Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » “Darurat Agraria di Sumsel Itu Nyata”

“Darurat Agraria di Sumsel Itu Nyata”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2020
  • visibility 1.341
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOMITE Reforma Agraria Sumatera Selatan bersama Serikat Tani Nasional hari ini menggelar Konferensi Pers melalu media Zoom Meeting. Terkait pembunuhan,penganiayaan, penangkapan/kriminalisasi dan penyiraman air keras kepada Petani yang berjuang keadilan hak atas tanah.

Dedek Chaniago Sekretaris Jenderal KRASS mengatakan belum habis jasad 2 petani Kabupaten Lahat Desa Pagar Batu dalam kubur menyatu dengan tanah, belum sembuh total luka penganiayaan juga petani pagar baru, belum keluar 4 petani/warga Palembang yang dipenjara, serta 4 petani di Muaraenim Desa Tanjung Agung baru-baru ini ditangkap kemudian 2 hari yang lalu.

“Petani OKU Timur Desa Campang tiga ulu (Anggota STN Oku Timur) yang sedang berjuang keadilan hak atas tanah melawan PT. LPI (perkebunan tebu) di siram air keras oleh orang tak dikenal,” terang Dedek, dalam keterangan rilisnya,  Senin [22/6/2020].

Dedek menambahkan peristiwa di atas adalah kesemuanya itu masuk dalam persoalan Konflik Agraria yang KRASS  dampingi bersama serikat Tani serikat tani yang menyatu dalam KRASS.

Ada 9 Kasus 7 Kabupaten (Muba Desa Sumber Mulya. OKI Desa Jerambah Rengas, Tulung Seluang, Lebung Hitam, Riding, Tirtamulya, Marga Tani. Muaraenim Desa Karang mulya, Sumber mulya, Pagar dewa, Karang agung, Tanjung Agung. Lahat Desa Pagar batu. Empat Lawang Desa Tanjung Kupang Baru, Sugi waras. Muratara Desa Tebing tinggi. OKU Timur, Desa Campang Tiga UYlu. Palembang Kelurahan Alang-alang lebar) sedang berproses penyelesaian di Kanwil ATR/BPN SumSel. Namun sudah 7 bulan belum juga ada 1 pun yang bisa diselesaikan atau di tuntaskan”.

Lebih Jauh Dedek memaparkan penyebab dari konflik agraria adalah perebutan Sumber Daya Alam untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan rasa keadilan.

Data dari KRASS, luasan lahan di Sumatera Selatan 9 juta hektare, 6 juta hektare nya dikuasai oleh Korporasi (perusahaan) dan hanya 1 juta  hektare saja masyarakat memilikinya,”terang Dedek.

Sementara  Itu Muhammad Asri Lambo  Ketua STN Sumatera Selatan menjelaskan “Merujuk pada UUD 1945 Pasal 33 ayat 3, UUPA Nomor 5 Tahun 1960, TAP MPR Nomor 9 Tahun 2001 dan PP Nomor 86 Tahun 2018, kondisi diatas atas jelaslah ketimpangan penguasaan hak atas tanah antara segelintir orang yang berbadan hukum (korporasi) dengan Masyarakat (rakyat).

“Maka jalankan konstitusi atau manat UU itu, maka akan terwujud rasa keadilan hak atas tanah dengan REFORMA AGRARIA,” terang Asri.

Asri juga meminta kepada Aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku penyerangan cuka para kepada anggota STN desa Campang Tiga Ulu OKU Timur .” Segera temukan pelaku  nya untuk pihak ke polisi  dan untuk pemerintah daerah segar selesaikan Konflik Agraria yang terjadi di OKU Timur antara masyarakat Desa Campang Tiga Ulu dengan  PT LPI seluas 1.322 Hektare.

