Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Hentikan Kleptokrasi SEKARANG JUGA !!

Hentikan Kleptokrasi SEKARANG JUGA !!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2020
  • visibility 2.401
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SALAH satu aktor penyebab terjadinya korupsi dalam ranah politik munculnya budaya percukongan. Kehadiran cukong sudah menjadi rahasia umum di tengah masyarakat setiap suksesi pesta demokrasi. Praktek korupsi dan penggunaan kekuasaan yang bertujuan mencari keuntungan secara tidak halal membuat sistem pemerintahan dan budaya masyarakat pun berada di bawah bayangan para “kleptomania” yakni pengidap penyakit mencuri.

Dalam ilmu psikologi, kleptomania adalah penyakit jiwa yang mendorong seseorang mencuri sesuatu, meskipun ia telah memiliki sesuatu yang dicuri. Hal ini menandakan pengidap penyakit kleptomania biasanya berwatak serakah. Negara kleptokrasi adalah negara yang dalam gambaran filsuf Friederich Nietzsche: “ibarat monster yang paling dingin dari yang terdingin karena beroperasi dengan mencuri harta kekayaan penduduk dengan bermacam alasan, sehingga elite korup ibarat kera yang saling menginjak untuk mendapatkan materi dan kekuasaan”. Tidak ada sebuah bentuk Negara yang bernama Negara Kleptokrasi. Ini hanya sebuah ungkapan gramatikal yang ada karena fenomena yang ada pada Negara tersebut.

Dengan mencermati banyaknya para pemerintah dan pejabat mulai dari tingkat pusat, daerah bahkan sampai yang lebih rendah menyalah gunakan hak kekuasaannya yang seharusnya memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya justru hanya memberikan kesejahteraan bagi dirinya, keluarganya, dan orang yang dekat di sekitarnya. Demokrasi yang menjadi teori yang paling indah yang di idam-idamkan masyarakat dan rakyat dinodai oleh maling-maling berdasi pejabat sebuah instansi pemerintahan yang merusak cita-cita demokrasi.

Di arena politik, mata rantai korupsi itu sudah sejak dari pilkada sampai terbentuknya birokrasi. Beratnya korupsi berbeda-beda, dari yang paling ringan dalam bentuk penggunaan pengaruh dan dukungan untuk memberi dan menerima pertolongan, sampai dengan korupsi berat yang diresmikan, dan sebagainya. Titik ujung korupsi adalah kleptokrasi, yakni pemerintahan oleh para pencuri.

Akan halnya asal-muasal korupsi di pemerintahan, salah satu sumber utamanya adalah biaya kampanye-kampanye politik yang mahal, dengan pengeluaran lebih besar dari pendanaan politik yang normal. Sebab itu, ia merupakan proyek yang melibatkan uang banyak pihak dalam jumlah besar. Korupsi mengikis kemampuan institusi pemerintah, karena pengabaian prosedur, penyedotan sumber daya, dan pejabat diangkat atau dinaikkan jabatan bukan karena prestasi. Pada saat yang bersamaan, korupsi mempersulit legitimasi pemerintahan dan nilai demokrasi. Lantas, kepercayaan lenyap dan begitupun toleransi mati.

Korupsi menimbulkan distorsi didalam sektor publik dengan mengalihkan investasi publik ke proyek-proyek masyarakat yang mana upah dan sogokan tersedia lebih banyak. Pejabat menambah kompleksitas proyek masyarakat untuk menyembunyikan praktik korupsi, yang akhirnya menghasilkan lebih banyak kekacauan. Tanamkan dalam institusi-institusi pendidikan kita, spirit menentang arus yang tidak dimiliki dalam budaya kita; spirit untuk tidak terjerumus dalam praktik kleptokrasi. Dan jika KPK semakin berani dan detail, maka akan terjadi antrian panjang para pejabat dan politisi untuk masuk hotel prodeo…[***]

 

Penulis : Reni Apriani, S.Ip., M.Si,

Dosen FISIP UIN Raden Fatah

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Seminar di Muba, Puan Maharani Bagikan 200 Kartu KIP-ATM ke Anak Yatim Piatu

