luxury Spa – Wellness and Beauty WordPress Theme