Ada empat tuntutan Komite Reforma Agraria Sumatera Selatan, antara lain :

  1. Usut tuntas pelaku dan sampai otak intelektual kekerasan dan pembunuhan yang dialami oleh petani.
  2. Stop Kriminalisasi terhadap petani yang sedang berjuang hak atas tanah.
  3. Segera Negara hadir dalam penyelesaian konflik agraria dan berikan rasa adil bagi Rakyat Tani.
  4. Jalankan dan wujudkan REFORMA AGRARIA SEJATI sesuai dengan amanah UU/Konsitusi kita Indonesia, sebagai solusi untuk kesejahteraan rakyat, penyelesain konflik dan mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.[***]

 

Ril/bud

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT SMS Resmi Angkut Batubara Gunakan Kereta Api

    PT SMS Resmi Angkut Batubara Gunakan Kereta Api

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.864
    • 0Komentar

    PT. Sriwijaya Mandiri Sumatera Selatan (PT.SMS) resmi mengangkut batubara menggunakan transportasi kereta api. Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi langkah PT.SMS itu, hal itu dikatakannya saat Peresmian Angkutan Batubara PT. SMS (Perseroda) di Desa Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat, Kamis (21/5/2020). Menurutnya usai dilantik jadi gubernur telah menandatangani Pergub No. 74 Tahun 2018. Dimana […]

  • [TAWA TAPI TAHU] Pedang Pajangan di Ruang Tamu: Hiasan Dinding Unik yang Lebih Setia dari Warna Cat

    [TAWA TAPI TAHU] Pedang Pajangan di Ruang Tamu: Hiasan Dinding Unik yang Lebih Setia dari Warna Cat

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 979
    • 0Komentar

    DIANTARA banyak hiasan dinding ruang tamu yang pernah wara-wiri di rumahku, cuma satu yang bertahan lebih lama dari warna cat sebuah pedang pajangan bergaya kerajaan yang sejak 2005 setia nempel di dinding ruang tamu berwarna kuning kunyit. Bukan lukisan pemandangan, bukan foto keluarga bingkai emas, bukan quote motivasi ala Pinterest. Tapi sebuah pedang hias model […]

  • PUPR Gencarkan Revitalisasi Danau, 8 Jadi Prioritas

    PUPR Gencarkan Revitalisasi Danau, 8 Jadi Prioritas

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.122
    • 0Komentar

    KEMENTRIAN PUPR terus menggencarkan revitalisasi danau, terutama di delapan danau prioritas. Keterlibatan masyarakat tentu diperlukan. Genangan banjir tahunan di sekitar tepian Kali Tuntang di Demak, Jawa Tengah, awal 2021 tak lepas dari kondisi kritis di hulunya, yakni di Danau Rawa Pening. Danau alam yang terletak di lembah Bayubiru, Kabupaten Semarang itu terus mendangkal dan menyempit. Alhasil, […]

  • Bila Sapi Ada Gejala PMK, Segera Kontak Petugas

    Bila Sapi Ada Gejala PMK, Segera Kontak Petugas

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.305
    • 0Komentar

    PEMKOT Palembang, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), akan memasang stiker di lapak penjual daging sapi di pasar-pasar tradisional. Kebijakan ini untuk mengantisipasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, terutama sapi, yang kasusnya juga terjadi di Palembang. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang, Sayuti, mengatakan, stiker itu diterbitkan oleh Rumah […]

  • 77 Pasutri di Kecamatan Lawang Wetan Muba Bakal Dikumpulkan, Mau Apa Ya ?

    77 Pasutri di Kecamatan Lawang Wetan Muba Bakal Dikumpulkan, Mau Apa Ya ?

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 893
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin Menggelar Rapat Persiapan Sidang Perdana Isbat Nikah di Kecamatan Lawang Wetan di Ruang Rapat Randik. Kasubbag Keagamaan Kesra , Muhammad Nuh, mengatakan, pelaksana kegiatan ini perdana di Kecamatan Lawang Wetan, akan dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2019, dengan jumlah peserta 77 pasang suami istri, diantaranya berasal dari Kecamatan Lawang Wetan 43 Pasang, […]

  • Dampak Asian Games, Pengeluaran Negara Peserta di Palembang Diperkirakan Rp1,1 Triliun

    Dampak Asian Games, Pengeluaran Negara Peserta di Palembang Diperkirakan Rp1,1 Triliun

    • calendar_month Senin, 14 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 955
    • 0Komentar

    3,96% awak media, 2,34% officials, dan 0,77% pengeluaran sukarelawan.

expand_less
WordPress Archive Easy Digital Downloads Pricing Tables Easy Digital Downloads Product Audio Sampler Player Easy Digital Downloads Purchase Limit Addon Easy Digital Downloads Pushover Notifications Easy Digital Downloads Pushover Notifications Addon Easy Digital Downloads Recommended Products Addon Easy Digital Downloads Recurring Payments Easy Digital Downloads Resend Receipt Easy Digital Downloads Restrict Content Pro Member Discounts Addon Easy Digital Downloads Sendy