    Hadiri Seminar di Muba, Puan Maharani Bagikan 200 Kartu KIP-ATM ke Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Senin, 5 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 788
    • 0Komentar

    “Jadi manfaatkan kartu ini dengan sebaik-baiknya, tidak boleh buat beli pulsa bahkan jajan sekalipun,”

  • Kemenristek / BRIN Terus Monitor Pengembangan Vaksin Merah Putih

    Kemenristek / BRIN Terus Monitor Pengembangan Vaksin Merah Putih

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 775
    • 0Komentar

    DARI pemantauan Kemenristek / BRIN, proses pengembangan vaksin merah putih diketahui sudah pada tahapan penelitian berskala laboratorium atau lab skill research dan tahapan faktor ekspresi. Pemerintah mempersiapkan proses pengadaan vaksin hingga tahapan industrialnya demi terjaminnya produksi vaksin dalam jumlah besar, serta membuka peluang kerjasama dengan pihak industri swasta nasional. Dengan memproduksi vaksin milik sendiri dapat menjadi […]

  • Perdagangan Semakin Luas, RUU Niaga Elektronik se-ASEAN Disahkan, Mendag Optimistis Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

    Perdagangan Semakin Luas, RUU Niaga Elektronik se-ASEAN Disahkan, Mendag Optimistis Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.881
    • 0Komentar

      MENTERI Perdagangan Muhammad Lutfi menyambut gembira keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengesahkan Rancangan UndangUndang (RUU) tentang ‘Persetujuan ASEAN tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (ASEAN Agreement on Electronic Commerce/AAEC)’ menjadi undang-undang. Dengan disahkannya RUU tersebut, perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) Indonesia yang sejak awal sudah berlari kencang di dalam negeri dapat diperluas […]

  • Sekda Sumsel Simak Pemandangan Umum Fraksi DPRD

    Sekda Sumsel Simak Pemandangan Umum Fraksi DPRD

    • calendar_month Selasa, 6 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.042
    • 0Komentar

    “Barang daerah sebagaimana dimaksud dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien,”

  • Istri Gubernur Komandoi Gerakan Perempuan Peduli Mangrove

    Istri Gubernur Komandoi Gerakan Perempuan Peduli Mangrove

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 854
    • 0Komentar

    MENINGKATKAN kepedulian perempuan terhadap kelestarian hutan mangrove, Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru yang akrab disapa Feby Deru ikut mengomandoi gerakan  Penanaman Serentak Mangrove di 12 Provinsi di Indonesia, di wilayah Sumsel di Pelabuhan Tanjung Api-Api, Desa Sungsang, Kecamatan Sungsang Kabupaten Banyuasin, Selasa (9/7/2019]. Gerakan yang berpusat di Kecamatan Bunaken, Kota Manado […]

  • Dektesi Orang Asing Sejak Dini, Itu Hal Yang Sangat Penting

    Dektesi Orang Asing Sejak Dini, Itu Hal Yang Sangat Penting

    • calendar_month Kamis, 22 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 776
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Seperti diketahui orang asing masuk di wilayah kota Palembang, melalui beberapa pintu dan ada yang bisa di pantau dengan teknologi canggih tapi juga perlu ada pemantauan di lapangan, sehingga keberadaannya bisa diketahui perkembangannya menyimpang atau tidaknya dari izin awal maksud kedatangannya. Hal itu disampaikan oleh, Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Palembang, Bambang Wicaksono, […]

expand_less
WordPress Archive Floorsy – Flooring & Paving Services Elementor Template Kit Flora – WordPress Wedding Theme Florazo – WooCommerce Florist & Flower Shop Elementor Template Kit Florence – A Responsive WordPress Blog Theme Florentine – Responsive Magazine Theme Floret – Creative Multipurpose WordPress Theme Floria — Gardening & Landscaping WordPress Theme Florian – Responsive Personal WordPress Blog Theme Floristy – Florist & Flower Boutique Elementor Template Kit Floury Cake & Pastry Elementor Template Kit